PANDANGAN EXMUSLIM TERHADAP RASULULLAH SAW

54 Komentar

Artikel ini saya copy dari :

http://exmuslim.wordpress.com/2009/03/08/masa-kecil-nabi-muhammad-saw/

Saya merasa perlu meluruskan Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW yang telah dipelintir oleh blog exmuslim tersebut, sudah menjadi kewajiban kaum musliminlah untuk menjaga dan meluruskan kisah-kisah para nabi dan rasul yang dengan seenak perutnya memutar balikkan fakta. Dengan ilmu yang terbatas pada saya, maka saya memohon kepada Allah SWT bahwa apabila ada yang keliru dengan counter tersebut, itu adalah kesalahan saya dan saya juga meminta kepada kaum muslimin di milis ini untuk meluruskan pendapat saya yang keliru, walaupun saya bersandarkan kepada Al Quran dan Al Hikmah tidak tertutup kemungkinan ada kesalahan-kesalahan yang saya perbuat di karenakan terbatasnya ilmu yang ada pada saya. Dan apa bila benar itu semata-mata anugrah Allah SWT saja.

Saya juga menggunakan beberapa referensi buku dan catatan kecil dari website/blog islam sebagai acuan  untuk mengklarifikasikan artikel yang tidak benar tersebut. Semoga perbuatan saya ini mendapat rahmat dari Allah dan apabila salah, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.

Exmuslim ini mengaku sebagai mantan muslim, banyak artikel-artikelnya yang saya cermati tidak menunjukan dia sebagai seorang yang pernah muslim, namun hanyalah seorang nasrani biasa dari “sonoh”nya. Banyak tulisan-tulisan dan kata-kata di dunia islam sangat terkenal tidak tepat dalam penulisan dan sangat minimnya ilmu pengetahuan tentang sejarah islam. Hal ini menjadi tanda tanya saya mengapa seorang yang pernah muslim sangat dangkal pengetahuannya. Sudah menjadi pengetahuan umum kalau umat nasrani ini untuk menyebarkan kepercayaannya dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan mengaku sebagai mantan muslim.

Sekarang mantan muslim itu telah berpindah ke “agama kasih”, kasih yang bagaimanakah yang menurut anda yang benar-benar kasih? Apakah memfitnah kehidupan Rasulullah SAW dengan segala kebaikan yang ada padanya, memperjuangkan agama yang haq, menyayangi para janda dan fakir miskin, itukah yang anda sebut dengan agama kasih?

Dan inilah postingan artikel tersebut yang menyangkut sejarah kehidupan Rasulullah SAW yang di pelintir oleh exmuslim. Saya Bold agar jelas dan yang tulisannya miring adalah jawaban saya:

Ditengah semenanjung Arab, terdapat sebuah daerah kecil, yang menjadi titik pusat hijrah kaum penyembah berhala dari gurun pasir. Disana berdiri kuil Tuhan yang juga dikenal sebagai Kabah, beserta sebuah sumur, yang oleh kaum berhala disebut dengan nama ZamZam, yang membantu mereka untuk menghilangkan haus. Kaum berhala ini sangat religius. Mereka berpegangan erat pada pandangan bahwa ada Tuhan yang melindungi setiap aspek dari kehidupan mereka.

Arti dan makna ka’bah
Dalam bahasa arab, kata ka’bah berasal dari tiga huruf yaitu kaf, ‘ain, dan ba. yang secara harfiah sangat banyak artinya. Namun para ahli bahasa mengambil makna yang terpenting, diantaranya bermakna tinggi dan menyendiri. Dalam pendapat lain dikatakan, maknanya adalah persegi empat.
Syekh Ibnu Mandzur mengatakan bahwa makna asalnya adalah sesuatu yang agung yang ditempatkan diatas kaki manusia. (kitab Mukhtar Shohah jilid 1 hlm 27). Imam lihyani mengatakan dalam kitab Lisanul Arob bahwa orang arab mengatakan setiap rumah yang berbentuk segi empat disebut ka’bah.
Dengan demikian dapat disimpulkan, Baitulloh disebut ka’bah karena 2 alasan; pertama, karna bentuknya yang persegi empat, dan kedua karna tingginya bangunan itu.
Sedangkan arti kata ka’bah secara istilah adalah Rumah Allah yang suci. sumber: http://www.mardianaly.co.cc/2009/07/kabah.html

Daerah kecil yang di maksud oleh exmuslim tersebut adalah Makkah Al Mukarrmah. Exmuslim mengatakan bahwa daerah tersebut adalah titiki pusat hijrah. Padahal sama-sama kita ketahui bahwa Rasulullah SAW berhijrah dari Faran (Makkah) ke Yastrib (Madinah), di katakan Madinah karena Rasulullah sendirilah yang membangun kota ini simbol dari kota Hijrah yang berjarak kurang lebih 500km dari Faran (Makkah).

Mengenai Zamzam yang dia masukan ke dalam postingan hanya untuk memperkuat “alibi” beliau mengaku sebagai exmuslim, padahal sama-sama kita ketahui bahwa sumur ini adalah hadir berkat Rahmat Allah SWT melalui hentakan kaki  bayi kehausan hamba Allah, Ismail Putra Ibrahim dan Siti Hajar. Seruan Siti Hajar “zummi, zummi”  (berkumpulah, berkumpulah) setelah keletihhan berlari dari safa dan marwa sebanyak tujuh kali. Air sumur inilah yang di abadikan oleh umat islam dengan kata-kata Zamzamdalam bahsa arab. Sumur ini tidak pernah kering sampai sekarang, Kalau Ismail masih hidup maka usianya sama dengan sumur ini ± 5000 tahun, dan sudah di ambil dan di ciduk oleh milyaran manusia. (sumber : http://bankjamal.blogdetik.com/2008/11/18/keajaiban-air-zamzam/)

Menurut dongeng Islam, Kabah dibangun oleh nabi Ibrahim. Pendapat ini disampaikan oleh Ibnu Katsir dengan landasan riwayat dari Ibnu Abbas, “Seandainya manusia tidak berhaji ke rumah ini (kabah), maka Allah tumbukkan langit dengan bumi.”

Exmuslim mengatakan bahwa pembangunan Ka’bah adalah “dongeng islam” . Memangnya yang membangun Ka’bah yesus kamu. Nah…begitu minimnya pengetahuan exmuslim, bukankah Ka’bah pertama sekali di bangun oleh Nabi Allah Adam AS, setelah terjadi keruskan akibat banjir di masa Nabi Nuh AS, maka Nabi Ibrahim berkewajiban untuk membangunnya kembali bersama putranya  Ismail sebagai kecintaan mereka kepada Allah SWT. Exmuslim mencatut sebuah hadits, yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, menurut saya apa korelasinya dengan pembangunan Ka’bah yang di bangun oleh Nabi Adam AS dan di bangun kembali  oleh Nabi Ibrahim AS dan putra beliau?

Dongeng tersebut diperkuat oleh beberapa ayat dalam Quran;

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 127)

Tidak ada salah dengan ayat di atas yang engkau, yang engkau katakan dongeng, Allah tidak mengatakan bahwa Nabi Ibrahim membangun untuk pertama kali bangunan Ka’bah, Itu adalah doa hamba kepada Tuhannya, dimana selesai rehabilitasi Ka’bah Nabi Ibrahim berdoa agar perbuatan mereka tidak sia-sia.

Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan), “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku.” (QS. Al-Hajj: 26)

Allah memberikan derajat yang tinggi kepada Nabi Ibrahim AS,  sekaligus mengabulkan doanya dengan syarat jangan meletakan apapun selain bangunan itu untuk menyekutukan Allah.

Namun bukti sejarah menunjukkan fakta yang berbeda, Jazirah Arab, jauh sebelum masa Islam, adalah jajahan dari Kerajaan India Kuno. Menurut sejarah, para Maharaja Candragupta (58 S.M. – 415 M.) memperluas Kerajaan Hindu yang mencakup India, hingga jauh sampai keseluruh Teluk Arabia. Para Maharaja ini adalah pengikut setia dewa-dewi Hindu khususnya Dewa Shiva (dewa bulan-Allat) dan istrinya Dewi Dhurga (dewi bulan-Allah). Nama Arab (Arv) sendiri diyakini berasal dari bahasa Sanskerta “Arvashtan”, yang berarti tanah kuda.

Exmuslim ternyata engkau tidak saja buta dengan sejarah bangsa Arab ternyata engkau juga buta dengan sejarah bangsa India kalau orang India tahu bisa berabe. Apakah kehidupan bangsa india kuno lebih hebat dari masa pemerintahan Raja Agung Zulkarnaen yang kekuasaannya membentang dari timur ke barat?

Para Maharaja mempersembahkan kepada dewa-dewa mereka bangunan-bangunan kuil di seluruh wilayah kerajaan mereka (di Saudi Arabia saja sedikitnya ada 7 kuil peninggalan mereka, termasuk Kabah yang dibangun dimasa Raja Vikramaditya masih berdiri sampai saat ini). Bahkan setelah kerajaan Hindu ini runtuh, penduduk Arab masih percaya dan menyembah dewa-dewa itu dan mengagungkan kuil-kuil yang ada sampai datangnya masa nabi Muhammad. (Untuk lebih detailnya lihat artikel “Kabah, sebuah kuil Hindu” http://www.hinduism.co.za/ ).

Yang jelas orang hindu tidak mengenal bangunan persegi empat yang di namai Ka’bah dalam bahasa arab. Perbedaan Kuil jelas dan Ka’bah juga jelas, dan sejarah singkatnya sudah saya jelaskan pada koment di atas. Anda hanya mencatut sumber-sumber yang tidak jelas dan sangat berlawanan dengan peradaban islam. Kalau memang Raja Vikramaditya membangun kuil seumpama Ka’bah itu dan memang bangunan itu merupakan tempat peribadatan, mengapa bangunan serupa tidak dijumpai di negaranya sendiri India, sebagaimana kebisaan-kebisaan raja-raja fanatic pada agamanya?

Ada dua negara adi kuasa yang maju yang sangat berkuasa sebelum Rasulullah SAW lahir. Yaitu Persia dan Imeprium Romawi. Kedua negara ini selalu berperang untuk menjadi penguasa tunggal di planet ini. Persia dan Romawi mengetahui daerah yang belum masuk dalam jajahan mereka salah satunya adalah Faran. Yaitu sebuah daerah gersang yang di sekelilingnya di apit bukit tandus dan gurun pasir panas membara. Dua kerajaan besar dan megah ini tidak mampu untuk menaklukan luasnya padang pasir dan bukit yang membentang kering kerontang. Tidak ada Mahkluk  Tuhan yang mumpuni untuk di jadikan tunggangan  yang dapat bertahan di daerah ekstrim ini selain Unta. Padahal balatentara Romawi dan Persia hanya terdiri dari kuda-kuda perang yang secara fisik tidak akan mampu bertahan di daerah tanpa air. Unta di desain oleh Allah SWT khusus untuk jazirah Arab. Apa anda pernah dengar tentara india menggunakan Unta sebagai pasukan perangnya?

Permasalahannya sekarang adalah tidak ada untungnya bagi mereka (Persia dan Romawai) untuk menguasai Faran, negeri Faran ini hanya terdiri dari kafilah-kafilah yang berdagang dan suku-suku yang gemar berperang, berwatak keras,  yang apa bila di kuasai akan menyusahkan saja di kemudian hari. Apa lagi India yang tidak mengenal sama sekali daerah Faran, Apa bila bala tentara India pun nekat untuk menguasai Faran mereka harus berhadapan dengan Persia, salah satu Negara Adi Kuasa. Bukankah negeri Faran (Makkah) pembesar-pembesarnya yang terdiri dari banyak suku sudah mengadakan perjanjian dengan kedua Negara adi kuasa itu? Yang apa bila di serang atau di masuki oleh bangsa lain maka kedua Negara adi daya ini akan bertindak dengan cepat, bukankah negeri Makkah ini telah banyak menguntungkan kedua Negara itu di dalam bidang perdagangan?Apakah anda buta dengan sejarah?

Naskah Raja Vikramaditya yang ditemukan dalam Kabah di Mekah merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Jazirah Arabia merupakan bagian dari Kekaisaran India di masa lalu, dan dia yang sangat menjunjung tinggi Deva Siva lalu membangun kuil Siva yang bernama Kabah. Naskah penting Vikramaditya ditemukan tertulis pada sebuah cawan emas di dalam Kabah di Mekah, dan tulisan ini dicantumkan di halaman 315 dari buku yang berjudul `Sayar-ul-Okul’ yang disimpan di perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Inilah tulisan Arabnya dalam huruf latin:

“Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”. (Page 315 Sayar-ul-okul).[Note: The title `Saya-ul-okul’ signifies memorable words.]

Terjemahan bahasa Indonesianya adalah:

“Beruntunglah mereka yang lahir dan hidup di masa kekuasaan Raja Vikram. Dia adalah orang yang berbudi, pemimpin yang murah hati, berbakti pada kemakmuran rakyatnya. Tapi pada saat itu kami bangsa Arab tidak mempedulikan Tuhan dan memuaskan kenikmatan berahi. Kejahatan dan penyiksaan terjadi di mana2. Kekelaman dosa melanda negeri kami. Seperti domba berjuang mempertahankan nyawa dari cakaran kejam serigala, kami bangsa Arab terperangkap dalam dosa. Seluruh negeri dibungkus kegelapan begitu pekat seperti malam bulan baru. Tapi fajar saat ini dan sinar mentari penuh ajaran yang menyejukkan adalah hasil kebaikan sang Raja mulia Vikramaditya yang pimpinan bijaksananya tidak melupakan kami yang adalah orang2 asing. Dia menyebarkan agamanya yang suci diantara kami dan mengirim ahli2 yang cemerlang bersinar bagaikan matahari dari negerinya kepada kami. Para ahli dan pengajar ini datang ke negeri kami untuk berkhotbah tentang agama mereka dan menyampaikan pendidikan atas nama Raja Vikramaditya. Merkea menyampaikan bimbingan sehingga kami sadar kembali akan kehadiran Tuhan, diperkenalkan kepada keberadaanNya yang suci dan ditempatkan di jalan yang Benar.”

