SAMUDRA AL-FATIHAH

72 Komentar

SAMUDRA AL-FATIHAH
1:1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

1:2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,

1:3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,

1:4. Yang menguasai hari pembalasan.

1:5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

1:6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

:7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Menanggapi dialog antara saya dengan teman nasrani maka postingan ini merupakan jawaban bagi dia atas dialog tersebut. Karena panjangnya jawaban yang saya berikan maka lebih baik jawaban ini saya jadikan postingan dalam blog ini.

Dan tulisan ini juga menanggapi tantangan @Pandawa. Dan Kelanjutan dialog dengan @Robin A. Sihotang Oleh sebab itu boleh dikomentar dengan dalil-dalil yang kalian punyai.

Seperti janji saya terhadap dirinya bahwa saya akan memposting jawaban tersebut berdasarkan Al Quran dan beberpa buku sebagai rujukan agar apa yang saya sampaikan benar-benar sesuai dengan kenyataan yang ada tidak di tambah dan tidak dikurang. Sebagai pedoman saya, saya merujuk pada salah satu buku yang berjudul SAMUDRA ALFATIHAH oleh Bey Arifin. Cetakan ke III Tahun 1974.

Dalam buku tersebut halaman 279-304 dikatakan bahwa:

BIBLE (al kitab)
Orang pada jaman dahulu tidak mengenal yang namanya buku dalam bentuk yang sekarang. Segalah sesuatu ditulis dan disalin. Begitu pula dengan “tulisan-tulisan suci”. Tulisan-tulisan suci yang ditulis sebelum Nabi Isa. AS dinamakan atau disebut Perjanjian Lama (Old Testament), ialah kitab orang yahudi juga. Dan sesudah nabi isa dinamai Perjanjian Baru (New Testament).

PERJANJIAN LAMA (Old Testament)

KANON-Tulisan-tulisan suci tentang Perjanjian Lama yang seharusnya dalam bahasa dan huruf Ibrani terdapat salinan-salinan saja dalam huruf Ibrani dan huruf Aramia, yaitu aksara Kildani, kecuali beberapa bab dari Nebiim, ialah dari Nabi Daniel, Uzair dan Jeremia yang tertulis dalam huruf dan bahasa Kildani. Teranglah bahwa tulisan yang di tulis oleh penulis pertama (autographa) tidak ada. Jadi tidak dapat diselidiki (diperiksa) kesungguhannya.
Aksara Kildani itu dipergunakan beberapa abad setelah Bani Israil pulang ke Kanaan dari buangannya (Babil). Bahasa dan huruf Aramia ini mendesak dan mengganti lambat laun bahasa dan huruf Ibrani. Sehingga pada akhirnya orang di Kanaan, kemudian di Palestina berbahasa Aramia dengan lisan Falestin atau bahasa Kildani Barat. Juga disebut orang Ibrani Modern. Tidak ada tulisan-tulisan tangan  dari Perjanjian Lama dalam bahasa aslinya Ibrani yang bertarikh dari sebelum abad kesembilan.
Sudah lumrah, rupa-rupa kesalahan timbul dalam mengopy dan menyalin dari tulisan huruf Israil kuno, yaitu huruf Ibrani kedalam huruf baru yaitu huruf Kildani walaupun dikerjakan dengan sangat teliti.
Naskah Masorah dalam bahasa Ibrani dan Aksara Kildani yang diketahui disana-sini mengalami perubahan dari aslinya, terjadi pertukaran kata-kata, tambahan dan sebagainya. Dari naskah inilah dijadikan dasar dari penerbitan Perjanjian Lama itu. Ini mengenai tulisan-tulisan suci yang disebut Kanon. Kaum Yahudi Ortodox Yunani, Khatolik Romawi dan Protestan tidak sefaham dengan apa yang dikanonkan itu. Jadi tentang sahinya kanon masih diperselisihkan.
Kapankah tersusunnya kanon ini tidak seorangpun yang tahu. Inilah keragu-raguan tentang Kanon Perjanjian Lama. Selesainya sejarah Kitab Perjanjian Lama adalah pada tahun 290 sebelum Nabi Isa. AS. Yang mudah didapat oleh orang itulah Perjanjian Lama, yang berkat itjihatdnya, diakui Kanon oleh kaum kristen Prostestan.
Tulisan-tulisan yang terdahulu dan tulisan-tulisan yang terbelakang terpisah berabad-abad lamanya, dan susunannya berlainan-berlainan.
Pada synagoge (gereja yahudi) terdapat tiga bagian, yaitu a-Torah (Taurat) yang berarti WET, b-Nebiim (nabi-nabi) dan e-Ketubim (Kitab-kitab) dan juga mengandung Zaburnya (Mazmur) Nabi Daud AS.
Pada gereja nasrani, nama-nama bagian adalah dalam bahasa Yunani Latin. Torah yang terdiri dari 5 bab diberi nama Pentateuchus. Sedang kelima babnya itu bernama Genesisi, Exodus, Leviticus, Numeri dan Deuteronomium. Yang dalam bahasa Indonesia di kenal: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan.
Susunan pembagiannya yang terdapat dalam kitab Perjanjian Lama sekarang adalah dari Vulgata, yaitu salinan Latin dari Septuaginta yang tertulis dalam bahasa Yunani. Teks aslinya septuaginta sudah tidak ada lagi sejak zaman Orignes gelar Adamantios (185-254), yaitu seorang ulama gereja bangsa Yunani. Hanya yang terdapat ialah salinan-salinan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Markus dan Paulus mempergunakan Septuaginta. Kemudaian Septuaginta ini dirusak teksnya oleh penulis-penulis gereja Nasrani dalam pertengkarannya dengan kaum Yahudi, sebagai akibat dari perceraian jemaat Nasrani dengan kaum Yahudi. Dengan perceraian ini maka lahirlah agama MASEHI yang juga dinamai Agama Nasrani atau Kristen. Dinamai agama Masehi berasal dari kata al-Masih salah satu gelaran dari Nabi Isa. AS. Dinamai agama Nasrani karena mula-mula berkembangnya agama ini di Nazaret. Dan dinamai Kristen ialah nama Nabi Isa. AS menurut bahasa Yunani (Greek).
Pendekatan, Perjanjian Lama melalui orang Yahudi sampai kepada Gereja Masehi. Jadi agama Masehi tumbuhnya dari Israel. Keseluruhan Kanon ini, bagaimanapun juga (sejarah pertumbuhannya) sudah diterimah oleh umat Nasrani sebagai kata-kata Tuhan, sebagai yang diilhamkan dan dikehandaki oleh Tuhan.
APOCRYPTHA-Kaum Kristen yang memakai terjemahan Perjanjian Lama dari bahasa Ibrani, hasil karya Mujtahidnya, mengatakan bahwa Septuaginta yang dipakai oleh gereja-gereja Ortodox Yunani, Kopt (Mesir), Ethiopia, Syria, Armani, dll. Dan Vulgata yang dipakai oleh gereja Khatolik Romawai adalah Apocryptha.
Septuaginta adalah terjemahan Perjanjian Lama dari bahasa Ibrani huruf Kildani kebahasa Yunani, bukannya Yunani (bahasa Greek) yang klasik, tetapi dialeknya bahasa Yunani (bahasa daerahnya) yang dipakai di Iskandariah (Mesir). Terjemahan ini diselenggarakan kira-kira tahun 250 da 130 sebelum Nabi Isa. AS, oleh lebih dari 70 penterjemah Yahudi. Sebab itu diberi nama Septuaginta yang berarti tujuh puluh. Septuaginta ini lebih luas dari aslinya. Septuaginta meliputi selain dari terjemahan Perjanjian Lama juga berisi beberapa belas tulisan tulisan lain, beberapa tambahan-tambahan antara lain kitab-kitab dari Esther dan Nabi Daniel. Septuaginta inilah yang dipakai sampai sekarang oleh kaum Masehi, di Eropa Timur dan Timur Tengah.
Para ahli ketuhanan dan mudjahid Kristen kemudaian mendapatkan banyak sekali kesalahan-kesalahan dan perubahan-perubahan, baik dalam terjemahannya baik dalam kata-katanya. Terjemahan yang tidak benar ini mengilhami pemahat masyhur Michel Angelo (1475-1564) untuk membuat patung Nabi Musa AS bertanduk dua yang sampai sekarang masih ada di gereja Santa Piter di Roma.
Vulgata terlebih dahulu Itala, adalah terjemahan dalam bahasa Latin dari Septuaginta. Terjemahan mana dilaksanakan oleh Yerome pada akhir abad ke IV. Vulgata ini dianggap satu-satunya yang Kanon oleh gereja Katholik Romawi. Dan menurut keputusan yang diambil dalam rapat keempat dan Koncili di Terente (8 April 1546), terlaknat dan terkutuklah siapa-siapa yang menyaksikannya.
Sebagai tersebut diatas, didalam Septuaginta dan Vulgata ada termuat pula belasan tulisan-tulisan lain. Antara lain ialah buku yang ke II dan IV dari Uzair. Buku dari Tobit atau Tobias, buku dari Yudish, buku Hikmat dari Nabi Sulaiman AS, buku hikmat dari Isa bin Sirach dll.
Baik kiranya diketahui bahwa buku ke IV dari Uzair tadi dibuat sesudah Jerusalem dihancurkan oleh Bangsa Rum tahun 70 M. Dalam bab ke 14 dari buku ini diriwayatkan bagaimana Uzair sebelum wafatnya kemasukan Roh Kudus yang memberikan hikmat kepadanya untuk menuliskan kembali Taurat yang sudah habis terbakar. Oleh karena itu, banyak ketua gereja yang  mangatakan bahwa kumpulan dari apa yang disebut kanon dari Perjanjian Lama  itu adalah berasal dari Uzair. Dan pendapat ini diterimah oleh kaum yahudi dan nasrani lama kemudian.

PERJANJIAN BARU  (New Testament)

Nabi Isa. AS dilahirkan di Bethlhehem dan dibesarkan di Nasareh (Nazaret) yang berbahasa Aramia (Barat). Selama bertablig (Siar Agama) dengan bahasa itu. Kitab yang diwahyukan Tuhan dinamai Injil yang seharusnya juga tertulis dalam bahasa dan huruf Aramia. Kata-kata Injil itu berasal dari kata-kata Yunani “evangilos” yang berarti “Kabar Baik”. Dua belas orang Hawariyun (sahabat-sahabat) Nabi Isa. AS semuanya berasal dari Kanaan (Palestina), yang kemudian dijadikan Apostel, yakni Pesuruh (Rasul) Nabi Isa. AS semuanya berbahasa Aramia. Mereka ini disuruh Nabi Isa. AS untuk menyiarkan Injil diantara 13 suku bangsa Israel (Bani Israel) yang tersesat.
Israel adalah nama bangsa yang dipergunakan mereka sejak zaman Nabi Musa AS sedang sebelumnya Nabi Musa AS bangsa ini dinamai bangsa Ibrani.  Tetapi setelah bangsa ini kembali dari pembuangan Babil, yaitu pada tahun 536 sebelum Nabi Isa. AS, bangsa ini menyembut diri mereka bangsa Yahudi, diambil dari kata Yuda nama seorang pemuka mereka.
Bangsa Israel dimasa itu bukan saja berada di Palestina tetapi juga tersebar di negeri-negeri tetangga seperti Syria, Asia Kecil, Iraq, Hijaz, Yaman dll. Mereka yang berada diluar Palestina di sebut “diaspora”.
Kitab Injil dalam bahasa dan uruf Aramia sudah tidak ada, begitu juga dengan salinan-salinannya sudah tidak ada lagi. Kalau zaman Pejanjian Lama berakhir pada tahun 209 sebelum Nabi Isa. AS maka zaman Perjanjian Baru dimulai dengan lahirnya Nabi Isa. AS hingga dihancurkannya Jerusalem pada tahun 70 Masehi. Kira-kira pada waktu inilah selesai dituliskannya keseluruhan kitab Perjanjian Baru. Para Hawari (Sahabat-sahabat Nabi Isa. AS) sudah tidak ada yang masih hidup.
Perjanjian Baru hanya berupa cerita-cerita, kutipan-kutipan dan salinan-salinan  dalam bahasa Yunani Pasar (Koine) yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Surat-surat Paulus, Injil-Injil dan tulisan-tulisan tangan dari pada Apostel dan pembantu-pembantunya yaitu segala “autographa” (Naskah tulisan tangan yang asli) sudah tidak ada lagi. Sudah tentu banyak kesalahan yang terselip dalam salin menyalinnya yang dilaksanakan oleh orang-orang nasrani biasa.  Apa lagi ditinjau betapa sulitnya sifat dari bahasa Yunani dan cara menuliskannya. (kata-katanya bersambung terus). Banyak kata-kata yang hampir sama bentuknya lain artinya menjadi tertukar seperti kata “parakletos” dan “periklutos”. Ada bagian bagian yang tidak terdapat dalam tulisan-tulisan tangan yang tertua disebut codex.
Ada perubahan-perubahan yang dengan sengaja dimasukan. Ada tulisan yang tidak dapat dibaca lagi. Ada tulisan-tulisan yang diperbaiki oleh bermacam-macam manusia. Pendekatan salinan-salinan tua (codex, jamaknya codies) berlainan satu dengan yang lainnya. Dan ini semua dalam bahasa Yunani Pasar, sedang Nabi Isa. AS dan para Hawari semuanya berbahasa Aramia. Siapa penterjemahnya dan bagaimana diterjemahkan ke bahasa Yunani, tidak ada yang mengetahuinya. Kesungguhan atau kebenarannya tidak dapat diperiksa.
Terjemahan-terjemahan ini sudah tidak syah lagi mengandung banyak kesalahan-kesalahan atau hal-hal yang tidak tepat. Nama-namapun turut diterjemahkan, seperti Al-Masih menjadi kritus, Jushua menjadi Jesus. Jachannaan menjadi Johannes, Kefar menjadi Peterus dan kata-kata apakah aslinya yang diterjemahkan menjadi parekletos menjadi periklutos tidak di ketahui sama sekali. Yang dalam bahasa asli “Perjanjian” diterjemahkan dengan kata-kata “wasiat” dll. Codies tertua adalah dari abad IV, dan yang terbanyak timbul sesudah tahun 1000 M (jadi 4 abab dan 10 abad sesudah masa hidup Nabi Isa. AS).
Akan tetapi menurut Mr Ernest Wright dalam bukunya “Bablical Archeology” baru-baru ini terdapat potongan tua yang bersejarah dari abad kedua yang isinya sesuai dengan 2/3 dari Perjanjian Baru.
Dari banyaknya tulisan-tulisan suci itu timbullah persoalan mana yang Kanon dan mana pula Apocrpha. Lalu timbul pertengkaran dan perselisihan-perselisihan. Di zaman terdahulu itu gereja tidak memiliki Perjanjian Baru yang lengkap. Kanon  sesudah Muratori yang dibuat pada akhir abad  kedua, tidak betul dan tidak lengkap dan mungkin tulisan-tulisan sucinya yang kemudian dianggap kanon oleh gereja Romawi. Kanon yang lengkap tersusun pada tahun 367 dan kemudian diakui dalam koncili yang ke III di Kartago tahun 397. Gereja Romawi dan kemudian Gereja Kristen menpunyai Kanon dari Perjanjian Baru yang sama.
Adapun teksnya tidak seorang mengetahui bagaimana semua diterjemahkan Perjanjian Baru kedalam bahasa Latin Kuno, oleh karena bahasa gereja yang tertua di Romawi adalah bahasa Yunani. Apa yang terdapat dalam terjemahan ini dinamai Itala.
Antara tahun 382-385 atas permintab Paus Damaus, Itala ini oleh Hieronymus dikerjakan hingga menjadi vulgata, yang kemudia ditinjau kembali, dan hingga kini dipakai oleh Gereja Romawi.
Kanon gereja Romawi dari kedua Perjanjian Lama dan Baru akhirnya ditetapkan pada koncili di Terente 1546.
Di tahun 1516 Erasmus menerbitkan Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani yang menjadi dasar dari terjemahan-terjemahan kaum kristen protestan. Berkat kemajuan dan pengetahuan tentang bahasa dan kegiatan para Mujtahid Kristen, terbitlah pada tahun 1898 di Stuttgart teks terakhir dari Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani yang dikerjakan oleh Eberhard Nestle dan yang kemudian disebut Sttugarter Receptus.
Bible seluruhnya baru dikenal pada abab pertengahan di gereja-geraja barat melalui Vulgata tadi. Pembagian bab-babnya dalam tahun 1228 oleh Stephen Langton dan pembagian teksnya ke dalam ayat-ayat di tahun 1551 oleh Stephanus.
Perjanjian Baru terdiri dari 27 tulisan yang  dapat dibagi dalam 3 macam:  5 bukuh kisah, 21 surat kiriman dan 1 buku wahyu, aslinya dari masing-masing itu tidak ada.
Kelima buku kisah itu adalah: (1) Injil karangan Matius , seorang Hawari (2). Injil karangan Markus alias Yahya (Johannes). Markus ini seorang Tabi’i (seorang yang tak kenal Nabi Isa. AS tidak semasa hidupnya dengan Nabi Isa. AS, tetapi semasa hidupnya dengan seorang Hawari). (3)  Injil karangan Lukas (Louka), (bukan orang Yahudi, seorang Tabi’i atau hidup sesudah Tabi’i.  (4) Injil karangan Yahya (sebagian orang menduga Yuhanna alias Yahya bin Zabdi seorang Hawari). (5) kisah perbuatan para Apostel, karangan Lukas tadi juga.
Injil karangan Yahya baru dikenal orang pada abad kedua. Kisah tentang perbuatan para Apostel karangan Lukas, katanya ditulis antara tahun…dan 80. Keempat Injil itu tidak ditulis siapa penulisnya, hanya orang mengetahui dari cerita-cerita. Masing-masing Injil karangan Matius, Markus dan Lukas isinya tidak sama, malah ada yang bertentangan mengisahkan tentang Nabi Isa. AS dan mukzijat-mukzijatnya. Ketiga Injil ini dinamakan Synoptici.
Adapun 21 surat kiriman itu di tulis lebih dahulu daripada Injil-Injil tersebut. Yaitu 13 ditulis oleh Saulus gelar Paulus, seorang Tabi’i yang ditulis antara tahun 50 dan 64 M. 1 surat ditujukan kepada orang Ibrani yang penulisnya tidak diketahui sampai kini. 1 surat Yakub bin Yusuf, saudara seibu dengan Nabi Isa. AS mati dirajam kira-kira tahun 62. 2 surat dari Somon bin Yunus gelar Kefas alias Peterus, seorang Hawari. 3 surat dari Yahya bin Zabdi dan 1 surat dari Yahuda (Yudas) bin Yusuf, saudara seibu dengan Nabi Isa. AS.
Wahyu (apocalypse) kepada Yahya bin Zabdi adalah kisah buku Nubuwah, rukyat yang memberi kasyaf tentang hari kemudian.
Walaupun ada banyak syak tentang kesungguhannya, namun gereja dan umat nasrani beriman bahwa keseluruhan Perjanjian Baru yang Kanon ini adalah Kata-kata Tuhan.

