TIDAK BENAR RASULULLAH SAW WAFAT KARENA DI RACUN OLEH WANITA YAHUDI

82 Komentar

Setelah selesai saya menyelesaikan artikel “PANDANGAN EXMUSLIM TERHADAP RASULULLAH SAW”, yang cukup menguras fikiran dan waktu, maka berkat rahmat Allah jualah saya kembali akan mengupas dan meluruskan apa yang di tulis exmuslim ataupun copy paste yang beliau dapat dari beberapa sumber, tentang wafatnya Rasulullah SAW yang menurut beliau adalah meninggal karena di racun.

Insya Allah…Saya tidak akan berhenti meluruskan apa yang beliau tuliskan, sesuai dengan kemampuan saya, untuk itu semoga saudara-saudara muslim sekalian yang singgah di blog ini untuk dapat mengoreksi dan meninggalkan komentarnya, kalau ada dari tulisan saya ini terdapat kesalahan-kesalahan atau pun penyimpangan-penyimpangan yang semuanya itu tanpa saya sadari. Apa bila salah hal itu benar dari saya dan apabila benar semata-mata rahmat dari Allah.

Teriring salam dan shalawatku buat Rasulullah SAW yang mana Allah menetapkan beliau Penghulunya Para Nabi. Di pedang beliau terpisah antara yang haq dan yang batil, yang meletakan kalimat Tauhid pada tempat yang sebenar-benarnya. Dialah Panglima Perang Allah.

Beberapa isi dari artikel ini saya ambil dari beberapa sumber sebagai bahan acuan untuk membandingkan apa-apa yang saya ketahui tentang permasalahan ini tentunya saya akan memasang link dari sumber tersebut. Dengan demikian tiga atau empat orang pendapat lebih baik dari satu orang.

Tujuan exmuslim membahas artikel ini adalah, agar umat islam terjerumus dalam analoginya, bahwa Rasulullah SAW bukanlah seorang nabi dan rasul melainkan seorang pembohong. Sebab sesuai dengan kisah ini, bahwa beliau mati karena racun, itu artinya beliau Rasulullah SAW bukan seorang nabi. Agar kisah ini bisa di nikmati khidmat maka saya akan memuali dengan sejarah Perang Khaibar.

SEJARAH PERANG KHAIBAR

Dalam beberapa peperangan antara kaum muslimin dengan yahudi selalu saja yahudi menderita kekalahan. Kekalahan demi kekalahan tak juga menyurutkan upaya makar Yahudi terhadap kaum muslimin. Kedengkian mereka pun memicu peperangan baru, Perang Khaibar. Dendam kesumat dalam dada orang-orang Yahudi di Madinah, semakin memuncak. Terlebih melihat semakin berkembangnya Islam di jazirah ‘Arab. Dendam dan kedengkian ini membuat mereka gelap mata. Lupa bahwa mereka pernah mengikat perjanjian dengan Rasulullah SAW dan kaum muslimin.

SEBAB-SEBAB PEPERANGAN

Selesai sudah gangguan dan ancaman musyrikin Quraisy melalui kesepakatan-kesepakatan perjanjian Hudaibiyah yang lalu. Penyampaian risalah mulai berjalan lancar dan kehidupan kaum muslimin mulai tenang. Tapi belum sempurna.

Bagaimanapun juga masih ada ancaman yang cukup berbahaya bagi kelangsungan dakwah dan kehidupan kaum muslimin. Dendam kesumat serta kedengkian yang bersemayam di dada-dada mereka begitu menyala-nyala untuk menumpas Islam dan kaum muslimin. Mereka tidak rela sampai kaum muslimin mau mengikuti agama dan keyakinan mereka yang rusak. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (Al-Baqarah: 120)

Kita tidak lupa, bagaimana pengkhianatan mereka terhadap kesepakatan yang mereka buat bersama Rasulullah SAW beberapa saat setelah beliau tiba di Madinah. Juga kekejian dan kebusukan ucapan serta makar mereka terhadap Rasulullah SAW dan kaum muslimin.

Beberapa tokoh mereka yang sangat hebat gangguannya terhadap SAW telah mati terbunuh. Tapi itu tidak membuat mereka jera. Dendam mereka semakin memuncak.

Lebih kurang 20 hari sepulangnya dari Hudaibiyah, Rasulullah SAW mulai memobilisasi kaum muslimin untuk menyerang Khaibar. Allah Subhanahu wa Ta’ala pun telah menjanjikannya kepada beliau saat beliau masih di Hudaibiyah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Miswar bin Makhramah dan Marwan bin Al-Hakam, bahwa ketika Rasulullah SAW masih di Hudaibiyah dan mulai bertolak menuju ke Madinah, turunlah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَعَدَكُمُ اللهُ مَغَانِمَ كَثِيرَةً تَأْخُذُونَهَا فَعَجَّلَ لَكُمْ هَذِهِ

“Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu.” (Al-Fath: 20)

Yang dimaksud yaitu Khaibar. Semua itu sebagai sebuah ayat (tanda) bagi hal-hal yang terjadi sesudahnya, sekaligus pahala atas kesabaran para sahabat dan keridhaan mereka menerima segala keputusan Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Hudaibiyah serta kesiapan mereka untuk tidak lari meninggalkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh sebab itulah, ghanimah yang ada dari Khaibar itu dikhususkan bagi mereka yang ikut serta dalam peristiwa Hudaibiyah.

Khaibar, adalah sebuah kota besar sekitar delapan barid atau sepuluh barid (sekitar 80  mil sebagian mengatakan 100 mil) dari Madinah ke arah Syam (utara). Kota ini memiliki benteng-benteng pertahanan cukup kuat, yang merupakan markas besar segala siasat keji yang diarahkan kepada Islam dan kaum muslimin. Dari sinilah upaya mendatangkan pasukan gabungan (Al-Ahzab) untuk menumpas kaum muslimin. Mereka menghasut Bani Quraizhah, mengkhianati perjanjian mereka, selalu berhubungan dengan munafikin Madinah dan beberapa kabilah ‘Arab lainnya yang benci kepada Islam dan muslimin. Akibatnya, kaum muslimin selalu mengalami berbagai ujian dan cobaan silih berganti.

Akhirnya, setelah berhasil menahan bahkan menghentikan gangguan dan ancaman serangan dari musyrikin Quraisy, mulailah diupayakan menghentikan gangguan dan ancaman dari orang-orang Yahudi tersebut.

MENYIAPKAN PASUKAN

Ketika orang-orang yang lemah iman dan kaum munafikin mendengar banyaknya ghanimah (rampasan perang) yang dijanjikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, mereka berusaha untuk ikut serta dalam perang ini. Padahal sebelumnya mereka tidak mau menyertai beliau di Hudaibiyah. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, menerangkan kepada Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal ini:

سَيَقُولُ الْمُخَلَّفُونَ إِذَا انْطَلَقْتُمْ إِلَى مَغَانِمَ لِتَأْخُذُوهَا ذَرُونَا نَتَّبِعْكُمْ يُرِيدُونَ أَنْ يُبَدِّلُوا كَلاَمَ اللهِ قُلْ لَنْ تَتَّبِعُونَا كَذَلِكُمْ قَالَ اللهُ مِنْ قَبْلُ فَسَيَقُولُونَ بَلْ تَحْسُدُونَنَا بَلْ كَانُوا لاَ يَفْقَهُونَ إِلاَّ قَلِيلاً

“Orang-orang Badui yang tertinggal itu akan berkata apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan: ‘Biarkanlah kami, niscaya kami mengikuti kamu; mereka hendak mengubah janji Allah.’ Katakanlah: ‘Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami: demikian Allah telah menetapkan sebelumnya’; mereka akan mengatakan: ‘Sebenarnya kamu dengki kepada kami.’ Bahkan mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.” (Al-Fath: 15)

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumumkan agar tidak ada yang ikut kecuali yang benar-benar ingin berjihad, bukan mengharap ghanimah. Akhirnya, di awal tahun ke-7 Hijriyah, berangkatlah sekitar 1.400 orang pasukan, semuanya adalah yang dahulu ikut dalam Bai’atur Ridhwan di Hudaibiyah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat Siba’ bin ‘Urfuthah sebagai pengganti beliau di Madinah.

Setelah beliau berangkat, datanglah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu masuk Islam. Beliau ikut shalat shubuh bersama Siba’ dan mendengarnya membaca surat Al-Muthaffifin. Dalam hati, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Celaka Abu Fulan, dia punya dua takaran. Kalau membeli, dia minta disempurnakan takarannya, tapi kalau dia menjual (menakar buat orang lain) dia menguranginya.”

Selesai shalat, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menemui Siba’ dan beliaupun memberinya bekal untuk berangkat menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

ULAH MUNAFIQIN MADINAH

Kabar keberangkatan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat ini menurut sebagian ahli sejarah telah sampai kepada Yahudi Khaibar. Tak pelak lagi, kaum munafikinlah yang berulah. Diceritakan, bahwa ‘Abdullah bin Ubai bin Salul –gembong munafikin Madinah– menyampaikan berita ini kepada para pemimpin Yahudi Khaibar. Mereka pun mengutus beberapa orang Yahudi, di antaranya Kinanah bin Abil Huqaiq dan Haudzah bin Qais, ke Ghathafan meminta bantuan, karena mereka adalah sekutu Yahudi Khaibar. Tapi mereka meminta syarat, kalau berhasil maka separuh hasil kurma Khaibar buat mereka.

Sebagian orang Yahudi yang tinggal di Madinah meremehkan kaum muslimin. Bagaimana mungkin mereka menembus Khaibar, karena wilayah itu dikelilingi benteng-benteng kokoh di puncak-puncak bukit. Juga jumlah pasukan dan perlengkapan mereka sangat banyak, demikian juga perbekalan mereka. Seandainyapun mereka bertahan di dalam benteng itu selama setahun, masih cukup.

Tapi keyakinan para sahabat akan janji Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam ayat yang sudah disebutkan tidak luntur. Mereka tetap menyertai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Keimanan sejati, karena kemenangan bukan dinilai dari kekuatan dan perlengkapan pasukan. Kemenangan adalah karunia dan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan diperoleh dengan kemaksiatan.

Sementara orang-orang Yahudi Khaibar sendiri yakin, tidak mungkin Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mampu menaklukkan mereka. Karena mereka berada dalam benteng yang kokoh, persenjataan dan logitistik yang memadai. Setiap hari ribuan orang prajurit keluar dari benteng itu dalam keadaan berbaris.

MENUJU KHAIBAR

Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhu bercerita: Kami berangkat bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju Khaibar, berjalan di malam hari. Lalu ada yang berkata kepada ‘Amir: “Mengapa tidak engkau perdengarkan kepada kami dendangmu?” Dahulu, ‘Amir dikenal sebagai penyair. Diapun turun lalu bersyair:

Demi Allah, kalau tidak karena Allah, niscaya kami tidak mendapat petunjuk
Tidak bersedekah, tidak pula shalat
Kami tidak merasa cukup dari karunia-Mu
Maka teguhkan kaki kami jika bertemu (dengan musuh)
Dan turunkanlah ketenangan kepada kami

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya:  مَنْ هَذَا السَّائِقُ؟   “Siapa penggiring ini?”  “Amir,” kata para sahabat. Beliaupun berkata:  يَرْحَمُهُ اللهُ   “Semoga Allah merahmatinya.” Berkatalah seseorang: “Pasti, wahai Rasulullah, mengapakah tidak engkau biarkan kami bersenang-senang dengan dia?”

Menurut mereka, kalau Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah menyatakan demikian, tentulah orang yang didoakan itu mati syahid. Kenyataannya memang demikian. ‘Amir gugur sebagai syahid terkena pedangnya sendiri ketika menghadapi Marhab, pemuka Yahudi yang menantang adu tanding (duel satu lawan satu). (Lihat Shahih Muslim Kitabul Jihad was Siyar dari Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhu-red)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan rombongan tetap berjalan hingga tiba di Ar-Raji’, sebuah lembah antara Khaibar dan Ghathafan. Beliau sengaja melintasi wilayah ini, untuk berjaga-jaga jika Ghathafan mengirimkan bala bantuan kepada Khaibar sehingga beliau mendahului untuk memutus jalur hubungan mereka.

Ketika Ghathafan mendengar keberangkatan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, segera pula mereka mempersiapkan diri untuk membantu Khaibar. Tetapi, belum jauh mereka berjalan meninggalkan perkampungan mereka, ketakutan mulai merayapi hati mereka: jangan-jangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama pasukannya akan menyerang harta dan keluarga mereka. Akhirnya, mereka mengurungkan niatnya membantu Khaibar dan membiarkan Yahudi Khaibar sendiri menghadapi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

TIBA DI KHAIBAR

Setelah berjalan beberapa malam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Khaibar. Beliaupun shalat subuh di sana, dan kemudian kaum muslimin mulai bertolak. Kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila hendak menyerang satu kaum, beliau menunggu sampai shubuh tiba. Kalau beliau mendengar adzan dikumandangkan, beliau menahan diri. Kalau tidak, beliau mulai menyerang. Ketika subuh itu tidak terdengar suara adzan, beliau mulai naik kendaraan, kamipun menaiki kendaraan.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan, ketika itu dia berboncengan dengan Abu Thalhah (suami ibunya), dan kaki beliau menyentuh kaki Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan sampai tersingkap sarung Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga kelihatan putih sebagian paha beliau.

Sementara itu, penduduk Khaibar seperti biasa berangkat ke tempat kerja mereka, tanpa menyadari kehadiran pasukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika mereka melihat pasukan tersebut, mereka berteriak: “(Itu) Muhammad, demi Allah. Muhammad dan pasukannya.” Merekapun berlari ketakutan masuk ke benteng mereka.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اللهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ. إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ

”Allahu Akbar (Allah Maha Besar). Hancurlah Khaibar. Allahu Akbar (Allah Maha Besar). Hancurlah Khaibar. Allahu Akbar (Allah Maha Besar). Hancurlah Khaibar. Sesungguhnya bila kami tiba di pelataran satu kaum, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu.” (HR. Al Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Setelah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendekati dan mengamati perkampungan mereka, beliau berkata: قِفُوا  “Berhentilah.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berdoa:

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَمَا أَظْلَلْنَ وَرَبَّ الْأَرَضِينَ وَمَا أَقْلَلْنَ وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضْلَلْنَ وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا أَذْرَيْنَ فَإِنَّا نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا، أَقْدِمُوا بِسْمِ اللهِ

“Ya Allah, Rabb (Pencipta, Penguasa, dan Pengatur) langit-langit dan semua yang dinaunginya. Rabb bumi dan semua yang ditopangnya. Rabb para setan dan semua yang disesatkannya, dan Rabb angin serta semua yang diterbangkannya. Sesungguhnya kami mohon kepada Engkau, kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya, serta kebaikan yang ada padanya. Kami berlindung dengan-Mu dari kejahatannya, dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada padanya. Majulah dengan nama Allah.”