Sesuai dengan bantahan dan pandangan saya di atas. Tidak perlu diulas lagi. Yang perlu saya garis bawahi adalah ajaran2 paganisme ini muncul dalam masa kenabian Nabi Nuh AS. Saya tidak pernah mendengar orang2 hindu india bertkiai dengan bangsa Arab baik pada zaman batu sampai sekarang. Untuk urusan peletakan batu Ka’bah saja suku-suku Arab bertikai satu sama lain apa lagi di campuri dengan suku-suku asing di luar dari suku mereka. Apa lagi yang berani menuliskan sesutu pada dinding Ka’bah yang bagi orang arab Ka’bah lebih berhaga dari emas dan dinar.

Ketika tentara Muslim menaklukan kota Makkah yang di pimpin langsung oleh Rasulullah SAW ketika itu tidak ada satupun manusia yang terluka, strategi perang ini tidak masuk akal oleh Panglima Perang manapun di dunia ini, yang jelas Panglima Perang Militer manapun tetap akan menawan seluruh pemberontak atau sekaligus menghukum mati yang kadar kesalahannya memang tidak bisa di tolelir. Pembersihan Ka’bah dari patung2 sesembahan orang kafir tidak luput dari strategi perang Rasulullah SAW. Apa bila ditemukan manuskrip2 yang mengotori dinding Ka’bah atau barang2 berharga di dalam Ka’bah juga di bersihkan. Ka’bah harus kembali seperti semula bersih dari kesyirikan, sebagaimana peringatan Allah dalam AQ sebagimana ayat yang engkau catut di atas.

Manuskrip cinta raja hindu india  di atas yang engkau katakan sebagai bukti atas ajaran agama hindu hanyalah bualan kotormu saja, kalau memang ada raja yang bernama Raja Vikramaditya menuliskan puisi cinta dalam piring emas sebagai kecintaannya pada negeri arab sekaligus membangun Ka’bah sebagai kuil sesembahannya, maka kejadian itu terjadi pada masa pemerintahannya 1076-1127 sm. Bukankah Ibrahim membangun kembali Ka’bah yang hancur akibat banjir di jaman Nabi Nuh. Atau tepat  3924 sebelum sang raja lahir.Artinya 3924 tahun Ka’bah telah berdiri baru raja yang engkau sebutkan itu lahir.Artinya usia Kab’bah itu sudah 3924 tahun baru raja yang engkau sebutkan itu lahir melihat isi dunia ini.

Yang jelas Saya pribadi belum pernah dengar ada kerajaan Hindu  India daerah kekusaannya sampai ke Semenanjung Arabia. Di dalam sejarah dunia tidak ada satu bangsa manapun yang menjajah negeri Faran ini, Negeri ini hanyalah sebuah persinggahan bagi para pedagang yang lalu lalang. Dan negeri ini juga tidak diperintah oleh seorang Raja ataupun Kekaisaran. Negeri ini bebas merdeka. Hukum Rimba adalah hukum tertinggi pada masa itu siapa kuat dialah berkuasa.

Banyak batu2 bagian dari Kabah yang menunjukkan kata2 Sanskrit yang ditulis di jaman kaum pagan, akan tetapi gorden yang diletakkan di sekeliling Kabah menutupi tulisan2 ini. Sedangkan makam Ibrahim di Mekah adalah jejak kaki Brahma (jejak kaki Brahma dan Wishnu sering dijumpai di sekitar kuil Hindu). Muhammad kerena ketidak tahuannya menganggap Brahma itu Ibrahim, kerena mirip bunyinya. Hingga saat ini, penelitian sejarah dan arkeologis tidak boleh dilakukan di Arab, khususnya Mekah dan Kabah, karena ini akan membongkar sejarah yang nantinya dapat mempermalukan bangsa Arab dan Islam khususnya.

Lihat topik selengkapnya di link Sejarah Kabah

Tidak ada larangan apapun di Arab untuk melakukan penelitian Arkeologis, silahkan anda meneliti dengan seksama dan tanyakan kepada bangsa arab kenapa Ka’bah di tutup dengan KISWAH. Apakah anda tidak bisa membedakan antara Kiswah dan Gorden? Kalau memang Ibrahim adalah Brahma, mengapa kami tidak perna dengar beliau sampai kenegeri India menyebarkan agama Allah di sana? Mengapa mayoritas penduduk India tetap beragama hindu sampai sekarang?

Kabah pada masa pra islam dijaga oleh sebuah suku yang disebut Quraish (KUNCEN KABAH), dengan mengambil keuntungan dari ketaatan suku2 nomaden religius lainnya yang tidak suka menetap, anggota dari suku Quraish ini menetap disekitar Kabah dan sumur Zamzam, dengan tujuan untuk melayani keperluan ziarah haji dari saudara2 mereka baik yang nomad maupun yang menetap ditempat lain. Diluar dan didalam kabah terdapat 360 patung, yang semuanya dipuja dan dimuliakan oleh kaum berhala. Para peziarah haji ini melakukan ritual dengan memutari Kabah sebanyak tujuh kali, lari diantara dua bukit yang disebut Safa dan Marwa dimana ditiap bukit dipasang patung laki2 dan perempuan, dan untuk mengorbankan binatang dalam nama dewa masing2 serta kemudian mencukur rambut bagi semua peziarah laki2. Peziarah wanita cukup dengan memotong sedikit rambutnya.

Pada jaman jahiliyah tersebut bangsa arab tidak mengenal yang namanya dewa dan dewi. Kepercayaan dewa dan dewi hanya ada pada kepercayaan hindu, sedangkan bangsa arab sangat mengenal yang nama Allah SWT hanya saja mendustainya, mereka lebih menyukai menyembah Latta, Mannat dan Uzza sebagai tempat puji-pujian bagi agama nenek moyang mereka. Pembuatan Patung untuk di sembah akan dapat mendatangkan rezeki bagi para pengusa suku ketika itu. Itulah sebabnya mereka sangat terpukul sekali dengan adanya Islam sebagai agama yang meyembah satu Tuhan. Hal inilah cikal bakal permusuhan antara kaum muslimin dengan kafir Quraisyh. Itulah sebabnya juga keluar kata-kata dari paman nabi “mengapa kalian memusuhi orang yang mengatakan Tuhanku adalah Allah” . Bangsa Arab kafir Quraisyh bukan tidak mengenal dengan yang namanya Allah SWT, hanya saja mereka mendustainya.

Lama kelamaan, titik pusat ini dikenal sebagai Bakka (Quran 3:96) dan kemudian dikenal sebagai Mekah. Suku (klan) Quraish adalah penghuni aslinya, mengingat fakta bahwa suku merekalah yang memiliki kontrol atas pengawasan dan ritual religius dari kuil Tuhan tersebut.

Anda sekali lagi mengatakan nama Ka’bah dengan Kuil Tuhan, entah pengetahuan anda yang kurang, entah memang tidak tahu, seharusnya sebagai seorang mantan muslim anda tahu betul bahwa Ka’bah adalah Ka’bah kuil adalah kuil. Ka’bah hanya satu sedangkan kuil banyak sekali jumlahnya tersebar di beberapa Negara di dunia ini yang ada agama hindunya, Apa anda perna melihat ada Ka,bah di Bali, China, Vietnam?

Benar adanya kalau Makkah adalah sumbu bumi ini, engkau lihatlah atlas dan carilah sendiri referensi mengenai Makkah sebagai sumbu Bumi.

Kaum Quraysh/Quraish/Qurasya mendapatkan status terhormat karena Qussayy, ‘great grandfather’ (nenek moyang) mereka, telah menghancurkan patung2 berhala di sekitar Kabah yang didirikan Amr ibn Luhayy, pemimpin Banu-Khuzah yang akhirnya diusir Qussayy. Qussayy juga memulai kembali program pembangunan Kabah. Ia menyelesaikan konstruksi yang dimulai musuhnya, yang pemuja berhala itu. Ia menambahkan atap kayu, menggali batu hitam (Hadjar Aswad) yang dikubur suku Ayyad di perbukitan Mekah. Ia juga mengosongkan daerah2 tenda dan membangun rumah2 permanen yang menyumbang bagi terciptanya pusat hijrah dan perkotaan.

Koment saya sama dengan di atas mengenai pembangunan Ka’bah. Sejak didirikannya Mekah di tempat itu sudah ada jabatan-jabatan penting seperti yang dipegang oleh Qushay bin Kilab pada pertengahan abad kelima Masehi. Pada waktu itu para pemuka Makkah berkumpul. Jabatan-jabatan hijaba, siqaya, rifada, nadwa, liwa’ dan qiyada dipegang semua oleh Qushay. Hijaba ialah penjaga pintu Ka’bah atau yang memegang kuncinya. Siqaya ialah menyediakan air tawar – yang sangat sulit waktu itu bagi mereka yang datang berziarah serta menyediakan minuman keras yang dibuat dari kurma. Rifada ialah memberi makan kepada mereka semua. Nadwa ialah pimpinan rapat pada tiap tahun musim. Liwa’ ialah panji yang dipancangkan pada tombak lalu ditancapkan sebagai lambang tentara yang sedang menghadapi musuh, dan qiyada ialah pimpinan pasukan bila menuju perang. Jabatan-jabatan demikian itu di Mekah sangat terpandang. Dalam masalah ibadat seolah pandangan orang-orang Arab semua tertuju ke Ka’bah itu.

Saya kira semua itu datangnya bukan sekaligus ketika rumah itu dibangun, melainkan satu demi satu, pada satu pihak tak ada hubungannya satu sama lain dengan Ka’bah serta kedudukannya dalam arti agama, di pihak lain sedikit banyak memang ada juga hubungannya.

Hadjar aswad sendiri merupakan simbol lingga / alat kelamin Shiva. Dalam bahasa sansekerta lingga ini disebut Sanghey Ashweta. Hadjar Aswad berbentuk oval, dengan diameter 7 inci, tinggi 2 kaki 6 inci Mencium dan berdoa pada batu tersebut mewakili doa bagi syahwat dan kesuburan. Ini merupakan tata cara ibadah Arab Hindu yang juga dilakukan Muhammad dengan mencium Hajar Aswad, dan berdoa pada shakti (kata hindi untuk kekuatan) agar pria punya kekuatan dan kesuburan seksual. Namun dongeng islam menyebut batu ini adalah batu surgawi yang jatuh dari surga.

Batu itu memang berasal dari syurga sebagai mana hadits nabi sendiri. Tidak ada sangkut pautnya antara batu dengan alat kelamin shiva. Juga tidak ada sangkut pautnya Ibadah hindu dengan ibadah dalam Islam.Kebanyakan Ibadah-ibadah dalam Islam di ambil dari perbuatan Keluarga Besar Nabi Ibrahim AS. Rasulullah  mencium batu tidak ada sangkut pautnya dengan ibadah hindu. Rasulullah SAW mencium batu Hajar Aswad karena batu itu berasal dari syurga bukan untuk ritual kesuburan yang engkau katakan.

Di salah satu hadis Muhammad mengatakan;

”Hajar Aswad turun dari surga berwarna lebih putih dari susu lalu berubah warnanya jadi hitam akibat dosa-dosa bani Adam.”

Nah engkau sendiri yang memposting hadits tersebut, barusan aku akan mengetiknya.

Anggota2 dari suku Quraish terdiri dari tiga kelompok. Satu adalah kelompok pendeta, yang mengontrol Kuil Tuhan dan mendapatkan pemasukan dari para peziarah haji. Kelompok kedua terdiri dari sejumlah kecil orang Quraish yang melakukan perdagangan. Kelompok ketiga adalah yang paling besar, dan terdiri dari mereka yang menopang hidupnya dengan menyediakan air dan pelayanan2 lain bagi mereka yang berhaji. Jenis2 pekerjaan ini tidak menjamin pemasukan yang tetap bagi mereka; ketika mereka menerima peziarah haji dalam jumlah yang banyak, mereka mendapat pemasukan yang besar, tapi ketika jumlah yang berhaji kecil pendapatan merekapun kecil. Orang2 ini seperti pekerja zaman kita sekarang; mereka dibayar kalau ada pekerjaan. Dari kelompok ketiga inilah orang tua Muhammad berasal.

Di lain kesempatan dalam tulisan ataupun copy-anmu yang engkau ambil dari berbagai sumber, engkau mengatakan bahwa para suku quraisy mangadopsi kepercayaan hindu, di kesempatan yang sama pada artikel ini engkau menggunakan kata2 pendeta, apa engkau sudah tidak bisa lagi mebedakan antara pendeta dan para dewa hindu. Silsilah Rasulullah: Muhammad bin Abdulah bin Abdul Mutthalib bin Abd Manaf bin Qushay. Bukankah Qushay ini pemegang kunci segala kunci yang ada di kota Makkah pada tahun 400an masehi atau pada abad ke lima masehi? Bukankah keturunanya(Qushay) yang memgang segala kendali Kota Makkah pada masa itu?, tidak masalah dari kelompok mana Rasulullah SAW di lahirkan.

Muhammad diperkirakan lahir pada hari Senin, tanggal 29 Agustus, 570 (Ghulam Mustafa, Vishva Nabi, hal 40), atau 20 April 570 (Wikipedia), dari seorang janda muda bernama Aminah, ayahnya Abdullah, wafat enam bulan sebelum kelahiran Muhammad tersebut. Saat mati, Abdullah diketahui mempunyai lima ekor onta, beberapa ekor kambing dan seorang budak wanita asal Ethiopia bernama Barakat. Jadi sewaktu dilahirkan Muhammad adalah seorang yatim. Aminah memberi nama anaknya tersebut KOTHAN, tapi kakeknya mengubahnya menjadi Muhammad dikemudian hari (R.V.C. Bodley “The Messenger”, hal 6).