TIMBULNYA TRINITAS

Trinitas, alias Drie Eenheid alias Kesatuan Tiga, yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Roh Kudus adalah rahasia yang besar dari kepercayaan agama Masehi. Satu misteri, satu dogma yang menjadi pokok kepercayaan yang tidak masuk akal dan tidak dapat dibuktikan, yang paling banyak dipertengkarkan sampai sekarang, yang menyebabkan terpecah belahnya agama Masehi itu. Dan atas dogma inilah bergantung jauh atau bangunan gereja. Kedua Perjanjian baik Lama maupun yang Baru tidak pernah menyebut trinitas.
Pada permulaan sekali, yaitu sebelum adanya Kitab Perjanjian Baru, upacara peribadatan (babtis) dalam agama Masehi ditujuhkan hanya kepada Tuhan Allah yaitu Tuhan Alam Semesta, sedang Nabi Isa. AS disebut sebagai Hamba Allah. Masih berlakulah Tauhid dari Taurat dan syariat Nabi Muasa AS.
Sesudah Paulus, seorang diaspora yang dilahirkan di Tarsus (Anadol, Asia Kecil) dan dibesarkan diluar Kanaan dalam alam pikiran Yahudi kafir, menganut agama masehi (percaya pada Al Masih) maka dia mengatakan Injil kepda orang-orang kafir, hal mana yang bertentangan dengan pesan Nabi Isa. AS yang mana untuk menyiarkannya di antara Bani Israel bukan kepada orang-orang kafir itu. Masyhurlah surat-suratnya yang ditulisnya antara tahun 50-64 yang aslinya sudah tidak ada lagi dan salinannya berlain-lainan. Oleh karena itu tidak dapat diperiksa dan dipastikan kebenarannya.

Sebagian diterangkan, keempat Injil yang kanon di tulis sesudah surat-surat Paulus itu, dan naskah yang aslinya sudah tidak ada lagi. Sehingga sudah tidak dapat pula dipastikan benar atau salah aneka salinan-salinannya. Baik diterangkan disini Markus adalah pembantu dan teman jalan dari Paulus. Lukas adalah tabib dan juga teman jalan dari Paulus. Sebagian orang berpendapat Injil yahya yang baru dikenal orang pada abad kedua, bukannya karangan dari Yahya bin Zabdi. Dan tidak dapat dipastiskan pula penulis yang sebenarnya dari Injil Matius. Oleh sebab itu maka surat-surat dan Injil-Injil tersebut dinamakan “Paulinis”. Bukannya Nabi Isa. AS tetapi Pauluslah yang menjadi pembina dari agama Masehi. Sebab itu seharusnya dia dinamakan Agama Paulus atau Umat Paulus.
Ajaran-ajaran yang di dalam surat-surat Paulus dan Injil Paulinis itu sangat bertentangan dengan tauhid dari Taurat dan Syariat Nabi Musa. AS. Hal mana menerbitkan pertengkaran hebat dengan-dengan orang-orang Yahudi. Ucapan dan baptis mulailah ditujuhkan kepada Jesus Kristus.
Setengah orang berpendapat bahwa perceraian Simon Peterus dan Barnabas dengan Paulus adalah terutama akibat perbedaan faham tentang tauhid dan penebus dosa.
Pertengkaran dengan Yahudi yang makin lama makin meruncing berakibat perpecahan yang nyata antara Israil dengan Jamaat Masehi. Dan akhirnya Jemaat Masehi terusir dari Jerussalem.
Tulisan-tulisan, baik yang merupakan Injil, maupun berupakan surat-surat atau wahyu-wahyu, mulailah bertambah banyak. Dalam pada itu ajaran Paulus memperoleh pengikut dari orang-orang kafir di luar Palestina, yaitu di negara Syiria, Mesir, Asia Kecil. Kerajaan Romawi dan lain-lain dimana fikiran cenderung kepada aneka filsafat Yunani kafir. Pada pertengahan abad kedua, Roh Kudus mulai disebut pada upacara ibadat dan babtis umat Nasrani.

Atas dasar yang terdapat dalam surat-surat Paulus dan Injil-Injil Paulinis itu, timbullah perdebetan tentang ketuhanan Jesus Kritus (Nabi Isa AS) antara ulama Nasrani yang juga memperoleh bahan dari tulisan-tulisan suci yang semakin banyak tersebar. Pada bagian kedua dari abad keempat, timbul pula perdebatan-perdebatan tengtang ketuhanan Roh Kudus. Disamping itu jemaat Nasrani terus menerus diserang oleh orang Yahudi. Mulailah terasa perlunya tulisan-tulisan suci, yang lemudian dinamakan Wasiat atau Perjanjian Baru.
Pertentangan “Trinitas” yaitu pertentangan tentang trinitas yang paling hebat berlangsung sejak akhir abad ketiga sampai permulaan abad kelima.
Pada masa perkembangan Paulinism, ulama Nasrani perlu menyusun Perjanjian Baru yang Kanon, setengah orang berpendapat bahwa tulisan-tulisan suci yang bertentangan dengan ajaran Paulus disingkirkan (diaprocryphakan).
Pada Koncili Umum I di Nekea tahun 325, dipersamakan derajatnya Tuhan Bapak dan Tuhan Anak, Roh Kudus belum ketika itu. Syirik ini diperjuangkan oleh Athanasius (295-373), Patriarch dari Iskandariyah (Mesir) sejak tahun 328. Perselisihan berlangsung terus, dan pada Koncili Umum II di Konstatinopel di tahun 381, dikuatkan proklamasi Nikea. Di sini pun Roh Kudus belum disebut Tuhan.Koncili ini di ketuai dan di sokong oleh Theodosius I Agung. Kaiser terakhir dari (379-395) Kerajaan Romawi sebelum pecah dua. Dan dia juga menjadi Penguasa Gereja tertinggi.
Augustinis (354-430) yang dibabtis dalam tahun 387 oleh Ambosius, adalah guru terbesar dari para ketua gereja. Dan beliau inilah, atas hasil-hasil dari pertikaian  trinitas pada abad keempat, dibantu oleh pengetahuannya yang dalam tentang berbagai filsafat telah dapat merumuskan ketiga ketuhanan, dalam sebuah karyanya yang bernama “De Trinitate”. Maka sempurnalah munculnya Trinitas, alias Kesatuan Tiga, yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Roh Kudus.
Cyrillus seorang guru gereja, sejak tahun 412 menjadi Patriarch di Iskandariyah (Mesir), wafat dalam tahun 444, pendekar pada Koncili  Ephese (431), mengajarkan bahwa Maria (Siti Maryam) sesungguhnya adalah Theotokos (Mater Dei) yang berarti Ibunya tuhan dan bukan hanya sebagai Chritokos, ibunya Al-Masih. Dan dari ajaran Crillus inilah timbul penyembahan sebagai tuhan terhadap Siti Maryam yaitu Ibunya Nabi Isa AS. Dan faham atau kepercayaan ini dinamakan Mariaolatrie.
Theologi Katholik, dinamakan pemujaan Maria ini “hyperdulia” pada golongan Yakobit di kenal Kultus Maria Roh Suci disebut juga ibunya Jesus Kristus.
Sengketa tentang trinitas hingga saat ini belum juga berakhir. Masih ada saja jemaat kristen yang nyata-nyata menolak ketuhanan Jesus, disamping juga meragukan koncili-koncili Umum yang bersifat ekumenis (maskuny), yaitu sidang-sidang besar, dan sidang-sidang yang bersifat leterany (sedang) dan banyak sidang-sidang yang kecilan. Di antara sidang-sidang Koncili itu ada 20 buah yang diakui oleh gereja katholik romawi. Yang terpenting diantaranya adalah:

1. Koncili Nikea I tahun 325 menentang ajaran Arius, mebicarakan apakah Isa dipandang sebgai Rasul sebagaimana Rasul Allah yang lain, ataukah dia anak allah karena dia dilahirkan tanpa bapak dan apabila dia dikatakan anak Allah, apakah ia mempunyai sifat-sifat ketuhanan, dipandang sebagai Tuhan, diperlakukan sebagai Tuhan, apa mempunyai derajat yang sama seperti Tuhan. Sidang ini dihadiri 2048 orang uskup. 318 orang uskup menetapakan Jesus sebagai Tuhan dengan sebutan Tuhan Anak, sesuai dengan ajaran Paulus. Sekalipun disepakati 318 orang uskup, tetapi keputusan ini dikuatkan oleh Raja Constantine dengan pernyataannya, sehingga dia diakui oleh gereja. Arius dan pengikutnya-pengikutnya dikalahkan dan diburu-buru.

2. Koncili Konstantinopel I tahun 381 menentang dan menghukum (mengkafirkan) ajaran Macedonius dan lain-lain. Menetapkan Roh Kudus adalah Tuhan, maka terciptalah Trinitas yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Tuhan Roh Kudus.

3. Koncili Ephesus tahun 431 menghukum dan mengkafirkan ajaran Nestorius, yang mengatakan bahwa Jesus, mempunyai oknum dan mempunyai tabiat. Dipandangkan dari oknum. Maka Jesus adalah Tuhan. Ia dari Bapak. Dipandang dari tabiat dia adalah manusia yaitu dari Maryam. Dengan demikian Maryam adalah ibu manusia, bukan ibu tuhan, sidang Ephesus dihadiri 200 uskup mengutuk pendapat ini, lalu Maryam yang gadis adalah ibu allah. Al-Masih adalah Tuhan yang sebenarnya. Patriarch Anthakia menentang keras putusan itu, yang menyebabkan uskup-uskup itu terpecah belah kembali, kaum Nestorius diusir  dari Konstantinopel, pindah ke Mesir, disana mazhabnya berkembang sampai sekarang dan memasuki Irak, Mausil, al-Furat dan al-Jazirah.

4. Koncili Chalecedon tahu 451, adalah sidang yang paling ribut, penuh dengan kata-kata kotor, sampai pukul memukul, usir-usiran, wakil romah mengusir wakil Mesir, yaitu Deskores (Patriarch Iskandariyah). Yang dipertengkarkan tetab tabiat dan oknum Jesus, jadi lanjutan sidang Ephesus I dan III. Dalam sidang ini Umat masehi pecah 3, yaitu golongan Roma, golongan Mesir, dan akhirnya timbul golongan Ya’cobine dibawah pimpinan Ya’kub dan al-Baraz’iy.

5. Koncili Konstantinopel II tahun 553 membicarakan kepercayaan tentang Reinkarnasi yang timbul di kalangan umat Masehi dibawa oleh filosof-filosof Yunani yang masuk agama Masehi, yaitupenganut-penganut Trimurti (Trinitas) Animisme Yunani, sehingga mereka tidak percaya dengan kehidupan akhirat dan kiamat. timbul lagi faham lain yang mengatakan bahwa oknum al-Masih yang sebenarnya tidak ada, ia hanya seorang yang ada dalam khayal semata. Semua faham itu dihukum dalam sidang ini begitu juga sisa-sisa faham Nestorius.

