ISHAK ADALAH ADIK ISMAIL, TIDAK BENAR ISHAK ANAK TUNGGAL IBRAHIM

85 Komentar

Tertulis di Alkitab bahwa:

16:16 Abraham berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.
21:5 Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.
25:9 Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia (Abraham) dalam gua Makhpela, di padang Efron bin Zohar, orang Het itu, padang yang letaknya di sebelah timur Mamre,

Dalam Kejadian 16, Ismail lahir ketika Abraham berumur 86 tahun. Sedangkan dalam Kejadian 21, Ishak lahir ketika Abraham berumur 100 tahun. Ini berarti selisih umur antara Ismail dan Ishak adalah 14 tahun.

Dalam Kejadian 25, Ismail dan Ishak secara bersama2 menguburkan bapaknya, Abraham.

Sekarang marilah kita lihat pembahasan berikut ini:

1. Peristiwa Terbentuknya Sumur Zam-Zam.

Menurut catatan Alkitab dalam Kitab Kejadian 21:8-13, setelah menyapih Ishak, yang berarti Ismail berusia sekitar 16 tahun, Sarah cemburu dengan Ismail ketika melihat ia bermain bersama Ishak. Kemudian, ia meminta agar Abraham membuang Hagar dan Ismail. Abraham konon merasa tertekan dengan permintaan ini, tetapi Allah meyakinkan Abraham bahwa ia harus mengikuti permintaan Sarah. Kisah Alkitab kemudian dilanjutkan dalam Kitab Kejadian berikut ini:

“Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak, dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah dia dengan suara nyaring. Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring. Bangunlah, angkatlah anak itu, dan peganglah erat-erat dengan tanganmu, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.” (Kejadian 21:14-19 – DRB 1582 & KJV 1611).

Dalam kutipan di atas, cetak biru ditambahkan untuk frasa2 kunci yang mengilustrasikan kemustahilan catatan Kitab Kejadian mengenai Ismail yang berusia 16 tahun pada saat itu. Hagar dengan berbagai cara harus memperlakukan Ismail dengan cara:

– meletakkan Ismail, roti dan sekirbat air di atas bahunya
– membuang Ismail ke bawah semak-semak (membaringkannya)
– mengangkat Ismail dari tempat ia terbaring dan memegang erat2 Ismail dengan tangannya.

Tindakan Hagar di atas, tidaklah pantas dilakukan untuk anak berusia 16 tahun. Tetapi tindakan tersebut mungkin saja dilakukan terhadap seorang balita yang belum disapih dan belum bisa berjalan. Padahal sebelumnya, Ismail sudah bisa bermain bersama dengan Ishak, yang berarti Ismail sudah besar dan sudah bisa berlari2.

Perhatikan juga nama tempat yang tertulis dalam Taurat adalah Bersyeba, padahal peristiwa tersebut terjadi di lembah Baka/Mekah. Tidak ada bukti sama sekali bahwa peristiwa tersebut terjadi di Bersyeba (Palestina dan sekitarnya), tetapi bukti2 itu justru dapat dilihat di Baka/Mekah, yaitu Bukit Shafa dan Marwah, dan Sumur Zam-Zam. Oleh karena Ismail, semenjak diungsikan hingga wafatnya adalah di kota Baka/Mekah.

Ketika itu, Ismail memang masih bayi yang baru beberapa hari dilahirkan. Untuk menghindari kecemburuan Sara, istri pertama Abraham, Allah memerintahkan Abraham untuk mengungsikan Ismail dan ibunya, Hagar, ke lembah Baka/Mekah. Sesampainya di lembah Baka/Mekah, Abraham diperintahkan oleh Allah untuk kembali ke Palestina (Kanaan) menemui Sara dan meninggalkan Ismail dan Hagar di lembah tersebut. Beberapa saat kemudian, Ismail menangis kehausan dan segala persediaan sudah habis. Hagar pun harus mondar mandir antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah sebanyak 7 kali untuk mencari air dan tidak pula ia dapatkannya. Atas pertolongan Allah melalui malaikat Jibril, tiba2 muncullah mata air yang deras dari bawah kaki Ismail, dan Hagar pun berteriak kegirangan, “Zam Zam, Zam Zam!” Oleh karena itu, mukjizat Nabi Ismail ini sekarang dikenal sebagai Sumur Zam-Zam.