Ditengah beragam pendapat ini , ada baiknya kita melihat para pakar astronomi menilai pada hari senin ditahun gajah itu pada tanggal berapa? Banyak dari pakar yang menetapkan kelahiran beliau pada tanggal 9 atau malam ke-9 Rabi’ul Awwal. Di antaranya Ustadz Mahmud Basya (w. 1302 H) sebagaimana tertulis dalam catatan pinggir kitab Al-Kamil fit Tarikh, I : 270, karya Ibnu Atsir.
Abdullah bin Ibrahim bin Muhammad Sulaim dalam bukunya Taqwimul Azman fi Tahqiqi Maulidin Nabi, menyatakan sebagai berikut, “Diriwayatkan dalam kitab-kitab tarikh dan sirah bahwa Nabi saw. dilahirkan pada hari senin tanggal 10 Rabi’ul Awwal. Pendapat lain, tanggal 8 dan 12 Rabi’ul Awwal. Telah terbukti dari periwayatan yang shahih tanpa menyisakan keraguan bahwa beliau lahir pada 20 April 571 M (yang disebut juga sebagai Tahun Gajah). Juga telah terbukti melalui jalan periwayatan yang shahih bahwa hari wafat beliau jatuh pada tanggal 13 Rabi’ul Awwal tahun 11 Hijriah yang bertepatan dengan 8 Juni 632 M.

Selama tanggal-tanggal ini telah terbukti benar dan diakui, maka hari lahir dan wafat beliau dapat diketahui secara tepat, termasuk usia beliau. Yakni dengan mengubah jumlah tahun Masehi tersebut menjadi hari, hasilnya adalah 22.330 hari. Kemudian jumlah hari ini diubah menjadi tahun Hijriah, di mana perhitungan selisih hari setiap tahunnya dengan hitungan tertentu dan didapat kesimpulan. Dengan demikian, usia beliau saw. adalah 63 tahun 3 hari. Hasil hitungan ini sesuai dengan pendapat mayoritas ulama bahwa permulaan tahun hijriah (1 Muharram 1 H) jatuh pada tanggal 16 Juli menurut ru’yah, sedang menurut hisab tanggal 15 Juli. Atas dasar ini, hari lahir Nabi saw. jatuh pada hari senin 9 Rabi’ul Awwal tahun 53 sebelum hijrah dan bertepatan dengan 20 April 571, baik menurut ru’yah maupun hisab.”

Juga pada Sirah Nabawiyah yang saat ini banyak beredar(Juara 1 Lomba penulisan sirah rabitah Al Islami,dewan ulama dunia) dari SyaikhShayifurrahman Mubarakfury pun menuliskan bahwa 9 Rabiul awal merupakan lahirnuya Muhammad SAW didukung dengan dalil-dalil tentang tahun gajah, runtuhnya sepuluh balkon istana Kisra, padamnya api yang biasa disembah oleh orang-orang Majusi, dan runtuhnya beberapa gereja di sekitar Buhairah yang diketahui melalui hadits dan juga catatan sejarah.Dan juga menggabungkan penelitian ilmiah ahli-ahli astronomi.

Rujukan: Al Bidayah wa al Nihayah ,Ibnu Katsir
Sirah Nabawiyah,Syaifurrahman Mubarakfury
Ma Sya’a wa lam Yatsbutu fi As-sirah An-Nabawiyyah, Muhammad bin Abdulah Al-Usyan. http://suryadhie.wordpress.com/2007/09/11/islam-rasulullah-saw-shirah-nabawiah-2/

Permasalahan nama Rasulullah SAW, saya pribadi tidak perna mendengar nama “khotan”, bukankah Allah telah mengilhamkan agar bayi yang baru lahir itu di beri dengan nama Muhammad kepada Ibunda Aminah?!. Inilah nama sebenar nabi sekaligus mazabnya: Abu al-Qasim Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim bin Abdimanaf bin Qusay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaima bin Mudrikah bin Ilyas bin  Mudhar bin Nizar bin Maad bin Adnan bin Udad bin al-Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Ya’rub bin Yasyjub bin Nabit bin Ismail bin Ibrahim “Kekasih Allah” (alaihima as-salam) bin Tarih atau Azar bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Aybir bin Syalikh bin bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh (alaihis salam) bin Lamk bin Mutusyalkh bin Akhnukh –yaitu Nabi Idris keturunan Nabi Adam yang pertama menjadi nabi dan yang menulis dengan pena– bin Yarda bin Mahlil bin Qinan bin Yanish bin Syits bin Adam alaihissalam.

Beberapa wanita kaya Arab kadangkala menyewa wanita2 lain untuk menyusui bayi2 mereka. Hal ini memungkinkan wanita kaya itu untuk tidak menyusui dan bisa punya anak lagi dengan cepat. Lebih banyak anak berarti lebih tinggi status sosialnya. Tapi bukan ini yang terjadi pada Aminah janda miskin yang hanya punya satu anak untuk diurus. Juga kebiasaan ini tidak terlalu sering dilakukan. Lihat misalnya Khadijah, istri pertama Muhammad, yang merupakan wanita terkaya di Mekah. Dia punya tiga anak dari perkawinan sebelumnya dan tujuh anak dari perkawinannya dengan Muhammad, dan dia merawat mereka semua seorang diri.

Kebisaan orang arab bagi perempuannya untuk menyusui bayi orang lain adalah suatu mata pencarian sendiri. Kebisaan ini sudah menjadi darah daging di kalangan masyarakat arab ketika itu. Khadijah tidak menyusui anak-anaknya karena Khadijah adalah saudagar kaya. sedangkan perempuan-perempuan yang menyusui bayi orang lain adalah mencari rezeki.

Tidak benar kalau anda mengatakan bahwa Aminah ini orang miskin, Aminah adalah anak dari Wahb bin Abd Manaf bin Zuhra, – pemimpin suku Zuhra. Sebagai seoarang istri tentu harta kekayaan orang tua tidak di bawah oleh Aminah.

Benar …memang Rasulullah mempunyai tujuh orang anak, 6 orang dari Khadijah dan satu orang dari Maria. Bukan tujuh orang anak dari Khadijah sendiri. inilah anal-anak Nabi:

Urutan putra-putri Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: Al-Qasim, Zainab, Ruqayyah, Fatimah, Ummu Kultsum, Abdullah, dan Ibrahim yang lahir di Madinah. Semuanya adalah putra-putri dari Khadijah kecuali Ibrahim yang lahir dari Maria Al-Qibtiyah dan semuanya meninggal sebelum Muhammad menjadi rasul kecuali Fatimah yang meninggal enam bulan setelah kematian Rasulullah SAW.

Mengapa Aminah menyerahkan anak satu2nya untuk dibesarkan orang lain? Hanya ada sedikit keterangan bagi kita untuk mengerti tentang ibu Muhammad dan keputusan yang diambilnya. Keterangan menarik yang menunjukkan keadaan psikologi Aminah dan hubungannya dengan bayinya adalah Aminah tidak menyusui Muhammad. Sehingga melihat penderitaan anak tersebut, Thuwaibah, budak wanita dari anak pamannya Abu Lahab (orang yang sama yang dikutukinya di Sura 111 di Quran, sekalian juga dengan istrinya), mengambil tanggung jawab untuk menyusuinya selama beberapa hari (Adil Salahi “Muhammad: Man and Prophet”, hal 23) sampai akhirnya ia dipelihara oleh ibu asuh bernama Halimah. Tidak ada keterangan mengapa Aminah tidak menyusui anaknya. Yang bisa kita lakukan adalah menduga. Apakah dia mengalami tekanan bathin karena menjanda di usia mudanya? Apakah dia pikir anaknya merupakan halangan baginya untuk menikah lagi?

Sudah saya ceritakan seperti keterangan di atas bahwa menyusui anak orang lain yang bukan anaknya adalah kebisaan masyarakat arab ketika itu yang juga mata pencarian mereka. Dan tradisi ini juga diikuti oleh Keluarga Aminah untuk menyusui anaknya di serahkan kepada wanita lain yang mana mereka tidak akan lepas dari tradisi tersebut. Tidak benar kalau psikologis Aminah terganggu dengan kelahiran anaknya semata wayang ini. Seluruh perempuan di seluruh dunia ini bahagia dengan kelahiran putra ataupun putri mereka.

Kematian anggota keluarga dapat mengakibatkan perubahan kimia dalam otak yang mengakibatkan tekanan jiwa (depresi). Sebab lain yang mengakibatkan dapat wanita mengalami tekanan jiwa adalah: hidup sendirian, gelisah tentang keadaan janinnya, masalah perkawinan atau keuangan dan usia muda ibu. Aminah baru saja kehilangan suaminya, dia hidup sendiri, miskin, dan muda. Berdasarkan keterangan yang ada, dia tampaknya mengalami tekanan jiwa. Hal ini dapat menganggu kemampuan ibu untuk menumbuhkan ikatan bathin dengan bayinya. Juga, tekanan jiwa selama mengandung dapat pula mengakibatkan ibu mengalami tekanan jiwa berikutnya setelah melahirkan bayi (postpartum depression).

Tidak saya bahas, sama jawabannya di atas. Harimau saja sayang pada anaknya. Berdasarkan keterangan siapa bahwa Ibunda Nabi mengalami tekanan jiwa?Tidak ada literature islam yang mengatakan bahwa Ibunda Nabi mengalami depresi setelah melahirkan.

Beberapa penyelidikan ilmiah menunjukkan bahwa tekanan jiwa yang dialami ibu mengandung dapat berakibat langsung pada janin. Bayi2 yang lahir biasanya menjadi cepat marah dan lamban. Bayi2 ini dapat tumbuh menjadi anak2 balita yang lamban belajar dan tidak bereaksi secara emosional, ditambah masalah kelakuan, misalnya suka melakukan kekerasan.

Saya tidak pernah dengar Rasulullah SAW ketika masih bayi menjadi pemarah. Tidak ada satu literature islampun yang pernah di catat dunia, maupun dari kalangan yahudi maupun nasrani yang mengatakan bahwa Muhammad ketika masih bayi menjadi pemarah.

Muhammad tumbuh diantara orang2 asing. Sewaktu dia besar, dia sadar bahwa dirinya bukanlah anggota keluarga yang mengurusnya. Dia semestinya heran mengapa ibunya, yang hanya mengunjunginya dua kali setahun, tidak menginginkannya.

Dalam  Sirah Nabawiyah saya belum dengar Rasulullah keheranan dalam lingkungan hidupnya ketika masih kecil. Mengapa musti heran apa bila itu sudah menjadi kebiasaan?

Halimah adalah wanita yang menyusui Muhammad. Enam puluh tahun berikutnya terungkap bahwa awalnya Halimah tidak mau mengurus Muhammad karena dia anak yatim dari janda miskin. Tapi akhirnya Halimah mau mengurus Muhammad karena dia tidak mendapatkan anak dari keluarga kaya, dan keluarganya sendiri sangat butuh uang meskipun sedikit sekalipun. Apakah ini berdampak pada cara Halimah mengurus bayi itu? Apakah Muhammad merasa tidak dikasihi di keluarga angkatnya selama tahun2 awal penting yang menentukan sifat seseorang?

Sebagian dari apa yang engkau katakan benar sebagian lain salah. Benar kalau Halimah tidak mau membawa pulang Muhammad untuk di susui, sebab keluarga Rasulullah bukanlah keluarga saudagar kaya raya. Dari pada tidak membawah seorangpun untuk disusui sementara teman-teman Halimah membawa pulang anak-anak bayi untuk di susui oleh mereka dari keluarga kaya raya. Maka Halimah mengambil keputusan untuk membawah pulang Muhammad. Tidak tepat kalau anda mengatakan 60 tahun kemudian bahwa berita ini tersebar. Pada saat mereka mencari bayi-bayi untuk di susui teman-temannya lain termasuk suami Halimah sendiri sudah tahu kalau Halimah tidak mau menyusui Muhammad. Itulah sebabnya dia berkata pada suaminya Harith bin Abd’l-‘Uzza: ““Tidak senang aku pulang bersama dengan teman-temanku tanpa membawa seorang bayi. Biarlah aku pergi kepada anak yatim itu dan akan kubawa juga.”.

Yang perlu anda garis bawahi tidak ada rahasia dalam islam. Anda boleh membongkar tuntas agama ini sampai ke akar-akarnya, sebab dan saya sangat yakin anda tidak akan menemukan kelemahan dalam islam, karena yang membuat agama ini adalah Penguasa Alam Semesta bukan dongeng Muhammad!

Halimah melaporkan bahwa Muhammad adalah anak yang penyendiri. Dia suka hidup dalam dunia khayalannya sendiri dan bercakap-cakap dengan teman2 khayalannya yang tidak bisa dilihat orang lain. Apakah ini reaski dari anak yang tidak dikasihi di dunia nyata sehingga dia menciptakan khayalannya sendiri untuk menghibur dirinya dan merasa dikasihi?

Benar kalau Rasulullah SAW adalah seorang penyendiri, sebab dia memang seorang pemalu dari gadis perawan manapun di dunia ini. Dia memang berbicara sendiri apa bila dilihat oleh manusia lain padahal temannya adalah Malaikat Allah yang diutus oleh Allah untuk menemani Nabi di dalam kesendiriannya.