6. Koncili Konstantinopel III tahun 680 melaknat faham Monothelit. Dalam sidang ini orang-orang Masehi golongan Marony menarik diri dari Jemaat Masehi, sebagaimana orang-orang Qitbhy (Copt-Mesir) dalam sidang keempat. Kemudian orang-orang habsyi (Ethiopia) orang-orang Ermeny danSiryani menarik diri dan berdiri sendiri pula.

7. Koncili Nikea II tahun 787 membicarkan tentang penggunaan gambar-gambar dan patung-patung dalam peribadatan. Akhirnya diputuskan bahwa gambar-gambar dan patung-patung Jesus dan Uskup-uskup dipandang suci. Tetapi tidak disembah. Di antara putusannya berbunyi. Kami menetapkan supaya patung-patung tersebut jangan hanya diletakan dalam gereja-gereja dan gedung-gedung suci, juga tidak hanya pada pakaian-pakaian pendetaan saja, tetapi hendaklah di pasangkan dalam rumah-rumah pada dinding-dinding tembok di tepi jalan, karena manakala melihat gambar Tuhan Jesus beserta ibunya yang suci dan lain-lain Rasul dan sekalian orang-orang saint, akan memberikan perasaan tertarik yang sangat untuk berfikir  terhadap mereka yang memuliakannya. Oleh sebab itu wajib menghormati dan meuliahkan gambar-gambar tersebut, tetapi tidak menyembahnya dengan ibadah yang layak dengan ketuhanan.

Tuan Tharick  Chehab (Abu Ferik Ibnu Muttalib) menulis di akhir bukunya sebagai berikut:
“dari Israil (agama Yahudi) telah timbul gereja orthodox greek dan dari gereja orthodox greek timbul gereja katholik romawi dan dari gereja katholik romawi timbul gereja protestan, yang terus menerus menimbulkan aliran-aliran baru. Orang yahudi mengkafirkan gereja orthodox greek dan orang-orang orthodox greek mengkafirkan orang-orang katholik romawi dan orang-orang katholik romawi mengkafirkan orang-orang kristen prostestan dan orang kristen protestan saling salah menyalahkan antara golongan-golongan mereka hingga saat ini….” (bersambung)

Penulis: Filar Biru

Gigitlah dengan gigi geraham dengan Kuat

72 thoughts on “SAMUDRA AL-FATIHAH

  1. Pertamax dulu kak, nanti saja saya bertanya.:mrgreen:

    • yaya negrti adekku apa suda mamam belum waktu kakak balas tulisan mu ini kakak udah mamam. lauk pauk kakak cukup bagus ada sambal ikan teri, gulai pucuk ubi tambah telur rebus. hmmm lumayan juga untuk jaman krisis begini hihihihi.

      SALAM

      • Sampai detik ini kamu tidak juga datang?
        kemana engkau pergi
        mengapa engkau harus meninggalkan rumahmu yang bagus itu?
        padahal banyak ilmu yang harus di gali disana?

        SALAM

  2. @ Filar Biru
    Kitab yang diwahyukan Tuhan dinamai Injil yang seharusnya juga tertulis dalam bahasa dan huruf Aramia. Kata-kata Injil itu berasal dari kata-kata Yunani “evangilos” yang berarti “Kabar Baik”
    .
    .
    Anda salah mengerti ttg arti kitab itu mas. Dalam kitab suci Alkitab, tidak pernah Kristus menerima wahyu atau kitab dalam bentuk apapun sbg pernyataan sebagaimana anda ketahui dalam agama Islam. Memang seperti keyakinan mas yg menyatakan bhw Alquran adalah firman Allah yg diwahyukan kpd nabi Muhammad SAW , nah dalam keyakinan Kristen justru Kristus itu adalah Firman Allah sendiri yg menjelma menjadi manusia. Mas, dan seluruh sahabat Muslim saja yg beranggapan ada kitab atau Wahyu yg diturunkan kpd Isa Almasih.
    .
    .
    @ Filar Biru
    Israel adalah nama bangsa yang dipergunakan mereka sejak zaman Nabi Musa AS sedang sebelumnya Nabi Musa AS bangsa ini dinamai bangsa Ibrani. Tetapi setelah bangsa ini kembali dari pembuangan Babil, yaitu pada tahun 536 sebelum Nabi Isa. AS, bangsa ini menyembut diri mereka bangsa Yahudi, diambil dari kata Yuda nama seorang pemuka mereka.
    .
    .
    Saya meluruskan tulisan anda itu mas, bhw kaum Yahudi pada mulanya dikenal sebagai anak-anak Yakub (Bani Yakub) , cucu Ishak dan cicit dari Abraham. Mereka adalah keturunan Yakub sebanyak 12 orang ( bukan spt anda katakan 13 orang). Lalu Allah memilih mereka menjadi bangsa pilihan Allah itu sendiri. Jadi dimulai itulah anak2 Yakub (bani Yakub) dinamai Israel. Isra = bangsa , El = Allah. Jadi salah kalau anda mengatakan sesudah nabi Musa bani Yakub di panggil sbg bangsa Israel. Padahal Musa adalah generasi Israel 400 thn kemudian yg lahir di Mesir..
    .
    .
    @ Filar Biru
    Ada perubahan-perubahan yang dengan sengaja dimasukan. Ada tulisan yang tidak dapat dibaca lagi. Ada tulisan-tulisan yang diperbaiki oleh bermacam-macam manusia. Pendekatan salinan-salinan tua (codex, jamaknya codies) berlainan satu dengan yang lainnya. Dan ini semua dalam bahasa Yunani Pasar, sedang Nabi Isa. AS dan para Hawari semuanya berbahasa Aramia. Siapa penterjemahnya dan bagaimana diterjemahkan ke bahasa Yunani, tidak ada yang mengetahuinya. Kesungguhan atau kebenarannya tidak dapat diperiksa.
    Terjemahan-terjemahan ini sudah tidak syah lagi mengandung banyak kesalahan-kesalahan atau hal-hal yang tidak tepat.
    .
    .
    Berbicara ttg kebenaran memang seperti menegakkan benang basah bagi yg tidak menerima Firman Allah yg BENAR itu. Tidak mudah menerangkan keterangan ttg kabar baik jikalau hati ini selalu menuduh sesuatu yg sudah ditolak. Israel yg pd awal abad Masehi adalah negara yg terletak ditengah2 pusat kebudayaan manusia dunia saat itu. Oleh karena itu ada banyak berbagai bahasa yg menguasai negara2 itu . Ada bahasa Aram (bhs asli kaum Yahudi), bahasa Yunani dsb. Berbagai bangsa dunia silih berganti masuk ke Israel sehingga memperkaya keragaman bahasa dan kebudayaan negara itu sehingga mereka yg menyebar (diaspora) tetap dapat memakai berbagai bahsa itu. Dalam bhs percakapan sehari2 Kristus memakai bhs Aram tetapi dari catatan kitab suci Dia juga memakai bhs Yunani. Jadi tidak ada keraguan ttg penerjemahan dikitab suci itu, dan itu dibuktikan ditemukannya kitab suci asli org Esein Yahudi saleh (Dead Scrool) thn 1965
    .
    .
    @ Filar Biru
    Ajaran-ajaran yang di dalam surat-surat Paulus dan Injil Paulinis itu sangat bertentangan dengan tauhid dari Taurat dan Syariat Nabi Musa. AS. Hal mana menerbitkan pertengkaran hebat dengan-dengan orang-orang Yahudi. Ucapan dan baotis mulailah ditujuhkan kepada Jesus Kristus.
    Setengah orang berpendapat bahwa perceraian Simon Peterus dan Barnabas dengan Paulus adalah terutama akibat perbedaan faham tentang tauhid dan penebus dosa.
    .
    .
    Menurut mas apakah Tauhid itu ? Karena keKristenanlah yg pertama mengenal ttg keEsaan Allah itu. Spy kita jgn melebar ke sana kemari. Dapatkah mas menunjukkan ajaran Paulus melanggar Tauhid itu ? Yang kami yakinin Paulus dan Petrus tidak pernah saling bermusuhan , tetapi saling menegur untuk kebaikan jemaat masa itu saja. Mereka buktikan itu dgn mati martir oleh penghukuman Kerajaan Romawi saat mereka berdua mempertahankan iman mereka kpd Kristus. Jikalau mereka berpisah dalam ajaran mereka tentu salah satunya akan tetap hidup membuktikan kebenaran mereka berdua. Hanya saja perpecahan dgn bangsa mereka Yahudi itu terjadi sebagai akibat kaum Yahudi tidak menerima Kristus yg mengakui diriNYa adalah Juruselamat (Mesias) dari Allah.
    .
    .
    @ Filar Biru
    dari Israil (agama Yahudi) telah timbul gereja orthodox greek dan dari gereja orthodox greek timbul gereja katholik romawi dan dari gereja katholik romawi timbul gereja protestan, yang terus menerus menimbulkan aliran-aliran baru. Orang yahudi mengkafirkan gereja orthodox greek dan orang-orang orthodox greek mengkafirkan orang-orang katholik romawi dan orang-orang katholik romawi mengkafirkan orang-orang kristen prostestan dan orang kristen protestan saling salah menyalahkan antara golongan-golongan mereka
    .
    .
    Memang benar itu mas yg terkasih. Kristus datang ke dunia ini hanyalah bertujuan untuk membawa keselamatan bagi setiap yg mempercayaiNya sbg Tuhan dan Juruselamatnya . Dan itu pasti akan membawa pertentangan bagi yg tidak mempercayaiNya. Itu makanya Kristus pernah berkata bahwa Dia datang ke dunia ini untuk membawa pedang, membawa pemisahan antara yg memilih Dia dan yg menolakNya. Dia adalah batu penjuru yg dibuang para tukang bangunan. Tetapi setiap yg jatuh kepadaNYa akan dibinasakan.

    • @ROBIN

      Terimakasih sebelumnya anda sudih berkomentar diblog jelek ini.

      1-Saya merasa tidak salah dalam pengertian kitab itu (Injil), Mungkin maksud anda Alkitab oh iya kalau alkitab bagi saya sangat berbeda dengan Injil. Dan sebagaimana yang sudah-sudah saya berikan berbagai koment di beberapa blog bahwa Injil dan Alkitab adalah dua kitab yang berbeda bagi saya Injil adalah Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Isa AS.

      Seperti perkataan Nabi Isa Sendiri waktu masih bayi:
      19:30. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

      Dalam Islam …Nabi Isa As tidak mengenal apa itu Alkitab dan Bible. Yang dia tahu hanyalah Kitab Injil seperti perkataannya sendiri.

      Maaf saudara Robin…anda mengatakan bahwa Kritus tidak perna menerimah kitab. Baiklah kembali kepada dasar pokok kepercayaan anda saya ingin bertanya Yesus itu siapa dan Nabi Isa AS itu siapa? Apakah Yesus dan Nabi Isa itu berbeda satu dengan yang lainnya?

      Memang benar seluruh umat islam menyatakan bahwa Nabi Isa AS adalah salah satu nabi yang menerimah wahyu tertulis berupa Kitab Injil sama halnya dengan Nabi Musa dan Nabi Muhammad SAW.

      Anda mengatakan bahwa Firman Allah itu sendiri menjelma menjadi manusia. Saya setuju dengan anda kalau firman itu sendiri menjadi manusia bahkan menurut saya bisa menjadi apa saja bisa menjadi air, daratan, api, udara dll. Atau bahkan menjadi Jin dan Malaikat, karena Dia sendiri untuk menciptakan segala sesuatu cukup dengan berkata Kun Fa Yakun “Jadilah maka Jadilah ia” Akan tetapi Firmannya tadi bukan lantas kita jadikan Tuhan bukan atau Tuhan Anak?!

      Nah disinilah letak perbedaan kita disisi lain kami tidak mengakui Tuhan Selain Allah saja sementara anda mengangkat Nabi Isa sebagai Tuhan Anak.

      2-Anda salah mengerti Robin coba anda baca kembali postingan saya! Saya mengatakan bahwa sebelum nabi musa bangsa ini dinamai bangsa Ibrani, benar mereka berjumlah 12 orang saya salah ketik Maaf maklum saya mengetiknya postingan itu di word dan saya lupa mengoreksinya dan anda benar jumlah mereka 12 orang.

      benar mereka semua adalah keturunan Ibrahim AS.

      3-Yang saya tahu Nabi Isa berbahasa Aram (ARAMIA) bukan bahasa Yunani seperti anda katakan.
      Robin…saya tidak percaya dengan omongan Yahudi yang menemukan kitab suci yang Asli darimana dia tahu kalau kitab yang dia gunakan selama ini adalah palsu. Kecuali dia beragama islam dan kejadiannyapun akan lain pasti dia tidak mengatakan kitab itu asli apakah kamu akan percaya begitu saja wahai Robin padahal kamu adalah seorang yang terpelajar? Apakah kamu akan percaya juga kalau saya mengatakan bahwa saya bisa terbang?

      4-Baiklah… anda bicara masalah Tauhid dan anda mengatakan bahwa agama anda sudah mengenal Keesaan Tuhan lebih dahulu.
      Robin…Saya tidak akan menerangkan kepada anda apa itu Tauhid karena saya beranggapan anda sudah mengetahuinya dari pada saya lebih dahulu, bukan? Saya ingin bertanya kepda anda Kristen itu Tahun berapa lahir? (jawab duluh yang ini baru dialog berlanjut)
      Saya akan menunjukan kepada Anda bahwa ajaran Paulus salah, salah salah satunya adalah masalah babi Nabi Isa Mengatakan bahwa babi haram semntara Paulus mengatakan halal bagaimana dalam satu kitab suci harud ada perbedaan mencolok seperti ini, apa tanggapan anda?

      Benar Kaum Yahudi memang tidak mau menerimah Kritus sebagai Meisas sebab kaum Yahudi lebih mengetahui hal yang sebenarnya dari pada kaum yang lainnya itulah sebabnya Allah sangat murka dengan kaum ini. Mereka juga mengatahui bahwa Muhammad SAW itu utusan Allah namun mereka mendustainya. dalam arti kata mereka tahu bahwa Isa Putra Maryam adalah Utusan Tuhan bukan Tuhan Anak.

      5-hehehe ternyata anda sependapat dengan saya dalam masalah ini…bagus oleh sebab itu camkanlah permasalahan ini dengan bijaksana.

      Itu makanya Kristus pernah berkata bahwa Dia datang ke dunia ini untuk membawa pedang, membawa pemisahan antara yg memilih Dia dan yg menolakNya. Dia adalah batu penjuru yg dibuang para tukang bangunan. Tetapi setiap yg jatuh kepadaNYa akan dibinasakan.

      Dia=Allah
      Nya=Allah
      Dia=batu penjuru yang dibuang tukang bangunan saya tidak setuju.

      Silahkan lanjutkan!