Indikasi peristiwa terbentuknya Sumur Zam-Zam di Baka/Mekah ini masih dapat ditemukan dalam Kitab Mazmur berikut ini:

84:5 (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

Jelas sekali bahwa kisah di atas merupakan salah satu bukti telah terjadinya perombakan di dalam Taurat. Ismail yang berusia 16 tahun diperlakukan seperti bayi yang masih berumur 2 bulanan. Perombak Taurat tampaknya ingin menunjukkan seolah2 Ishaklah kakak Ismail, oleh karena Ishak baru saja disapih yang berarti usianya sekitar 2 tahunan, sementara Ismail masih bayi (padahal usia Ismail sekitar 16 tahunan). Dengan demikian, perombak Taurat dapat mengarang kisah selanjutnya di bawah ini.

2. Kisah Penyembelihan dan Penyebutan Ishak sebagai Anak Tunggal.

Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.” Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh. Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.” Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama. Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?” Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.” Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. (Kejadian 22:1-13).

Dalam kisah di atas, terdapat 2 kejanggalan besar, yaitu:

1. Ishak disebut sebagai anak tunggal Abraham, padahal Ishak adalah adik Ismail.

2. Usia Ishak baru saja disapih, tapi diperlakukan seperti anak berusia 16 tahun ketika akan disembelih Abraham. Silahkan periksa kembali Kejadian 21 di atas. Di sana Ismail yang berusia 16 tahun diperlakukan seperti anak yang baru berumur 2 bulanan. Dengan dasar ini, perombak Taurat ingin menunjukkan seolah2 Ishaklah kakak Ismail, karena Ishak baru saja disapih sementara Ismail masih bayi. Karenanya, mereka dengan konyol menyebut Ishak sebagai anak tunggal Abraham. Padahal, bukti2 Alkitab sendiri sudah jelas, bahwa Ismail adalah kakak Ishak!

Kejanggalan2 di atas tampaknya diakibatkan oleh banyaknya tangan2 Bani Israel yang turut merombak, sehingga antara pasal yang satu dengan yang lain kelihatan tidak ada kesesuaian. Sangat mungkin, ketika mengumpulkan Taurat, mereka tidak meneliti sedemikian jauh sehingga kejanggalan itu tetap saja terlihat dengan jelas.

Umat Yahudi dan Kristen menganggap penyebutan Ishak sebagai anak tunggal Abraham adalah karena Ishak merupakan anak dari istri yang sah, yaitu Sara. Padahal, dalam Kitab Kejadian 16:3 dikatakan bahwa Abraham mengambil Hagar sebagai istrinya. Ini berarti, Hagar juga adalah istri sah Abraham. Suatu alasan yang tidak masuk akal! Sesungguhnya, alasan tersebut sengaja dibuat oleh Bani Israel oleh karena mereka iri/dengki bahwa yang menjadi penerus agama samawi, sebagaimana masih dapat terlihat dengan jelas dalam “Taurat dan Injil”, adalah keturunan Ismail (Muhammad).

Dalam kisah versi Taurat di atas, peristiwa penyembelihan itu terjadi di Moria, padahal peristiwa tersebut sebenarnya terjadi di Mina.

Sekarang, marilah kita lihat kisah penyembelihan Ismail menurut Al-Qur’an (QS. 37:102-112):
[102] Maka tatkala anak itu (Ismail) sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.
[103] Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).
[104] Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim,
[105] sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
[106] Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
[107] Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
[108] Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
[109] (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim”.
[110] Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
[111] Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
[112] Dan Kami beri dia (Ibrahim) kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.