Kesehatan mental Muhammad mengkhawatirkan ibu asuhnya sehingga dia mengembalikan Muhammad kepada ibunya ketika anak tersebut berusia lima tahun. Karena masih belum punya suami baru, Aminah ragu2 untuk menerima kembali anaknya sampai Halimah menceritakan padanya kelakuan dan khayalan Muhammad yang aneh. Ibn Ishaq mencatat kata2 Halimah:

Ayahnya (ayah dari anak laki Halimah satu2nya) berkata kepadaku, “Aku takut anak ini mengalami serangan jantung, maka bawalah dia kembali ke keluarganya sebelum terjadi akibat buruk”… Dia (ibu Muhammad) menanyakan padaku apa yang terjadi dan terus menggangguku sampai aku menceritakan padanya. Ketika dia bertanya apakah aku takut anaknya (Muhammad) kerasukan setan, maka kujawab iya, (Ibn Ishaq, Sirat Rasul Allah, p 72).

Rasulullah tumbuh dalam lingkungan yang asri, cuaca udara arab yang bersih di pedalaman suku Baduy. Dan Suku Baduy adalah suku yang paling fasih dalam bahasa Arab, suku yang tidak tercemar oleh perubahan zaman pada saat itu. Dari mana penyakit jantung akan datang pada diri Nabi padahal dia tumbuh menjadi lelaki cantik rupawan, tegap atletis dengan kulit putih bersih. Dia laki-laki yang tidak perna sakit kecuali sakit akibat guna-guna yang melatarbelakangi turunya tiga surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Anaas. Dialah laki-laki satu-satunya di muka bumi ini yang tidak perna menguap akibat serangan kantuk.

Adalah normal bagi anak2 untuk melihat monster di bawah tempat tidur mereka dan bicara dengan orang2 khayalannya. Tapi kasus Muhammad tentunya langka dan mengkhawatirkan. Suami Halimah berkata, “Aku takut anak ini mengalami serangan jantung.” Keterangan ini penting. Bertahun-tahun kemudian, Muhammad bicara tentang pengalaman masa kecilnya yang aneh:

Apa yang di khawatirkan oleh kedua orang tua angkat mereka wajar-wajar saja sebab mereka tidak mengetahui siapa anak yang mereka susui, yang di kemudian hari menjadi orang nomor satu paling berpengaruh di planet ini.

Dua orang berpakaian putih datang padaku dengan baskom emas penuh salju. Mereka memegangku dan membelah tubuhku dan mengambil dari dalam tubuhku gumpalan hitam yang lalu mereka buang. Lalu mereka mencuci jantung dan tubuhku dengan salju sampai murni. (W. Montgomery Watt, Terjemahan Sirat Ibn Ishaq, p 36)

Benar saya mengenal tulisan ini. Sejelas saya melihat mentari pagi, Kedua orang yang anda sebutkan adalah Malaikat Allah. Sebab tidak ada dokter pada waktu itu.

Sudah jelas bahwa kekotoran pikiran tidak tampak sebagai gumpalan dalam jantung. Meskipun nyatanya anak2 tidak berdosa, dosa sendiri tidak dapat dihilangkan lewat operasi bedah dan salju bukanlah bahan pembersih yang baik. Cerita ini hanyalah khayalan dan halusinasi dari seorang anak2.

Yang dibersihkan oleh Malaikat itu bukan dosa, mana ada seorang bocah umur lima tahun punya dosa, yang dibersihkan oleh Malaikat adalah hatinya yang terdiri dari kotoran dunia.

Muhammad sekarang hidup lagi bersama ibunya, tapi ini tidak berlangsung lama. Setahun kemudian Aminah meninggal. Muhammad tidak banyak bicara tentang ibunya. Ketika Muhammad menaklukkan Mekah, lima puluh tahun setelah kematian ibunya, dia mengunjungi kuburan ibunya di Abwa yang terletak diantara Mekah dan Medinah.

Ini adalah kuburan ibuku; Tuhan mengijinkanku untuk melawatnya. Aku ingin berdoa baginya, tapi tidak dikabulkan. Maka aku memanggil ibu untuk mengenangnya dan ingatan lembut tentang dirinya menyelubungiku, dan aku menangis. (Ibn Sa’d, Tabaqat, p. 21)

Tidak banyak sejarah tentang dialog-dialog yang terekam selama Rasulullah SAW bersama ibunya selama setahun itu, yang jelas ketika akan pulang dari Yastrib menujuh Faran (Makkah) Ibunda Nabi meninggal di desa Abwa dan dikuburkan di sanah. Dan Rasulullah SAW di bawah oleh Umm Aiman menujuh Makkah, selama di perjalanan Nabi selalu menangis di rundung kesedihan. Belum lepas dari ingatannya atas kematian Ayahandanya yang baru saja di ceritakan oleh Ibunya, sekarang di depan mata kepalanya sendiri orang yang paling dia cintai pergi untuk selama-lamanya.

Tugas Nabi bukan ziarah menziarahi kubur, tugas beliau adalah memperbaiki ahklak manusia. Bukankah ziarah menziarahi kubur salah satu timbulnya kesyirikan umat. Rasulullah SAW tahu betul perbuatan ini akan menghancurkan akidah dan ahklak manusia, di awal2 kenabian yang mana keimanan kaum muslimin pada waktu itu sangat lemah. Barulah setelah akidah sangat kuat ziarah kubur di perbolehkan, maka Rasulpun meminta izin kepada Allah untuk menziarahi kuburan ibunya (Aminah) dan di izinkan oleh Allah.itulah sebabnya di akhir masa2 umur beliau baru menziarahi makam ibunya sendiri.

Adapun masalah doa mendoakan adalah permasalahan eksklusiv di mata Allah, tidak sembarang doa di kabulkan walaupun sekaliber Rasulullah SAW kalau itu menyangkut mendoakan kaum yang bukan muslim. Allah melarang kaum muslimin berdoa minta ampun kepada orang yang di doakan bukan dari golongan mukmin/mukminah.

Mengapa Tuhan tidak mengabulkan Muhammad berdoa bagi ibunya? Apa yang dilakukan Aminah sehingga dia tidak layak untuk dimaafkan? Ini sungguh tidak masuk akal. Sudah jelas Tuhan tidak ada hubungannya dengan hal ini. Muhammad sendirilah yang tidak bisa memaafkan ibunya, bahkan separuh abad setelah dia mati. Dia mungkin mengingatnya sebagai wanita yang dingin dan tidak sayang anak, sehingga Muhammad tidak menyukainya dan mengalami luka bathin yang tidak pernah sembuh.

Di dalam syariat islam di larang oleh Allah untuk mendoakan yang bukan muslim sebab doanya tetap tidak akan di terimah walaupun dia seorang Nabi dan Rasul. Begitu pula dengan halnya pamannya Abu Thalib, doa nabi tidak diperkenankan oleh Allah sehingga Rasul meminta siksaan paling ringan di neraka yaitu terompah yang terbuat dari api neraka. Walaupun hanya terompa tetap saja siksaan yang membuat otak mendidih.

Rasulullah bukanlah seorang pendendam seperti yang engkau sebutkan, hal ini bisa di lihat dari orang yang ingin membunuhnya, dan orang itu di maafkannya dengan senyum menawan.  Apa lagi kepada seorang Ibunda tercinta. Kecintaan Rasulullah kepada Ibunda melebihi dari apa yang ada padanya setelah Allah.

Di dalam hati nabi tidak ada penyakit seperti yang engkau sebutkan dengan “luka batin” bukankah hatinya telah dibersihkan oleh dua orang Malaikat ketika beliau masih berumur lima tahun?.

Muhammad kemudian hidup bersama kakeknya Abdul Muttalib, selama dua tahun. Abdul Muttalib adalah seorang kuncen, penjaga Kabah. Dari kakeknya Muhammad kecil belajar tradisi dan ritual penyembahan di Kabah. Sang kakek yang telah ditinggal mati putranya, sangat memanjakan Muhammad. Ibn Sa’d menulis bahwa Abdul Muttalib sangat memperhatikan Muhammad lebih dari putra2nya sendiri.

Di dalam sejarah peradaban bangsa arab walau bagaimanapun bejatnya orang arab tidak perna mereka menyembah ka’bah seperti yang engkau katakan. Masyarakat Jahiliyah bangsa arab hanya menyembah patung, bukan batu, hajar aswad ataupun Ka’bah. Mereka membuat patung dan meletakannya di sekitar Ka’bah lalu menyembahnya. Sedangkan Nabi tidak pernah menyembah patung. Mana ada manusia penyembah Patung di angkat menjadi Rasul dan Nabi.

Benar… kalau Pamannya memperhatikan Nabi melebihi dari putranya sendiri.

Muir dalam Biography of Muhammad menulis: “Anak itu dirawat dengan penuh kasih sayang olehnya. Sebuah karpet biasa dibentang di bawah bayang2 Kabah, dan di situ orang tua (kakek Muhammad) itu berbaring terlindung dari terik matahari. Di sekitar karpet, dengan jarak yang tidak jauh, duduklah putra2nya. Muhammad kecil berlari mendekat pada kakeknya dan mengambil karpet tersebut. Putra2nya hendak mengusirnya pergi, tapi Abdul Muttalib mencegahnya dan berkata: “Jangan larang putra kecilku.” Dia lalu mengelus punggungnya karena merasa girang melihat tingkah lakunya yang kekanakan. Anak laki ini masih diurus ibu asuhnya yang bernama Barakat, tapi Muhammad selalu lari darinya dan pergi ke tempat tinggal kakeknya, bahkan jika dia sedang sendirian dan tidur.

Nabi Muhammad SAW di asuh oleh kakenya Abdul Muttholib setelah orang-orang terdektanya pergi meninggalkanya untuk selama-lamanya. Ketika di asuh oleh kakenya umur nabi ketika itu delapan tahun, anak seangkat beliau tentu sangat mengingini kasih sayang dari orang tua kandung atau ibu bapaknya sendiri. Hal ini di rasakan betul oleh kakeknya itulah sebabnya Abdul Muttholib sangat menyanyangi Muhammad kecil melebihi dari anak kandungnya sendiri. Demikian pula dengan anak-anak Abdul Muttholib yang juga paman2 beliau juga menyanyangi Muhammad kecil. Tentu dalam kehidupan sehari-hari beliau ada canda dan tawa tangis dan air mata.

Sepertinya kamu ini tidak pernah merasa kecil saja,*masa hal-hal seperti ini di bahas untuk mencari kelemahan Rasul* ada-ada saja, apa kekurangan bahan apa?

Muhammad ingat perlakuan penuh kasih sayang yang diterimanya dari Abdul Muttalib. Sambil tak lupa membumbui dengan khayalannya sendiri, dia di kemudian hari berkisah bahwa kakeknya biasa berkata, “Biarkan dia karena dia punya nasib yang hebat, dan akan menjadi pewaris kerajaan;” dan berkata pada Barakat, “Awas, jangan sampai dia jatuh ke tangan orang2 Yahudi dan Kristen, karena mereka mencarinya dan akan melukainya!”

Khayalan yang mana?, Nabi tidak pernah mengkhayal seperti yang engkau sebutkan. Apakah perkataan Kakeknya ini anda sebutkan khayalan Nabi? Apakah khayalan anak kecil umur 8 tahun mampu menembus kerumitan ajaran Kristen dan yahudi dan menggantung di dua kerajaan besar Persia dan Romawi?.

Nasib sekali lagi tidak berpihak pada Muhammad. Hanya dua tahun setelah dia hidup bersama kakeknya, sang kakek meninggal dunia di usia delapan puluh dua tahun dan Muhammad lalu diasuh oleh pamannya Abu Talib. Muhammad merasa sedih karena kehilangan kakek yang mengasihinya. Ketika dia berada di penguburan jenazah di Hajun, dia menangis. Bertahun-tahun kemudian dia masih mengenang kakeknya.

Siapa yang tidak sedih salah satu dari enggota keluarga meninggal dunia, hanya orang yang tidak waras saja yang tertawa melihat keluarganya meninggal dunia.

Abu Talib mengasuh Muhammad dengan penuh kasih pula. “Kasih sayangnya pada Muhammad sama besarnya seperti kasih sayang Abdul Muttalib padanya,” tulis Muir. “Dia mengijinkannya tidur di atas ranjangnya, makan di sisinya, dan pergi bersamanya ke luar negeri. Dia terus memperlakukan Muhammad dengan lembut sampai Muhammad dewasa.” Ibn Sa’d mengutip Waqidi yang mengisahkan bahwa Abu Talib, meskipun tidak kaya, mengasuh Muhammad dan mencintainya lebih dari anak sendiri.

Benar adanya.

Karena kehilangan orang2 yang dikasihinya secara berturut-turut di masa kecilnya, Muhammad takut ditinggalkan dan kejadian ini tentunya berdampak emosi kuat. Hal ini tampak jelas dalam kejadian di waktu dia berusia 12 tahun. Suatu hari, Abu Talib hendak pergi ke Syria untuk berdagang. Dia tidak membawa Muhammad pergi. “Tapi ketika kafilah sudah siap berangkat, dan Abu Talib siap menaiki untanya, keponakannya yang tidak mau ditinggal lama memeluknya erat2. Abu Talib terharu dan membawa dia pergi bersamanya.”

Abu Talib mencintai kemenakannya itu sama seperti Abdul-Mutthalib juga. Karena kecintaannya itu ia mendahulukan kemenakan daripada anak-anaknya sendiri. Budi pekerti Muhammad yang luhur, cerdas, suka berbakti dan baik hati, itulah yang lebih menarik hati pamannya. Pernah pada suatu ketika ia akan pergi ke Syam membawa dagangan, ketika itu usia Muhammad baru dua belas tahun. Mengingat sulitnya perjalanan menyeberangi padang pasir, tak terpikirkan olehnya akan membawa Muhammad. Akan tetapi Muhammad yang dengan ikhlas menyatakan akan menemani pamannya itu, itu juga yang menghilangkan sikap ragu-ragu dalam hati Abu Talib.