  3. @ Fillar Biru
    Dan sebagaimana yang sudah-sudah saya berikan berbagai koment di beberapa blog bahwa Injil dan Alkitab adalah dua kitab yang berbeda bagi saya Injil adalah Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Isa AS.
    .
    .
    Hehehe.. ya sudah saya memahamin keyakinan anda. Hanya saya berusaha meluruskan mind set yg anda anut itu, bahwa sejak kelahiranNya ke dunia dan kenaikan Kristus ke Surga , Dia tidak pernah menerima Wahyu. Dia menerima perintah dan melihatNya sendiri BapaNya mengatakan perintah itu di Surga. Sedangkan Alkitab adalah kumpulan dari kitab-kitab tentang tulisan para nabi dan rasul2Nya baik narasi , pekerjaan Allah dan hal2 yg berkenan ttg Kerajaan Allah dan karya keselamatan dari Kristus. Ia diilhami oleh Roh Kudus untuk menunjukkan jalan yg benar dan menegur mana yg salah.
    .
    .
    @ Fillar Biru
    Seperti perkataan Nabi Isa Sendiri waktu masih bayi:
    19:30. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.

    Dalam Islam …Nabi Isa As tidak mengenal apa itu Alkitab dan Bible. Yang dia tahu hanyalah Kitab Injil seperti perkataannya sendiri.

    Maaf saudara Robin…anda mengatakan bahwa Kritus tidak perna menerimah kitab. Baiklah kembali kepada dasar pokok kepercayaan anda saya ingin bertanya Yesus itu siapa dan Nabi Isa AS itu siapa? Apakah Yesus dan Nabi Isa itu berbeda satu dengan yang lainnya?
    .
    .
    Yesus Kristus adalah Allah yg datang ke dunia ini menjelma menjadi manusia. Dia adalah gambaran dari Allah yg tidak kelihatan serta segala kepenuhan Allah ada di dalam diriNya. Dia adalah puncak inti pemberitaan Injil seperti yg anda katakan bhw Injil adalah BERITA KESELAMATAN. Dia adalah Anak Allah yg khusus datang utk menanggung dosa2 seluruh dunia ini dan itu adalah perintah yg Dia terima dari BapaNYa spy setiap yg percaya kpdNya akan menerima keselamatan kekal krn percaya. Jikalau mengeja arti namaNYa YESUS mengambil dari nama tokoh nabi jaman dahulu Yosua yg membawa bgs Israel menyeberangin masuk ke tanah Kanaan. Kristus yg berarti Seorang Yang Diurapun Allah sendiri. Jadi Yesus Kristus berarti Yesus adalah Orang Yang Di Urapin Allah. Jikalau dalam bhs Arabnya Yesus/Yesua = Isa . Dan Kristus = Almasih , maka bukankah nama itu tetap sama ?
    .
    .
    @ Fillar Biru
    Saya setuju dengan anda kalau firman itu sendiri menjadi manusia bahkan menurut saya bisa menjadi apa saja bisa menjadi air, daratan, api, udara dll. Atau bahkan menjadi Jin dan Malaikat, karena Dia sendiri untuk menciptakan segala sesuatu cukup dengan berkata Kun Fa Yakun “Jadilah maka Jadilah ia” Akan tetapi Firmannya tadi bukan lantas kita jadikan Tuhan bukan atau Tuhan Anak?!

    Nah disinilah letak perbedaan kita disisi lain kami tidak mengakui Tuhan Selain Allah saja sementara anda mengangkat Nabi Isa sebagai Tuhan Anak.
    .
    .
    Saudaraku yg dimuliakan .. , saya hanya meluruskan persepsi saudara2 saya Muslim bhw agama Kristen tidak pernah mempertuhankan seorang manusia . Harap mas ketahui bhw persepsi demikian dapat menyimpang dari keyakinan Kristen yg sebenarnya. Tadi di atas saya katakan Allah datang ke dunia ini menjelma menjadi manusia, dan anda setuju ttg Firman itu dapat menjadi apapun juga. Nah, Yesus Kristus itu adalah Allah sebelum Dia datang ke dunia ini, jadi yg kami sembah adalah wujud IlahiNya. Anda hanya melihat Kristus itu hanya sbg nabi , pdhal anda mempercayai Allah mampu melakukan segala sesuatu diluar logika manusia. Nah, kemanusiaan Yesus saat di dunia sedikitpun tidak bercampur dgn ke IlahianNya sbg Allah . Saat Dia mati di kayu salib maka kematiaan daging Dia sbg manusia yg Ia alami tetapi RohNya itu tetap ada sbg Allah yang Maha Kuasa. Jadi ke Kristenan tidak pernah mengangkat Yesus sbg Tuhan tetapi Dia menunjukkan Dia adalah Tuhan dgn bangkit dari kematian , dan itulah tanda bhw Dia adalah Allah yg berkuasa atas hidup dan kematian . Saya mengetahui mind set anda thd keyakinan Kristen adalah berdasarkan isi Alquran itu. Saya menghormati ayat2 di dalam kitab suci itu tetapi jikalau kita salah dalam mengerti maka jurang perbedaan Islam Kristen akan sulit dijembatanin. Alquran menolak aliran Mujjasimah Kristen yg meyakinin Allah identik dgn kemanusiaan Almasih. ” Laqad kafaral ladzina qalu inna-ilaha huwal Masihu bnu Maryam ” Kafirlah orang mengatakan bhw Allah adalah AlMasih Putera Maryam Q.s. al-Maidah 5:27. Kenapa Alquran menolak itu , krn sbg mana manusia lainnya , Isa dan bersama ibuNya juga makan, dan lain sbgnya. Padahal seluruh ajaran keKristenan hanya menekankan keilahian Yesus (Isa Almasih) dan kesatuanNya dgn Allah sama sekali tidak menunjukkan kpd kemanusiaanNya tetapi kpd kodratNya sbg Firman Allah yg kekal ( Qadim) bersama Dzat Allah ( kana hadza qadiman ‘indallah’) sbg mana umat Islam meyakini kekadiman Alquran sbg kalam Allah.
    .
    .
    @ Fillar Biru
    saya tidak percaya dengan omongan Yahudi yang menemukan kitab suci yang Asli darimana dia tahu kalau kitab yang dia gunakan selama ini adalah palsu. Kecuali dia beragama islam dan kejadiannyapun akan lain pasti dia tidak mengatakan kitab itu asli apakah kamu akan percaya begitu saja wahai Robin padahal kamu adalah seorang yang terpelajar? Apakah kamu akan percaya juga kalau saya mengatakan bahwa saya bisa terbang?
    .
    .
    Iman adalah dasar dari segala sesuatu, dan bukti dari apa yg tidak terlihat. Kami meyakini segala sesuatu hanya berdasarkan apa yg dilahirkan dari Roh Kudus. Hal2 yg mendasarin untuk tidak dipercayain itu adalah dari manusia sendiri. Hanya saja kami percaya krn beriman kpd Allah yg telah mengutus AnakNya untuk mati dalam menebus dosa-dosa dunia ini.
    .
    .
    @Fillar Biru
    Saya ingin bertanya kepda anda Kristen itu Tahun berapa lahir? (jawab duluh yang ini baru dialog berlanjut)
    .
    .
    Kristen berasal dari perkataan orang-orang yg menunjukkan ttg sekelompok orang percaya di dalam nama Yesus Kristus.
    ( Kis. 11:26 ) Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. Jadi istilah penyebutan Kristen mengambil dari kalimat orang-orang yg mengikutin KRITUS . Penyebutan itu antara thn 35 M saat Yesus Kristus beberapa thn sebelumnya sudah naik ke surga.

    .
    .
    @ Fillar Biru
    Saya akan menunjukan kepada Anda bahwa ajaran Paulus salah, salah salah satunya adalah masalah babi Nabi Isa Mengatakan bahwa babi haram semntara Paulus mengatakan halal bagaimana dalam satu kitab suci harud ada perbedaan mencolok seperti ini, apa tanggapan anda?
    .
    .
    Hehehehe… Dalam masalah ini mas. . Paulus hanya menunjukkan bhw bukan hal2 lahiriah yg diperhatikan Allah dalam beribadah menyembah dan memujaNya. Melainkan hal2 rohani yakni hal2 yg tidak perlu dilihat orang saat kita menunjukkan diri sebagai umat yg percaya kpd Allah Yang Maha Mengetahui. Itu makanya Yesus Kristus datang ke dunia ini menghukum cara hidup manusia yg senantiasa senang kpd pola ibadah yg penuh dgn kemunafikan, yg senang dalam mendapat pujian manusia. Allah yg benar adalah Allah yg mengetahui isi hatimu dan motivasimu dalam menyembahNya , sebab bagi Dia bukanlah yg tampak spt benar dilakukan manusia yang dibenarkanNya tetapi hal2 tersembunyi dan hal2 yg dilakukan dgn nilai rohani yg sangat murni yg Dia perhatikan. Jadi mengenai makanan haram spt yg anda katakan, itu tidak mendapat porsi nilai yg sangat diperhatikan Allah . Tetapi kasih dan kesetiaanmu kpd Allah dgn segala ketaatan yg kamu miliki dan percaya hanya kpd Dia Allah yg Maha Kuasa maka itu telah mengalahkan ajaran2 yg terkukung dalam ajaran2 jasmaniah kemanusiaan. Itu makanya Paulus mendasarkan konsep pengajarannya kpd Kasihilah Tuhan AllahMu dngan segala akal budimu, dgn segala kekuatanmu . Kemudiaan Kasihilah sesamamu manusia spt engkau mengasihi dirimu sendiri. Di kedua ajaran dari Tuhan inilah Paulus menjabarkan konsep pengajarannya yg anda anggap kontroversial itu pd kedua kitab suci. Nah , dimana mas dapat menunjukkan kesalahan konsep pengajaran Paulus tsb. Jadi sekalipun anda tidak memakan makanan haram tetapi anda tidak percaya kpd Allah atau tidak pernah menunjukkan kasih kpd sesama manusia maka untuk apa ibadah anda itu. Demikianlah spy kiranya mas pahamin.
    .
    .
    @Fillar Biru
    Kristus pernah berkata bahwa Dia datang ke dunia ini untuk membawa pedang, membawa pemisahan antara yg memilih Dia dan yg menolakNya. Dia adalah batu penjuru yg dibuang para tukang bangunan. Tetapi setiap yg jatuh kepadaNYa akan dibinasakan.

    Dia=Allah
    Nya=Allah
    Dia=batu penjuru yang dibuang tukang bangunan saya tidak setuju.
    .
    .
    Segala tulisan nabi2 jaman dahulu telah menubuatkan ttg kedatangan Yesus Kristus ke dunia ini. Dia adalah Allah yg datang menjelma menjadi manusia bertujuan menyelamatkan manusia dgn jalan menjadi kutuk krn dosa2 manusia. Nah, dimanakah mas tidak setuju …

    • Hehehe.. ya sudah saya memahamin keyakinan anda. Hanya saya berusaha meluruskan mind set yg anda anut itu, bahwa sejak kelahiranNya ke dunia dan kenaikan Kristus ke Surga , Dia tidak pernah menerima Wahyu. Dia menerima perintah dan melihatNya sendiri BapaNya mengatakan perintah itu di Surga. Sedangkan Alkitab adalah kumpulan dari kitab-kitab tentang tulisan para nabi dan rasul2Nya baik narasi , pekerjaan Allah dan hal2 yg berkenan ttg Kerajaan Allah dan karya keselamatan dari Kristus. Ia diilhami oleh Roh Kudus untuk menunjukkan jalan yg benar dan menegur mana yg salah.

      @Robin
      – Nah begitu dong…anda memang seharusnya begitu Lae Robin…hidup ini adalah nikmat kalo kita saling menghargai keyakinan masing2. Saya tidak menganggap kamu lawan melainkan teman. Hanya saja berusaha mengatakan bahwa begitulah iman kami, maaf kalo kita saling bertentangan. Sebenarnya juga saya ini orang baik dari keturunan baik-baik dan menganut agama islam dari sonohnya. Tidak ada di hati ini untuk menghina agama apapun di muka bumi ini hanya saja saya hanya mengatakan keyakinan kami memang demikian dan tidak bisa di tawar-tawar lagi.

      Baiklah…kalo anda memang mempunyai keyakinan seperti itu saya pun tidak bisa memaksakan kehendak saya terhadap siapa saja karena untuk urusan iman tergantung kepada masing2 individu bukan?

      Yesus Kristus adalah Allah yg datang ke dunia ini menjelma menjadi manusia. Dia adalah gambaran dari Allah yg tidak kelihatan serta segala kepenuhan Allah ada di dalam diriNya. Dia adalah puncak inti pemberitaan Injil seperti yg anda katakan bhw Injil adalah BERITA KESELAMATAN. Dia adalah Anak Allah yg khusus datang utk menanggung dosa2 seluruh dunia ini dan itu adalah perintah yg Dia terima dari BapaNYa spy setiap yg percaya kpdNya akan menerima keselamatan kekal krn percaya. Jikalau mengeja arti namaNYa YESUS mengambil dari nama tokoh nabi jaman dahulu Yosua yg membawa bgs Israel menyeberangin masuk ke tanah Kanaan. Kristus yg berarti Seorang Yang Diurapun Allah sendiri. Jadi Yesus Kristus berarti Yesus adalah Orang Yang Di Urapin Allah. Jikalau dalam bhs Arabnya Yesus/Yesua = Isa . Dan Kristus = Almasih , maka bukankah nama itu tetap sama ?

      -Robin…tidak sama Robin antara Allah dan MahklukNya. Allah hanya mempunyai satu Zat sedangkan Mahkluk banyak beraneka rupa. Saya mengetahui hal ini karena Dia sendiri yang mengatakannya dalam AQ. Itulah sebabnya saya mengatakan dan bertanya kepada anda akan hal ini. Baiklah sekali lagi saya terangkan bahwa yang namanya Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa sekali lagi Robin Bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa. dan Dia mengaharamkan mahklukNya memakai nama ini (Allah). Analoginya begini agar anda mudah untuk mengerti: Yang namanya 1 (Satu) tetap satu Robin tidak bisa di pecah belah menjadi yang lain kalau anda membaginya maka hasilnya bukan lagi satu. dan itu artinya adalah bukan satu lagi….