Lihat ayat 102, memang tidak tersebut nama Ismail, mungkin ini disebabkan oleh begitu populernya Ismail di Mekah pada saat itu. Sebut saja, adanya situs2 peninggalan Ismail berupa kuburan Ismail, Ka’bah, Hijir Ismail, Sumur Zam-Zam, dan Bukit Shafa dan Marwah, serta situs peninggalan Ibrahim, maqam Ibrahim. Tapi identifikasi Ismail ini tidak diragukan lagi, oleh karena pada ayat 112, Ishak baru dilahirkan. Jadi, anak tunggal pada waktu penyembelihan itu adalah ISMAIL, bukan Ishak sebagaimana tertulis dalam “Taurat” sekarang.

Perlu diketahui juga bahwa Ibrahim (Abraham) bukanlah seorang Yahudi ataupun Kristen. Perhatikan Firman Allah berikut ini (QS. 3:67-71):

[67] Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Kristen, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.”
[68] Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.
[69] Segolongan dari Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.
[70] Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya).
[71] Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang hak dengan yang batil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?

Lihat ayat 67, bahwa Ibrahim (Abraham) bukanlah seorang Yahudi ataupun Kristen. Bagi orang awam mungkin kelihatan aneh. Bagaimana mungkin Abraham disebut Yahudi ataupun Kristen sementara Yehuda dan Yesus belum lahir? Ayat di atas diturunkan sekaligus untuk memberi jawaban kepada golongan Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) pada waktu itu yang mengklaim Abraham sebagai golongan mereka (hingga sekarang).

Lihat juga ayat 68, bahwa nabi yang paling dekat dengan Ibrahim adalah Nabi Muhammad. Karena hanya umat Muhammad-lah yang senantiasa memuliakan nabi Ibrahim (Sholawat Nabi dalam setiap sholat).

Sumber di sini

Penulis: Filar Biru

Gigitlah dengan gigi geraham dengan Kuat

85 thoughts on “ISHAK ADALAH ADIK ISMAIL, TIDAK BENAR ISHAK ANAK TUNGGAL IBRAHIM

  1. assalamualaikum,,,
    wah,minyak tanah tnp subsidi🙂
    hem,kok bingung jadinya ! Apakah memang pernah ada lomba menulis/mengarang di masa lalu?
    salam

  2. Yang kerap saya heran, mengapa ya “mereka” itu, dengan logika-logika urutan waktu dan penjelasan bagaimana kitabnya diubah-ubah oleh Paulus dkk, kok tetap keukeuh dan mempercayai.
    Kalaulah ummat terdahulu mengingkari dan mengubah-ubah, namun dengan kejernihan tauhid, “semestinya” mereka bisa melihat mana yang diyakini sebagai kebenaran dan mana yang dipalsukan, yang pada track berikutnya menyalahi komitmen keesaan.

    • assalamu alaikum
      @mas agor
      keheranan anda,saya dan sekian banyak orang yang terjangkit penyakit H20 (Heran Heran Ooooh,,,,,,) sebenarnya telah dijawab Allah di surah Al fatihah.dan sebenarnya pula “mereka” yang di “selamatkan” pun menyadari permasalahan tersebut.Entah apa yang dibenak mereka sehingga tetap “berjihad” di “jalan yang Engkau sesatkan”.
      http://isyfatihah.blogspot.com/2010/12/pengakuan-ke-palsu-injil.html
      salam

    • @Agor

      Begini Mas Agor, mereka itu mengimani sebagaimana kita juga mengimanai. bedanya; kita; akal kita di buka oleh Allah sedangkan mereka akalnya di kunci oleh Allah, apabila akal mereka bebas itu yang di namakan “mendapatkan hidayah”

      SALAM

      • kalau Allah mengunci akal manusia, berarti Allah sendiri keluar dari adi kodrati Tuhan, maka persepsi tentang Allah menjadi gugur.

    • @Abu

      Akur….pendapat kamu suai dengan saya.

      SALAM

    • @Agor

      Saya malah terheran-heran..

      bible ada lebih dulu dari quran..

      ehh malah yang dituduh dipalsukan yang duluan exist..

      Tapi coba lihat yang ini :

      islam versi muhammad lahir duluan
      islam versi mirza ghulam ahmad lahir belakangan

      yang belakangan (mirza) dituduh palsu

      ..
      .
      bingung saya

      logika arab nih😆 ?

      atau kualitas muslim ?