Jalan ke Syria saat itu adalah melalui daerah2 yang kaya dongeng dan tradisi, yang menjadi kesukaan orang2 Arab karavan pengembara. Luas dan sunyinya gurun pasir yang sering dilalui, juga tanah gersang yang melahirkan banyak khayalan2 gaib tentang penghuni2 gurun yang berupa Jin yang baik dan jahat, dan dibumbui dengan kisah2 yang memikat, dicampur dengan kejadian2 yang menakjubkan tapi diragukan kebenarannya, dan mereka percaya benar2 itu semua terjadi di masa lalu.

Dongeng yang mana lagi yang anda maksudkan wahai mantan penduduk syurga? Baik saya akan terus membaca dongengan pula!?

Sebenarnya tidak ada dongeng dalam islam, islam bukanlah agama dongeng, kalau dongeng mengapa anda percaya dengan perang2 yang di lakukan oleh Nabi? Saya tahu kemana arah tulisan anda ini atau copy-an anda ini, anda menghindar dari sebuah kisah Rabi Yahudi Rahib Bahira bukan?Jujur sajalah, tidak ada yang di tutupi dalam islam.

Selama perjalanan, Muhammad muda tidak diragukan lagi melahap semua cerita2 gaib tersebut. Ingatannya yang kuat menanam cerita itu dalam2, yang dikemudian hari akan memainkan peran yang sangat kuat dalam pikiran2 dan imajinasi2nya. Para penulis Muslim menceritakan banyak keadaan2 menakjubkan yang telah disaksikan Muhammad selama perjalanan hidupnya. Kata mereka, dia melayang dibantu malaikat yang tidak terlihat yang melindungi dia dari panasnya pasir gurun dan panasnya sinar matahari dengan sayap2 mereka.

Sepertinya anda sendiri terjerumus dalam kisah abstrak yang anda buat sendiri?Siapa yang bercerita kepada Muhammad kecil? Tolong kamu sebutkan orang2 yang bercerita tersebut!

Dalam kejadian lain, dia dilindungi oleh awan, yang melayang diatas kepalanya selama panas siang hari. Kejadian lain lagi, katanya pohon yang layu tiba2 mengembangkan daun2nya dan mekar untuk menyediakan payung bagi Muhammad yang sedang menderita kepanasan.

Sejak kapan pula Muhammad kecil ini kepanasan? Sejak dalam perjalanannya membantu Pamannya Abu Thalib dalam berdagang memang banyak kejadian2 yang spetakuler dalam usia beliau yang masih muda, ini adalah salah satu ciri-ciri seorang rasul. Dan ini bukanlah dongeng. Hal ini di ceritakan oleh Rabi Yahudi sendiri bernama Bahira. Beliau melihat tanda-tanda kerasulan pada diri Muhammad kecil yang di dapat dari kitab mereka sendiri yaitu Taurat dan juga banya ciri-ciri ini terdapat Injil yang pada waktu itu belum banyak mengalami perubahan di sana sini.

Semua keajaiban ini tidak didasarkan pada bukti2 dan saksi mata; malah kebanyakan adalah pernyataan Muhammad sendiri atau diciptakan setelah kematiannya oleh para pengikut fanatiknya yang harus dipercayai muslim tanpa banyak tanya.

Hahahaha….banyak saksi mata yang melihat kejadian yang kesohor ini salah satu adalah saksi yang di catat dalam sejarah adalah seorang Rabi Yahudi Bahira.

Selama perjalanannya, Muhammad mengaku bertemu sejumlah pertapa2 Kristen. Rahib Bahira yang terkenal adalah salah satu diantaranya. Dalam percakapannya dengan Muhammad, Bahira kaget dengan tingkat intelektualitasnya dan terpukau akan hasrat besarnya untuk mendapatkan segala macam informasi. Sang Rahib menentang penyembahan berhala, sebuah praktek dimana Muhammad muda dibesarkan. Kristen Nestorian yang merupakan aliran yang dianut rahib Bahira ini, juga melarang pemujaan akan gambar2. Hal itu dilarang bahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dan tentu saja, mereka juga keberatan dengan penggunaan salib, sebuah lambang Kristen yang umum dipakai didunia ini.

Nah…setelah engkau mengatakan dongeng sekarang engkau mengakuinya. Sepertinya kamu ini tidak punya pendirian yang jelas.

Para penulis Muslim menekankan bahwa Bahira tertarik akan Muhammad muda karena melihat tanda kenabian pada bahunya. Penglihatan ini, meyakinkan sang rahib bahwa inilah nabi yang sama yang kedatangannya telah dituliskan dalam kitab2 Kristen. Sang rahib mengatakan pada Abu Talib agar keponakannya jangan sampai jatuh ke tangan orang Yahudi, seakan meramalkan perlawanan yang akan dihadapi Muhammad dimasa depan dari kelompok Yahudi ini.

Nasehat Rabi Yahudi itu adalah benar, karena dia sangat mengetahui watak Yahudi, karena dia adalah seoarang Yahudi juga.

Diragukan apa pertemuan ini benar2 terjadi. Kalaupun iya, sang rahib pastilah mencoba mendorong agendanya sendiri, karena ia mempunyai misi untuk menyebarkan agamanya sendiri dan ia tertarik akan kepintaran dan rasa ingin tahu Muhammad, dan berusaha menarik Muhammad kedalam agamanya ini. Dia tahu bahwa subjeknya (Muhammad) adalah pendengar yang pasif, dan dia juga keponakan keluarga penjaga Kabah. Dia juga tahu bahwa jika dia berhasil menanamkan bibit ajarannya kedalam pikiran Muhammad, sang rahib dapat menyebarkan, melalui Muhammad, doktrinnya kepada orang2 Mekah, dengan begitu membuat misinya melakukan lompatan besar. Ini adalah sebuah motivasi yang bagus bagi Bahira untuk mengembangkan rasa ketertarikan Muhammad. Dia tidak perlu melihat benjolan besar (yang katanya tanda nabi) dipunggung Muhammad untuk yakin akan kemampuan anak tersebut..

Pertemuan itu benar2 terjadi, Bahkan Rabi itu menyuruh Abu Thalib dan keponakannya pulang. Tidak ada maksud dan tujuan Rabi Bahira untuk memperalat Muhammad kecil, engkau hanya menambah jumlah daftar fitnahmu saja. Cukuplah Rasulullah ini menjadi korban fitnahmu saja jangan lagi engkau bawah-bawah orang lain.

Bersama pamannya Abu Talib, Muhammad kembali ke Mekah, pikirannya penuh dengan dongeng2 dan kisah2 agama yang dia dapat sepanjang perjalanan. Dia sangat terkesan dengan doktrin2 yg diajarkan oleh Rahib Bahira dari biara Nestorian, yang dikemudian hari akan sangat menolongnya dalam pembentukan pemikiran dan doktrin2 agamanya sendiri.

Ajaran apa yang di sampaikan bahira kepada Muhammad kecil, bukankah dia menyuruh Abu Thalib dan keponakannya pulang ke Makkah?Pembicaraan antara Abu Thalib dan Bahira tidak ada sekitar doktrin2 yang engkau sebut itu, Bahira hanya menyampaikan ciri-ciri kenabian pada diri Muhammad kecil keponakan Abu Thalib. Dan menasehati agar pulang ke Makkah.

Dimasa remajanya Muhammad mendapat pekerjaan untuk membawa onta2 ke padang rumput. Dia lalu harus menghabiskan waktu sendirian, bagian terbesar dari harinya dihabiskan dipadang gersang diluar Mekah. Membiarkan onta2 menjelajahi padang mencari rumput2 diantara bebatuan, kita dapat membayangkan bagaimana seorang muda, sensitif dan pintar seperti Muhammad, harus menghabiskan waktu seperti itu. Lumrah bahwa kemalangan dan kesengsaraan menciptakan kepahitan dalam diri seseorang.

Hahaha…tidak ada sejarah yang mencatat bahwa seoarang Muhammad pengembala unta dimasa mudanya. Engkau tidak saja picik namun juga tidak mengetahui secara persis kehidupan Nabi. Nabi itu di tempah kehidupannya oleh Alam sebagai didikan Allah. Binatang yang paling bandel di planet ini adalah domba alias kambing. Di dalam kesendiriannya dia telah menyatu dengan alam ini, merenungi, memikirkan apa yang terbaik bagi kehidupan manusia, jiwanya bersih tidak ternoda dengan kehiudpan dunia yang penuh dengan kemunafikan dan keserakahan.

Kita bisa menduga bahwa ditengah2 frustasinya karena kesepian, dia mestilah bertanya pada dirinya sendiri kenapa dia ada didunia ini sebagai anak yatim, dan kenapa dia harus bekerja sebagai penggembala ditempat sesepi ini dalam umur semuda ini, ketika anak2 seumurnya menghabiskan waktu ditemani oleh orang tua tercinta mereka. Dia juga mesti bertanya kenapa ibunya memberikan dia pada orang yang tidak dia kenal, dan kenapa perlakuan padanya berbeda dibanding perlakuan pada anak2 lain.

Kamu memang hanya bisa menduga dan memfitnah. Muhammad bukan kesepian beliau sendirilah yang suka menyendiri. Saya sudah katakan bahwa dia pemalu dari gadis perawan manapun di bumi ini. Dia lebih pemalu dari gadis perawan yang di pingit. Salah satu hadits yang meriwayatnya adalah: Abu Sa’id al-Khudri meriwayatkan: Sungguh, Rasulullah leibh pemalu daripada seorang gadis yang berada di tempat pingitannya. JIka beliau tidak senang karena sesuatu, maka kami bisa mengetahuinya dari raut wajah beliau*. (HR Tirmidzi, ukhari, Muslim, Ibnu Majah, Ahmad, Abu Dawud ath-Thayalisi dan Ibnu Sa’d)

Semua ini sangat menyakitkannya; rasa sakit ini menjadi penyebab utama semakin mendalamnya kebencian pada ibunya. Dia percaya jika dia tinggal bersama ibunya, ia tidak perlu menderita ejekan dirumah kakeknya dan pamannya. Dia menganggap ibunya bertanggung jawab atas semua penderitaannya. Kebenciannya kepada wanita makin bertambah ketika saudara2 wanita dirumah pamannya sering mengejek dan mempermainkannya. Mereka mungkin tidak membuat luka ditubuhnya, tapi mereka pasti menyakiti dia sangat dalam, hingga tidak dapat disembuhkan, secara emosional dan psikologikal.

Saudara perempuannya yang mana yang mengejek Nabi?Abu Thalib Paman Nabi memiliki 6 orang anak, 4 laki-laki dan 2 perempuan:

1. Thalib bin Abu Thalib
2. Ja’far bin Abu Thalib
3. Ali bin Abu Thalib
4. Aqil bin Abu Thalib
5. Fakhtihah binti Abu Thalib
6. Jumanah binti Abu Thalib (Ummi Hani)

Ketika Allah mengangkat Nabi menjadi Rasul pada umur 40 tahun, sedengkan umur Ali bin Abu Thalib anak ketiga dari Paman Nabi  ketika itu baru berusia umur 10 tahun. Taruh rentang waktu anak per anak 1, 5 tahun ini adalah waktu yang paling singkat yang saya pilih, tentu umur Fakhithah dan Jumanah 7 tahun dan 5,5 tahun.  Bagaimana mungkin anak-anak umur di bawah umur 8 tahun akan mengejek nabi dan membuat nabi menjadi kesepian?kalau di katakan kejadiannya masa remaja nabi bukankah anak-anak Abu Thalib belum lahir?

Apakah yang mengejek nabi Fakhithah binti Abu Thalib ataukah Jumanah bin Abu Thalib?apa yang mereka katakan kepada Nabi? Dua orang bocah yang juga merupakan anaknya sendiri? Jangan hanya pandai memfinah!?Nabi tidak membenci sesiapapun baik kepada ibunya sendiri maupun kepada orang lain termasuk saudara-saudaranya sendiri.Untuk apa dia menziarahi kubur ibunya kalau dia membencinya. Untuk apa dia mengawini khadijah seorang janda, Siti Aisyah, Hafsa, Maria dan janda-janda yang di tinggali mati oleh suami mereka kalau dia membenci wanita? Mana lebih hebat ejekan seorang Abu lahab dibandingkan dengan ejekan yang lainnya, apakah dia mendendam kepada Abu Lahab yang nyata-nyata ingin membunuh dan melempari rumah beliau dengan kotoron unta?

Ketika dia menderita ditangan anggota keluarganya sendiri, tidak ada seorangpun anggota keluarga wanita yang menolongnya dari gangguan ini ataupun menghiburnya sesudahnya. Ia berjanji dalam hatinya untuk membalas semua perlakuan wanita ini suatu saat kelak. Dikemudian hari kebencian Muhammad pun terbukti, bagaimana ia memperlakukan budak wanita, dan bagaimana ia memperlakukan istri2nya.

Perlakuan yang bagaimana yang diberikan oleh nabi terhadap iztri-istri beliau yang engkau maksudkan. Bukankan beliau sendiri berkata “baiti jannati” “rumahku laksana syurga bagiku” Nabi mencintai seluruh istri-istri beliau baik dari janda-janda tua maupun yang lainnya.

Egonya, sensitifitas dan perasaannya sangat terluka, Muhammad tidak lagi bermain-main dengan anak2 lain diwaktu luangnya. Malah, dia merasa lebih nyaman bercakap2 dengan orang2 yang berhaji ke Mekah atau berdagang. Dia menikmati percakapan dalam hal2 religius. Dia juga mendapat kepuasan mendengarkan kisah2 religius dari mereka. Sangat sering, dia meminta mereka untuk bercerita tentang kisah2 Arab jaman dulu yang menarik minatnya. Kebanyakan kisah dan dongeng yang dia dengar dari mereka berfungsi sebagai penyembuh dari luka2 hatinya. Jika punya kesempatan, dia akan menceritakan kembali semua kisah2 itu pada para pendengarnya, yang pada gilirannya, membuat kisah itu bagian dari Quran !