Doa ini sering diucapkan beliau setiap kali tiba di suatu wilayah.

BENTENG PERTAHANAN KHAIBAR

Wilayah Khaibar terbagi menjadi dua. Yang pertama mempunyai lima benteng:

1. Benteng Na’im
2. Benteng Ash-Sha’b bin Mu’adz
3. Qal’atu Az-Zubair
4. Benteng Ubai
5. Benteng An-Nizar

Tiga benteng pertama di daerah An-Nithah, sedangkan dua lainnya di daerah Syaq.

Wilayah kedua, dikenal dengan Katibah, terdapat tiga benteng yang kokoh, yaitu:

1. Benteng Qamush (benteng anak cucu Abul Huqaiq dari Bani Nadhir)
2. Benteng Wathih, dan
3. As-Sullam

Masih banyak benteng lain, tetapi kecil-kecil dan tidak sekuat delapan benteng ini. Adapun pertempuran terjadi di wilayah pertama.

PEPERANGAN DIMULAI

Ketika penduduk Khaibar mulai menyadari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum muslimin sudah tiba di dekat benteng mereka, mereka pun berlari ketakutan, masuk kembali ke dalam benteng tersebut.

Benteng pertama yang diserang oleh kaum muslimin adalah Na’im. Dari benteng ini keluarlah pemimpin mereka Marhab, yang kekuatannya setara dengan seribu prajurit.

Khaibar tahu aku adalah Marhab
Senjata ampuh pahlawan kawakan
Jika perang telah mulai, diapun berkobar

Mendengar ini, ‘Amir paman Salamah bin Al-Akwa’ turun ke gelanggang menyambut tantangan Marhab perang tanding.

Khaibar tahu aku adalah ‘Amir
Senjata ampuh pahlawan di medan laga

Kemudian keduanya saling serang beberapa kali. Suatu ketika pedang Marhab menebas tapi mengenai perisai di tangan ‘Amir dan terjepit. ‘Amir menunduk menebas ke arah kaki Marhab, namun sayang pedang pendeknya tidak mengenai sasaran dan berbalik mengenai urat nadi di lengannya. ‘Amir terluka dan gugur seketika itu juga. Ternyata sebagian sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengomentari bahwa ‘Amir telah gugur amalannya karena bunuh diri.

Kata Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhu: Aku menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil menangis sambil berkata: “Wahai Rasulullah, amalan ‘Amir telah gugur.”  Beliau bersabda:  مَنْ قَالَ ذَلِكَ؟   “Siapa yang mengatakan begitu?”   “Sebagian sahabat anda,” kataku. Beliau bersabda pula:  كَذَبَ مَنْ قَالَ ذَلِكَ بَلْ لَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِ   “Salah orang yang mengatakan begitu. Bahkan dia memperoleh dua pahala.” Demikian diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim rahimahullahu dalam hadits yang panjang dalam Shahih-nya, Kitab Al-Jihad was Siyar dari Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhu.

Yahudi keluar dari Khaibar secara bertahap. Pengusiran mereka selesai pada masa Khalifah ‘Umar bin Al Khattab Rodhiallahu ‘anhu.

Arogansi Yahudi Khaibar akhirnya lumat sudah. Satu persatu benteng mereka berhasil dikuasai kaum muslimin.

Jatuhnya Benteng Khaibar

Benteng Na’im adalah benteng pertama yang diserang kaum muslimin. Dari benteng inilah keluar Marhab, jagoan Yahudi yang kekuatannya sebanding dengan seribu orang. Setelah ‘Amir bin Al-Akwa’ gugur sebagai syahid, Marhab keluar lagi dan menantang. Dalam peristiwa inilah Mahmud, saudara Muhammad bin Maslamah radhiyallahu ‘anhu terbunuh karena dilempar dengan batu gilingan.

Ibnu Hisyam rahimahullahu dalam Sirah-nya menyebutkan akhirnya Muhammad bin Maslamah keluar menyambut tantangannya untuk menuntut balas atas kematian saudaranya Mahmud. Setelah saling serang beberapa kali, keduanya masuk ke dalam barisan pepohonan. Sekarang, mereka bertempur di balik sebatang pohon. Pada satu kesempatan, Marhab menebas, tapi ditangkis oleh Muhammad, sehingga pedangnya terjepit. Melihat ini, Muhammad menunduk dan menebas kaki Marhab hingga putus. Marhab minta agar segera dibunuh saja, namun tetap dibiarkannya sekarat.

Setelah itu, datanglah ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu membunuhnya. Kemudian keduanya mengadu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang rampasannya. Kata Muhammad: “Wahai Rasulullah, tidaklah aku putuskan kakinya lalu aku biarkan dia, melainkan agar dia merasakan kematian, padahal aku mampu membunuhnya saat itu.”

Kata ‘Ali: “Dia benar. Saya menebas lehernya sesudah Muhammad memotong kedua kakinya.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menyerahkan barang-barang milik Marhab kepada Muhammad bin Maslamah, yaitu pedang, tombak, dan topi besinya serta gadanya. Pedang itu masih tersimpan di keluarga Muhammad bin Maslamah dan di situ tertulis kalimat yang hanya bisa dibaca oleh seorang Yahudi, isinya: “Ini pedang Marhab, siapa yang terkena pasti binasa.”Sementara yang lain mengisahkan bahwa yang membunuh Marhab adalah ‘Ali bin Abi Thalib, demikian kata Al-Hakim dalam Mustadrak-nya. Tapi menurut Ibnu Katsir rahimahullahu susunannya aneh (gharib) dan munkar, bahkan dalam sanadnya terdapat rawi yang tertuduh tasyayyu’ (cenderung kepada Syi’ah).

Ketika itu, ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu yang sedang sakit mata, dipanggil oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebelumnya beliau bersabda:

لَأُعْطِيَنَّ الرَّايَةَ غَدًا رَجُلًا يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَيُحِبُّهُ اللهُ وَرَسُولُهُ يَفْتَحُ اللهُ عَلَى يَدَيْهِ

“Sungguh, besok betul-betul akan saya serahkan bendera perang ini kepada seseorang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya. Allah akan memberi kemenangan lewat tangannya.”
Para sahabat bermalam sambil bertanya-tanya siapa orang yang akan diserahi bendera tersebut? Bahkan ‘Umar radhiyallahu ‘anhu mengatakan: “Belum pernah aku berambisi untuk menjadi pemimpin kecuali pada malam itu.”
Keesokan harinya, mereka datang pagi-pagi kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tapi beliau berkata:

أَيْنَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ؟

“Di mana ‘Ali bin Abi Thalib?”
Para sahabat menyahut: “Dia sakit mata, wahai Rasulullah.” Beliau perintahkan supaya dia dibawa ke hadapan beliau, lalu beliau ludahi kedua matanya dan mendoakannya. Akhirnya kedua mata itu sembuh seolah-olah tidak pernah sakit. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyerahkan bendera itu kepadanya.
Kata ‘Ali radhiyallahu ‘anhu: “Wahai Rasulullah, apakah saya perangi mereka agar mereka jadi sama seperti kita (muslim)?”
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

انْفُذْ عَلَى رِسْلِكَ حَتَّى تَنْزِلَ بِسَاحَتِهِمْ ثُمَّ ادْعُهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ وَأَخْبِرْهُمْ بِمَا يَجِبُ عَلَيْهِمْ، فَوَاللهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللهُ بِكَ رَجُلًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

“Teruslah, jalan pelan-pelan hingga tiba di pekarangan mereka. Kemudian ajaklah mereka kepada Islam. Terangkan apa yang wajib atas mereka tentang hak Allah dalam Islam. Demi Allah, seandainya Allah beri petunjuk satu orang saja lewat dirimu, maka itu lebih baik bagimu daripada unta merah.” (HR. Al-Bukhari (7/365) dan Muslim (1807) dan Ahmad (4/52) dari hadits Salamah bin Al-Akwa’)

Ketika Marhab keluar dan menantang, ‘Ali radhiyallahu ‘anhu pun membalas:

Akulah yang dinamai ibuku Haidarah (singa kecil)

Bak singa rimba yang menakutkan

Aku sempurnakan mereka dengan sha’ sebanyak cidukan

‘Ali radhiyallahu ‘anhu pun berjalan mendekati benteng. Tiba-tiba salah seorang Yahudi melihat dari atas benteng, lalu bertanya: “Siapa engkau?” Kata ‘Ali: “Aku ‘Ali bin Abi Thalib.” Yahudi itu berseru: “Kamu menang, demi yang diturunkan kepada Musa.”

Setelah Marhab tewas, keluarlah saudaranya, Yasir sambil berkata: “Siapa yang berani bertanding?”

Lalu majulah Az-Zubair radhiyallahu ‘anhu menyambut tantangannya. Shafiyyah ibunya berkata: “Wahai Rasulullah, (apakah) dia akan membunuh anakku?” Kata beliau: “Bahkan putramulah yang akan membunuhnya, insya Allah.” Az-Zubair radhiyallahu ‘anhu pun berhasil membunuhnya.

Kemudian orang-orang Yahudi lari masuk ke dalam bentengnya yang bernama Al-Qamush. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengepung benteng ini hampir 20 malam. Daerah ini tanahnya buruk dan panas. Kaum muslimin pun merasakan lapar yang berat. Mereka mulai menyembelih keledai jinak, tapi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mereka memakannya.

Sementara di dalam benteng Khaibar, seorang budak Habsyi melihat persiapan orang-orang Yahudi begitu hebat. Dia tertarik dengan pernyataan mereka ketika dia tanya siapa yang akan mereka hadapi itu? Orang-orang Yahudi itu mengatakan bahwa mereka akan menghadapi seseorang yang mengaku nabi. Muncul tanda tanya dalam hatinya ketika mendengar mereka menyebut nabi. Lalu diapun menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya: “Kepada apa yang engkau berdakwah?”

Beliau menjawab: “Saya ajak engkau kepada Islam; agar engkau bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan saya adalah Rasulullah serta tidak menyembah kecuali hanya Allah.”
Budak itu bertanya lagi: “Apa yang saya peroleh jika saya bersaksi dan beriman kepada Allah?”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Jannah (surga), kalau engkau mati di atas persaksian tersebut.”
Budak itupun masuk Islam lalu berkata: “Wahai Nabi Allah, kambing-kambing ini adalah amanah pada saya.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Keluarkan dia dari pasukan kita dan lemparlah dengan kerikil, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menunaikan amanahmu ini.”

Budak itu melaksanakannya, maka pulanglah kambing-kambing itu kepada pemiliknya. Melihat kambing-kambingnya pulang tanpa gembala, orang Yahudi majikan si budak itu pun mengerti bahwa budaknya telah masuk Islam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berdiri di hadapan barisan muslimin, menasihati mereka dan mendorong mereka berjihad. Setelah kedua pasukan bertemu, dan terbunuhlah sebagian di antara mereka, termasuk budak hitam tersebut. Pasukan muslimin membawanya ke markas dan memasukkannya ke dalam tenda. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatanginya setelah dia terbunuh, lalu bersabda:

لَقَدْ حَسَّنَ اللهُ وَجْهَكَ وَطَيَّبَ رِيْحَكَ وَكَثَّرَ مَالَكَ، لَقَدْ رَأَيْتُ زَوْجَتَيْهِ مِنَ الْحُوْرِ الْعَيْنِ يَتَنَازَعَانِ جُبَّتَهُ عَلَيْهِ، يَدْخُلاَنِ فِيْمَا بَيْنَ جِلْدِهِ وَجُبَّتِهِ

“Sungguh Allah sudah membuat wajahmu menjadi baik, mengharumkan tubuhmu dan memperbanyak hartamu. Dan sungguh aku lihat dua istrinya dari kalangan bidadari surga menanggalkan jubahnya dan masuk ke dalam antara kulit dan jubahnya.” (Hadits ini disahihkan oleh Adz-Dzahabi dalam Tarikhul Islam.)

Diriwayatkan pula oleh An-Nasa`i, Ath-Thahawi, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi dengan sanad yang sahih, bahwa Syaddad bin Al-Hadi radhiyallahu ‘anhu mengatakan:

أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَعْرَابِ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَآمَنَ بِهِ وَاتَّبَعَهُ ثُمَّ قَالَ: أُهَاجِرُ مَعَكَ. فَأَوْصَى بِهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بَعْضَ أَصْحَابِهِ فَلَمَّا كَانَتْ غَزْوَةٌ غَنِمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم سَبْيًا فَقَسَمَ وَقَسَمَ لَهُ فَأَعْطَى أَصْحَابَهُ مَا قَسَمَ لَهُ وَكَانَ يَرْعَى ظَهْرَهُمْ فَلَمَّا جَاءَ دَفَعُوهُ إِلَيْهِ، فَقَالَ: مَا هَذَا؟ قَالُوا: قِسْمٌ قَسَمَهُ لَكَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم. فَأَخَذَهُ فَجَاءَ بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: مَا هَذَا؟ قَالَ: قَسَمْتُهُ لَكَ. قَالَ: مَا عَلَى هَذَا اتَّبَعْتُكَ، وَلَكِنِّي اتَّبَعْتُكَ عَلَى أَنْ أُرْمَى إِلَى هَاهُنَا -وَأَشَارَ إِلَى حَلْقِهِ بِسَهْمٍ- فَأَمُوتَ فَأَدْخُلَ الْجَنَّةَ. فَقَالَ: إِنْ تَصْدُقِ اللهَ يَصْدُقْكَ. ثُمَّ نَهَضُوا فِي قِتَالِ الْعَدُوِّ فَأُتِيَ بِهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُحْمَلُ قَدْ أَصَابَهُ سَهْمٌ حَيْثُ أَشَارَ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: أَهُوَ هُوَ؟ قَالُوا: نَعَمْ. قَالَ: صَدَقَ اللهَ فَصَدَقَهُ. ثُمَّ كَفَّنَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي جُبَّةِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَدَّمَهُ فَصَلَّى عَلَيْهِ فَكَانَ فِيمَا ظَهَرَ مِنْ صَلَاتِهِ: اللَّهُمَّ هَذَا عَبْدُكَ خَرَجَ مُهَاجِرًا فِي سَبِيلِكَ فَقُتِلَ شَهِيدًا، أَنَا شَهِيدٌ عَلَى ذَلِكَ

“Datang seorang Arab dusun kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beriman dan mengikuti beliau. Dia berkata: “Saya akan hijrah bersamamu.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mewasiatkan dia kepada sebagian sahabat. Lalu ketika terjadi perang Khaibar dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memperoleh ghanimah, beliau pun membagi-bagikannya, termasuk kepada si Arab dusun tersebut. Ketika menerimanya, dia bertanya: “Apa ini?” Sahabat yang menyerahkan berkata: “Ini bagianmu yang diberikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untukmu.” Diapun mengambilnya lalu datang membawanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian katanya: “Apa ini, wahai Rasulullah?”
Beliau berkata: “Bagian yang aku berikan untukmu.”
Dia berkata: “Bukan untuk ini saya mengikuti engkau. Tapi saya mengikuti engkau agar aku dipanah di sini -dia menunjuk ke arah tenggorokannya-, lalu aku mati dan masuk surga.”
Kata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Kalau engkau jujur, Allah pasti membenarkanmu.”
Kemudian diapun bangkit menyerbu musuh. Tak lama, dia dibawa ke hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan terbunuh tepat di tempat yang ditunjuknya. Beliau bertanya: “Diakah ini?”
Kata mereka: “Ya.”
Beliau berkata: “Dia jujur kepada Allah, maka Allah benarkan dia.” Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengafaninya dengan jubahnya lalu meletakkannya di depan, kemudian menyalatkannya. Di antara doa beliau untuknya ialah: “Ya Allah, ini adalah hamba-Mu, dia keluar sebagai muhajir di jalan Engkau lalu terbunuh sebagai syahid, dan aku jadi saksi atasnya.”