      Okey kalo anda kurang faham begini: Mahkluk hidup itu ada yang bernama Yanto atau Musa atau Isa (golongan Manusia) itu artinya Manusia mempunyai nama. Kalau hewan kadang kala juga diberi nama oleh manusia karena sayang kepada hewan peliharaannya. Seperti Ayam adalah hewan yang berjenis unggas. Itik demikian juga Nah Kalau Tuhan bukankah ini bahasa indonesia nah kalo untuk bahasa arabnya Ilah, kalo bahasa inggrisnya God, apapun bahasa di dunia ini terserah saja. Agar manusia tahu siap Tuhan mereka maka Tuhan sendiri memberikan 99 nama yang ada dalam AQ. Puncak dari nama2 yang indah itu adalah Allah sendiri.
      Hewan= ada ayam, kambing, Itik adalah nama2 dari hewan. (kadangkala kita memberi nama kepada hewan peliaharaan kita)

      Manusia= ada Bambang, Yanto dll.
      Malaikat=ada Jibril, Zabaniah, Malik dll.
      Jin= ada Ifrit, Muqarobbin (Iblis), Muqarobbin adalah nama Jin yang menggoda Nabi Adam dan Siti hawa
      Tuhan, God, Ilah=(Allah) tidak ada lagi yang lain
      Allah=Yang Maha Esa

      Allah adalah Tuhan itu sendiri dan Allah banyak memiliki nama2 seperti saya sebutkan diatas misalnya Al Malik, Ar Rahman dll.
      bagaimana mungkin Zat Tunggal ini bisa dipecah dan dibagi2 dan menjelma menjadi manusia atau yang lainnya sedangkan Dia sendiri mengatakan dirinya Maha Esa kalau begitu Dia selama ini berbohong kepda manusia. Dilain ayat Dia mengatakan diriNya Maha Esa dan dilain ayat Dia menyerupai manusia bukankah ini yang namanya olok-olok. Apakah Tuhan Semesta Alam mau berolok-olok kepada manusia padahal dimata Nya manusia ini tidak ada artinya?
      dan dalam asumsi saya Allah adalah Zat Tunggal hanya saja orang2 indonesia menyebutNya Tuhan. Orang rab menyebutNya Ilah dan orang Ingriis menyebutnya God. Agar tidak terjadi kesimpang siuran maka Tuhan memperkenalkan DiriNya dengan sebutan Tunggal yaitu Allah apapun bangsa dan suku mereka kalo mereka mukmin maka Allah adalah Tuhan mereka, tidak ada lagi God, Ilah, ataupun Tuhan yang ada hanya Allah saja tidak yang lain.

      Jadi siapakah Allah itu? bingung bukan ? Kalo disebut Tuhan maka sudah jelas. kalo belum faham maka saya akan dengan senang hati memberikan analogi kedua:
      Siapa yang menggoda Nabi Adan dan Siti Hawa? maka anda akan berkata Iblis bukan? Siapa itu Iblis? Jelas dari golongan Jin. sekarang apakah Iblis ini golongan atau nama? Bingung? nah untuk sederhananya saya katakan kepada anda bahwa Jin banyak memiliki golongan ada golongan Ifrit golongan Iblis, tentu jenis dari Golongan Iblis ini juga banyak lagi memiliki keturunan salah satu Iblis yang menggoda Nabi Adam bernama Muqarobbin. dan Jin juga banyak memiliki suku bangsa sama halnya seperti manusia ada juga Jin dari golongan kafir dan Mukmin. Jadi kesimpulannya bahwa yang menggoda manusia adalah mahkluk dari golongan Jin.

      Jadi siapapun yang hidup didunia ini pasti mereka mempunyai Tuhan dan Tuhan itu sendiri adalah Allah, Allah bukanlah nama seperti yang saya analogikan diatas. Dia adalah Zat Tunggal.

      Yang namanya Merah anda tidak bisa mengatakan biru, seluruh mahkluk didunia ini akan sependapat dengan saya yang namanya Merah tetap merah nah kalau anda campur2 dgn warna lain hasilnya tidak merah lagi bukan? begitu juga dengan Allah. Allah tidak bisa dicampur-campur karena ZatNya Tunggal, bagaimana mungkin anda sebagai manusia mahkluk yang lemah mencampur2 Zat Yang Maha Esa? Hal inilah yang harus Fahami agar mengerti dengan arti kehidupan ini dengan seutuhnya. Cobalah anda fahami analogi saya ini!

      sekali lagi Allah adalah Zat Yang Maha Tunggal. tidak mungkin Dia bisa bercampur dengan yang lain apalagi menjelma menjadi manusia. Mustahil!!!
      Satu tidak bisa di campur lagi dengan yang lain kalau dicampur maka namanya bukan satu akan tetapi bisa dua bisa tiga dll. Kalo partikel udara yang terdiri dari dua atom H dan satu atom O itu namanya partikel udara tapi kalo di tambah satu lagi atom di dalamnya maka bisa fatal bisa menjadi Ozon bukan lagi udara.

      Iman adalah dasar dari segala sesuatu, dan bukti dari apa yg tidak terlihat. Kami meyakini segala sesuatu hanya berdasarkan apa yg dilahirkan dari Roh Kudus. Hal2 yg mendasarin untuk tidak dipercayain itu adalah dari manusia sendiri. Hanya saja kami percaya krn beriman kpd Allah yg telah mengutus AnakNya untuk mati dalam menebus dosa-dosa dunia ini.

      -Robin… Nah…yang ini lagi tambah kacau seperti yang sudah saya jawab dalam alenia diatas.


      Tidak perlu lagi saya jawab bahwa apa2 yang anda katakan jawabannya sudah saya analogikan diatas.

      ada lagi topik yang lain Lae Robin?
      saya senang berdialog dengan anda.

  4. @ Filar Biru

    Senang juga berdailog dengan anda mas..
    Salam kasih juga

  5. alhamdulillah, akhirnya bisa sampai dirumah yang nyaman ini, gimana kabarmu saudaraku?

  6. Kunjungan balasan, …
    TRINITAS, dimana Tuhan di Pecah Menjadi 3 Bagian namun tetap Satu… adalah sesuatu hal yang sangat tidak masuk akal, bahkan tidak dapat di cerna oleh akal sehat… itu hanyalah hasil dari penyelewengan pemikiran pihak gereja yang senantiasa ingin mempertahankan pengaruhnya di depan umat Nasrani waktu itu. apa iya 1 = 3 dengan kata lain, membantah TRINITAS Itu tidak perlu dengan Dialog agama, cukup mengeluarkan buku Matematika,,, sudah CUkup qo untuk membantah makna TRINITAS itu.hehehe
    salam kenal semua…
    http://aresaja.wordpress.com

    • @ aresaja
      TRINITAS, dimana Tuhan di Pecah Menjadi 3 Bagian namun tetap Satu… adalah sesuatu hal yang sangat tidak masuk akal, bahkan tidak dapat di cerna oleh akal sehat… itu hanyalah hasil dari penyelewengan pemikiran pihak gereja
      .
      .
      Ada yg perlu kita diskusikan mas…, hehehe.. terkadang kita dapat menertawakan keyakinan orang lain tanpa pernah berdialog dgn sempurna , jika berminat kita dapat meminta izin untuk berdialog di blog saudara kita ini . Terimakasih

      Salam

    • @Aresaja

      makasih udah berkunjung.

      Iya benar yang apa anda katakan, Trinitas membuat kita mumet

      salam

  7. assalamualaikum wr.wb,
    mas filar,
    Susahloh untuk membawa orang-oarang sesat kejalan yg lurus karena Allah telah menyesatkan mereka sesat-sesatnya.
    Biar Allah saja yg membinasakan kepercayaan orang-orang romawi tersebut yg menyesatkan banyak manusia.

    Wassalamualaikum wr.wb,
    sayyid.

  8. @ Filar biru :
    saya lebih senang menyebut ini sebagai dialog, dari pada sebuah perdebatan

    @ Robin : mari kita mulai dialog kita, semoga bermanfaat untuk semuanya :

    * TRINITAS di bantah oleh kitab yang di yakini umat Kristen(al kitab) *

    Kaum misionaris Kristen senantiasa mengajarkan bahwa Tuhan itu terdiri atas tiga pribadi dalam satu substansi atau yang lebih dikenal dengan istilah Trinitas atau Tritunggal (Bapa, Anak/Yesus, dan Roh Kudus). Dari manakah dasar ajaran dan keyakinan ini? Adakah tertulis dalam Alkitab/Bibel?

    Pada bagian ini kita akan mencermati apa yang dikatakan Alkitab tentang konsep ketuhanan dengan mengkonfrontasikannya dengan ajaran/doktrin Trinitas. Tentu saja dalam pembahasan ini kita harus memisahkan antara ajaran dan keyakinan tentang Trinitas dengan apa saja yang dikatakan Alkitab tentang konsep ketuhanan.

    1. Bapa/Allah.

    Perjanjian Lama secara tegas menyatakan bahwa tidak ada tuhan-tuhan lain bagi umat Israel kecuali Allah.

    Akulah Tuhanmu, yang telah membebaskanmu dari negeri Mesir, keluar dari tempat perbudakan; engkau tidak ada memiliki tuhan-tuhan lain selain Aku. (Keluaran 20:2-3 – al. Douay-Rheims Bible 1582 M & King James Version 1611 M)

    Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia. (Ulangan 4:35)

    Bahkan, dalam Perjanjian Baru, Yesus sendiri menyatakan secara tegas bahwa Tuhan itu hanyalah Allah saja.

    Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)

    Jawab Yesus: “Mengapa engkau memanggilku Guru yang baik? Hanya Satu yang baik, yaitu Allah. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah-Nya. (Matius 19:17 – al. Douay-Rheims Bible 1582 M & King James Version 1611 M)

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

    Konsep ketuhanan dan keesaan Allah ini sangat jelas dikatakan oleh Alkitab.

    2. Anak Allah.

    Frasa “anak Allah” banyak ditemukan dalam Alkitab. Namun demikian, Alkitab tidak pernah menyatakan bahwa “anak Allah”, siapa pun dia, memiliki kesetaraan dengan Allah. Tampaknya, Alkitab hanya ingin menggambarkan bahwa siapa saja yang memiliki hubungan kedekatan secara spiritual dengan Allah dianugerahi gelar sebagai “anak Allah”.

    Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. (Kejadian 6:1-2)

    Menurut ayat di atas, disiratkan bahwa sebelum Allah menciptakan manusia, anak-anak Allah telah terlebih dahulu diciptakan, hingga ketika jumlah manusia bertambah banyak, konon anak-anak Allah tersebut tertarik kepada anak-anak perempuan manusia lalu mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu dan melahirkan keturunan bagi mereka (Kejadian 6:4).

    Simak juga anak-anak Allah yang lain berikut ini:

    Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; (Keluaran 4:22)

    Dengan menangis mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, di jalan yang rata, di mana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi Bapa Israel, Efraim adalah anak sulung-Ku. (Yeremia 31:9)

    Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, anak Allah. (Markus 1:1)

    anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah. (Lukas 3:38)

    Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. (Matius 5:9)

    Selain itu, Alkitab juga menggambarkan bahwa orang-orang yang memiliki hubungan kedekatan secara sepiritual dengan Allah dianggap menjadi satu kesatuan dengan Allah. Yesus berkata:

    Bapaku, yang memberikan mereka kepadaku, lebih besar daripada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu. (Yohanes 10:29-30)

    Dan bukan untuk mereka ini saja aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepadaku oleh pemberitaan mereka, supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam aku dan aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku … Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam aku, supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi aku … dan aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepadaku ada di dalam mereka dan aku di dalam mereka. (Yohanes 17:20-21,23,26)

    Singkatnya, Alkitab mengatakan bahwa yang disebut “anak Allah” tidak hanya menunjuk kepada pribadi tertentu, tetapi bahkan meliputi segenap umat dan makhluk tertentu (anak-anak Allah yang bukan golongan manusia sebagaimana disebutkan dalam Kejadian 6:1-5).

    Sebagian besar umat Kristen menuhankan Yesus bersandarkan pada ayat berikut:

    Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibunya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami istri. (Matius 1:18)

    Umat Kristen berkeyakinan bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah atau Allah sendiri, karenanya, bisa dipahami bahwa Yesus merupakan pengejawantahan dari Roh Kudus atau Allah. Namun demikian, Alkitab mencatat tentang peristiwa kelahiran Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya) yang tidak kalah ajaibnya dibandingkan dengan peristiwa kelahiran Yesus dari perawan Maria. Konon, Yohanes Pembaptis lahir dari seorang perempuan mandul yang sudah tua bangka, namanya Elisabet, istri Nabi Zakharia. Peristiwa kehamilan Elisabet ini, dijelaskan dalam Alkitab, tidak terlepas dari bantuan penuh Roh Kudus. Konon, Yohanes Pembaptis diperkuat oleh Roh Kudus mulai dari rahim ibunya. Berikut petikan ayat-ayatnya:

    Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Istrinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet … Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya … Tetapi malaikat (Gabriel) itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, istrimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes … Sebab ia (Yohanes) akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya … Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus. (Lukas 1:5,7,13,15,41)

    Jika kita mau konsisten, maka kisah kelahiran Yohanes Pembaptis di atas tidak kalah ajaibnya dengan kisah kelahiran Yesus menurut Alkitab. Keduanya, memiliki kualifikasi yang sama, yakni sama-sama berkat campur tangan langsung Roh Kudus. Bedanya, jika Yesus lahir dari seorang perawan muda, maka Yohanes Pembaptis lahir dari seorang perempuan mandul yang sudah tua bangka. Keduanya tidak mungkin lahir tanpa bantuan langsung Roh Kudus.

    Jika Yesus dianggap Tuhan karena kejadiannya oleh sebab campur tangan langsung Roh Kudus, maka, mengapa umat Kristen tidak menuhankan Yohanes Pembaptis, yang juga kejadiannya oleh sebab campur tangan langsung Roh Kudus?

    3. Roh Kudus.

    Tidak ada satu ayat pun dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Roh Kudus memiliki derajat kesetaraan dengan Allah. Dalam hal ini perlu ditegaskan bahwa Roh Allah (Perjanjian Lama) tidak sama dengan Roh Kudus (Perjanjian Baru), karena umat Israel hanya memiliki satu Tuhan yaitu Allah (Elohim/Jahweh). Simak ayat berikut:

    Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. (Kejadian 1:2)

    Roh Allah sebagaimana tersebut dalam ayat di atas (Perjanjian Lama) bermakna Allah sendiri dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan Roh Kudus dalam Perjanjian Baru. Demikian juga dengan roh Allah sebagaimana tersebut dalam pesan Yesaya berikut ini:

    Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. (Yesaya 42:1)

    Roh Allah dalam pesan Yesaya di atas bermakna roh ciptaan Allah. Allah telah menentukan “orang pilihan”-Nya dengan memberikan roh kepadanya sejak masih dalam kandungan. Makhluk hidup seperti malaikat, jin, manusia, dan binatang semuanya memiliki roh yang diciptakan oleh Allah. Namun demikian, hanya tertentu saja dari mereka yang menjadi “orang pilihan”-Nya.

    Berkenaan dengan pesan Yesaya di atas, Perjanjian Baru secara khusus menyebut istilah roh Allah berikut ini:

    Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan ia melihat roh Allah seperti burung merpati turun ke atasnya, lalu terdengarlah suara dari langit yang mengatakan: “Inilah anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan.” (Matius 3:16-17)

    Ayat Matius tersebut sebenarnya merupakan distorsi dari pesan Yesaya di atas. Dalam hal ini, bukanlah maksud pengarang Matius untuk menyatakan kesetaraan Yesus dengan Allah, tetapi bahwa pengarang Matius berupaya keras untuk menggenapi seluruh nubuat Perjanjian Lama dengan menyuguhkan sosok Yesus. Bagaimanapun juga, roh Allah dalam kasus Matius ini tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Roh Kudus. Lebih jauh, tidak ada konfirmasi sama sekali dalam seluruh Perjanjian Baru yang menyatakan bahwa Roh Kudus memiliki derajat kesetaraan dengan Allah.