Setelah anda mengatakan nabi penyendiri sekarang anda mengatakan dia suka bergaul dan bercakap-cakap dengan orang yang naik haji. Dan menyukai percakapan-percakapan tersebut. Sepertinya anda lupa dengan apa yang baru saja anda tulis. Saya melihat anda bukanlah seorang tukang fitnah yang professional, ada perasaan kesel juga melayani tulisan anda ini, namun di karenakan menjadi kewajiban seorang muslim untuk membetulkannya maka sayapun dengan penuh kesabaran melayani dan mendidik anda supaya “cerdas dikit”. Semoga Allah mengampuni saya. Amin.

Seluruh cerita-cerita dalam Al Quran adalah Wahyu Allah. Sebab nabi tidak memiliki ilmu apapun tentang itu, selain dari sifat-sifat terpuji yang di milikinya, di Masyarat Arab beliau di gelar Al Amin. Gelar ini diberikan bangsa arab pada masa beliau masih remaja. Bukan sesudah beliau menjadi seorang nabi. Gelar itu semakin santer dan terkenal di saat beliau menjadi pedagang. Seorang arab badui datang kepada nabi untuk membeli seekor kambing, dia melihat kambing yang ada pada orang ini (Muhammad remaja) gemuk dan bersih. Orang arab baduy ingin membeli kambing tersebut dengan harga yang cukup murah. Lalu di katakana pada orang arab baduy itu. “Harga kambing ini sepulu dinar, apa bila engkau membayar dengan sepuluh dinar maka kembalikanlah talinya padaku sebab hanya tali itu yang menjadi labahku!”. Orang arab baduy itu sangat mengetahui bahwa untuk harga seekor kambing yang sehat seperti yang di miliki (Muhammad remaja) tidak lebih kurang diatas 12 dinar. Tanpa fikir lagi orang arab baduy itupun membelinya.Sifat-sifat terpuji Muhammad remaja terkenal seantro jazirah arab. Padahal beliau belum menjadi seorang nabi dan rasul.

Ketika Muhammad menjadi seorang nabi dan rasul kata-kata yang keluar dari kafir Quraisy adalah: “kami mempercayaimu ya Muhammad kami hanya mendustai apa yang engkau bawah”

Menyangkut kisah-kisah dalam Al Quran tidak satupun kisah yang di ketahui oleh nabi sebab dia adalah kalam Allah. Rasulullah tidak mengetahui apapun sebelum ilmu (Al Quran) itu datang padanya.

2:120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

2:145. Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang lalim.

13:37. Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur’an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah.

Tidak banyak yang terjadi di masa muda Muhammad dan tidak ada hal yang dianggap penting dicatat oleh penulis kisah hidupnya. Dia dikabarkan adalah orang yang pemalu, pendiam dan tidak terlalu suka berhubungan sosial. Meskipun disayang dan dimanja pamannya, Muhammad tetap peka dengan statusnya sebagai anak yatim piatu. Kenangan masa kecil yang sepi dan tanpa kasih terus menghantui sepanjang hidupnya.

Nah…kamu sekarang bolak balik lagi, bukankah engkau telah menceritakan kisah hidupnya mulai dari awal sampai dengan counter terakhir saya ini menurut versimu?Di tulisan ini engkau mengatakan bahwa Kakek, Paman beliau mencurahkan segala kasih sayangnya sekarang engkau mengatakan masa kecilnya tanpa kasih. Dan yang lebih parahnya lagi kesepian sepanjang hidup beliau. Ternyata engkau lupa dengan istri-istri beliau anak-anak paman beliau, sahabat-sahabat beliau yang seluruhnya menyanyangi beliau. Kekurangan kasih yang macam mana yang engkau maksudkan?

Tidak banyak informasi mengenai agama awal Muhammad. Dalam beberapa kisah diceritakan bahwa kakek Muhammad adalah seorang Hanif (monotheisme Ibrahim), namun sang paman Abu Talib adalah seorang penyembah berhala. Ibnu Ishaq menulis bahwa Muhammad biasa sembahyang seorang diri di Hira setiap tahun selama sebulan untuk melakukan ‘tahnanuth’ yang merupakan ibadah berhala. Menurut masyarakat Quraish, ‘tahnanuth’ berarti pengabdian agamawi.(Ibn Ishaq, Sirat, p.105)

Selama dalam kehidupan beliau mulai dari lahir sampai masa kerasulan, Muhammad bukan penganut agama paganism, beliau bukan seorang penyembah berhala, mana ada seorang rasul dan nabi di angkat menjadi rasul dan nabi dari seorang penyembah berhala oleh Allah SWT. Muhammad bukan sembahyang di gua hira. Beliau menyendiri di sanah mencari, penguasa alam semsta, Sang pembuat ilmu. Perintah sholat lima waktu baru beliau “ambil” ketika terjadi isra dan mi’rad. Bagaimana mungkin dia (Muhammad) akan melaksanakan sholat, tata cara sholat saja dia belum mengetahui, apa lagi arah kiblatnya.Wahyu saja belum turun. Kalau yang anda maksud dengan ibadah berhala, mengapa Muhammad tidak membawa patung ke gua hira?Apakah patung2 yang tingginya hampir setinggi Ka’bah, Lata, Mannat dan Uzza bisa di bawah seorang diri oleh Muhammad?

‘Kami diberitahu bahwa Rasul Allah pernah menyinggung hal tentang al-‘Uzza dan katanya, “Aku telah mempersembahkan domba putih kepada al-‘Uzza, ketika aku masih menjadi pengikut agama masyarakatku.” (Hisham ibn al-Kalbi, Kitab al-Asnam, p.17)

Di dalam Sirah Nabawiyah Rasulullah diutus untuk mengesakan Allah memperbaiki ahklak manusia yang sudah bejat. Allah memilih dia menjadi nabi dan rasul karena selama dalam hidupnya tidak terkotori dengan berbagai peradaban jahiliyah pada masa itu. Satu-satunya manusia yang sangat bersih hatinya dari kotoran dunia hanyalah nabi Muhammad, bagaimana mungkin orang yang bersih hatinya, hidup menyendiri, tiba-tiba saja mempersembahkan seekor domba putih untuk Uzza. Hidup Muhammad ramaja sama dengan Ibrahim ketika Ibrahim belum menjadi nabi, mencari hakikat dan maghrifat. Di dalam kesendiriannya tidak akan sempat bagi Muhammad mengurusi segala tetek bengek berhala. Bukankah ketika beliau sebelum menjadi Nabi dan Rasul kehidupan masyarakat Makkah adem ayem saja. Hal ini di karenak tidak ada orang yang berani menghancurkan patung-patung lata, manat, dan uzza. Sebelum perintah Tuhan datang lata, manat dan uzza kokoh berdiri di sekitar Ka’bah.

Sebelum Rasulullah menikah dengan janda kaya Khadijah, kehidupan nabi sangat susah, dia berdagang memperdagangkan dagangan milik Khadijah, ketika Khadijah melamar beliau, tidak ada satu dinarpun milik Muhammad untuk di jadikan mas kawin. Bagaimana mungkin Muhammad yang terkenal dengan kejujurannya itu memiliki seeokor domba untuk di persembahkan buat uzza. Dan lebih celaka lagi berwarnah putih.

Bukhari juga mencatat bahwa Muhammad muda memakan daging yang dipersembahkan pada berhala Mekah, hal yang dilarang dalam kepercayaan monotheisme seperti Yahudi dan Hanif. (Sahih Bukhari, 67:407, 58:169). Hal ini menunjukkan pada mulanya Muhammad adalah penyembah berhala (kafir), namun karena dorongan dari orang2 seperti Waraqah, Khadijah, dan Zaid bin Amr, akhirnya Muhammad menjadi seorang monotheisme.

Daging yang di makan oleh nabi adalah daging kurban bukan daging persembahan untuk berhala. Nabi bukanlah penyembah berhala, tidak ada alasan bagi Allah untuk mengangkat seorang nabi yang menyekutukan diriNya.

Waraqah,  sama seperti Zaid bin Arm masuk islam di awal-awal islam,  Saya tidak begitu jekas dengan maksud anda Waraqah bin Naufal atau Waraqah saja. Kalau Waraqah Bin Naufal, beliau ini adalah seorang Yahudi  yang masuk islam setelah beliau melihat bahwa agama yang di syiarkan Rasulullah  SAW begitu jelas dan begitu lurus.  Apa yang ada di kitabnya Taurad menjelaskan ciri-ciri nabi dan rasul yang akan muncul di jazirah arab. Khadijah adalah istri beliau orang yang pertama sekali masuk islam dan Zaid adalah manusia pencari agama Ibrahim uang lurus dan tidak sempat bertemu dengan Rasulullah SAW. Keburu mati di bunuh perampok baduy.

Dimasa muda Muhammad, terdapat beberapa orang yang telah menentang budaya berhala yang ada di Mekah, dan berdakwah tentang tauhid atau monotheisme. Salah satunya adalah, Zayd bin Amr. Ia adalah seorang penyembah berhala kemudian murtad menjadi seorang Hanif (Agama Ibrahim). Zayd dengan keras menentang polytheisme, karenanya ia kemudian diasingkan oleh orang2 Mekah. Selama masa pengasingan ini, ia sering bertemu Muhammad didekat Gua Hira. Zayd belajar agama hingga ke Syria. Dikemudian hari Muhammad bercerita tentang Zaid ini; “Aku telah melihat dia di surga menggambar baju2nya.” Perkataan ini membuktikan bahwa ia begitu terkesan terhadap ajaran monotheisme yang diajarkan oleh Zaid tersebut. (Ibn Sa’d, vol.i, p.185)

Ajaran islam adalah ajaran tahuid dan penyerahan diri kepada Allah SWT. Ajaran ini di mulai dari bapak nenek moyang manusia Nabi Adam AS. Setiap nabi beragama islam dan nabi yang terakhir dalam islam adalah Rasulullah SAW. Hanya saja islam pada nabi terakhir ini telah disempurnakan oleh Allah SWT.

2:132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.

5:3. …Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu….

Oleh sebab itu banyak ajaran-ajaran nabi-nabi terdahulu seperti Musa dan Isa yang tetap terjaga dengan baik walaupun di sanah sini terdapat kekurangan, namun hal itu tidak mengurangi pahala di sisi Tuhan. Sebab kesempurnaan ajaran ini di emban pada Nabi yang terakhir. Begitu pula yang terjadi pada Zaid bin Amr.

Pemuda ini mencari agama yang benar-benar lurus dan mentahuidkan Allah SWT, akhirnya dia bertiga dengan temannya, Abdullah bin Jahsy, Utsman bin Harits, dan Umaimah binti Abdul Muthallib, bibi Muhammad SAW pergi menemui pendeta-pendeta Yahudi, Nasrani, dan pemimpin-pemimpin agama lain untuk menyelidiki dan mempelajari agama Ibrahim yang murni. Waraqah bin Naufal menyakini islam, akhirnya beliau masuk islam.

Abdullah bin Jahsy dan Utsman bin Harits tidak menemukan apa-apa. Sementara, Zaid bin Amr bin Nufail mengalami kisah tersendiri. Marilah kita dengar ceritanya.

Kata Zaid, “Saya pelajari agama Yahudi dan Nasrani. Tetapi, keduanya saya tinggalkan karena saya tidak memperoleh sesuatu yang dapat menenteramkan hati saya dalam kedua agama tersebut. Lalu, saya berkelana ke seluruh pelosok mencari agama Ibrahim. Ketika saya sampai ke negeri Syam, saya diberitahu tentang seorang Rahib yang mengerti ilmu kitab. Maka, saya datangi Rahib tersebut, lalu saya ceritakan kepadanya tentang pengalaman saya belajar agama.”

Kata Rahib tersebut, “Saya tahu Anda sedang mencari agama Ibrahim, hai putra Mekah?”
Jawabku, “Betul, itulah yang saya inginkan.”
Kata Rahib, “Anda mencari agama yang dewasa ini sudah tak mungkin lagi ditemukan. Tetapi, pulanglah Anda ke negeri Anda. Allah akan membangkitkan seroang nabi di tengah-tengah bangsa Anda untuk menyempurnakan agama Ibrahim. Bila Anda bertemu dengan dia, tetaplah Anda bersamanya.”

Zaid berhenti berkelana. Dia kembali ke Mekah menunggu nabi yang dijanjikan. Ketika Zaid sedang dalam perjalanan pulang. Allah mengutus Muhammad menjadi nabi dan rasul dengan agama yang hak. Tetapi, Zaid belum sempat bertemu dengan beliau, dia dihadang perampok-perampok Baduy di tengah jalan dan terbunuh sebelum ia kembali ke Mekah. Waktu dia akan menghembuskan napasnya yang terakhir, Zaid menengadah ke langit dan berkata, “Wahai Allah, jika Engkau mengharamkanku dari agama yang lurus ini, janganlah anakku Sa’id diharamkan pula daripadanya.”

Allah memperkanankan doa Zaid. Serentak Rasulullah mengajak orang banyak masuk Islam, Sa’id segera memenuhi panggilan beliau, menjadi pelopor orang-orang beriman dengan Allah dan membenarkan kerasulan Nabi Muhammad saw.

http://sunatullah.com/sahabat-nabi/sa%E2%80%99id-bin-zaid.html

Jadi tidak benar kalau Zaid bin Amr di asingkan keluar kota Makkah oleh penduduk dan pembesar-pembesar kota Makkah pada waktu itu, karena sesungguhnya Zaid bin Amr sendirilah yang mencari agama yang lurus. Walaupun pada akhirnya tidak pernah bertemu dengan Rasulullah SAW karena di bunuh oleh para perampok.

Tahun2 berlalu. Muhammad muda tetap saja suka menyendiri dan lebih memilih hidup di dunianya sendiri, bahkan jauh dari orang2 yang dikenalnya. Bukhari menulis bahwa Muhammad “lebih pemalu daripada perawan wanita bercadar.” Dia tetap saja begitu seumur hidupnya, tidak percaya diri dan pemalu. Dia berusaha mengatasinya dengan membesarkan, menyombongkan dan memuja2 diri sendiri.