Setelah itu, orang Yahudi pindah ke benteng Az-Zubair, di atas bukit Qullah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengepungnya selama tiga malam. Lalu datanglah seorang lelaki Yahudi bernama ‘Azaal dan berkata: “Wahai Abul Qasim (kunyah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam), sebetulnya, walaupun engkau kepung selama sebulan, mereka tidak peduli. Mereka punya mata air untuk minum di bawah tanah. Mereka bisa keluar di malam hari lalu minum dari telaga itu lalu pulang ke benteng mereka dan bertahan dari engkau. Kalau engkau putus jalur air minum mereka, tentu mereka akan menyerah.”
Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai memutus jalur minum mereka. Setelah persediaan air mereka putus, mereka keluar dan menyerang hebat. Terbunuhlah beberapa orang dari muslimin, sedangkan di pihak Yahudi ada puluhan orang tewas. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berhasil menaklukkannya.

Setelah itu, beliau menuju Kutaibah dan Wathih serta Sulalim, benteng Ibnu Abil Huqaiq. Para penghuni benteng ini bertahan sehebat-hebatnya. Akhirnya datang kepada mereka semua orang yang sudah kalah dari Nithah dan Syaq. Ketika mereka tidak keluar dari benteng, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkeinginan untuk menyerang mereka dengan manjaniq (semacam ketapel yang besar). Melihat hal ini, mereka yakin akan binasa kalau diteruskan. Akhirnya mereka menyerah dan minta damai kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah pengepungan selama 24 hari.

Akhirnya, turunlah Ibnu Abil Huqaiq berunding dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian disepakati bahwa orang Yahudi harus keluar dari Khaibar membawa anak-anak mereka dan meninggalkan harta mereka kecuali pakaian yang melekat pada tubuh mereka. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam mereka bila mereka menyembunyikan sesuatu dari beliau.
Tapi mereka menyembunyikan kekayaan Huyai bin Akhthab yang dahulu dibawanya pindah dari Madinah (dalam peristiwa pengusiran Bani Nadhir). Beliau bertanya: “Mana kantung kulit yang dibawa Huyai dari Bani Nadhir?”
Katanya: “Habis untuk belanja dan perang.”
Kata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Masanya begitu singkat, sedangkan harta itu sangat banyak?” Lalu beliau menyerahkannya kepada Az-Zubair, lalu diapun disiksa sampai mengaku. Akhirnya dia berkata: “Saya pernah melihat dia mengitari reruntuhan di sini.”

Merekapun mendatanginya dan mengitarinya, akhirnya mereka temukan kulit itu di dalam puing-puing. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menghukum mati dua putra Ibnu Abil Huqaiq, yang salah satunya adalah suami Shafiyyah bintu Huyai bin Akhthab. Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menawan wanita dan anak-anak mereka serta membagi-bagi harta mereka. Bahkan beliau ingin pula mengusir mereka dari Khaibar.
Kata mereka: “Wahai Muhammad , biarkan kami di sini mengolah tanah ini, karena kami lebih tahu daripada kalian.”
Hal ini disepakati oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan syarat separuh hasil tanah Khaibar untuk beliau. Demikian diriwayatkan oleh Abu Dawud rahimahullahu di Kitab Al-Kharaj dalam Sunan-nya.

Dalam peristiwa ini, tidak ada yang dibunuh beliau sesudah perdamaian selain kedua putra Ibnu Abil Huqaiq. Itupun karena pelanggaran yang mereka lakukan, dengan menyembunyikan sebagian harta milik Huyai.
Setelah memilih Shafiyyah, beliau perintahkan Bilal membawanya ke kendaraan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan sengaja Bilal membawa mereka melewati bangkai suami dan saudara serta bapak-bapak mereka. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka melihatnya, lalu menegur Bilal:

أَذَهَبَتِ الرَّحْمَةُ مِنْكَ، يَا بَلَالُ؟

“Sudah hilangkah kasih sayang darimu, wahai Bilal?”
Kemudian beliau menawarkan Islam kepada Shafiyyah, dan diapun masuk Islam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memilihnya untuk beliau, lalu membebaskannya dan menjadikan kebebasannya itu sebagai mahar. (HR. Al-Bukhari (7/360) dan Muslim (2/1043) dari hadits Anas radhiyallahu ‘anhu)

Beliau mengadakan walimahan dan masuk kepadanya di perjalanan menuju ke Madinah. Ketika melihat warna hijau di pipi Shafiyyah, beliau bertanya: “Apa ini?”

Kata Shafiyyah: “Wahai Rasulullah, sebelum kedatanganmu kepada kami, saya bermimpi seolah-olah bulan lepas dari tempatnya dan jatuh di pangkuanku. Padahal demi Allah, saya tidak pernah mengingat engkau sedikitpun. Lalu saya ceritakan kepada suami saya, tapi dia menamparku dan berkata: ‘Engkau mengangankan raja yang di Madinah itu (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maksudnya –ed)’.” (Al-Haitsami dalam Al-Majma’ (9/251), lihat Az-Zaad (3/327).)

Di malam harinya, Abu Ayyub berjaga malam di sekitar tenda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai subuh. Ketika dia melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, diapun bertakbir. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadanya: “Ada apa, wahai Abu Ayyub?”

Katanya: “Saya berjaga malam, ketika engkau masuk kepada wanita ini. Saya teringat engkau telah membunuh bapak dan suaminya, saudara serta kerabatnya. Maka saya khawatir dia membunuhmu diam-diam.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun tertawa mendengarnya dan mendoakan kebaikan baginya.

Sumber: Penaklukan Yahudi Khaibar, bag 2. Penulis: Al-Ustadz Abu Muhammad Harits Abrar Thalib. Syariah, Jejak, 20 – Juni – 2008, 02:06:14. http://www.asysyariah.com/print.php?id_online=682


Buah Perang Khaibar

 

  1. Dua puluh orang muslim menemui syahid.
  2. Sembilan puluh Yahudi terbunuh.
  3. Muslimin mendapatkan rampasan perang yang banyak. Dan muslimin berhasil menghilangkan bahaya Yahudi. Karena selama ini Yahudi merupakan ancaman bagi kaum muslimin.
  4. Penduduk Fadak, di utara Khaibar, segera mengikat perjanjian dengan muslimin. Daerah itu dikhususkan untuk Rasulullah.

 

Sumber: Muqarrar Al-Mustawa Ats Tsalits fis Siratin Nabawiyyah-Syu’bah Ta’lim Al Lughah Al Arabiyyah Al Jami’ah Al Islamiyyah, Madinah.

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Setelah Khaibar diduduki, ada orang yang menghadiahkan daging kambing yang beracun kepada Nabi saw. Lalu beliau bersabda: “saya hendak bertanya kepadamu tentang satu hal! Adakah kamu mau memberikan keterangan yang sebenarnya kepada saya!”. Mereka menjawab: “Ya” Nabi SAW bertanya kepada mereka :”Siapa ayahmu?” mereka itu menjawab :”Si Anu !” Lalu beliau bersabda :” kamu dusta, akan tetapi ayah kamu si “Anu”. Mereka itu berkata:” Benar Tuan!” Beliau bertanya :” Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan ?” Ya, hai Abu Qasim! Sekiranya kami berdusta, tuan ketahui dusta kami sebagaimana tuan ketahui tentang ayah kami”. Beliau menanyakan kepada mereka: “Siapa ahli neraka”?” Mereka itu menjawab: “Kami berada didalamnya dalam masa yang singkat, kemudian kamu gantikan kami didalamnya”. Nabi saw lalu bersabda :”Kamu akan tetap disika dalam neraka itu, demi Allah! Kami tidak akan pernah menggantikan kamu didalam neraka itu”.
Kemudian beliau bersabda lagi: “Adakah kamu mau menjawab dengan benar kepada saya tentang sesuatu yang saya tanyakan?” Jawab mereka: “Ya, hai Abu Qasim!” Beliau bertanya: “Adakah kamu isikan racun dalam daging kambing ini?” Jawab mereka: ”Ya”. Tanya beliau : “ Apakah yang mendorong kamu berbuat demikian?” Jawab mereka: ”Maksud kami ialah, kalau sekiranya tuan seorang pendusta, kami akan senang. Dan kalau sekiranya tuan seorang Nabi, racun itu tidak akan membahayakan tuan.” (HR. Bukhari 1412)

Pembuktian bahwa nabi Muhammad selamat dari racun yang diberikan oleh wanita Yahudi Zainab binti Hârits, istri Salâm bin Misykam, salah seorang pembesar Yahudi adalah:

1. Perang Khaibar terjadi pada tahun 628 M (tahun ke 7 H) dan pada bulan February 629 M – Zul Qa’dah 7 H) Nabi dan kaum Muslimin melaksanakan Umratul Qadha’.
2. Setelah perang Khaibar dapat ditaklukkan, Rasulullah menikah dengan Shafiyah binti Huyaiy bin Akhtab. Pada tahun yang sama.
3. Bulan January 630 M (Ramadhan 8 H) Nabi Muhammad pun masih SEHAT WAL ‘AFIAT. Beliau membuka kota Makkah dan menghancurkan semua berhala-behrhala yang ada disekitar Ka’bah. Peristiwa ini dikenal dengan “FATHUL MAKKAH”.  Nabi masuk dengan jaminan penuh dari beliau bahwa tidak ada satu tetespun darah yang jatuh. Padahal kalau beliau mau kehancuran dan kebinasaan kota Makkah bertengger di bibir beliau. Hanya dengan satu sekali perintah tentara yang berjumlah 12.000 personil dalam sekejab akan membinasakan kota Makkah dalam seketika.
4. 4 (Empat tahun) dari peristiwa Khaibar Rasulullah masih HIDUP!! Dan pada bulan maret 632 M, atau tepatnya Dzulhijjah 10 H) Rasulullah melaksanakan Haji Wada’ bersama-sama dengan kira-kira 114.000,- orang kaum muslimin untuk menunaikan ibadah haji.
5. Pada bulan Mei 632M, atau bulan safar 11 H, Rasulullah menyiapakan Tentara Usamah
untuk pergi ke Negri Syam.
6. Pada tgl 7 Juni 632 M atau pada hari senin12 Rabi’ul awal (bertepatan dengan hari
kelahiran beliau) Nabi Muhammad wafat.

Nabi Muhammad wafat karena sakit biasa dan bukan karena racun:

Sebelum beliau wafat, Rasulullah SAW tetap melaksanakan Dak’wah :
Dari Aisyah ra., katanya :”Ketika sakit Nabi bertambah berat, beliau meminta kepada semua istri beliau, supaya ia diizinkan selama sakit ia dirawat dirumahku, dan mereka semua mengizinkannya. Lalu Nabi pergi ke rumah Aisyah dipapah oleh dua orang laki-laki, sedangkan kedua belah kaki beliau tercecah menggaris tanah dinatara kedua orang laki-laki itu, yaitu Abbas dan seorang lagi.”
Kata Ubaidillah, “Cerita Aisyah itu kuceritakan kepada Abbas, lalu dia menanyakan kepadaku, tahukah engkau siapa laki-laki yang seorang lagi itu?”
Jawabku, “Tidak!” Katanya, “Dia adalah Ali”.
Selanjutnya Aisyah menceritakan juga, bahwa setelah  Rasulullah SAW berada dirumahnya, sedangkan sakit Rasul bertambah keras juga, maka beliau bersabda, “Siramkanlah kepadaku tujuh girbag air yang masih utuh, mudah-mudahan aku segera dapat melaksanakan da’wah kembali kepada orang banyak.”
Lalu Nabi didudukkan kedalam sebuah bak mandi terbuat dari kuningan, kepunyaan hafshah, istri nabi saw, kemudian beliau kami sirami dengan air yang disuruhkan Nabi, sampai beliau memberi isyarat kepada kami, ‘Sudah cukup.”
Sesudah itu beliau pergi ke Mesjid menemui jamaah”
(HR Bukhari 135)

Kesimpulan:

Beberapa sahabat Rasulullah SAW yang ikut makan daging kambing dengan Rasul ketika itu tewas saat itu juga, apa bila dia bukan seorang Rasul maka dapat di pastikan akan ikut tewas.

Itu artinya racun yang di bawah oleh wanita yahudi sangat mematikan. Jadi tidak benar Rasulullah SAW wafat karena racun.

Selamatnya Rasul dari racun merupakan salah satu Mukjizat yang di berikan Allah SWT kepada beliau.