    Bahkan, dalam Perjanjian Baru sendiri, dengan mengkontraskan Matius 1:18 dan Lukas 1:26-27 dapat diidentifikasi bahwa Roh Kudus sebenarnya adalah malaikat Gabriel.

    Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. (Matius 1:18)

    Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. (Lukas 1:26-27)

    Ringkasnya, identifikasi yang paling mungkin atau bahkan paling tepat tentang pribadi Roh Kudus adalah malaikat Gabriel. Malaikat Gabriel adalah malaikat yang mempunyai tugas sebagai penyampai wahyu/ilham/pesan dari Allah kepada orang-orang tertentu yang menjadi pilihan Allah di muka bumi. Ia sering berubah-ubah bentuk fisik.1 Ia bisa menjelma menjadi manusia, binatang, benda mati, raksasa, hingga kembali ke bentuk aslinya sebagai Roh Kudus (Roh Suci yang ghaib). Dalam hal ini perlu dijelaskan ketika malaikat Gabriel menghampiri Maria dalam wujud manusia dengan menjanjikan Roh Kudus:

    Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, anak Allah. (Lukas 1:34-35)

    Dijelaskan dalam ayat di atas, bahwa ketika menghampiri Maria untuk mengabarkan kehamilannya, malaikat Gabriel berubah wujud seperti manusia, dan ketika memperkuat janin Yesus (Nabi Isa) dalam kandungan rahim Maria, malaikat Gabriel kembali ke wujud aslinya sebagai Roh Kudus. Demikian pula ketika memperkuat janin Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya) dalam kandungan rahim Elisabet, malaikat Gabriel berwujud sebagai Roh Kudus. Konon, janin Yohanes Pembaptis melonjak kegirangan ketika mendengan salam Maria:

    Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus. (Lukas 1:41)

    Roh Kudus juga konon memberi wahyu/ilham kepada Nabi Zakharia untuk bernubuat:

    Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: … (Lukas 1:67)

    Terlepas dari persoalan siapa sebenarnya Roh Kudus itu, yang pasti Alkitab tidak pernah meninggikan derajat Roh Kudus hingga setara dengan Allah.

    4. Doktrin Paulus Tarsus.

    Berikut doktrin ketuhanan menurut Paulus:

    Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

    Dari ayat di atas, Paulus ingin mempengaruhi orang-orang Korintus pada waktu itu agar mengikuti ajarannya, bahwa Tuhan terdiri dari dua substansi yaitu Bapa dan Yesus Kristus. Doktrin Paulus di atas, bukan saja bertentangan dengan konsep ketuhanan dalam Perjanjian Lama, tetapi juga bertentangan dengan pernyataan Yesus dalam kitab-kitab kanonik (Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes).

    Lebih jauh, Paulus juga menyampaikan sebuah konsep tentang kemanunggalan Tuhan bersama Melkisedek:

    Ia (Melkisedek) tidak berbapak, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah (Yesus), ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya. (Ibrani 7:3)

    Jadi, menurut Doktrin Paulus, Tuhan merupakan kemanunggalan dari tiga mitra yang sejajar yang terdiri atas Bapa, Yesus, dan Melkisedek.

    Tentu saja, yang membuat kita terheran-heran adalah, mengapa surat-surat Paulus yang berjumlah 14 kitab itu begitu saja diterima dan dimasukkan ke dalam kanon Perjanjian Baru hanya oleh usulan Athanasius, uskup Aleksandria pada tahun 367 M? Sebagaimana dapat dibaca dalam berbagai literatur, Paulus bukan dan tidak pernah menjadi murid Yesus. Pernyataan-pernyataanya merupakan tulisan yang sangat jelas membesarkan diri sendiri.

    Perlu diketahui, bahwa tidak ada nabi/rasul yang menulis kitab dengan tangan sendiri. Semua ajaran nabi/rasul ditulis dan diabadikan oleh para pengikutnya yang percaya akan kenabian/kerasulannya. Jika ada seorang yang mengaku nabi/rasul dengan menulis sendiri ajarannya dalam sebuah kitab tertentu dan menyebarkannya kepada orang lain maka dapat dipastikan ia adalah nabi/rasul palsu, terlebih jika tulisan tersebut tampak jelas berisi ajaran dengan membesarkan diri sendiri.

    KESIMPULAN:

    Konsep ketuhanan Trinitas yang dikumandangkan para misionaris Kristen sesungguhnya tidak ada dalam Alkitab. Ia adalah doktrin gereja dan merupakan pengembangan sayap dari Doktrin Paulus, yang selanjutnya dipercaya begitu saja oleh umat Kristen tanpa dasar yang kuat.

    Keterangan:

    1. Beberapa wujud malaikat Gabriel yang dicatat dalam Alkitab/Bibel antara lain:

    (a) Wujud raksasa.

    Konon digambarkan dalam Alkitab, ketika Nabi Zakharia hendak membakar ukupan di dalam Bait Suci, ia melihat malaikat Gabriel berdiri di sebelah kanan mezbah dalam wujud raksasa. Kontan saja, Nabi Zakharia terkejut dan ketakutan:

    Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut … Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. (Lukas 1:11-12,19)

    (b) Wujud manusia biasa.

    Ketika hendak mengabarkan kehamilan Maria, malaikat Gabriel berwujud seperti manusia biasa dengan memasuki rumah Maria:

    Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. (Lukas 1:28-29)

    (c) Wujud asli sebagai Roh Kudus.

    Dijelaskan dalam Alkitab, sebagaimana yang konon dituturkan oleh malaikat Gabriel, Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya) akan diperkuat oleh Roh Kudus mulai dari rahim ibunya (Elisabet).

    Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya. (Lukas 1:15)

    http://aresaja.wordpress.com

  9. @ Robin A.S :
    silahkan konfirmasikan tanggapan anda di rumah kami http://aresaja.wordpress.com

  10. @ Aresaja
    Kaum misionaris Kristen senantiasa mengajarkan bahwa Tuhan itu terdiri atas tiga pribadi dalam satu substansi atau yang lebih dikenal dengan istilah Trinitas atau Tritunggal (Bapa, Anak/Yesus, dan Roh Kudus). Dari manakah dasar ajaran dan keyakinan ini? Adakah tertulis dalam Alkitab/Bibel?
    .
    .
    ada , kamu dapat membacanya
    (Mat 28:19)
    Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    .
    .
    @ Aresaja
    Bahkan, dalam Perjanjian Baru, Yesus sendiri menyatakan secara tegas bahwa Tuhan itu hanyalah Allah saja.
    .
    .
    Benar dan kamu sangat memahaminya. (Yoh. 10:36) masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?
    .
    .
    @areja
    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

    Konsep ketuhanan dan keesaan Allah ini sangat jelas dikatakan oleh Alkitab.
    .
    . Apakah menurutmu keESAan itu berarti bilangan satu yg numerical ? Kalau kamu meninggal dunia apakah roh dan jiwamu tidak akan meninggalkan jasadmu ? Roh, jiwa dan tubuhmu itu adalah analogi ketiganya berbeda tetapi satu esensi yakni dirimu yg sebenar2nya
    .
    .
    @ areja
    Frasa “anak Allah” banyak ditemukan dalam Alkitab. Namun demikian, Alkitab tidak pernah menyatakan bahwa “anak Allah”, siapa pun dia, memiliki kesetaraan dengan Allah. Tampaknya, Alkitab hanya ingin menggambarkan bahwa siapa saja yang memiliki hubungan kedekatan secara spiritual dengan Allah dianugerahi gelar sebagai “anak Allah”.
    .
    .
    Dari semua frasa yg kau katakan itu adakah yg dapat menerangkan arti kedatangan, kematiannya dan siapa dirinya seperti Yesus yang berasal dari Nasareth itu ? Semua kita adalah anak2 Allah tetapi Yesus Kristus menyandang Anak Allah karena Dia berasal dari ALLAH Bapa. Dia dilahirkan kedunia oleh Roh Allah tetapi tidak diciptakan oleh Allah. Hanya Dia Anak Allah yg dapat menubuatkan kematianNya dgn tepat dan bangkit sendiri dari kematianNYa. Kematian danKebangkitanNYa itu yg menunjukkan bhw Dia adalah Tuhan yg berkuasa atas kehidupan dan kematian.
    .
    .
    @areja
    Jika Yesus dianggap Tuhan karena kejadiannya oleh sebab campur tangan langsung Roh Kudus, maka, mengapa umat Kristen tidak menuhankan Yohanes Pembaptis, yang juga kejadiannya oleh sebab campur tangan langsung Roh Kudus?
    .
    .
    Apa rupanya tulisan Alkitab ada mengatakan kelahiran Yohannes Pembaptis adalah campur tangan Roh Kudus .. hehehe. Benih langsung ayahnya Zakaria dan ibunya Elisabet mengakibatkan kelahiran Yohannes Pembaptis.
    .
    .
    @ areja
    Tidak ada satu ayat pun dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Roh Kudus memiliki derajat kesetaraan dengan Allah. Dalam hal ini perlu ditegaskan bahwa Roh Allah (Perjanjian Lama) tidak sama dengan Roh Kudus (Perjanjian Baru), karena umat Israel hanya memiliki satu Tuhan yaitu Allah (Elohim/Jahweh)
    .
    .
    Roh Kudus adalah Allah itu sendiri. Spt analogi saya di atas , rohmu adalah dirimu yg tidak kelihatan yg berdiam dalam tubuhmu yg kelihatan..
    mengerti nak areja ..
    .
    belom pak Robin..
    .
    ya udah lanjut pertanyaanmu..
    .
    .
    @ areja
    Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan ia melihat roh Allah seperti burung merpati turun ke atasnya, lalu terdengarlah suara dari langit yang mengatakan: “Inilah anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan.” (Matius 3:16-17)

    Ayat Matius tersebut sebenarnya merupakan distorsi dari pesan Yesaya di atas. Dalam hal ini, bukanlah maksud pengarang Matius untuk menyatakan kesetaraan Yesus dengan Allah, tetapi bahwa pengarang Matius berupaya keras untuk menggenapi seluruh nubuat Perjanjian Lama dengan menyuguhkan sosok Yesus. Bagaimanapun juga, roh Allah dalam kasus Matius ini tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Roh Kudus. Lebih jauh, tidak ada konfirmasi sama sekali dalam seluruh Perjanjian Baru yang menyatakan bahwa Roh Kudus memiliki derajat kesetaraan dengan Allah..
    .
    .
    Wah panjang banget pertanyaanmu nak reja …, Roh Kudus adalah bagian dari Pribadi yg berbeda dari Allah itu. Allah itu Esa tidak dapat terbagi menjadi Tiga Allah . Dalam ke EsaanNya Allah itu kami kenal sebagai Bapa, Anak dan RohNya sendiri yakni Roh Kudus. Mereka ada tiga pribadi yg berbeda tetapi satu kesatuan dalam penyembahan Ilahi yakni ALLAH. Jikalau spt yang kamu katakan bhw Matius berusaha menyuguhkan sosok nubuatan Yesaya itu ke dalam diri Yesus, mengapa Yesus itu juga diangkat Allah ke Surga dan dari sana akan kembali ke dunia untuk kedua kali spt kesaksian Alquran .. hehehehe
    .
    .
    @areja
    Dijelaskan dalam ayat di atas, bahwa ketika menghampiri Maria untuk mengabarkan kehamilannya, malaikat Gabriel berubah wujud seperti manusia, dan ketika memperkuat janin Yesus (Nabi Isa) dalam kandungan rahim Maria, malaikat Gabriel kembali ke wujud aslinya sebagai Roh Kudus. Demikian pula ketika memperkuat janin Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya) dalam kandungan rahim Elisabet, malaikat Gabriel berwujud sebagai Roh Kudus.
    .
    .
    hehehehe… kitab suci yang mana kau baca dalam menerangkan pendapat demikian ? Saya baru tahu darimu bhw Gabriel bisa berubah wujud dgn demikian… Menurutmu apakah Malaikat yg suci harus membohongin manusia spy terjadi menurut pendapatmu itu ? hehehe..
    .
    .
    @areja
    Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

    Dari ayat di atas, Paulus ingin mempengaruhi orang-orang Korintus pada waktu itu agar mengikuti ajarannya, bahwa Tuhan terdiri dari dua substansi yaitu Bapa dan Yesus Kristus.
    .
    .
    Tadi sudah saya terangkan di atas , bhw Yesus Kristus sudah memberitahukan, bhw Dia , Allah BapaNya dan Roh Kudus adalah Satu (ESA) sbg Allah Yang Maha Kuasa (Elohim). Nah, rasul Paulus adalah murid yg Kristus pilih sendiri setelah kenaikanNya ke Surga. Kalau Yesus sudah sejak semula menerangkan arti Trinitas itu sebelum ada Paulus , apakah menurutmu Paulus yg mula2 menerangkan konsep Trinitas itu ?
    .
    .
    @ arteja
    Tentu saja, yang membuat kita terheran-heran adalah, mengapa surat-surat Paulus yang berjumlah 14 kitab itu begitu saja diterima dan dimasukkan ke dalam kanon Perjanjian Baru hanya oleh usulan Athanasius, uskup Aleksandria pada tahun 367 M? Sebagaimana dapat dibaca dalam berbagai literatur, Paulus bukan dan tidak pernah menjadi murid Yesus. Pernyataan-pernyataanya merupakan tulisan yang sangat jelas membesarkan diri sendiri.
    .
    .
    Hehehehe, KITA ? mungkin maksudmu kau dan mereka yg tidak percaya saja, kalau saya percaya 100% segala yg ada tertulis di sana. Alkitab adalah kumpulan narasi, petunjuk dan firman Allah pd kitab2 yg dituliskan para nabi2 jaman dahulu , tulisan para rasul2 sbg saksi pertama yg melihat karya keselamatan Kristus. Segala tulisan2 itu adalah hasil karya ilham Roh Kudus yg menguatkan para penulis kitab2 itu semua
    .
    .
    @ areja
    Konsep ketuhanan Trinitas yang dikumandangkan para misionaris Kristen sesungguhnya tidak ada dalam Alkitab. Ia adalah doktrin gereja dan merupakan pengembangan sayap dari Doktrin Paulus, yang selanjutnya dipercaya begitu saja oleh umat Kristen tanpa dasar yang kuat.
    .
    .
    hehehehe… Jikalau terbukti telah berjuta2 orang mati mempertahankan keyakinannya kpd Kristus apakah itu bukan dasar yg kuat menurutmu. Jikalau Kristus itu diangkat Allah ke Surga dgn kesaksian dua kitab suci punyamu dan punya saya apakah itu bukan dasar yg kuat. Justru kamu yg tidak kuat dalam mempercayaiNya
    .
    .
    @areja
    1. Beberapa wujud malaikat Gabriel yang dicatat dalam Alkitab/Bibel antara lain:
    (a) Wujud raksasa.
    (b) Wujud manusia biasa.
    (c) Wujud asli sebagai Roh Kudus.
    .
    .
    Dari sini kamu sudah mulai goyah dalam berdebat … hehehehe.. Apakah ada satu keyakinan yg diizinkan Allah untuk membohong2in umatNya krn ketidakbenaran yg tidak kamu mengerti ? Dapatkah masuk akalmu seorang Malaikat yg suci spt Gabriel (Jibril) dapat menjadi raksasa, atau menjadi manusia biasa dan kapan2 diapun dapat menjadi Allah ? hehehe.. .. . hati2 ya nak areja , krn setahu saya dlm keyakinanmu tidak boleh melecehkan seorang malaikat yg sangat mulia dan kudus itu…
    .
    Salam

    • Nimbrung Nih
      Dari sini kamu sudah mulai goyah dalam berdebat … hehehehe.. Apakah ada satu keyakinan yg diizinkan Allah untuk membohong2in umatNya krn ketidakbenaran yg tidak kamu mengerti ? Dapatkah masuk akalmu seorang Malaikat yg suci spt Gabriel (Jibril) dapat menjadi raksasa, atau menjadi manusia biasa dan kapan2 diapun dapat menjadi Allah ? hehehe.. .. . hati2 ya nak areja , krn setahu saya dlm keyakinanmu tidak boleh melecehkan seorang malaikat yg sangat mulia dan kudus itu…

      @java
      Kira-kira Jibril waktu menyampaikan wahyu kepada Mohhamad berwujud apa ya?
      Yang pasti ada suara. Dan dipahami manusia
      Ada wujudnya nggak
      Ga berwujud….Bisa hantu lho!
      Kalau jibril menyampaikan wahyu dengan wujud kambing atau bahkan harimau, kira-kira bagaimana ya?