Sepertinya anda kembali lagi keatas memutar kisah ini, entah anda sudah tidak ada lagi bahan untuk mencercah nabi, entah anda sudah tidak tahu lagi jalan pulang.

Penulis: Filar Biru

Gigitlah dengan gigi geraham dengan Kuat

54 thoughts on “PANDANGAN EXMUSLIM TERHADAP RASULULLAH SAW

  1. alo bos, salam kenal🙂
    nice artikel bang🙂
    btw tukeran link yuk😀
    ditunggu kabar baiknya ya🙂

  2. Tolong kepada teman2 muslim untuk mengoreksi hasil jawaban saya, apabila ada yang salah dengan jawaban tersebut itu memang benar kesalahan dari saya dan apabila benar, semata2 rahmat Allah SWT,
    kepada teman:
    1. Haniifah
    2. Wedul
    3. Usup Supriyadi
    4. Agor
    5. Samaranji
    6. Roy
    7. Aruel Chana
    8. Nurhayadi
    9. teman2 yang lain mukmin yang singgah di blog ini yang tidak saya sebutkan namanya.

  3. Bayt allah hanya ada di yerusalem..

    • Apa anda mengerti dengan apa yang anda tulis?

      Bait=Rumah
      Allah=Tiada Tuhan yang berhak di sembah selain Dia.

      Bait Allah=Rumah Allah
      Baitullah=Rumah Allah

      Firman Allah:
      “Sesungguhnya Rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat beribadah ummat manusia adalah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan petunjuk bagi semua manusia”. (Surat Ali Imran: 96-97)

    • @JT

      Keknya lo bukan beragama kristen tulen?
      stelah gue mengunjungi blog kamu

      • @fb (film blue)
        Jadi menurut lo,gw ini apa?

      • Jalan Terang = unitarian?

        @filar biru
        Hehehehehe…
        Justru Unitranian adalah Nasrani tulen ato hampir mirip Nasrani tulen…

        Tapi kaum unitranian masih percaya yg tewas di tiang salib adalah yesus.
        klo ga salah tokohnya:
        LUCIAN,LUCIAN,IRANAEUS… sisanya gw lupa hehehehe

        @jalan terang
        lo sunat ga?

      • @JT
        terserah engkau mau bilang diriku ini apa! Aku hanya seorang hamba Allah, mencari ilmu di rana maya ini, tidak lebih dari itu, permusuhan? nonsen.

        Rasulullah SAW mengajarkan kepada kami agar selalu berteman dengan siapapun walaupun orang itu seoarang budak hitam.

        Kalau dirimu lebih sempurna dari ku, ku ucapkan syukurlah. Sebab tidak ada orang yang lebih tinggi derajatnya di Mata Allah SWT selain orang yang bertakwa sekaligus beriman.

      • @Roy

        tidak baik begitu sayangku…JT sahabat kita juga, kalau dia memang mencari jalan yang terang maka terangkanlah kepadanya jalan yang terang.

        SALAM MANIS SELALU

      • @filar..
        Hihihihihi…
        gw rasa
        jalan terang=jalanannyah banyak lampu…
        Bisa jadi dia kerja di philips

      • @Roy

        betul betul betul :D:D:D

  4. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran ,hidayah taufik dan inayah kepada pejuang pejuang bloger muslim.amiiin

  5. @moslem…
    artikel demikian ini banyak kita jumpai pada ratusan situs.apabila saya perhatikan ternyata banyak copas pada postingan mereka.Berarti ada satu sumber yang digunakan kemudian ditambah dan dikurang sesuai keperluan.Jadi menurut saya,artikel diatas tak ubahnya seperti bau bangkai yang menusuk hidung sehingga memaksa kita berjalan lebih cepat melaluinya.Gak perlu dibantah atau dikoreksi,,,
    “..orang kafir dan orang musyrik akan berusaha memadamkan nur Allah dengan berbagai cara dan sarana..Allah pasti membungkam mereka dengan cara yang Dia kehendaki..”
    Pasrah?Tidak.Bikin tulisan tandingan,sebarkan postingnya..itulah cara efisien dan efektif membungkam mereka.
    wassalam

    • @Osamah

      Terimakasih atas masukannya.

      Seorang muslim harus memberikan kabar yang baik sekaligus benar walaupun pahit. Kalau tidak kita bantah dengan dalil2 yang ada, siapa lagi yang akan membantahnya?

      Apakah kita mengharapkan orang lain? Apakah kita akan duduk2 saja sementara kaum yang lain hampir membinasakan kita? Tidak…wahai saudaraku…kita harus menerangkan sesuatu yang benar, bukankah nabi juga menerangkan kepada mereka walau caci maki yang beliau dapat. Demikianlah nasib2 para nabi, mereka selalu mendapatkan tekanan, hinaan, cacian, makian bahkan diancam bunuh.

  6. Assalamu’alaikum.

    Subhanallah,,, kagum sy dng pengetahuan n kegigihan mas @ filarbiru dalam menegakkan izzatul islam wal muslimin.

    Terus terang sy tergolong newbie utk masalah2 tsb, site2 penghujat islam (ffi, berita muslim sahih, exmuslim, murtadin kafiru etc.., yg referensinya bermuara pd ali sina itu) sy baru menemukannya y diawal pengenalan sy didunia maya 6 bln lalu (cupu yach sy..?). Kaget sy membaca artikel2 n argumen2 mereka, krn didunia nyata dlm lingkungan sy alhamdulillah ga ada yg tahu fitnah2 keji itu (soalnya jarang banget yg bersinggungan dng internet, nonton tipi aja jarang, maklum walaupun masuk kota semarang tp yg pelosok).

    Kayaknya telaah sejarah yg mereka lakukan berdasarkan tinjauan psikologis subyektif. Fitnah “majnun” (gila)pun pernah diterima beliau SAW, siapa sih kaum yg sering membunuh para nabi ?, mereka gagal membunuh nabi isa as sehingga dirasa perlu membunuh ajarannya dng mengganti ajaran paulus. Mereka gagal membunuh nabi muhammad s.a.w (yg terakhir adl usaha meracuni saat di khaibar) sehingga dari dulu hingga skrg yg mereka lakukan adl upaya membunuh karakter beliau s.a.w.

    Maaf mas, pengetahuan sy ttg sejarah rasulullah s.a.w amat minim. Sejak kecil sy cuman mendengarkan ustadz membacakan kitab durus “nurul yaqin” (kitab paling dasar sejarah rasul s.a.w). Saat ini bentuk usaha sy mencintai rasulullah dng membaca maulid diba’ (tak peduli pndpt lain yg menganggap hal tsb bid’ah) bagi sy perlu juga sih menghargai usaha seorang mujahid sholahuddin al ayubi yg tlh mengajak umat islam waktu awal perang salib utk kembali mengenal rasulullah s.a.w dng mengadakan perlombaan menulis biografi beliau s.a.w (diantaranya burdah, barzanji, maulid diba’ – bisa dibilang masa inilah masa awal tela’ah sejarah nabi s.a.w). Dng membaca itu diharapkan mengenal, mecintai dan usaha meniru keteladanan rasulullah s.a.w yg telah mengajarkan ketauhidan murni akan tumbuh dng sendirinya.
    Bagi sy referensi2 yg dikutip exmuslim tsb sangat baru, apalagi interpretasinya.

    >>> nabi muhammad s.a.w suka menyendiri setelah menikah dng siti khadijah r.a, waktu remaja menggembala, waktu muda berdagang. Jadi tak ada bukti masa kecil – muda beliau s.a.w sudah sering menyendiri (baca : kelainan authis).

    >>> ttg naskah raja vikramaditya dari india itu wajar bila ditemukan di ka’bah, bukankah saat itu ka’bah sudah dijadikan kiblat berbagai bangsa hanya saja mereka menaruh berhala2 dr asal negara masing2.

    >>> riwayat yg menyatakan nabi s.a.w seorang pemalu melebihi wanita, setahu sy memang hal tsb benar namun konteks kejadiannya saat beliau s.a.w ikut ro’an (krj bakti) menggali parit pd perang khandaq dan tersingkaplah sebagian betis beliau s.a.w hingga memerah mukanya (s.a.w) karena amat sangat malu.

    Ikhtitam :
    Sy amat menghargai dan menaruh penghormatan setingginya pd rekan2 yg mengkaunter hujjah2 para pengingkar itu dng mempelajari ushuludin (dan sy perlu menimba ilmu utk itu). Namun, ijinkan sy mengingatkan bhw usaha2 tsb juga harus disertai dng pembentengan diri dng tidak melalaikan ibadah2 mahdhoh. Satu hal yg sy pelajari dr guru sy saat “mengajak” seseorang menuju islam adlh mendo’akan mereka dalam hati agar memperoleh petunjuk-Nya. Kita sekedar menyampaikan, jd teringat do’a nabi musa a.s saat hendak berdebat dng fir’aun “robbi shodri wa yasiril ‘amri, wahlul ‘uqdatan min lisani yafqohul qouli”, selanjutnya DIA lah yg berhak mengunci hati, penglihatan atopun pendengaran seseorang, dan hanya DIA yg berhak memberi membuka pintu hidayah-NYA, kita hanya berkewajiban berusaha dan berdo’a.

    (mohon maaf mas, komentnya ga ilmiah babar blas, he,,he,,)

    Smoga apapun yg kita usahakan bermanfa’at bg diri sendiri dan lingkungan.

    Wassalamu’alaikum.

    • waalaikumsalam
      @samaranji..
      yah tulis aja bro salah satu topik fitnahnya di blog,insya allah saya bantu.maklumlah,referensi saya terbatas dan bahasa tulisan saya tidak seenak gaya anda dalam menjelaskan…
      saya tunggu….
      wassalam

    • @Samaranji

      terimakasih atas atensinya, ah…janganlah engkau memuji begitu rupa, bukankah pujian itu banyak terdapat bisikan iblis?

      Bukankah Rasulullah SAW tidak suka di puji, pakailah “pakaian rasulullah” agar Allah sayang pada hambanNya.

      Smoga Rasulullah SAW memberikan safaat di hari kiamat kelak kepada manusia2 yang selalu berserah diri pada Allah SWT.

  7. @Mas Osamah

    osamah
    14 November 2010 pukul 9:31 PM

    @moslem…
    para penghafal Al Quran mendapat gelar dan bisa disebut sebagai keluarga Allah.Jadi anak2 tuhan bukanlah anak biologis melainkan istilah untuk menggambarkan kedekatan antara hamba dengan tuhan.
    salam

    😀 hua.ha.ha…
    Darimana tuhhh gelar hafidz Al Qur’an menjadi keluarga Allah ?!
    Jadi Anak2 tuhan itu pasti anak-anak HANTU… hehehe…..

    Bus on the way…

    (Maleakhi 3:2)
    PL: The or an angel of the LORD, the messenger of the covenant

    Menurut liturgy kristen, Tuhan Yesus itu 100% manusia (darah-daging) dan 100% Roh Kudus

    Yesus = 100% manusia dan (50% Tuhan + 50% malaikat) … hehehe

    Allah Anak dalam bentuk Teofani (Penampakan diri Allah dalam bentuk
    seorang malaikat)
    . …

    penampakan TeoLucu = Kesimpulan sampean “Jadi anak2 tuhan bukanlah anak biologis melainkan istilah untuk menggambarkan kedekatan antara hamba dengan tuhan.”… hehehe….

    • @Haniifah😀

    • @hanifah..
      komen saya di blog wedul lebih lengkapnya demikian :
      Berikut adalah Keutamaan menghafal Qur’an :
      1. Hifzhul Qur’an merupakan nikmat rabbani yang datang dari Allah
      Bahkan Allah membolehkan seseorang memiliki rasa iri terhadap para ahlul Qur’an,”Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ‘Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat'” (HR. Bukhari)

      Bahkan nikmat mampu menghafal Al Qur’an sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu,”Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.”(HR. Hakim)

      2. Al Qur’an menjanjikan kebaikan, berkah, dan kenikmatan bagi penghafalnya
      “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)

      3. Seorang hafizh Al Qur’an adalah orang yang mendapatkan Tasyrif nabawi (penghargaan khusus dari Nabi SAW)
      Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi SAW kepada para sahabat penghafal Al Qur’an adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh Al Qur’an. Rasul mendahulukan pemakamannya. “Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

      Pada kesempatan lain, Nabi SAW memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i)

      Kepada hafizh Al Qur’an, Rasul SAW menetapkan berhak menjadi imam shalat berjama’ah. Rasulullah SAW bersabda, “Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)

      4. Hifzhul Qur’an merupakan ciri orang yang diberi ilmu
      “Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS Al-Ankabuut 29:49)

      5. Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi
      “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

      6. Menghormati seorang hafizh Al Qur’an berarti mengagungkan Allah
      “Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Qur’an yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan Penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud)

      Pengertian anak2 Tuhan adalah simbol kedekatan hamba dengan Allah memiliki maksud karena kedekatan yang dijalin seperti hubungan bapak dg anak.Anak mematuhi apapun yang diperintah dan dilarang oleh bapaknya. Saya pikir sama sekali tidak ada salahnya mengartikan anak2 Tuhan seperti yang diungkapkan bro wedul”…kita bisa membuat perumpamaan Bumi sebagai “Ibu Pertiwi” atau kita sebagai “Bumiputra…”.Kecuali kita meletakkan dasar pemikiran bahwa yang dinamakan anak adalah keturunan,keluarga adalah yang mempunyai hubungan darah.Sangatlah sempit jika diartikan demikian.
      Kami tidak pernah menjumpai pada kalangan hafidz,ulama/kyai tertawaan pada saat membahas hadits tentang keluarga Allah.
      Pada web kristen pada saat mereka mengatakan bahwa Yesus adalah anak Allah, saya menanggapi bahwa kami adalah keluarga Allah karena kami berada pada derajat nabi hanya saja wahyu telah terputus.Lalu mereka terdiam dan mengalihkan ke tema lain.Tanpa menertawakan.Tertawa tanpa sebab yang lucu dapat mengeraskan hati.
      semoga bermanfaat….
      wassalam

      • @Mas Osamah😀
        Sampean sudah tahu bahwa orang yang hafal al qu’ran diberi gelar hafidz (hafizh)…

        Untuk membukam statemen Yesus anak Allah, sampean menggunakan kami (kami tuhh siapa ?!) keluarga Allah…

        Coba buka Al Qur’an sampean :
        Apakah ada tulisan YESUS itu anak Allah ?!