Penulis: Filar Biru

Gigitlah dengan gigi geraham dengan Kuat

82 thoughts on “TIDAK BENAR RASULULLAH SAW WAFAT KARENA DI RACUN OLEH WANITA YAHUDI

  1. Beberapa tafsiran seenak perut kafir2 penghujat pada islam dan sirah rasul.TAFSIRAN SEENAK PERUT 1=Rasul tujuan menyerbu khaibar untuk makanan dan merampok.dgn alasan hadist bahwa kaum muslim tak kenyang dgn korma hingga khaibar ditahlukkan.jawab:dalam sirah rujukan yg ku baca karya mubarakfury jelas,bahwa tujuan penyerangan khaibar ialah mematahkan sarang makar.sebab dari khaibar diatur perang ahzab,penghianatan quraizah dll,yg nyaris menghancurkan madinah.adapun ghanimah adalah urusan belakang.TAFSIRAN SEENAK PERUT 2:rasul merampok harta khaibar.jawab:justru 2 anak ibn abil haqiq dari pihak yahudi minta berunding setelah penahlukan wilayah kedua khaibar.dua anak abil haqiq MINTA BERUNDING DGN RASUL.lalu rasul menerima.anak abil haqiq berjanji akan menyerahkan harta2 mereka dalam perjanjian damai ini,asal kejahatan2 masa lalu mereka diampuni,tak ada tentara2 yahudi khaibar yg dihukum. dan cuma membawa harta semuat kendaraan mereka ketika hengkang dari khaibar.jadi,penyerahan harta itu hasil perundingan damai.TAFSIRAN SEENAK PERUT KE 3=rasul menyiksa kinanah bin rabi bin abil haqaiq dgn sadis dan merampok hartanya.jawab:jelas,kinanah telah sepakat dalam perjanjian damai menyerahkan harta2 mereka tampa diminta rasul.lalu Rasul sudah kenyang dikhianati yahudi berkata:”AKU MENYATAKAN KALIAN TERLEPAS DARI PERLINDUNGAN ALLAH DAN RASUL NYA JIKA KALIAN MENYEMBUNYIKAN SESUATU.”artinya,jika 2 anak abul haqaiq itu mungkir janji,akan terkena hukuman berhianat.dimana tampa diminta mereka mengadakan perjanjian damai dgn menyerahkan harta.tapi kinanah berkhianat menyembunyikan sebagian harta.ketika ditanya,kinanah menyangkal.maka rasul berkata:”bagaimana jika kami menemukannya ada padamu,apakah aku akan membunuhmu”?.kinanah malah menantang:”boleh”.lalu teryata harta yg disembunyikan kinanah ditemukan.maka,kinanah ditanya mana sisa harta itu?kinanah tetap tak mau memberi tahu,maka ia pun disiksa dgn bara api didadanya agar mengaku.tapi,ia kukuh.jelas,kinanah cari penyakit sendiri.dia yg berjanji menyerahkan harta,dia yg mungkir sendiri malah arogan menantang rasul membunuhnya.TAFSIRAN SEENAK PERUT 4=kinanah di bunuh dan di rampok hartanya.jawab:dibunuh nya kinanah bukan murni karena ia menyembunyikan harta perjanjian.namun sebagai hukum qisash atas terbunuhnya mahmud bin maslamah.sebenarnya kinanah jika mentaati perjanjian,ia sudah diampuni total sesuai isi perjanjian,tapi kinanah mencari penyakit bagi dirinya sendiri.TAFSIRAN SEENAK PERUT 5=tanah2 di khaibar dirampok.jawab:tidak benar,justru itulah ghanimah sebagai pemenang perang.atas penghianatan yahudi bertahun tahun atas semenanjung arab,rasul bermaksud mengusir kaum yahudi.tapi yahudi memelas minta menggarap tanahnya kembali dgn bagi hasil.lalu rasulpun mengizinkan.maka,yahudi kembali boleh tinggal di khaibar.TAFSIRAN SEENAK PERUT 6 SEKALIGUS FITANAH=setelah meng eksekusi kinanah,rasul meniduri dan memperkosa isteri kinanah yg muda belia,shafiyah.jawab:jikat anda membaca sirah,ceritanya akan beda dgn cerita pemfitnah itu.justru setelah kinanah di eksekusi,safiyah jatuh status jadi sahaya menurut hukum perang saat itu.lalu rasul dinasehati para sahabat agar shafiyah dijadikan isteri,untuk menghentikan permusuhan yahudi pada islam.lalu rasul setuju.lalu shafiyah ditawari masuk islam,maka iapun masuk islam.lalu rasul menikahi shafiyah.jadi gak ada tuh kesan merampok dan memperkosa disini.subhanallah,begitu picik kaum kafir mengutip sirah rasul.dan hadist2 sahih menceritakan kemesraan rumah tangga rasul dgn shafiyah.namun,hal2 baik ini disembunyikan orang2 kafir.TAFSIRAN SEENAK PERUT 7=Rasul amat rakus dan birahi pada shafiyah,hingga menikahi shafiyah dan menidurinya tampa menunggu masa iddah.jawab:ketika kinanah dieksekusi,kinanah baru menikah dgn shafiyah dan pasti belum campur.mustahil rasul yg sudah teruji ini melanggar iddah.jelas pasti rasul akan menanya shafiyah sebelum menikahinya,apakah ia sudah dicampuri kinanah?jika belum,tentu tak perlu menunggu masa iddah lagi.

    • @Wura Wuri

      wah nice post, kagak di sangka ternyata kamu pintar ya…
      terimakasih atas masukannya, ini sangat membantuku dan umat islam dalam menjawab segala perbuatan tukang fitnah.

      Jangan pernah menyerah Wura, ini semua untuk kebaikan kita bersama, Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan baik hambaNya.

      Yang jelas koment kamu sangat membantu, inilah yang sangat aku harapkan

      Salam manis selalu

      • ❶. bukti om mamad adalah nabi palsu:

        dαri λƅυ Hυrαirαh rα, ᴏrαnɡ Yαhυdί menȷαɯαƅ:
        Jikα kαυ MEMANG BENAR NABI, mαkα RACUN itυ TIDAK MEMPAN terhαdαρmυ.” (HR.Bυkhαri,2933)

        ❷. pengakuan jujur dari om mamad menjelang beliau tewas:

        dαri λisγαh rα, Ϻυhαmmαd menɡelυh:
        Akυ merαsα URAT NADIKU DIPOTONG ᴏleh RACUN γαnɡ αkυ mαkαn di khαγƅαr.” (HR.Bυkhαri,4428)

        ❸. om mamad kesiksa 3 taon pasca nenggak racun di khaybar, jalan aja oyong tuh orang:

        dαri λisγαh rα, ƅerkαtα:
        Selαmα sαkitnγα, Ϻυhαmmαd BERJALAN denɡαn KAKI MELEMPAI MENYERET TANAH di PAPAH ᴏleh dυα ᴏrαnɡ. (HR.Bυkhαri,646)

    • Mereka yang difitnah dan yang memfitna sama saja, sama-sama seenak perutnya, sama-sama keras kepala. Permasalahan Islam Vs Yahudi sebenarnya bukan permasalahan keagaamaan, sipiritual, relegi. Inti Permasalahannya adalah mereka ingin menunjukan dirinya siapa yang paling kuat dan agama yang dijadikan senjata untuk mendapatkan dukungan dari dunia luar. Mereka pun mengklaim telah mendapatkan legimitasi dan legalitas dengan agama dan kepercayaannya dari Tuhan, untuk saling menjatuhkan.
      Ha…ha..ha…
      Aku tertawa….Ha..ha..ha…

      • @Javan

        Kalau bukan permasalaha agama lalu masalah apa bro, masalah suku? masalah perut?

        Apa sampean tidak membaca dunia ini dan isinya, masalah apa di dunia ini yang paling populer selain agama?

        Apa sampean tidak mengerti?

      • Hanya orang-orang yang dangkal pemikirannya, bila agama menjadi sumber ketegangan dan mengklaim yang paling benar. Mereka memperdebatkan Allah sang pencipta, seakan-akan Mereka yang paling tahu akan Allah, paling tahu apa yang dikehendaki Allah. Pernahkah bertemu Allah secara langsung?
        Paling-paling jawabnya
        Allah……
        Menurut Quran”…Bla..bla…
        Menurut Injil”…Bla..bla…
        Dalam Alkitab…Bla..bla…
        Yang jelas Permasalahan Islam Vs Yahudi sebenarnya bukan permasalahan keagaamaan, sipiritual, relegi. Inti Permasalahannya adalah mereka ingin menunjukan dirinya siapa yang paling kuat dan agama yang dijadikan senjata untuk mendapatkan dukungan dari dunia luar. Mereka pun mengklaim telah mendapatkan legimitasi dan legalitas dengan agama dan kepercayaannya dari Tuhan, untuk saling menjatuhkan.
        Aku sebagai orang pribumi Jawa tentu juga memiliki hak, bahwa agama-agama manca negara yang datang ke tanah jawa adalah sebentuk penjajahan budaya dan peradaban.

        • Setuju dengan mas Javanizis. Sampeyan Wong kejawen ya? Podho karo aku. Muhammad itu mbahe rampok, begundhal cewek Dan Tukang perkosa yang akhlaknya lebih baik anjing Dari pada dia. Dia sekarang sedang kaing2 di neraka.

      • Siapa yang memperdebatkan Allah, apa anda tidk mengerti bahasa indonesia? Siapa yang dangkal pemikirannya? Bukankah anda sendiri yang teramat dangkal melihat kenyataan kehidupan ini?!

        Siapa bilang permasalahan Yahudi dan Islam bukan permasalahan agama? Apa anda buta? Kalau bukan permasalahan agama, dari dulu pada zaman nabi musa perdamaian sudah tercapai. Apa anda tidak mengerti dengan apa yang di sebut Bani Israil yang sangat sering di sebut di dalam Al Quran.

        Kalau hanya menunjukan kekuatan dan kearoganan saja dan tidak menyinggung permasalahan agama, maka perperangan tersebut tidak akan berlarut-larut. Sebab Islam tidak akan tersinggung dengan permasalahan dunia saja, sebab yang terjadi adalah permasalahan akidah mengorek jantung islam yaitu Tauhid. tidak ada toleransi dalam hal ini. ini harga mati.
        Buka mata anda dan gali sejarah Yahudi tersebut apa yang sebenarnya mereka inginkan.

  2. APAKAH KINANAH BIN RABI LAYAK DI SIKSA?sebenarnya tindakan rasul menyiksa kinanah adalah darurat perang.berikut wajarnya rasul spontan menyiksa kinanah.ARGUMEN 1=kinanah sendiri yg berjanji menyerahkan harta2 pada perundingan damai,tampa diminta.lalu kinanah sendiri yg mungkir dan berkhianat menyembunyikan harta itu.tentu penghianatan ini amat melelahkan jiwa,disamping kelelahan perang.ARGUMEN 2=kinanah sudah diminta baik2 menyerahkan harta hasil janji dirinya itu pada rasul.tapi kinanah kukuh berkhianat menyembunyikannya.sampai2 rasul menggertak akan membunuhnya sebagai eksekusi bagi penghianat.malah kinanah dgn arogan menjawab:”boleh”.ARGUMEN KE 3=teryata kinanah ketahuan menyembunyikan harta.lalu rasul menanyakan sisanya.tapi kinanah ngotot gak mau beritahu.maka dgn cara apa lagi menghukum penghianat ini?terpaksa kinanah disiksa agar mengaku.andai ia mengaku dan mohon ampun,tentu ia akan di ampuni.ARGUMEN KE 4=rasul ketika menerima janji kinanah dalam perjanjian damai menyerahkan hartanya,telah menempuh beberapa langkah agar tak terulang penghianatan yahudi.a)Allah dan rasul tak menjamin diri mereka jika berhianat menyembunyikan sesuatu.b)namun,kinanah masih nekad menyembunyikan.c)penghianatan itu diketahui rasul,rasul meminta baik2 pada kinanah.d)namun kinanah tetap tak mengaku.e)maka terpaksa rasul mengancam akan meng eksekusinya jika benar ada harta itu dan kinanah berkhianat.malah kinanah menantang.f)teryata kebohongan dan penghianatan kinanah terbongkar,harta itu ditemukan,tentu terbayang kejengkelan atas penipuan perjanjian ini.malah dgn arogan kinanah bersedia dibunuh.g)lagi2 rasul meminta baik2 sisa harta itu,tapi kinanah tetap tak mengaku.h)coba bayangkan saudara,betapa jengkelnya rasul dan kaum muslimin menghadapi penghianatan kinanah yg berbelit belit ini.sudah berbagai cara persuasif ditempuh,tapi kinanah tetap berkhianat dan berbohong.maka terpaksa kinanah disiksa agar mengaku.siksaan ini adalah tahap akhir ketika segala cara lembut,gertakan,dst tak mempan…herankah saudara2 kristen seorang nabi menyiksa?jangan heran,musa pun sadis dalam bibel,namun apakah musa nabi palsu karenanya?..dan,rasul tak pernah membunuh dan menyiksa orang2 tak bersalah,baik pria,wanita dan anak2.rasul cuma membunuh penghianat,agresor perang,dst.rasul dalam sejarah sirahnya cuma menyiksa 2 kasus.kasus kinanah karena berkhianat,kasus ukul dan urainah karena membunuh dan merampok….andaikata kinanah tidak berkhianat,tentu ia akan selamat,tak kan dibunuh,bahkan dibiarkan bebas.tapi kinanah benar2 cari penyakit.rasul tak akan membunuh tampa suatu kesalahan orang2 yg dibunuh..dan,diatas semua itu,penduduk khaibar bertahun tahun telah berusaha menghancurkan madinah.kejahatan mereka dan penghianatan mereka amat banyak.andai rancangan penghianatan mereka lewat quraizah berhasil,maka madinah akan dikuasai,rasul akan dicincang,sahabat2 akan dibunuh dan disiksa,dst.

  3. @to filar biru,trims juga untukmu.aku sampe begadang nih tuk mengetik komen ini.aku sebenarnya ingin menjawab umar bin khattab di http://www.answering.wordpress.com dipostingan bulan november ini. tapi koment2ku gak masuk.maka aku menuju blog mu.ku lihat blogmu amat bagus,menjawab fitnah2 seputar sirah,rasul dst.jadi bukan kristologi tok.kita harus seimbang,membongkar kepalsuan kristen sampai ke akar2nya,juga sekaligus menjawab fitnah2 seputar sirah dan pribadi rasul saw.sirah nabawiah adalah serangkaian cerita2 yg harus kita gali sedalam dalamnya hikmah2 tindakan rasul itu,agar kita tak tergelincir kedalam kesalahfahaman.banyak bukti2 penguat kenabian muhammad.muhammad tak lantas jadi nabi palsu hanya karena ia membunuh dalam jihad.membunuh tentara agresor,penghianat,dst.kalau kaum kristen menganggap muhammad nabi palsu hanya karena membunuh,balikin saja ke mereka,jadi MUSA NABI PALSU DAN TAURAT KITAB PALSU.mengapa?musa adalah pembunuh berdarah dingin.jumlah korban yg dibunuhnya puluhan ribu jiwa.

    • Terimakasih Wuri, engkau telah menambah pundi-pundi pengetahuanku dan kaum muslimin pada umumnya, inilah yang di sukai Allah dan Rasulnya yaitu menyebarkan ilmu pengetahuan, selain menambah pengetahuan orang lain juga menambah pahala.

      Benar Wuri aku juga begadang semalaman mencari referensi dari berbagai sumber di web/blog dan buku2 yang ada padaku. Ada sesuatu yang hilang ketika fitnah ini (exmuslim) merasuk dalam jiwaku.

      Maka aku berlindung kepada Allah dan membenarkan apa2 yang disampaikanNya kepada Nabi2nya.

      Setelah aku membaca fitnah keji ini, aku merasa terpanggil untuk menjawabnya dengan semampuku, Alhamdulillah semuanya atas petunjuk Allah jualah aku dapat menyelesaikannya walaupun bahasa dan gaya aku menyampaikan sedikit belepotan. hihihii

      SALAM MANIS SELALU.