  11. @ROBIN

    nah dalam keyakinan Kristen justru Kristus itu adalah Firman Allah sendiri yg menjelma menjadi manusia. Mas, dan seluruh sahabat Muslim saja yg beranggapan ada kitab atau Wahyu yg diturunkan kpd Isa Almasih.

    lalu firman itu dagingnya atau kata2 Yesus???. Kalau kata2 Yesus berati semua omongan Yesus adalah firman,…lalu apakah jika Yesus minta minum cucu ibunya misalnya begini “buk minunm cucu” , bisa dikataan ini wahyu tuhan?. kalau tidak bukankah tidak pantas jika Yesus dikatakan firman yang mendaging!

    • @ Wedul
      lalu firman itu dagingnya atau kata2 Yesus???. Kalau kata2 Yesus berati semua omongan Yesus adalah firman,…lalu apakah jika Yesus minta minum cucu ibunya misalnya begini “buk minunm cucu” , bisa dikataan ini wahyu tuhan?. kalau tidak bukankah tidak pantas jika Yesus dikatakan firman yang mendaging!
      .
      .
      Hehehe … apakah Kristus telah memulai masa pelayananNya sebelum Dia di bawa ke rumah BapaNYa ? Tidak, Dia harus menjalanin masa kanak2 sebelum mengerti arti kedatanganNya sbg manusia. Saat dlm pertumbuhan kemanusiaanNya Dia harus melalui perkembangan sebagai mana manusia adanya. Itu makanya Allah menjadi manusia spy keManusiaanNya itu yg nampak dlm kodratNya sbg manusia. Dgn artian keIlahianNya Dia hilangkan dulu dalam misiNya menebus dosa manusia

    • ……………….Bila Alloh menghendaki sesuatu terjadi, maka terjadilah……………..
      Wedul, apakah kamu menolak, bila kamu lahir dan hidup itu adalah kehendak Allah?
      Bagaimana Allah menyatakan kehendaknya?
      Islam mengajarkan….Dengan…Kun…maka jadilah….
      Kristen menyebutnya itu dengan sabda.
      Kristen menyebutnya itu dengan Firman.
      Lalu firman itu dagingnya atau kata kata Yesus?
      Daging Yesus berasal dari firman
      Ketika dia menyampaikan risalah (Mis: Khotbah di atas bukit) kata-kata Yesus adalah firman.
      Contoh: Ketika Yesus menghidupkan orang mati dia berkata, “Zakeus bangunlah”
      Perintah Yesus untuk bangun adalah sabda.

  12. @WEDUL

    biar saya yang jawab pertanyaanmu Dul

    “Dimata Kristiani kamu itu goblognya minta ampun xixixixxi”

    “Dimata Gue Lumayan Pinter dikit hihhihih”

  13. @ Wedul Sherinan
    tolong jawab ya :

    1. Apakah firman itu daging Yesus?
    2. Apakah firman itu roh Yesus?
    3. Apakah firman itu omongan Yesus?.
    4. Apakah firman itu ke3nya?.
    .
    .
    Sebelum saya mengatakan itu, kita lihat dulu asal kata dari Firman itu. Dalam Kata “Firman” (Allah) yang terdapat dalam kitab Perjanjian Lama’ adalah terjemahan dari kata “dabar” dalam bahasa Ibrani. Akar kata “dabar” dalam bahasa Ibrani berarti “menyatakan hal yang ada dibelakang / dibalik”. Dalam psikologi Ibrani ucapan seseorang dipandang sebagai bagian dari kedirian dan keberadaan yang nyata dari sipembicara sendiri. Jadi “dabar” (Firman), selaku ucapan Allah adalah penyataan diri Allah sendiri. Kata “dabar” dalam PL dipakai 394 kali tentang komunikasi dari Allah kepada manusia.

    Dalam kitab Perjanjian Lama, Firman Allah berarti penyataan dari kedirian dan keberadaan yang nyata dari Allah. Firman Allah mengandung kuasa yang serupa dengan kuasa Allah yang mengucapkanNya. Allah menciptakan langit dan bumi dengan Firman (Kej.1). Dalam kehidupan manusia, Firman Allah harus didengar dan dilaksanakan (Maz.103:20); tidak boleh ditambahi atau dikurangi (Ul. 12:32). Firman Allah tetap untuk selama-lamanya (Yes.40:8), tidak akan kembali sebelum digenapi (Yes.55:11).
    Nah , pada waktu Perjanjian lama , Allah selalu menyatakan diriNya melalui para nabi. Nabi-2 tsb selalu menjadi mulut Allah dalam menasehatin dan mengajarin orang Israel jaman dahulu. Ucapan2 Allah itu ada yg kemudian dituliskan dlm suatu kitab Yahudi lama (Tanakh).
    .
    .
    Nah dalam Perjanjian Baru sesuai dgn nubuatan-2 para nabi pd Perjanjian Lama, maka Firman Allah itu sendiri datang ke dunia menyatakan diriNya dalam bentuk daging (Logos) . Sekarang Firman Allah itu sudah dapat kita lihat dalam diri Yesus Kristus.
    .
    Dari pertanyaan mu maka saya jwb bhw Firman Allah itu adalah Yesus yg telah di Urapin Allah menjadi Tuhan dan Juruselamat dunia. Jadi harap kamu bedakan bhw Yesus adalah Tuhan sebelum Dia menjadi manusia. KedaginganNya tidak bercampur dgn kodratNya sebagai Allah. Semua itu Dia perbuat untuk membuatmu mengerti bhw Allah Yang Maha Kuasa melakukan itu hanya demi keselamatan dan hidup penebusan kedaginganmu.

  14. Cilakanya aku meng iyakan bahwa semua injil itu palsu dengan alasan semua injil ditulis oleh manusia. Tapi injil terlihat lebih ilmiah karena bayak yang nulis meskipun itu sifatnya pro dan kontra. Injil ini….injil itu…. di tambah penemuan-penemuan baru saat ini dan dikaji secara ilmiah. Begitu populerkah Yesus sehingga menimpulkan pemikiran untuk memuji dan menghujat?
    Al-Qur’an yang di klaim turun dari langit dan tunggal itu justru sulit dikaji secara ilmiah akan asal usulnya. Siapa yang menulis dsb.

    Yang paling utama, baik islam maupun kristen hanya memperdebatkan apa benar Yesus itu tuhan atau manusia biasa. Mereka tidak pernah mengkaji apa sih yang diajarkan oleh Yesus dan bagaimana mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka memperebutkan mana yang terbaik sehingga lupa untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari.hari

    Saya memliki pendapat sendiri
    klik disini http://javanizis.wordpress.com/yesus-anak-manusia

    atau di http://the-javanizis.blogspot.com

    • @javanizis

      terlebih dahulu saya ucapkan mat berkabung.

      1. Javan…Tunjukan pada saya mana ayat2 dalam alkitab yang ilmiah?

      2. Saya tidak memuji Yesus atau menghujatnya. Sebab dalam pemikiran saya yang ada hanya nabi isa as.

      3. Al Quran memang turun dari langit yang menulisnya adalah sahabat2 Rasululah ketika itu ditulis di pelapah kurma, kulit binatang atau juga di tulang binatang. Rasulullah menegaskan bahwa hanya boleh menulis AQ dan tidak boleh menulis hadist. dengan demikian tidak tercampur antara hadis dan AQ.

      4. Yang jelas Yesus menurut kristen dan Nabi Isah menurut Islam adalah manusia biasa seperti anda.

      5. Nabi Isa hanya menyampaikan risalahNya hanya kepada penduduk Nazaret bukan kepada alam semesta.

      5. Yang terbaik adalah ajran Rasulullah SAW.

      ada lagi wahai sobat?

    • @Mas Javanizis
      Al-Qur’an yang di klaim turun dari langit dan tunggal itu justru sulit dikaji secara ilmiah akan asal usulnya. Siapa yang menulis dsb.
      _________________
      Buktikan omongan sampean itu benar, silahken ambil salah satu perspektif menurut kemampuan sampean terhadap Al Qur’an, mau Truth Claim atau False Claim… monggo bae, dan sayah tunggu disini:
      http://haniifa.wordpress.com/daftar-isi/
      Saran sayah pakailah displin ilmu yang sangat sampean kuasai dan ujilah ayat-ayat Al Qur’an yang menurut sampean tidak jelas.

      • @Haniifah

        Anda benar and muantaaap tenannnn…..

      • Nah karena itu jagan mengkaji tentang keesaan tuhan dengan hitungan matematika 1,2 & 3. Kitab suci itu bukan karya ilmiah yang mampu begitu saja di telan oleh otak, tetapi harus mengunakan rasa sehingga akan menjadikan manusia yang tenggang rasa.
        Bukankah perintah agama untuk bersolat, berpuasa, beramal yang katanya kelak dapat pahala itu juga bukan hitungan matematika, rumus fisika, kimia.
        Bersolat, berpuasa, beramal mestinya juga tidak menggunakan hukum dagang untuk menghitung untung dan rugi. Apakah allah merasa rugi bila Hanifa tidak Bersolat, berpuasa, beramal. Mungkin Hanifa yang akan merasa rugi bila Bersolat, berpuasa, beramal karena takut tidak mendapat surga.

  15. memang tidak banyak yang mau mengkaji apa yang diajarkan oleh,

    masihi dajjal yang sesungguhnya,
    yesus kristus yang sesungguhnya,
    Isa Al Masih yang sesungguhnya,
    Muhammad S.A.W. yang sesungguhnya,
    Ibrahim A.S. yang sesungguhnya,
    Musa A.S. yang sesungguhnya,

    kebanyakan ribut dengan asumsi atas dasar conflict of interest nya masing2,

    yang baik menurut manusia belum tentu baik menurut Allah, begitu pula sebaliknya,

    tangan kanan dajjal sesungguhnya adalah tangan kiri.

  16. Syariat,hakekat,torikat dan ma’rifat.

    Ibadah yang tidak dipenuhi syarat dan rukunnya tidaklah ” sah”.Ibadah yg tdk sah tdk akan “diterima Allah “, Ibadah yang tidak diterima Allah tdk akan mendapatkan “pahala dari Allah”,Ibadah yang tidak berpahala tidak akan mendatangkan “rahmat Allah ” dan tanpa rahmat rahmat Allah manusia tdk akan mendapatkan “surga”.

    Orang yang ingkar dan tdk mau beribadah kepada Allah hanya akan mendapat laknat dan jauh dari rahmat.

    • Tapi sampean ingkar kepada ayat-ayat Al Qur’an tentang kiamat:

      hamba, says:
      November 20, 2010 pukul 1:27 pm

      Dalam Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
      Rasulullah saw. bersabda: Hari kiamat tidak akan terjadi😆 kecuali setelah dua golongan besar saling berperang sehingga pecahlah peperangan hebat antara keduanya padahal dakwah mereka adalah satu. (Shahih Muslim No.5142)

      Haniifa ! dan Filar biru,kalian mau percaya Nabi Isa as akan turun lagi kebumi ataupun tidak ,terserah kalian ,yang jelas dan saya yakin kita tdk akan sempat menemuinya karena masih lama bangat dan kita keburu mati.
      Balas

      *
      حَنِيفًا says:
      November 21, 2010 pukul 10:13 am

      @Oom Hamba KRISTEN
      Sampean ingkar Sunatullah alias ayat-ayat AL QUR”AN yang mencerika

    • Karena ibadahmu hanya di dasarkan pada pahala sehingga ibadahmu seperti pedagang yang bertujuan mendapat untung dan tak ingin rugi. Jadi kapan kau beribadat dengan ikhlas kepada yang Rohman dan Rohim
      Tuhan saja yang pengasih dan penyayang telah memberi banyak.
      Kau sholat lima waktu karena nabimu meminta keringanan.
      Sekarang kau berdalil tentang syarat dan rukun tentang sah tidaknya peribadatan.
      Jadi aku ga peduli, karena bukan bunyi suatu kitab yang menentukan sah tidaknya peribadatan. Kitab mengatur tentang ibadat itu bagiku tak ubahnya seperti TIP dan Trik agar lebih mudah dan terarah.

  17. SAMUDRA AL-FATIHAH
    KETIKA SAYA DALAM SHOLAT , MULUT SAYA MEMBACA FATEHAH , HATI SAYA BERDO’A !

    1:1. Ya Allah !,saya menyebut namamu ,hanya engkaulah Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

    1:2. Hanya engkaulah yang pantas dipuji , wahai ,Tuhan semesta alam.

    1:3. Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

    1:4. Engkau lah Yang menguasai hari pembalasan.

    1:5. Hanya kepada Engkaulah saya menyembah dan hanya kepada Engkaulah saya memohon pertolongan

    1:6.Ya Alah !, Tunjukanlah kepada saya kebenaran ,

    :7. Kebenaran yang diyakini orang-orang yang telah nyata mendapatkan kenikmatan , mereka adalah para nabi ,shiddikin, syuhada dan shalihin . bukan kebenaran yang diyakini yahudi, juga bukan pula kebenaran yang diyakini kristen dan para penyembah berhala .