  8. Filar Jelek..keluarin komen gue:mrgreen:

  9. soal sejarah Nabi Muhammad,…dah biarin aja Kafirin ngarang sendiri,…🙂

  10. @ll.
    Adakah sesuatu yg disembunyikan ?

  11. Jurus baru para pemfitnah Islam kontemporer memang dengan memproklamasikan dirinya sebagai mantan muslim, seperti si kocak mumin salih-nya faithfreedom, heheheh dikiranya umat Islam itu bego hati dan pikirannya. WEW. NGIMPI!:mrgreen:

    salam ukhuwwah pada kunjungan perdana ini. ^_^

    • @Muxlimo
      betul betul betul

      di kiranya umat islam yang miskin papa ini, di kira dungu and goblok, ternyata mereka tidak sepandai pujangga dunia dalam soal mengarang. hihihihihi
      Karangan mereka menjelaskan kedunguan mereka.😀

      SALAM UKHUWWAH JUGA

  12. @hanifah..
    Pengertian anak2 Tuhan adalah simbol kedekatan hamba dengan Allah memiliki maksud karena kedekatan yang dijalin seperti hubungan bapak dg anak.Anak mematuhi apapun yang diperintah dan dilarang oleh bapaknya.Bapak melimpahkan kasih sayang,melindungi.Apabila khalil disandarkan pada makna hubungan yang dekat itupun tidak akan merubah arti sebenarnya dari “hubungan yang sangat dekat”.Apabila seorang muslim sudah merasakan kehadiran Allah pada tiap detak jantungnya,apabila dalam perilaku dan tutur kata sudah meneladani rasulullah saw berarti muslim tersebut sudah memiliki hubungan yang sangat dekat Allah dan RasulNya.
    Apabila konsep anak2 Tuhan,keluarga Allah tidak dapat anda terima itu juga tidak masalah.Karena anak2 Tuhan dan keluarga Allah plus khalil (yang anda tulis dalam blog wedul) hanya istilah tanpa merubah arti hubungan yang sangat dekat.
    salam…

  13. @hanifah..
    saya menolak klaim “yesus anak allah” seperti yang mereka maksudkan tetapi saya bisa menerima jika klaim yesus anak allah diberi arti hubungan (dalam konteks ini berarti ada ciptaan/hamba) maka dari itu saya menggunakan “keluarga Allah” untuk meng-counter bahwa yesus adalah firman,,,bisa direnungkan kok…🙂 sekali lagi saya tidak keberatan jika anda menilai hiperbolism karena penggunaan kata-kata adalah bagian dari strategi saja.
    salam

    • @Osama:
      Sorry bro, saya gak tau akidah Anda apa.. tapi.. dengan alasan apa pun peng-analogi-an “Bapak” dan “Anak” untuk menjelaskan Tuhan Yang Qadim dengan makhluk yang baharu tidak pernah bisa berterima secara logis maupun biologis.

      Bayangkan, setiap umat Kristen yang masih kecil belum apa2 pikirannya sudah tersesatkan dengan istilah Bapak-Anak ini. -_-‘ dimana2 istilah ini untuk hubungan biologis loh..

      Kalau istilah “Khalilullah” itu bisa dianalogikan ke mana-mana karena sama sekali tdk mengacu pada etimologi hubungan biologis. gitu deh..

      • @muxlimo..
        trims atas masukannya.pengertian bapa-anak mungkin sama dengan kekasih (sama2 membahayakan) tetapi bagaimana dan dengan siapa kita membahasnya adalah lebih penting diperhatikan agar tidak terjadi fitnah atau kalo perlu biarlah itu menjadi rahasia antara makhluk dengan kholik.
        salam

    • Dalam islam kita tidak mengenal Bapak Tuhan, Anak Tuhan ataupun Bini Tuhan, yang kita kenal adalah Asmaul Husna 99 Nama Indah Allah SWT.

      Lagian Tuhan nggak punya anak bini apa lagi bapak hiihihihiih

  14. Ping-balik: PANDANGAN EXMUSLIM TERHADAP RASULULLAH SAW | | Paket C SMA

  15. Kang Filar, saya sudah membaca berkali-kali dan berhari-hari dan juga mencari sumber kopi pais dari pengakuan ini. Tidak mudah ternyata “melihatnya”. Agor sendiri, cenderung untuk menilai tulisan itu terlalu banyak prasangka dan fitnahnya. Jadi bukan bermaksud mencari kebenaran. Kalau itu yang ditampilkan, maka jawaban apapun ya tidak ada gunanya, karena memang tujuannya bukan mencari kebenaran dan keikhlasan dalam beragama, tapi hanya untuk memperolok-olokan saja dan menyesatkan.
    Namun, bagi kita justru jadi tahu (setidaknya) tahu, oh begitu rupanya model orang yang melihat agama sebagai bahan olok-olokan….
    (agor malah belajar dari Kang Filar, begitu konsisten menjelaskan). Meski juga khawatir dijawab diuraikan malah akan membuat cara “baru”, yang lebih halus dan semakin berpeluang menyesatkan….

    Mohon maaf ya Kang, jawaban ini kurang berkenan untuk akang…
    Agor

    • @Agor

      terimakasih atas kritikannya.
      apakah mas agos termasuk orang-orang yang “duduk-duduk saja” seperti yang di sentil oleh Allah dalam Al Quran, sementara nabi dan umatnya bertarung di medan laga antara hidup dan mati, bercucuran darah?

      Apakah mas agor tidakah terusik hati mas agor ketika nabi dan sejarahnya di pelintar demikian rupa oleh manusia yang sejarah islam saja dia tidak tahu?

      Kalau demikan biarlah saya dan kaum muslimin yang lain berjuang di dalam islam ini walau melalui sebuah blog gratisan seperti ini. Saya akan tetap pada pendirian semula tetap akan menjawab dengan baik pandangan2 mereka mengenai islam. di terimah dan tidak di terimah itu urusan lain.

      Semoga nabi yang saya belah mati-matian di blog ini merasakan atas pembelaan saya terhadap dirinya. Mudah-mudahan safaat beliau dia berikan kepada umatnya.

      9:86. Dan apabila diturunkan sesuatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu): “Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah beserta Rasul-Nya”, niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata: “Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk”.

  16. terima kasih postingannya ya..
    kunjungi repository unand

  17. @myun

    makasih sudah berkunjung

  18. Assalamualaikum..

  19. @Filar Biru dan teman2

    Ada seorang kristen yang mengaku exmuslim menanyakan ini kepada saya:
    1. Allah orang islam itu yg mana? apakah Allah Yehovah yg di
    sembah para nabi atau Allahnya orang quraisy penyembah berhala?
    sbb yg di sembah oleh orang quraisy jg allah.
    tp krn muhamad keturunan kaum quraisy penyembah berhala tentu
    allah islam adlh allahnya kaum quraisy makanya hajar aswad batu
    yg di percaya kaum quraisy sbg batu yg turun dr bulan ada di
    tengah2 kabah.
    2. jelas bhw muhamad keturunan kaum quraisy penxembah
    berhala.
    3. Bagiku jelas bhw alquran adlh karanganan Muhamad.
    tdk mungkin Tuhan berfirman “Tunjukanlah kami jalan yg benar”
    kata2 itu pantasnya sbg kata2 manusia yg merindukan kebenaran.
    QS 11:2 Albaqoroh 222 dll jelas2 yg berkata2 di situ adlh muhamad
    4. kalo di tinggalkan mendapat dosa.
    hukum itu cuma mau menjebloskan manusia ke dlm dosa.
    tdk ada seorangpun yg tdk terjerat ke dlm dosa oleh hukum itu.
    seandainya islam tahu apa konsekuensi dr dosa menurut hukum
    taurat dan apa tuntutan hukum taurat mengenai dosa. pasti islam
    sadar.
    5 perceraian sangat di benci tuhan lalu kenapa hukum islam
    menghalalkan/memperbolehkan perceraian?.
    itulah kenapa aku mengatakan hukum islam kacau.
    sudah bercerai tdk boleh rujuk kembali sblm mereka masing2
    menikah dgn orang lain.. (itu krn ada latar belakangnya di mana
    muhamad yg mengawini menantu)
    aturan kalo hukum Islam adlh hukum Tuhan, pasti Tuhan
    menghendaki kesatuan. melarang perceraian atau apa bila seseorang
    bercerai dan mau rujuk kembali tdk perlu kawin dulu dgn orang lain.
    tp malah di harapkan segera rujuk.
    tp hukum itu terbentur krn muhamad yg mengawini menantu.

  20. @Filar Biru dan teman2

    Dan sudah saya jawab:
    1. Allah SWT, Allah yang disembah oleh Nabi Ibrahim, Nabi Ismail,
    Nabi Ishak, Nabi Musa, Nabi Isa..dan Nabi Muhammad SAW. KAUM
    KAFIR QURAISY TIDAK MENYEMBAH ALLAH. Anda terlalu
    memaksakan pertanyaan Anda kepada saya. Saya menjawab sesuai
    ayat, tapi mengapa Anda menggiring saya pada jawaban lain sesuai
    keinginan Anda tanpa ada dasarnya. Seperti interogasi saja..hehe
    2. Keturunan kaum Quraisy tapi menyembah Allah SWT, dan tidak
    mengikuti ajaran nenek moyang beliau.
    3. Bagiku?hehe…seperti jawaban keponakan saya yang tidak mau
    kalah “pokoknya aku gini..”hehee
    Coba Anda kutip ayat yang Anda maksud.
    4. Sebaliknya apabila dilaksanakan/ beribadah mendapat pahala.
    Bukankah manusia diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah.
    Allah yang menciptakan kita, kita ini milik Allah sepatutnya lah kita
    taat kepada Nya.
    5. Allah Maha Tahu isi hati mahluk ciptaan Nya, apabila sudah tidak
    ada keharmonisan/ kecocokan maka dari itu perceraian tidak
    dilarang. Satu lagi tidak semua orang yang sudah bercerai ingin
    rujuk lagi.
    Jikalau orang yang sudah bercerai langsung bisa rujuk lagi. Mungkin
    malah jadi kacau. Akan semakin banyak orang mempermainkan
    pernikahan (cerai – rujuk -cerai – rujuk – cerai – dst…).
    Maka dari itu berpikirlah sematang2nya bagi umat Islam sebelum
    bercerai. Karena selain dibenci Allah, akan ada proses panjang
    apabila ingin rujuk lagi.

    Mohon dikoreksi jawaban saya. Terimakasih sebelumnya.

  21. Eks muslim-murtad la’natulloh. Agaknya sebelum masuk islam anda sudah mencari2 data tentang Rosululloh saw.
    Tak ubahnya kelakuanmu dengan Abdullah ibn Saba’ yg masuk Islam tapi hanya sebagai jalan guna menghancuekan Islam dari dalam.
    Namun anda terlalu bodoh untuk menentang kebenaran Islam.
    Dengan jkebodohan anda yang sangat dalam anda katakan bahwa “Muhammad mendongeng”. Lalu anda membual dengan rekayasa yg anda patahkan sendiri. Di antaranya anda katakan bahwa muhammad senang menyendiri dan mengalami depresi mental, tetapi di lain pihak anda mengatakan bahwa muhammad senang berbincang2 dengan jemalah yang mengunjungi ka’bah untuk mendengarkan cerita2.
    mana yang benar hei murtad????

  22. Bahasa di Forum ini jelek,saling menyalahkan,tanpa di sadari tingkah lakunya jauh dari sifat ALLAH,membanggakan apa yg tampak saja,dunia ini tidak ada yg kekal,tidak ada yg abadi,berdalih saya,aku… Lebih pandai dari kamu,aq lebih ngerti dari kamu!!!! Padahal pengetahuan mu semua tidak sempurna!!! Padahal tak lain ilmunya cacat semua… Berhenti komentar di ilhami saja tidak mampu,otot suara aja kenceng! Tobat saja lah… Mencari ALLAH itu tdk perlu kmana2! Tapi cukup dari hati mu! Hatimu buruk,buruk pula mulutmu,buruk pula tingkahmu! ALLAH tidak berkenan orang angkuh sombong… Bikin perpecahan umat, bahasamu semua… Tak lain blum tentu engkau selamat dari pengadilan ALLAH. Ga mutu bahasa forum ini. Kalo kata2 dari ALLAH itu dingin,sejuk di hati !!! Ini tak lain kata2 bersifat menyalahkan,menuduh, pihak lain dan mengagungkan ajaran masing2! Jangan mengatasnamakan ALLAH demi kesombonganmu… Doa,jaga hati,sama mulut,sama tingkah lakumu sendiri,penghakiman manusia bukan di tanganmu …cape benerrrrr!

  23. إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ مَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ

    Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampun kepada mereka.

  24. Yesus tidak bisa disamakan dengan nabi nabi,tidak ada apa apa nya nabi itu hanya manusia biasa,Yesus adalah Allah yang turun kedunia menjelma jadi manusia ilahi,jadi nabi itu tidak ada apa apanya dibanding Yesus,

  25. bermanfaat utk pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s