  4. @wura wari & filar
    goood…😉
    dah jadiken postingen….
    nanti sayah yang nungguin cacing yahudinyah…

  5. Buat filar biru,ini masukan saya lagi.saya ingin masukan ini anda tulis ulang di postingan2 anda kelak,dgn lebih lengkap menurut bahasa anda.masukan sederhana saya semoga berguna.CERITA VERSI PEMFITNAH:setelah suami safiyah di eksekusi,rasul langsung merampok,memperkosa dan meniduri shafiyah ditenda yg dijaga pengawal.CERITA SIRAH YANG BENAR:bukan begitu cerita yg benar dalam buku2 induk sirah,baik ibn hisyam,mubarakfury dst.kronologis cerita yg benar tahap2nya ialah:CERITA TAHAP 1=suami shafiyah dieksekusi karena kesalahannya.seperti yg saya tulis diatas.CERITA TAHAP 2=sebenarnya shafiyah saat itu hendak diserahkan sebagai sahaya Dahiyah bin khalifah al kalbi.sesuai hukum perang yg berlaku seantero timur tengah,eropa dll.namun hukum perbudakan islam lebih manusiawi setelah lama para budak2 dijadikan barang siksaan dan mainan.dalam islam,budak2 amat dimuliakan dan dimanusiakan.boleh menikahi budak perempuan(qs 4:3,4:24,4:25),budak sama derajat dalam iman dan turunan(4:25),budak2 wanita kalau dikawini mesti diberi mahar,terhormat seperti wanita merdeka(4:25),budak2 juga harus diberi harta sedekah(16:71),budak2 laki2 dan perempuan yg tak mampu membiayai pernikahan,tuannya harus menanggung biaya perkawinannya(24:32),budak2 jika sudah tak betah pada tuannya,boleh meminta perjanjian kebebasan dgn cara mencicil(24:33),baitul mal dan pemerintah islam harus membantu biaya pembebasan budak2 dgn harta zakat(9:60),tidak boleh meng eksploitasi budak2 perempuan untuk menjadi pelacur,party2 sek,dst.kehormatan mereka harus dijaga,dan cuma tuannya saja yg boleh menggaulinya(24:33),pada dasarnya,perbudakan dalam islam cuma sementara,pembebasannya adalah keniscayaan(90:13,2:177),berbagai cara agar budak terbebas(5:89,9:60,24:33,58:3,5:89),menurut hadist sahih,memukul budak sekali saja,maka budak otomatis harus bebas.jadi gak ada peluang menzalimi budak dalam syariat islam.beda budak2 pra islam,budak2 wanita dijadikan pelacur,diumpan ke pesta2 seks bebas,bahkan dalam ilmu kedokteran persia pra islam,tubuh budak dijadikan bahan percobaan pembedahan.ketika datang islam,cara2 itu di hapus,diganti dgn hewan2.CERITA TAHAP 3=lalu shafiyah nyaris menjadi sahaya dahiyah.lalu para sahabat menghadap rasul dan berkumpul.lalu para sahabat itu memberi pandangan,amat tak pantas,amat kasihan wanita terhormat putri pemuka kaum yahudi menjadi budak terendah.lagi pula,dgn menikahi shafiyah,agar permusuhan yahudi menurun pada islam.dan mencoba menarik simpati mereka.pandangan itu di terima rasul.CERITA TAHAP 4=lalu shafiyah dihadapkan pada nabi,ditawari 2 hal,apa mau masuk islam,atau di kembalikan ke kaumnya.shafiyah memilih masuk islam dan menikah dgn rasulullah.CERITA TAHAP 5:maka rasul hidup amat mesra dan harmonis dgn shafiyah.banyak hadist2 menceritakan kemesraan dan keharmonisan shafiyah dgn rasul.namun hadist2 ini disembunyikan orang2 kafir…KESIMPULAN:terbantahlah fitnah bahwa rasul memperkosa shafiyah.cerita yg benar adalah bertahap,ada dialogh baik2,dst…

  6. Thanks berat Wura, akan saya postkan nanti, Insya Allah. Secara hirarkienya kehidupan Rasul akan terdapat kisah ini. Saya akan mencari rujukan dan acuan yang komprehensif dari kisah tersebut, baik hadits2 yang shahi maupun pendapat-pendapat dari ulama islam.

    Agar fitnah2 di sekitar istri2 beliau termentalkan sudah berdasarkan kenyataan dan kejadian yang sebenarnya, bukankah permasalahan ini akan menguras daya upaya kita, dan saya secara bertahap akan memblokade fitnah2 tersebut termasuk apa yang Wura postkan barusan.

    Tidak menutup kemungkinan fitnah2 yang lain baik yang menyangkut Al Quran maupun hadits yang di pelintir oleh tukang fitnah. Yang membuat saya lega adalah mereka tidak begitu paham dengan bahasa Al Quran. Saya tahu Allah memegang kunci Al Quran itu dan hanya memberikan kepada mereka yang hatinya condong pada kebaikan.

    Semoga Allah memberikan kita rahmat dan hidayahNya, Amin

  7. To filar biru,andaikata pun rasul wafat karena racun khaibar,tak kan menurunkan gelar kenabiannya.sebab kematian itu sudah jadi takdir Allah,dan supaya Allah menunjukkan,rasulpun manusia biasa,bisa terbunuh layaknya zakaria dan yahya.kalau umat paulus berdalih bahwa nabi palsu yg memberitahu allah2 lain harus mati,paulus pun mati ditangan kaisar romawi.jadi,maksud mati disini bermakna mesti memasuki kesesatan atau neraka.banyak bukti2 penguat kenabian muhammad,mukjizat,quran,dll.jadi,peristiwa racun ini tak serta merta jadi masalah yg penting.terserah cara Allah mematikan para nabinya.entah dgn cara di gergaji seperti zakaria,di hukum mati seperti yahya,dst.

  8. EKSEKUSI 600-700 PENGHIANAT YAHUDI QURAIZAH SAH DEMI HUKUM.kejahatan dan penghianatan bani quraizah dapat anda baca dalam buku2 induk sirah,bab perang ahzab dan perang bani quraizah.berikut argumen2 bahwa eksekusi 600-700 penghianat yahudi,sah demi hukum dan keadilan.ARGUMEN KE 1=bani quraizah melanggar perjanjian dgn rasul untuk hidup damai berdampingan.teks2 perjanjian itu dapat anda baca dibuku2 sirah,bab kedatangan mula2 rasul dimadinah.mereka telah menghianati perjanjian damai dan berusaha mensabotase madinah yg kosong sepeninggal rasul dan kaum muslimin berperang digaris depan madinah.ini di sebut PENGHIANATAN TINGKAT TINGGI,yg amat membahayakan.ARGUMEN KE 2=jika quraiza berhasil menawan wanita dan anak2 kaum muslimin,tentu akan mengacaukan konsentrasi kaum muslimin menghadang pasukan ahzab.hal ini berbahaya,membuat pasukan ahzab dapat masuk ke madinah lalu menghancurkan islam.ARGUMEN KE 3=Bani quraizah berniat menyelundupkan ke pasukan ahzab 1500 pedang,2000 tombak,300 baju besi dan 500 perisai.tentu layak sekali mereka dieksekusi mati karena kejahatan berat ini.senjata2 itu tentu untuk merobek robek perut kaum muslimin,membelah kepala mereka dan mengeluarkan otak2 mereka dgn senjata2 itu.ARGUMEN KE 4=andaikata pasukan ahzab masuk karena penghianatan quraizah,lasykar kafir itu tentu akan juga berbuat sadis.ingat telinga2 mujahidin yg dipotong kaum musyrik diperang uhud?.rasul dan sahabatnya pasti akan dicincang.atau dipasung,dipenggal,diludahi,dihina,disiksa,dan anak2 dan isteri2 kaum muslimin tentu disuruh murtad,dilecehkan,dan dijadikan budak tampa aturan perbudakan yg manusiawi.penduduk madinah yg muslim akan dipaksa murtad dgn siksaan2,seperti dimekkah dulu.lalu pasukan ahzab dan quraizah akan berpesta khamer,hiburan2,dst.lalu kedai2 arak,pelacuran,dst kembali buka dan berhala2 dipancangkan kembali.andaikata penghianatan quraiza berhasil,dakwah islam hancur,dunia tak kan maju seperti kini.timur tengah akan jadi sarang berhala hingga ke era modern.ARGUMEN KE 5=andaikata quraiza berlindung di benteng2 mereka sampai perang usai,tak berkhianat,tentu rasul tak akan mengusik mereka.perjanjian tetap berlangsung,mereka akan tetap hidup tentram bekerja menurut ekonomi mereka.tapi,bani quraizah gemar mencari penyakit.rasul tak akan menganiaya orang yg tak berdosa.ARGUMEN KE 6=yang dieksekusi bukan anak2 laki2,anak2 wanita dan wanita2 banu quraizah.tetapi semua laki2 dewasa saja yg berkhianat.ARGUMEN KE 7=jika banu quraiza cuma dipenjara,masa itu rasul dan para sahabat terlalu sibuk menangkis serangan2 musuh.tentu tak akan sempat mengelola penjara seukuran 600-700 yahudi penghianat.lagi pula,dalam hukum perang,penghianat pemasok persenjataan pada musuh untuk merusak dan membunuh kita tentu harus mati.ARGUMEN KE 8=kaum muslimin telah banyak harta,nyawa dll melayang hanya untuk mempertahakan islam dan madinah sebelum perang ahzab.yakni perang badar,uhud,dan ekspedisi2 lainnya.tiba2,quraizah mencoba merusak itu semua dgn penghianatan.seperti indonesia telah dipertahankan bergalon galon darah pahlawan,tiba2 ada penghianat yg mencoba menghancurkan indonesia.tentu tiada yg pantas kecuali hukuman mati.ARGUMEN KE 9=quraizah dan pasukan ahzab adalah kaum gelap,pengekal berhala,riba,khamr,perbudakan tampa aturan hukum manusiawi,penguburan bayi2 perempuan,dst.mereka bekerja sama memenangkan kegelapan.maka tak mengapa mengeksekusi 600-700 penghianat demi kemaslahatan berjuta juta manusia.sebab,islam menghapus khamr,riba,pelacuran,mengubur bayi2 perempuan,dst.ARGUMEN KE 10=jika ada yg ber argumen bahwa nabi kasih tak kan membunuh,niscaya sejak dulu pengikut2 muhammad telah lumat oleh lasykar quraisy.mengapa?karena waktu lasykar quraisy datang,tak boleh dibunuh.dan jika penghianat quraizah dilepas,tentu suatu kebodohan sejati.sama saja melepas ular2 yg akan mematok anda.ARGUMEN KE 11=menurut penghujat2 islam,nabi kasih harusnya berjuang dibelantara arabia tampa pertumpahan darah,tentara,perang,eksekusi pada penghianat,dst.jawab:ini permintaan yg tidak realistis,dan cuma teori orang2 pemimpi indah.hal itu sudah dicoba dimekah,tampa senjata dan tentara.namun yg terjadi malah penindasan,pembunuhan,penyiksaan dari kafir quraisy.beberapa muslim disiksa dan dibunuh secara sadis tampa perlindungan tentara dan jihad.nabi2 terdahulupun dibunuh,pengikut2 yesus dibantai bagai dendeng dan perkedel selama 300 tahun,tampa pembelaan tentara dan jihad.dan baru bernapas ketika dilindungi costantine.uniknya,setelah berkuasa,kristen paulin menyebarkan paulinisme dgn pedang.darah,penyiksaan,pemaksaan,dll.sesuai pesan yesus di matius 10:34,lukas 12:51,lukas 12:51,lukas 19:27.

    • @Wura

      alasan2 yang kamu kemukan sangat realitis, itulah dunia…cikal bakal pertumpahan darah ini sudah di ketahui oleh para Malaikat Allah sebelum Adam di turunkan dan di jadikan Khalifah di muka bumi. Dialog Allah dan Malaikat sangat jelas di Al Quran. Sampai akhir zaman dunia ini akan tetap sebagai wadah untuk menampung darah-darah manusia.

      Namun bagi mereka yang di beri bekal agama tahu menumpahkan darahnya di mana.

      Pengkhinatan2 bani Kuraizah jelas timbul di karenakan kedengkian terhadap nabi. mereka tidak senang melihat seorang nabi diutus dari bangsa arab, yang mereka ingini adalah nabi itu harus di utus dari bangsa israel (yahudi). Itulah sebabnya mereka mengubah isi kitab mereka bahwa nabi yang di utus dengan ciri-ciri begini dan begini. Maka turunlah ayat AQ menyentil perbuatan mereka. Mereka telah mengubah perkataan Allah dari tempatnya dengan mencari keuntungan yang sedikit. Benarlah Allah dengan segala firmanNya.