  18. قوله تعالى : { اهدنا الصراط المستقيم } رويت القراءتان عن ابن كثير أنه قرأ «السراط» بالسين ، وروي عن حمزة أنه قرأ بالزاي ، وقرأ الباقون بالصاد؛ وكل ذلك جائز ، لأن مخرج السين والصاد واحد ، وكذلك الزاي مخرجه منهما قريب ، والقراءة المعروفة بالصاد قال ابن عباس رضي الله عنهما : { اهدنا } يعني أرشدنا ، { الصراط المستقيم } وهو الإسلام فإن قيل : أليس هو الطريق المستقيم؟ وهو الإسلام فما معنى السؤال؟ قيل له : الصراط المستقيم ، هو الذي ينتهي بصاحبه إلى المقصود . فإنما يسأل العبد ربه أن يرشده إلى الثبات على الطريق الذي ينتهي به إلى المقصود ، ويعصمه من السبل المتفرقة . وقد روي عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه أنه قال : خط لي رسول الله صلى الله عليه وسلم خطاً مستقيماً ، وخط بجنبه خطوطاً ، ثم قال : إن هذا الصراط المستقيم وهذه السبل ، وعلى رأس كل طريق شيطان يدعو إليه ويقول : هلم إلى الطريق . وفي هذا نزلت هذه الآية { وَأَنَّ هذا صراطي مُسْتَقِيمًا فاتبعوه وَلاَ تَتَّبِعُواْ السبل فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذلكم وصاكم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ } [ الأنعام : 153 ] فلهذا قال : اهدنا الصراط المستقيم واعصمنا من السبل المتفرقة .
    قال الكلبي : أمتنا على دين الإسلام .
    وروي عن علي بن أبي طالب رضي الله عنه أنه قال : { اهدنا الصراط المستقيم } يعني ثبتنا عليه . ومعنى قول علي : ثبتنا عليه . يعني احفظ قلوبنا على ذلك ، ولا تقلبها بمعصيتنا . وهذا موافق لقول الله تعالى : { لِّيَغْفِرَ لَكَ الله مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صراطا مُّسْتَقِيماً } [ الفتح : 2 ] فكذلك هاهنا .
    قوله تعالى : { صِرَاطَ الذين أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ } يعني طريق الذين مننت عليهم ، فحفظت قلوبهم على الإسلام حتى ماتوا عليه . وهم أنبياؤه وأصفياؤه وأولياؤه . فامنن علينا كما مننت عليهم .
    أخبرنا الفقيه ، أبو جعفر قال : حدثنا أبو بكر ، أحمد بن محمد بن سهل ، القاضي قال : حدثنا أحمد بن جرير قال : حدثنا عمر بن إسماعيل بن مجالد قال : حدثنا هشام بن القاسم قال : حدثنا حمزة بن المغيرة ، عن عاصم ، عن أبي العالية في قوله تعالى : { اهدنا الصراط المستقيم * صِرَاطَ الذين أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ } قال : هو النبي عليه السلام وصاحباه من بعده أبو بكر وعمر رضي الله عنهما قال عاصم : فذكرت ذلك للحسن البصري فقال : صدق والله أبو العالية ونصح .
    وقوله تعالى : { غَيْرِ المغضوب عَلَيْهِمْ } أي غير طريق اليهود . يقول : لا تخذلنا بمعصيتنا ، كما خذلت اليهود فلم تحفظ قلوبهم ، حتى تركوا الإسلام .
    { وَلاَ الضالين } يعني ولا النصارى ، لم تحفظ قلوبهم وخذلتهم بمعصيتهم حتى تنصروا . وقد أجمع المفسرون أن المغضوب عليهم أراد به اليهود ، والضالين أراد به النصارى ، فإن قيل : أليس النصارى من المغضوب عليهم؟ واليهود أيضاً من الضالين؟ فكيف صرف المغضوب إلى اليهود ، وصرف الضالين إلى النصارى؟ قيل له : إنّما عرف ذلك بالخبر واستدلالاً بالآية . فأما الخبر ، فما روي عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أن رجلاً سأله وهو بوادي القرى : من المغضوب عليهم؟ قال : اليهود قال : ومن الضالين؟ فقال : النصارى؛ وأما الآية ، فلأن الله تعالى قال في قصة اليهود : { بِئْسَمَا اشتروا بِهِ أَنفُسَهُمْ أَن يَكْفُرُواْ بِمَآ أنزَلَ الله بَغْيًا أَن يُنَزِّلُ الله مِن فَضْلِهِ على مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِ فَبَآءُو بِغَضَبٍ على غَضَبٍ وللكافرين عَذَابٌ مُّهِينٌ } [ البقرة : 90 ] وقال تعالى في قصة النصارى : { قُلْ يَأَهْلَ الكتاب لاَ تَغْلُواْ فِى دِينِكُمْ غَيْرَ الحق وَلاَ تتبعوا أَهْوَآءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّواْ مِن قَبْلُ وَأَضَلُّواْ كَثِيراً وَضَلُّواْ عَن سَوَآءِ السبيل } [ المائدة : 77 ] .
    «آمين» ليس من السورة . ولكن روي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه كان يقوله ويأمر به ، ومعناه ما قال ابن عباس : يعني كذلك يكون . وروي عن مجاهد أنه قال : هو اسم من أسماء الله تعالى ويكون معناه : يا الله استجب دعاءنا . وقال بعضهم : هي لغة بالسريانية . وروي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال : مَا حَسَدَتْكُمْ اليَهُودُ فِي شَيْءٍ ، كَحَسَدِهِمْ فِي «آمين» خَاتَمِ رَبِّ العَالَمِينَ ، يَخْتِمُ بِهِ دُعَاءَ عِبَادِهِ المُؤْمِنِينَ . وقال مقاتل : هو قوة للدعاء واستنزال للرحمة . وروى الكلبي ، عن أبي صالح ، عن ابن عباس رضي الله عنهما : سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم ما معنى آمين؟ قال : رَبِّ افْعَلْ . ويقال : فيه لغتان «أمين» بغير مد ، و«آمين» بالمد ، ومعناهما واحد ، وقد جاء في أشعارهم كلا الوجهين . قال القائل :
    تَبَاعَدَ عَنِّي فُطْحُلٌ إِذْ دَعَوْتُه … آمِينَ فَزَادَ الله مَا بَيْنَنَا بُعْدَا
    وقال الآخر :
    يَا رَبِّ لا تَسْلُبَنِّي حُبَّهَا أَبَدَا … وَيَرْحَمُ الله عَبْداً قَالَ : آمِينَا
    وصلى الله على سيدنا محمد .

  19. TIADA TUHAN SELAIN ALLAH.

  20. HANIIFA, SAYA MUSLIM, SAYA BUKAN ORANG KAFIR, TIDAK ADA AGAMA YANG SAYA YAKINI KEBENARANNYA KECUALI ISLAM
    4. An Nisaa’
    69. Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin[314], orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.

    [314]. Ialah: orang-orang yang amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran Rasul, dan inilah orang-orang yang dianugerahi nikmat sebagaimana yang tersebut dalam surat Al Faatihah ayat 7.

  21. SAYA BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN ( YANG WAJIB DISEMBAH )KECUALI ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW ADALAH RASUL ALLAH.

  22. SAYA BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW ADALAH UTUSAN ALLAH.

  23. HANIIF,SAYA MUSLIM,SAYA BUKAN ORANG KAFIR
    7. Kebenaran yang diyakini orang-orang yang telah nyata mendapatkan kenikmatan , mereka adalah para nabi ,shiddikin, syuhada dan shalihin . bukan kebenaran yang diyakini yahudi, juga bukan pula kebenaran yang diyakini kristen dan para penyembah berhala

    Saya tdk mengatakan itu tarjamahan dari surah AL-FAATIHAH tapi hanya menafsirkannya dalam hati saya,bukan saya ucapkan ketika shalat.

    • 😀
      Sepanjang pengetahuan saya dan menurut para ahli sejarah baik Islam maupun Orientalist menyatakan bahwa suku Yahudi terbagi 12 setelah jaman Nabi Musa a.s dan Al Qur’an menyatakan bahwa Nabi Ibrahim a.s bukanlah Yahudi atau Nashoro.
      bus on the way…
      Jika menurut tafsiran sampean demikian,
      1. Bagaimana nasib Agama Thao
      2. Bagaimana nasib Agama Hindu-Budha.
      3. Bagaimana nasib Agama Kepercayaan.
      de.el.el…

      Singkat kata sampean menterjemaahken QS 1:7, seunaek udel… jadi lebih sempit dan konyol… hehehe…

  24. إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا إِنَاثًا وَإِنْ يَدْعُونَ إِلَّا شَيْطَانًا مَرِيدًا

    117. Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala[349], dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,

    [349] Asal makna Inaatsan ialah wanita-wanita. patung-patung berhala yang disembah Arab Jahiliyah itu biasanya diberi nama dengan Nama-nama perempuan sebagai Laata, Al Uzza dan Manah. dapat juga berarti di sini orang-orang mati, benda-benda yang tidak berjenis dan benda-benda yang lemah.

    • Sekarang di MASJIDIL HARRAM sudah tidak ada lagi arab jahiliyah…. hehehe

      Makanya disebut masjidil harram, karena sudah diharamkan bagi umat non ISLAM masuk kesanah….

      Makanya banyak-banyak baca sejarah Nabi Muhammad s.a.w, jangan cuma baca riyawat palselu dari orientalis belaka😀

  25. Naniif,Khusu’ atau tidak hanya Allah yang bisa menilainya, Shalat adalah do’a .Jika saya berdo’a ,bermunajat dan seakan berbicara kepada Allah dalam shalat dengan perasaan dan hati saya,apa itu salah ? apakah tdk khusu’?saya sangat menikmati itu !apapun permasalahan hidup saya ,saya adukan kepada Allah ketika saya shalat ! salahkah saya ?

    • 😀
      Begitu juga keimanan, coy…
      “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka DIBIARKAN (saja) mengatakan: “Kami telah BERIMAN”, sedang mereka tidak DIUJIi lagi?
      Dan sesungguhnya kami TELAH MENGUJI orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang BENAR dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang DUSTA.”

      Biarlah Allah sendiri yang menentukan, siapa yang dusta ?!… hehehe…

  26. 23. Al Mu’minuun
    44. Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain[1003]. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman.

    • Bukti sampean dusta:
      :7. Kebenaran yang diyakini orang-orang yang telah nyata mendapatkan kenikmatan , mereka adalah para nabi ,shiddikin, syuhada dan shalihin . bukan kebenaran yang diyakini yahudi, juga bukan pula kebenaran yang diyakini kristen dan para penyembah berhala .

      Yahudi, Kristen, dan penyembah berhala semua mangakui BERAGAMA !!

      LALU BJIJIMANA NASIB ORANG-ORANG ATHEIS (tidak beragam) ?!

  27. ORANG-ORANG ATHEIS MENYEMBAH BERHALA YAKNI MENGAGUNGKAN MATERI,HARTA BENDA ATAU KESENANGAN DUNIA.
    117. Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala[349], dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,

  28. terserah kamulah ! yang jelas saya minta kepada Allah agar ditunjukkan kebenaran yang benar menurut Allah dan Rasulnya setiap saat, karena kebenaran itu sangat relatif,dua orang muslim saja bisa berbeda pendapat.mudah mudahan sama sama benar.

  29. haniif , saya tdk mau terlalu pusing memahami sendiri tulisan kamu,saya hanya tanya aja langsung ama kamu ,bukankah kamu berfahamkan syi’ah ? apa perbedaan faham kamu dengan faham sunnah wal jama’ah ?

  30. HANIIF, ANDAI SAYA TIDAK RELA KAMU SEBUT KRISTEN APAKAH KAMU TIDAK TAKUT KEPADA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW ?

  31. HANIIF,SAYA MENYANGKA KAMU SYI’AH KARENA SAYA MELIHAT DARI JUDUL BLOG KAMU,”http://haniifa.wordpress.com/2009/11/22/saya-adalah-seorang-syiah/.MAAF SAYA SALAH SANGKA.
    FAHAM MANA YANG SANGAT KAMU YAKINI ? SUNNI,SALAF,SUNNAH WAL JAMA’AH,WAHABI ATAU YANG LAINNYA ? ALASANNYA?. MAAF JIKA SAYA SALAH !

  32. asik jg lihat posting n commen dri isi blog ini … kalau saya menyimpulkan …
    1. Setiap rasul/nabi memiliki tnaggungjawab atas semua ummatnya, jd siapa saja yang soleh akan diberi syafaat oleh nabinya atau utusan tuhan.

    2. kristen dan islam memang beda dari tata cara peribadatan
    kristen: menggunakan hakikat dlm peribadatan
    islam: menggunakan syariat (gerakan: misal: sholat)

    3. kalau ingin mencari kebenaran carilah dulu asal usul setiap sesuatu yang dipermasalahkan, maka akan ketemu intinya

    4. setiap apa yang tersampaikan kepada kita dari kitab samawi (alquran, injil atau alkitab) sangat ditentukan oleh guru yang secara langsung menjelaskannya. jd, adakah guru yang sholeh, kalau tidak ada akan sia2 semua. kalau kita punya guru sebagai penerang dan penjelas maka dia yang bertanggung jawab menjelaskan apa yg dia terangkan.

    5. bayak2lah beribadah dan minta petunjuk kepada Tuhan (Allah) untuk tidak tersesat di dunia dan di akhirat selamat.

  33. ikut berkomentar,
    Maaf sebelumnya atas kebodohan saya, karena Segala Ilmu hanyalah Ilmu Allah,

    ikut mengomentari mengenai Terjemahan Al-Fatihah, bahwa hampir semua kaum muslim di dunia, menerjemahkan Bismillahirrahmaanirrahiim adalah dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang,,,
    Mohon Diperhatikan,
    Bahwa Ismullah dr Bismillah itu merupakan satu kesatuan, dan tidak dipisahkan menjadi Asma dan Allah, karena Bahasa Al-Qur’an itu bukan Bahasa Arab, akan tetapi Bahasa yang SERUMPUN dengan Bahasa Arab. istilahnya mah, Bahasa Tingkat Tinggi, dan Hanya orang2 yang bersih HATINYA dan BERIMAN (HATI,LISAN,PERBUATAN) yang bisa memahami Isi Kandungan Al-Qur’an.
    Jadi Ismullah disini adalah Ilmu Allah. Dan kita jangan sekali2 membahas Allah, karena bukan jangkauan Manusia.
    Yang terpenting, kita Hidup Sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
    Dan Ingat! As-Sunnah itu bukan Hadits (Ucapan), akan tetapi Ajaran Rasulullah SAW yang sesuai Al-Qur’an. Uswatun Hasanah (Teladan yang Baik), itulah yang dimaksud As-Sunnah. dan memang kita bisa mengetahui Pola Hidup Rasulullah dari Hadits, akan tetapi Kita harus WASPADA, karena Banyak sekali Hadits yang bertentangan dengan Al-Qur’an.
    Kenapa bisa? Karena Itulah yang disebut FITNATUL KUBRO, Fitnah yang sangat menyesatkan di Akhir Zaman ini, akibat ulah yahudi!

    Terima kasih kpd Filar Biru atas Artikel yg tidak mempercayai Isa as. turun lagi ke bumi, dan Hal tsb sy pun sangat sependapat dengan Anda. Juga mengenai dajjal dan Imam Mahdi, itupun Hadits yang tersusupi DONGENG Israiliyat!

    Salam Kenal Ya Akhi,

    ILHAM ABDULLAH SETIANA
    abdullahilham@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s