  9. Oks,aku mau melanjutkan argumen2 SAH NYA DEMI HUKUM EKSEKUSI 600-700 PENGHIANAT BANU QURAIZAH.ARGUMEN KE 12=sebelum quraizah berkhianat,telah berkhianat pula yahudi qaniuqo dan nadhir.rentetan penghianatan itu tentu merepotkan dan harus di hentikan dgn tegas dan keras agar mereka berhenti.terpaksa dgn wahyu Allah nabi bertindak tegas pada penghianat banu quraizah.agar mempertakut orang2 penghianat yg tak menjaga hak2 dan kewajiban perjanjian dan bertetangga yg baik.ARGUMEN KE 13=penphujat2 islam di sinilah senang MEMUTAR BALIK KAN FAKTA.yaitu.a)mereka MERATAPI NASIB PENGHIANAT sebagai orang2 yg teraniaya.b)lalu mencaci maki habis ORANG YG DIKHIANATI,dalam hal ini nabi muhammad saw.lalu mereka memberi label Rasul sebagai pembunuh sadis,padahal yg di eksekusi jelas penghianat.c)mereka meratapi nasib PENGHIANAT DAN PENJAHAT KEMANUSIAAN, yakni yahudi banu quraizah yg mengekalkan riba yg jahat,khamr,dst.yg tak ada NIAT SEDIKITPUN memperbaiki masyarakat arab jahiliah yg telah rusak.d)lalu mereka mencaci maki rasul hanya karena mengeksekusi orang2 yg bersalah dalam penghianatan.padahal rasul punya misi kemanusiaan yg mulia yakni menghapus tradisi2 penguburan bayi2 perempuan,mengajarkan persatuan,silaturahmi,berbakti pada ibu bapak,memerangi berhala2,dst.disitus2 kafir kerap mereka menuduh membabi buta bahwa rasul pembunuh sadis.tulisan2 itu dibuat dgn licik,memotong motong sirah,cuma menonjolkan sisi eksekusi tampa memikirkan sebab2 tindakan rasul tersebut,dengan pemikiran lebih dalam lagi seperti argumen2 yg tengah saya tulis.seperti ada orang yg di hukum mati,lalu tiba2 tampa meneliti dulu,ada yg menuduh peng eksekusi adalah sosok hitam.padahal yg dieksekusi itulah sosok hitam dan penjahat kemanusiaan.apakah peng eksekusi tokoh2 nazi,penghianat2 perjuangan 45 adalah sosok hitam juga kalau begitu?.pikirkanlah.saya kerap melihat situs2 kafir menambah nambah jumlah korban eksekusi,yg harusnya 600-700 orang2 penghianat,agar bombastis mereka tambah jadi 800 sampai 900 orang.ARGUMEN KE 14=kaum muslimin telah lama sekali menggali parit untuk menghalangi pasukan ahzab.mereka lapar,lelah,kedingingan,dst.lalu tiba2 banu quraizah seenaknya berkhianat dan membatalkan perjanjian.lalu berusaha mensabotase madinah yg kosong,berusaha merampas anak2 dan wanita2 muslim.nyaris karena ini barisan muslim yg sedang bela negara dan agama porak poranda.ARGUMEN KE 15=jika rasul tidak bertindak tegas pada banu quraizah,maka sulit untuk mempertakut penghianat2 dikemudian hari.mengingat penghianatan yg dilakukan yahudi telah berkali kali,yakni qaniuqo dan banu nadhir.ARGUMEN KE 16=dalam perang banu quraizah,di eksekusi pula pimpinan banu nadhir yg tertangkap dibenteng banu quraizah.yakni huyay bin akhtab.huyay lah yg telah merancang penyerangan pasukan ahzab ke madinah,juga menghasut kabilah2 ghathafan,dst untuk menyerang madinah.dia pula perancang penghianatan banu quraizah.maka,atas kejahatannya,ia di eksekusi.waktu di eksekusi,huyay tak meminta grasi sedikitpun.bahkan ia merasa tak menyesal menghianati umat islam madinah…..begitulah,begitu tak tahu dirinya yahudi madinah.mereka selepas perjanjian,tak pernah diganggu ibadah mereka,rumah2 mereka,harta mereka,semua aman.mereka bebas hidup sebagai salah satu unsur negara madinah.mereka aman,hidup tentram,sampai mereka hancur karena perbuatan dosa mereka sendiri,menghianati perjanjian.

  10. Oke lanjut untuk masukan mas/mbak filarbiru.lanjutan diatas.ARGUMEN KE 17=ibn ishaq meriwayatkan bahwa shafiyah binti abdul mutalib(bukan shafiyah binti huyay) berlindung dibenteng hassan bin tsabit bersama hasan bin tsabit,wanita2 dan anak2 kaum muslimin,disaat pasukan muslimin bertempur dahsyat digaris depan madinah.lalu quraizah mengumumkan pembatalan perjanjian damai dan mengumumkan perang.lalu shafiyah dan hasan melihat beberapa banu quraizah mengincar benteng yg berisi wanita dan anak2.nah,terlihat betapa penghianatnya dan liciknya banu quraizah itu.maka ketika perang usai,mereka layak dieksekusi mati.ARGUMEN KE 18=kaum muslimin juga menyita 20 ekor unta bani quraizah yg dikirim sebagai bantuan militer ke pasukan ahzab.bisa untuk kendaraan militer,atau logistik.ARGUMEN KE 19=waktu rasul mendengar penghianatan banu quraiza waktu beliau di garis depan madina,rasul mengutus beberapa sahabat untuk memata matai soal penghianatan itu.lalu para sahabat mendengar beberapa caci maki banu quraizah pada rasul.diantaranya mereka berkata:”siapa rasulullah itu?tidak ada perjanjian antara kami dgn muhammad”.ARGUMEN KE 20=dalam kitab2 sirah diceritakan,setelah kabar penghianatan quraiza telah pasti,rasul mengalami kesedihan setelah merasa di khianati.rasulullah menutup mukanya dgn kain lalu berbaring cukup lama.hingga sahabat2 makin cemas dan takut disaat genting itu.tampak nabi sebagai manusia biasa terpukul dan maghsyul mendengar penghianatan itu.namun turunlah wahyu Allah kehati beliau,lalu beliau bangun dan bersabda/bernubuat:”Allahuakbar,bergembiralah wahai kaum muslimin,Allah akan memenangkan dan menolong kita”.ARGUMEN KE 21=setelah penghianat2 quraizah tertangkap,yg di eksekusi ialah penghianat2 yg tak mau meminta maaf sekalipun dgn masuk islam.padahal malam sebelum eksekusi,beberapa orang2 yahudi masuk islam,padahal berkhianat.lalu nyawa,harta dan keturunan mereka di lindungi.padahal jika semua penghianat itu menebus dosanya dgn masuk islam,baik masuk pura2 atau pun ikhlas,mereka akan selamat.ARGUMEN KE 22=menurut keputusan saad bin muaz,seluruh laki2 quraiza yang dewasa yg ikut berkhianat,di eksekusi.anak2 dan kaum wanita tak di eksekusi.anak2 dan wanita2 ditawan dalam aturan tawanan islam.yakni bisa dibebaskan,dijadikan sahaya.dijadikan sahaya adalah aturan perang saat itu.bukan murni aturan islam.islam mengikuti aturan ini,agar akhirnya sahaya2 itu dibebaskan.lalu harta2 mereka dibagi2 menjadi faiy atau ghanimah.jika mereka tak berkhianat,tak kan terjadi nasib seperti ini.ARGUMEN KE 23=huyay bin akhtab dari unsur yahudi bani nadhir tak menyesal sedikitpun kaumnya telah berkhianat dahulu,juga kejahatannya menghimpun pasukan ahzab dan menghasut quraizah berkhianat.malah dgn arogan,huyay berkata sebelum di eksekusi:”demi allah,aku tidak menyesal atas perbuatanku memusuhimu…dst”.nah,lihat,betapa keras penghianatan yahudi pada nabinya.seperti mereka dulu keras memusuhi para nabi2.ARGUMEN KE 24=seorang wanita quraizahpun tak di eksekusi rasul.kecuali satu wanita yahudi yg membunuh khalad bin suwaid dgn melemparkan batu gilingan kepadanya.inilah yg disebut pengadilan qisas.ARGUMEN KE 25=anak2 atau kanak2 yahudi tak ada satupun di eksekusi.yg belum tumbuh bulu kemaluan,tak di eksekusi.yg sudah tumbuh bulu kemaluan dieksekusi,tanda ia telah dewasa.di antara yg belum tumbuh kemaluan ialah athiyah al qurazi.ia dibiarkan hidup,akhirnya ia pun masuk islam.ARGUMEN KE 26=yg tak ikut berkhianat DARI LAKI2 DEWASA yahudi dibebaskan dari eksekusi.contohnya amru,ia keluar dari benteng banu quraizah,lalu ia dilihat muhammad bin maslamah,ia diberikan kebebasan dan dibiarkan pergi.setelah itu,tak diketahui kemana ia pergi.ARGUMEN KE 27=andaikata indonesia dikhianati satu kelompok,tentu aturan perang adalah meng eksekusi kelompok2 penghianat itu.tindakan tegas dan keras diperlukan bagi yg berniat berkhianat menghancurkan perjuangan yg baik,agar mereka takut mengulangi dikemudian hari.ARGUMEN KE 28=nabi musa lebih parah dalam bible.ia membunuh para penyembah berhala.sedang nabi muhammad cuma meng eksekusi penghianat,pembunuh,kriminal dan perampok,tidak sekali kali membunuh semena mena yahudi,nasrani,dan penyembah berhala.contoh,yahudi2 dibiarkan tenang dalam ibadahnya.apakah hanya karena musa membunuh penyembah berhala berarti musa nabi palsu?.kalau begitu,TAURAT ADALAH KITAB PALSU?.lihatlah perintah2 sadis yahwe pada nabi2nya:bunuh semua laki2,jarah segala perempuan,anak2 dan hewan.jangan biarkan satu pendudukpun bernafas dan di biarkan hidup. (ulangan 20:10-17),tumpas habis 7 bangsa,jangan dikasihani dan dibiarkan hidup(ulangan 7:1,2 dan 5),bunuh dan rajam penyembah berhala(ulangan 13:1-16),jika menyembah selain Allah,seluruh penduduk itu harus dibunuh.hewan2nya dibinasakan,rumah,bangunan dan harta bendanya harus dibakar,negri itu jangan dibangun lagi(ulangan 13:1-16).lihat pula ulangan 17:2-5,MUSA MEMBUNUH 24.000 orang2 israel karena berzinah dan sujud ke berhala2 perempuan2 yoab(bilangan 25:1-10).

  11. Oke,masih kita lanjutkan ARGUMEN KE 28=,lihatlah pembunuhan yg dilakukan musa di bilangan 31:1-45,lihat pula kelakuan elia menyembelih 450 nabi2 ba’al dikison(1 raja2 18:17-40,paulus memuji pembantai2 para nabi2 terdahulu(ibrani 11:32-34)…bedakan dgn nabi besar muhammad,beliau memberi kebebasan agama2 lain beribadah,yakni yahudi dan nasrani.bahkan setelah seluruh berhala2 di hancurkan dijazirah arab,tak ada kisah nabi memaksa mereka masuk islam,pada sisa2 kaum musyrik yg tidak mau masuk islam.tak ada kisah nabi muhammad membantai ribuan penyembah berhala,seperti yg dilakukan musa dahulu.maka,muhammad adalah penjunjung tinggi toleransi beragama.beliau hanya menghancurkan berhala2 primitif yg lahir dari kedunguan akal.beliau biarkan gereja2 dan sinagog2.bahkan,ketika rasul mengirim pasukan ke mu’tah melawan tentara romawi,rasul bersabda pada para pasukannya:”BERPERANGLAH DENGAN NAMA ALLAH,DIJALAN ALLAH,MELAWAN ORANG2 KAFIR.JANGAN BERKHIANAT,JANGAN MENCINCANG,JANGAN MEMBUNUH ANAK2,WANITA,ORANG2 YG SUDAH TUA RENTA,ORANG2 YG MENYENDIRI DI BIARA NASRANI,JANGAN MENEBANG POHON KORMA DAN POHON APAPUN,DAN JANGAN MEROBOHKAN BANGUNAN.(SHAHIH BUKHARI BAB PERANG MU’TAH VOLUME 2 HAL 611).bandingkan dgn perang diulangan 13:1-16.padahal,yg mencari gara2 duluan ialah gubernur/protocurator romawi dari unsur arab nasrani wilayah balqa,suriah,yakni syurahbil bin amru al ghassani,yg menangkap utusan nabi.utusan nabi itu di penggal kepalanya dihadapan kaisar romawi…nah,atas penjabaran diatas,jelaslah,nabi muhammad cuma bertindak atas keterpaksaan,menghukum para penghianat perjanjian,pelaku pembunuhan,perampok dan kriminal,juga penjahat perang dan kemanusiaan.dan beliau amat melindungi kebebasan agama2 lain.beliau tak menghukum orang2 kafir karena agamanya.namun karena penghianatannya seperti banu quraizah,nadhir,qaniuqo.atau karena perampokan,mengacau keamanan sekaligus membunuh seperti ukul dan urainah,menhukum penjahat dan penghasut seperti kaab bin asyraf dan abu rafi,dst..terhadap orang2 kafir yg tak berbuat kriminal,beliau tak kan mengganggu.bahkan menjamin penuh kebebasan beragama mereka.oks to filar biru,begitu dulu deh masukan2 untukmu.ku harap,kamu tak akan lelah menjawab fitnah,tafsiran2 dangkal,tafsiran2 seenak perut,tafsiran2 sepotong2 dst para orang2 kafir pada islam..mudah2an,kaum muslimin yg lainnya yg pintar2 dan punya harta dan waktu luang yg banyak berselancar di internet,sudi pula menyumbangkan pemikiran2,penelitian2 dan analisa2nya untuk menjawab fitnahan2 orang2 kafir pada islam.la haula wala quwwata illa billah…

  12. @Wura

    terimakasih atas masukannya. Postingan kamu akan saya simpan di word, untuk di pelajari. sekali lagi terimakasih, kalau beloh tahu ngambilnya di mana?😀

    SALAM

  13. Rujukan saya ialah sirah nabawiah karya al mubarakfury..salam juga.

    • Karya al mubarakfury sangat bagus ya, apakah beliau ini melakukan penelitian secara langsung?
      Tapi saya cari aja nanti di mbah gogel, mana tahu dengan kata kunci itu saya dapati profilnya. makasih Wuri
      SALAM

  14. Kalau muhammad itu rasul,.. maka… waktu dia makan daging yg diracun itu…. dia TIDAK akan mati..

    Nah..

    Ini si muhammad tuh BELUM makan daging itu… (dia cuma mengunyah saja, lalu di LEPEH).

    Jadi, kau filar, tidak bisa berkata bahwa Muhammad itu Rasul.. lha wong di makan saja belum kok..

    Tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…….

    Nih saya kasih tau….

    Sahih Bukhari 59:713: …,Dikisahkan oleh Aisha: Sang Nabi dalam penderitaan sakitnya yang mengakibatkannya mati, biasa berkata, “Wahai ‘Aisha! Aku merasa sakit karena daging yang kumakan di Khaybar, dan saat ini, aku merasakan urat nadiku bagaikan dipotong oleh racun itu.”

    Muhammad itu memang tidak mati saat itu ( gimana mau mati , lha dimakan saja ngga kok :l0l: ) tapi muhammad mati TIGA TAHUN setelah dia mengunyah daging yg di racun itu..

    Gilebener tuh racun… baru dikunyah aja dah bisa bunuh…

    • @Jel

      Ketika daging yang di makan oleh Rasul akan di telan, daging itu yang memberitahukan kepada nabi bahwa dia di bumbui racun oleh wanita yahudi. ada beberapa sahabat yang ikut memakan daging yang sama dengan nabi, langsung mati ketika itu.

      Itulah sebabnya Nabi berhenti mengunyah dan memanggil wanita yahudi tersebut dan mengatakan “mengapa engkau meracuni daging ini?” wanita yahudi tersebut mengatakan”kalau engkau seorang nabi maka engkau akan selamat” lalu wanita itu berkata “siapa yang memberitahukannya padamu?”
      Rasul menjawab “daging itu sendiri yang memberitahukan padaku”

      Demikianlah Rasulullah selamat dari racun mematikan tersebut. Tentu Nabi tidak memakan dan menelan daging tersebut sebab daging tersebut keburu berbicara kepada nabi. Bagaimana mau menelan daging yang sedang ngomong. hahahaha.

      Kamu ngomong “Ini si muhammad tuh BELUM makan daging itu… (dia cuma mengunyah saja, lalu di LEPEH).” Nah kamu sendiri mengakuinya hahahahah.

      Mengapa muhammad membuang daging yang ada di mulutnya? ayo jawab? apa dia sakit gigi.

      • Hi hi hi..
        Lucu juga ada daging bisa ngomong.

        Kalau si Muhammad makan daging itu lalu hidup, barulah dia bisa dikatakan rasul.

        Lah ini.. dimakan saja belum kokk….?

        gimana sih..?

      • @Jel

        daging itu bisa ngomong itu salah satu mukjizat nabi kek nggak tahu aja kamu ini.

        Bagaimana mau makan kalau daging itu memberi peringatan pada nabi.

      • Iya …

        Makanya saya SALUT sama muhammad mu itu..

        Benarlah kalau dikatakan muhammad orang paling berpengaruh di dunia!

        Gilebener… dia bilang daging berbicara pun semua orang langsung percaya..

        1400 tahun terus berlalu…

        ha ha ha.. filar .. filar..

        Kamu kelas berapa sih sekarang..?

      • @Jel

        hahahahaha….hey comrot jel hahahah
        apapun yang di katakan nabi semua muslim percaya, sebab dia tidak perna berdusta, orang Quraisy sendiri yang sangat memusuhinya saja memberinya gelar Al Amin,

        Kamu lihat musuh2 islam di jaman nabi itu, walaupun musuh, mereka tidak menyangsikan kepribadian nabi. mereka mengakui kejujuran nabi, yang mereka benci apa yang di bawah Muhammad saja. tidak lebih dari itu.

  15. Hihihihihihi…
    Setau gw dagingnya kaga ngemenk tapi tulangnyah berwarna biru(teracuni)….
    binatang yang mati karena racun semisal racun cobra biasanya tulangnya berwarna biru atau kebiruan….

    • Lho?

      dulu berkata dagingnya ngemenk-ngemenk.. ehh.. sekarang bilang tulangnya ngemenk2.

      yg bener yg mana nih ?

      yg ngemenk daging atau tulang..?

      Atau dua-duanya ngemenk ?

      Daging : “Hai tulang, biar saya aja yah yg memberi tahu muhammad bahwa kita ini sudah teracuni”

      Tulang : “gak ah… biarin aja gue yang ngemenk ke muhammad..

      .
      .

      Gitu ?
      .
      .

      Ck..ck..ck…

      1400 tahun

      • ck…ck..ck.. ini orang(baca; jelasnggak) buta hurup ato ideot yah ato dua-duanya… yang bilang tulang ngemenk sapa yah…?
        ;
        ;
        Tapi gw maklumi deh… khan agama kresten for idiot only.
        ;
        ;
        Secara tuhan Yesus tukang tipu…. janji 3 hari turun
        ck..ck..ck
        2000 taon bo..

    • huii…lucu bacanya..

      emang ngga salah sih..agama padang pasir memang begitu..

      agak berbau mistis..
      Semut bisa ngomong
      daging bisa ngomong
      anjing bisa ngomong

      padang pasir…padang pasir..

      he he he

      • Hihihihihi… lucu komennya

        emang ngga salah sih..agama buatan manusia idiot(baca;paus) memang begitu..

        Sangat berbau mistis..
        Tuhan bisa modar
        Tuhan doyan pornografi dan pornoaksi
        Tuhan bisa salah

        Paus..paus…

        wkwkwkwkwkwk..😆

  16. Lha,kalau kamu jel mau2 aja 2000 tahun ditipu bibel…ama paulus..ada2 aja kamu jel..

    • Ditipu bible…?

      ngga dong Wur..

      Coba kamu baca bible.. semua ada di situ.. alurnya jelas… semua bisa ngerti.
      Bible bukan kumpulan perintah yg ngga nyambung macam quranmu itu..

      Paulus ngga nipu kok.. cuman kamu aja ngga ngerti maksud perkataannya.

      Semua kejadian dari yang baik dan buruk semua ditulis di bible, agar pembaca bisa memahami mana yg disukai Tuh@n dan mana yg tidak disukaiNYA… DENGAN JELAS!

      Coba bandingkan dengan Qranmu itu.

      Di satu ayat, quran membatasi manusia kawin 4 saja.
      Tapi ada satu manusia (si al amin – a.k.a muhammad), kok kawin 9 kali.

      Yang saya tulis di blog saya itu kalian ngga perlu PERCAYA.
      Cari tahu aja sendiri…

      .
      .
      .
      Haregene masih islam…

      • Betul @wura alur bebel itu jelas banget.. dan bagus untuk kategori buku dongeng… sumpah deh

      • @ Jelasnggak

        Potongan ketikan kamu:
        “…yg ngga nyambung macam quranmu itu..”

        — > Yep, penilaian saya terhadap Qur’an juga begitu

        .

        Jumble Mumble

        .

        Tapi,

        .

        Itu sih DULU Paisan..

        Di jaman saya baru mulai membaca terjemahan Qur’an TANPA DISERTAI KITAB PENDAMPING (Tafsir, Asbabun Nuzul etc)

        .

        Yaa.. Berpuluh-puluh tahun lalu lah

        .

        Tapi, segera setelah saya BACA KITAB-KITAB PENDAMPING itu,

        Semua menjadi jelas bagi saya

        Imbasnya, saya jadi malu hati , Pernah berkonklusi terburu-buru terhadap Qur’an, and akhirnya saya kembali jadi Muslim setelah beberapa waktu -Dalam Studi Qur’an –
        memposisikan diri sebagai atheis

        *Curhat sarkastik*

      • @penggoda,

        Biasanya atheis pinter-pinter loh.. he he he

        Apa kamu ngga pernah tanya sama diri sendiri begini :

        “Kenapa kitab yg dari TUH@n, butuh penjelasan dari kitab buatan manusia(Tafsir, Asbabun Nuzul etc)”

        Siapa yang buat asbabun nuzul… ? AWLOH kamu kah ?
        Siapa yang buat tafsir…? Awloh kamu kah…?
        Tentunya yg buat itu semua adalah manusia, bukan ?

        Adakah kemungkinan kalau tafsir YANG DIBUAT MANUSIA itu SALAH ? (tentu ada, lha wong namanya saja manusia, iya ngga😆 )

        Katanya Quran kitab yg sempurna,.. dan mudah…. ?
        Kenapa sekarang bilang-bilang BUTUH ‘bantuan’ dari buku lain…?

        Daah lebih baik kau balik ke atheis saja laa…
        (itu lebih bagus, daripada hati di-recoki oleh KEBENCIAN )

        (Emang kurang ajar banget tuh hajah handoyo dan MUI, gara-gara mereka saya ngga dapet opor dan ketupat saat lebaran)

      • @ je el (jaringan laler ijo)

        Kitab tafsir, Asbabun Nuzul etc.itu tentu disusun oleh para al’ulama terdahulu yang sanadnya (jalur periwayatan) menyambung hingga Baginda Rasulullah s.a.w. Itupun melalui proses penyortiran yang amat selektif, dng demikian diharapkan tidakakan terjadi pendistorsian2 ayat2 Al Qur’an. Dan kita perlu berterimakasih atas usaha2 para ‘ulama pendahulu.

        Adapun injilmu itu kan CUMAN ditafsirkan paulus SEORANG, kalian mau percaya aja ama SATU ORANG itu ??? ga butuh tafsiran dari yg lain ???

      • Masalah Tauhid lu lupain, insaf lu Yesus nggak pernah minta disembah, inget ajaran tauhid Ibrahim, Musa, juga Yesus, yang mengajarkan keESAan Sang Khalik, udah abad XXI masih aja nyembah mahluk, SESAT lu. dasar Najong

      • Kawin 9x, itu yang ketahuan brow, yang gak ketahuan pastinya jauh lebih banyak? Kalau mamad hidup pada zaman sekarang, hugh hefner pasti lewat. Kasihan bener para muslimer dibohongi sama begundal kok percaya.

  17. Hari saya mesti kerja dulu — jadi bacaan diatas belum dibaca…maaf… tar kalau udah pulang kuli …baru dikomentarin …tolong aja ingetin saya , kalau disini ada arena ngadu panco..wassalam.

  18. : Catatan do’a seorang Muslim untuk Filar Biru :

    Atas segala usaha kamu untuk Islam,
    Semoga Allah Ta’ala mengganjar kamu dengan kebaikan yang banyak

    .

    Thx udah ‘menampakkan diri’ di gubuk dadakan saya

    And rela nungguin saya beli gula

    He He

    .

    Assalamu’alaikum

  19. @Penggoda

    Ass…

    Selamat datang di rumahku ini, yang penghuninya banyak ragamnya, ada mukmin dan ada juga nasrani, saya layani mereka semampu diriku, dan kamu terpaksa aku layani dengan segelas air putih, sebab kopiku udah habis di bawah kabur ama Si@Roy hihihihih.

    @Jelasnggak

    kamu terpaksa ku beri teh pahit, sebab gula ama kopi udah habis hehehehe.

    Oh iya @jelasnggak di AQ itu ada yang disebut pokok2 isi dari Al Quran itu sendiri, atau yang di sebut tulang punggung atau Ibu atau Induk dari Al Quran itu sendiri. Ayat2 yang model gini nggak perlu lagi penafsiran sebab sudah jelas dan terang. Ada yang di sebut rabun senja artinya ayat2nya perlu penafsiran, harus merujuk kepada Induk Al Quran itu sendiri, kedua istilah itu adalah MUHKAMÂT DAN MUTASYÂBIHÂT.

    Itulah sebabnya untuk mengetahui isi AQ itu Allah menyentil orang2 berakal, sebab orang2 inilah yang di katagorikan sebagai orang2 yang memahami Al Quran. Allah tidak menyuruh orang2 bodoh untuk mempelajari Al Quran. Dan Allah juga tidak memanggil orang2 musyrik untuk sholat, melainkan orang-orang yang beriman.

    Dan Kebencianmu kepada Rasulullah SAW dan apa yang di bawahnya semoga saja memberimu sebuah setetes iman yang benar. Apapun agama seseorang tidak ada yang mengajarkan kebencian.

    Begitu bencinya engkau kepada Rasul, sehingga engkau memfitnahnya begitu rupa padahal dia tidak minta hartamu untuk berdakwa, juga dia tidak minta dirimu untuk di jadikan perisainya. Apapun alasanmu tidak pantas manusia sepertimu yang berpendidikan dan beragama memfitnah orang lain sampai pada ke taraf binatang saja tidak mau melakukannya.

    Yang perlu engkau ketahui adalah tidak ada jaminan dari sisi Allah bahwa pemeluk agama yesus akan mendapat tempat terhormat di sisi Allah. Kalau ingin aku berkata lebih kurang ajar darimu mungkin sudah aku lakukan dari dulu-dulu.

    Engkau melihat islam dari agamamu, apa kamu tahu agama apa yang sedang engkau peluk ini? Oleh sebab itu mari kita berdebat kecil untuk membongkar alkitabmu yang selalu engkau banggakan itu? yang segala macam fitnah dan kemungkaran ada di sanah.

    • @filaar,

      tulisanmu panjang juga yah..

      Tapi kayaknya belum menjawab pertanyaan pokok tuh :

      Yang menterjemahkan ayat2 rabun senja itu siapa ?

      Manusia kan yah..?

      Nah…

      kalau manusia,.. pasti ada kemungkinan salah dong yaa…?

      Gitu aja kok pertanyaan saya ngga nJelimet..

      he he he.

      • Yang menerjemahkan tentu Baginda RAsulullah s.aw donk !!!.
        Pada generasi awal,para sahabat jelas dan tidak bingung atas penjelasan RAsulullah s.a.w.

        Masalah timbul saat generasi kedua, yaitu generasi tabi’in (sahabatnya sahabat Rasulullah s.a.w) yang tidak mendapatkan pengajaran langsung dari Rasulullah s.aw. Sedangkan para sahabat sendiri ada yang mendokumentasikan (hadits ttg asbabun nuzul- sebab sebab turunnya ayat) ada yang tidak. Untuk itulah hadits2 ttg asbabun nuzul disusun agar tidakada pendistorsian ayat di kemudian hari.

        Btw,,,,,Adapun injilmu itu kan CUMAN ditafsirkan paulus SEORANG, kalian mau percaya aja ama SATU ORANG itu ??? ga butuh tafsiran dari yg lain ???

      • samaranji.

        ngga usah ngomong injil dulu.

        kan kau sudah tau kalau injil palsu..

        sekarang saya tanya,….

        sahabat Muhammad yg mendokumentasikan asbabun nuzul itu manusia atau bukan ?

      • @Jel

        Di dalam peritiwa turunnya ayat2 Al Quran (Asbabun Nuzul) itu, sesungguhnya adalah jawaban yang diberikan Allah kepada Nabi atas berbagai pertanyaan2 kaum musyrikin dan al kafirin.

        Tidak ada sangkut pautnya Asbabun Nuzul dengan ahli tafsir. Ahli tafsir hanya membedah peristiwa tersebut sesuai dengan latar belakang turunnya Ayat2 AQ.

        Ketika Rasulullah masih hidup yang namanya tafsir tidak ada, sebab kejadian itu di alami langsung oleh Nabi dan orang2 yang ada di sekitar mereka. Nah…Ahli tafsir ini baru timbul ketika Rasulullah Wafat. Jadi Ahli tafsir hanya menafsirkan ayat bukan membuat ayat Asbabun Nuzul yang seperti engkau katakan.

      • @ om Jel
        Ga usah tanya duluu..
        Kan udah tahu kalo injil itu palsu…..

      • @Jel
        Lah kalu sudah tahu alkitabmu palsu, ngapain kamu tetap percaya?

  20. @Jel

    yang menggunakan istilah ‘rabun senja’ itu saya tujuhkan padamu, sebab engkau seperti ayam tidak bisa melihat apa bila senja sudah tiba, dan engkau dengan seenaknya perut udel menuduh nabi2 yang tidak2.

    orang2 seperti kamu ini sering menggunakan MUTASYÂBIHÂT dan kalian beriman kepada hal2 yang seperti ini itu sebabnya engkau aku sebut dengan rabun senja. kamu kemarin sekolahnya sampai berapa di sd?

  21. @jelasnggak ( nu ngerespon postingan saya di lantai tujuh dari sini)

    Kye kye

    Reaksi kamu memang ngga jauh beda dari dugaan saya

    Well, Terserah sih

    Sudah tahu banyak ini kok karakter kamu

    .

    Sampai kamu mau live chat

    Saya ngga akan rela membuang waktu saya

    Ok?

    .

    Eniwei, (Terakhir nieh ngomong agak panjang)

    Paling ngga, curhat saya bisa jadi (Mudah-mudahan sih) semacam cara
    bagi kristen lain di blog ini yang ngga berkarakter macam kamu dalam menemukan jawaban dari pertanyaan soal ‘ngga nyambung macam qur’anmu itu’

    Kalau malu bertanya pada ulama, cari info dari tafsir , kosongkan hati dari iman biar kata ini sulit.

    Then, kalau informasi dari kitab dampingan itu sudah didapat, cari lagi informasi dari buku yang berlawanan sebagai perbandingan, sudah dapet, cari lagi dari media lain internet misalnya

    Sesudah semua info awal utuh.Baru masuk pada pertanyaan macam yang kamu tanya-sendiri-jawab-sendiri itu

    Then biarkan otak yang menganalisa mana yang lebih logis

    Mau deal atau ngga, itu bukan urusan manusia lagi

    Tapi se ngga nya, usaha itu ada, ngga langsung main tuduh aja
    Kaya kamu ini

    Childish

    .

    Lainnya, soal atheis itu, agar yang SELAIN KAMU menjadi jelas,

    Saya menganggap diri saya atheis

    ITU BERPULUH-PULUH TAHUN LALU.

    Berpoeloe-poeloe tahoen djang laloe, SAAT BARU BEBERAPA BULAN SAYA MASUK MASA SMP dan itu juga diam diam.

    And level logika saya saat itu TENTULAH masih pada masa transisi antara SD dan SMP

    And ‘atheisnya’ saya itu PASTILAH dalam pengertian saya sendiri, sesuai usia saya saat itu.

    Damn

    Tahun 80 an itu

    Kamu, barangkali pas smp kelas satu, boro-boro mengambil sikap kritis soal agama kamu, kepikiran aja kayanya ngga ya. Main manut aja kata orang tua biar kata background nyak babe kamu sudah bisa menjadi stimulus buat daya kritisi kamu sejak kamu lepas masa kupek.

    .

    .

    Last,

    Saya (Muslim) direcoki Kebencian kata kamu?

    Wmph

    Selagi kebencian orang kafir terhadap Din anutan saya itu tersembunyi dari pengetahuan saya, Allah tahu saya bahkan sangat menghormati orang seperti itu. Biarlah itu urusan antara dia dan yang Maha Tahu Isi Hatinya.

    And Tipikal Rata-rata Muslim begitu. (rata-rata ya, ngga semuanya)
    And saya bukan pengecualian

    And barangkali itulah yang menjadi salah satu sebab Kenapa Din ini bukan hanya tetap ada, tapi selalu saja bertambah penganutnya

    .

    Beda dengan kristen, kebanggaan kamu itu.

    .

    Makin ditinggalkan

    .

    And, berat sangka saya, salah satu sebabnya, adalah karena tingkah frustrasi SEBAGIAN KECIL penganutnya sendiri yang terang-terangan dengkinya terhadap Islam.

    .

    Kaya kamu ini

    .

    .

    Assalamu’alaikum, Filar Biru..

    FB : Lho, kok buru-buru? Baru juga mau bikin kopi ini..

    Pngd : Pertama, sebetulnya saya ada urusan penting. kedua, ngga enak sama tukang ojek didepan yang dari tadi nunggu. Thx air putihnya. Saya ngga akan balik kesini lagi hanya kalau saya LAGI SIBUK ATAU MALAH SUDAH MATI.(Halo Wedul ?)

    FB :Bener ya?

    Pngd: Kamu dapet jaminan saya

    FB : Beuh, Godfather amat kamu, hehe.. Eh, kamu kenal wedul?

    Pngd : Mf, sok akrab aja sih, tapi mudah-mudahan akrab betulan. Khan kita sodara semua?

    FB : Ok deh, Wa’alaikumsalam…

  22. @ Filar + penggoda,

    Pertanyaan saya belum kalian jawab tuh..)
    (tapi kalau ngga bisa juga gpp)

    * yang bikin asbabun nuzul siapa ? manusia ?
    * kalau yg bikin manusia, mungkin salah ngga ?
    * kalau mungkin salah, kenapa quran yg dari Awloh itu harus diterjemah kan oleh manuysia

    Sebetulnya sederhana saja, bagi mereka yang mau berP I K I R !

    • @Jel

      kamu ini bertanya yang pertanyaannya sebenarnya tidak memerlukan jawaban. Tapi di karenakan kamu ingin tahu baiklah saya akan menjawabnya dengan baik, agar kamu bisa memahami.

      1. Yang bikin asbabun nuzul itu bukan manusia. Ababun Nuzul itu adalah ayat2 yang turun di karenakan terjadi suatu sebab yang perlu di jelaskan oleh Allah. Atau bahasa kerenya Ayat2 yang turun yang di latarbelakangi suatu perkara. PAHAM?

      2. Yang bikin bukan manusia, yang bikin Tuhanmu, Allah SWT.

      2. Memangnya seluruh manusia mengerti dengan Bahasa Arab? itu sebabnya perlu di terjemahkan dan di terangkan (di tafsirkan). PAHAM? Kecerdasan manusia itu berbeda2 baik di dalam tingkat pemahamannya maupun di dalam tingkat pengaktualisasainya salah satu contoh ya kamu ini. Mulai dari alif sampai hamza nggak ngerti. ADA LAGI?

      • Makanya jadi orang islam yang betul……

        Kitāb asbāb al-nuzūl (Book of occasions of revelation) by al-Wāhidī (d. 1075). The first instance of the asbāb genre and still among the most popular. It examines verses from a total of 83 different suras, with the majority of asbāb as traditional hadith reports with isnad chains of transmission.

        sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Asbab_al-nuzul

        ..
        ..

        Ternyata yg buat kitab asbabun nuzul itu si al-wahidi.

      • Ahh….
        selalu aja yg jadi sumber rujukan dari yg berbahasa inglis
        Om Jel.. om jell

      • @samaranji.

        Itulah..!

        Makanya kau belajar bahasa inggris

        biar bisa baca literatur lain…

        jadi otakmu terbuka…

        sehingga kamu ngga cuma bisa angguk2 kepala sambil elus2 jenggot.. ketika dibodoh2-i ustadz mu di pengajian…

        oke boy..?

        good.

    • @Jel

      hehehe…ternyata kamu hanya berpatokan pada wikipedia hahahah memalukan…kukira dari hasil pikiranmu sendiri.

      Hey @Jel kamu ini pernah sekolah apa nggak seh….hehehe lihatlah koment kamu ini.

      Oh …jadi kamu kira Asbabun Nuzul itu karangan Wahidi hahahaha….
      Hey dengar ya … Ababun Nuzul itu adalah sebuah defenisi untuk mempelajari
      dan menggali peristiwa apa yang terajadi di balik turunnya ayat2 dalam Al Quran. ngerti???

      Contoh: Surat Al Kahfi, Surat ini turun akibat dari pertanyaan2 kaum yahudi kepada Nabi tentang penduduk gua yang tidur 309 tahun. Pengetahuan ini tidak di ketahui oleh Nabi, makanya turun Surat Al Khafi ini. Ngerti?

    • hahahahahaaaaa…..!!! nih lg,,mslah penyalinan(mnysun Al Qur’an mnjdi kitab suci)…..
      Bismillah,,,
      gini yah,,sush jg kl mnusia mngandai2kan Allah sprti sifat mnusia,dngan cara mmerintah atau mnjalankan smua yg Dia rncakan,ciptakan,tetapkan sprti mnusia yg brbuat….. Maha Suci Allah dari sifat2 orng kafir….
      Kl mau branggapan Allah kyak mnjlankan sistemnya kyak mnusia yah kyak anda bilang”Allah lngsung brtemu mnusia trus mngatakan scara lngsung,brtatapan muka scra lngsung bhwa “ini kitab dari Saya”… pkiran mnusia kyak klian itu yg lbih suka mngandai2kan Allah,, jadi apa harus Allah lngsung yg turun mnyebarkan Islam, mnjelaskan Al Qur’an..??
      emank kmu siapa..??? mau nuntut Allah yg presentase lngsung ke depan kmu..?? emank kmu siapa..?? coba brpikir km mnta sm presiden brtemu km lngsung buat jlasin sistem2 kenegaraannya, apa dia mau dtangi kmu..?? jabatan kamu apa..?? kamu siapa..??? bahasa Al Qur’an adlah yg dipke untk keadaan mnusia di zaman Rasulullah SAW smpe kiamat..
      jd kl Al Qur’an lngsung mnybutkan scara spesifikasi, brarti hnya mnjelaskan tntang keadaan zaman itu sj, brarti akan ada kitab dan Nabi yg akan trun untk zaman sesudahnya….
      Insya Allah saya lbih memilih jihad perang demi tauhid….brbicara dngan orng sperti klian hnya mnjdikan prdebatan yg mmbuat hati trbakar…smoga fatwa Jihad Akbar dikumandangkan untk mlawan para Kafir Yahudi dan prsatuannya…..
      musuh nabi adlah msuh Islam,,,Allahu Akbar…!!

  23. Sangat sulit saya menemukan sumber rujukan yang dapat dijadikan dasar yang kokoh,: ” Apakah Rasulullah saw , wafatnya itu wajar atau tidak,..???…” dalam penyebaran riwayat ini , ada campurtangan dari NON MUSLIM , yang dikemas sedemikian rupa , sehingga dan seolah-olah riwayat ini bersumber dari para Sejarawan Muslim.

    Lalu.. andai kita mempercayai bahwa Rasulullah saw itu wafat karena racun, padahal kenyataannya tidak,….atau sebaliknya…..(mempercayai berita yang masih disangsikan kebenarannya), ….dan mereka yang mendengar dan membaca dari hasil karya (keyakinan) kita……kemudian disebarluaskan…inipun ada sangsinya…..FITNAH…..( benar kata anda….FITNAH JAHANAM KISAH-KISAH YANG AKU PUSINGKAN….Kopi/pasta.)…..setiap kita membaca dan menelaah satu masalah yang unik dan rumit, ini sangat memikat….tapi harapan semuanya ….semoga kita-kita orang, tidak jadi malas dan bosan membaca Sejarah Alam semesta dan Penghuninya. wassalam

    • @Asin

      Wassalamualaikum…

      Terimakasih atas sentilannya.
      Benar…Wafatnya Rasulullah SAW seakan-akan menjadi buram di karenakan banyaknya campur tangan yahudi dan nasrani. Hal itu mereka lakukan di karenakan kedengkian, dan sesungguhnya wafatnya rasul sebagaimana yang di ceritakan oleh para sahabat dan istri beliau sendiri. Bahwa Nabi meninggal di atas pangakuan istrinya Siti Aisyah.

      Padahal ketika Malaikat Pencabut Nyawa datang kerumah beliau saja penuh dengan kesopanan dan kesantunan, Allah melarang Malaikat Maut ini masuk sebelum pintu di buka rumah nabi di buka.

      Inilah satu2nya manusia yang meninggal dalam keadaan penuh dengan pesona, meninggalkan dua Pusaka Abadi yang tiada bandingannya di alam semesta ini.

      Mungkinkah seorang manusia yang di sayangi oleh Tuhannya dan para Malaikatnya meninggal karena di racun?

      Kaum Musliminlah yang menjawab, Saya tidak perlu menjawab lagi, Postingan di atas melebih dari jawaban saya.

      SALAM

  24. Adapun Prof. Dr. Mutawalli Asy-Sya’rawi menegaskan bahwa wafatnya Rasulullah bukan akibat sakit dari makanan beracun yang disuguhkan untuk beliau di Khaibar oleh orang-orang Yahudi, walaupun rasa sakit itu masih terasa sampai beliau wafat. Kedudukan Rasulullah tidak mungkin lebih rendah dari para sahabat beliau yang telah mati syahid yang tetap hidup dan memperoleh rezeki dari Allah.

    Prof. Dr. M. Mutawalli Asy-Sya’rawi, Anda Bertanya Islam Menjawab,
    ———————————————————————–
    ==================================================
    Sedangkan, kalangan non muslim menjadikan isu wafatnya Nabi karena pengaruh racun tersebut sebagai sarana untuk ‘menggugat’ nubuwwat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

    http://www.salib.net/Forums/viewtopic/p=12821.html,

    Mudah-mudahan kita lebih hati-hati lagi melangkahkan niat, wassalam.

  25. assalamu alaikum
    saudara kita,osamah,pernah menulis hal serupa dengan mas filar.
    http://isyfatihah.blogspot.com/2010/09/bantahan-pengakuan-muhammad-saw-sebagai.html
    setelah itu beliau (osamah) berkata pada saya :
    fitnah yang dilancarkan sejak beliau hidup (rasulullah saw) hingga sekarang adalah bukti kebenaran Al Quran terutama pada juz 28-29.
    salam

    • @Abu Hanan

      Assalamu’alaikum…

      Benar…apa yang anda katakan demikianlah Al Quran itu, yang tetap di jaga kemurnian ajarannya, sebagai petunjuk bagi orang2 yang beriman.

      SALAM

  26. @ Admin Filar Biru- Terimakasih partisipasinya dan bantuannya – Mudah-mudahan Filar biru secerah para komentetornya… wassalam.

    • @Asin

      Wa’alaikumssalam…

      terimakasih atas peringatannya…
      Saya ini apalah hanya debu di semesta ini…tiada artinya. Aku tahu kamu pintar @Asin, sudihlah kirannya kamu berbagi di sini.

      Assalamu’alaikum….

  27. Siiip broooow,,,postingan baguus,,,,bole di kopy yaaa,,,

    Hai,,yahudior,,,nasronioor,,,yg kitabnya injilioorrr,,,,ente2 pd galoo yaa pd bingung ngelihat tuhanmu tertunduk lesuh diatas salib,,,,entar ente2 dinerakah bakal sama kayak diaa,,,,,dasar injiliooor galaoooo,,,,KKKKKKK

  28. 23:99. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),

    23:100.(agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan

  29. Yang terpenting adalah hikmat dalam penilaian tentang kematian nabi cabul Muhammad, dengan fakta memang Muhammad berada dalam siksaan kuburan Medinnah…., karena pintu surga tertup bagi nabi cabul Muhammad…, oleh sebab itu Muhammad tertanam dalam siksaan kuburan, dan memohon umatnya muslim melakukan doa syahlawat nabi Muhammad.

  30. subhanallah … maha suci Allah …. sering sering lah kita berdoa … a’udzubika min fitnatil masihi dajjal …. Ya Allah aku berlindung dari fitnah dajjal yang berjalan … maksudnya : fitnah orang yang dengki terhadap Islam , mereka pintar tapi licik, mereka briliant tapi mengadu domba umat Islam …… sering mengupload di dunia maya kedustaan yang dibalut manisnya pembenaran

  31. Devil 2000th ago
    hari gne msh ada yg pcaya bible tuhan menjelma ky berhala ptg yesus telanjang kurus rusuk pusar timbul hitam mengkilap yg besar dgntung digereja yang mini dibiarin telnjang htam mengkilap digesek kmaluan biarawati.

  32. Sejarah ,yg sangat sering diplesetkan oleh mereka yg bersebrangan faham. Sebagus nya kisah semacam ini,di jejal kan kepada Sdr. Ngulil Ngabsor,ketua perhimpunan. Jaringan Iblis Laknattullaah..(JIL).. Naudzubllaahi min dzalik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s