  3. Assalamu’alaikum wr. wb
    orang yang mengatakan ishak anak tunggal ibrahim mungkin orang yang tidak tahu sejarah kali yaaaa?
    anda => Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Kristen, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” inilah sebenarnya konsep dari islam yaitu agama yang lurus, berserah diri pada Allah SWT dan pengakuan hanya ada satu Tuhan yaitu Allah SWT
    salam.

  4. Latin Vulgate Bible (Bahasa asli bible)
    sumber: http://www.drbo.org/

    Kejadian 21:14

    [14] surrexit itaque Abraham mane et tollens panem et utrem aquae inposuit scapulae eius tradiditque puerum et dimisit eam quae cum abisset errabat in solitudine Bersabee

    English translation :
    [14] So Abraham rose up in the morning, and taking bread and a bottle of water, put it upon her shoulder, and delivered the boy, and sent her away. And she departed, and wandered in the wilderness of Bersabee.

    Bahasa Indonesia :
    [14] Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan ia meletakkan itu di atas bahu Hagar dan memberikan anak itu kepadanya, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. ..dst..dst..

    MAKANYA……

    Kalau mau serius belajar bible jangan dari suaramuslim.com atau ustadzku.com

  5. Saya jadi bingung.

    Bersyeba itu kan tempat dimana abraham mengadakan perjanjian dengan abimalekh…

    kok di sangka tempat di temukan sumur zam-zam sih ?

    mungkin tempat sumur zam-zam itu sumur mang ali barangkali..?

    baca-baca tulisanmu saya kok jadi berheran-heran hue hue

  6. Indikasi peristiwa terbentuknya Sumur Zam-Zam di Baka/Mekah ini masih dapat ditemukan dalam Kitab Mazmur berikut ini:

    84:5 (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
    84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka,…

    Gyaaaaaha ha ha ha ha……….

    berarti itu lembah baka hanya benar kalau pakai alkitab berbahasa indonesia yah ?

    wakakak…

    .
    .
    .

    Memang kualitas muslim………………
    .
    .
    .

    • Jejel

      apa hubungannya lembah baka yang engkau sebutkan itu dengan sumur zam-zam?

      Ketahuan kamu sekarang apa yang saya postingkan kagak masuk, haaaahhhh gue pikir lu cerdas!!!

      Jejel….Jejel….sana baca lagi dan pelajari lagi sejarah agama2 di dunia, kamu belum lulus heheheheh

  7. Memang percuma saja berdebat kusir terus-menerus, tiap orang akan terus keras kepala bertahan pada keyakinannya sendiri. Memang itulah sifat manusia.
    Bagi para muslim, saya mengerti jelas bahwa memang banyak ustad ataupun orang-orang islam yang selalu saja mengatakan: Kristen itu salah, buktinya ini itu dsb. Kristen itu gak masuk akal, buktinya ini itu dsb. Alkitab itu penuh kontradiksi, buktinya ini itu dsb.
    Mereka langsung begitu saja bersikap seolah-olah Kristen tidak bisa menjawabnya dan tidak bisa memberikan penjelasan mengenai itu. Serangan-serangan argumentasi islam terhadap Kristen itu begitu banyak, namun semuanya itu sudah ada jawaban tuntasnya. Hanya saja kaum islam tetap berkeras kepala tidak mau menerimanya, seraya terus bersikap seolah-olah Kristen tidak bisa menjawabnya sama sekali.

    Saran saya, kalau mau belajar tentang agama, belajarlah dengan hati yang terbuka. Bersikaplah objektif, pertimbangkan baik-baik mana yang benar. Jangan hanya baca buku dan artikel orang muslim, bacalah juga buku dan artikelnya orang Kristen. Lalu pertimbangkan.
    Satu lagi yang paling penting, berdoalah pada Tuhan Yang Maha Esa supaya Dia menuntun anda pada kebenaran. Katakan, “Tuhan, saya berjanji bahwa siap pindah agama kalau memang Engkau menunjukkan saya bahwa agama saya bukan kebenaran”.

    Saya juga sudah melakukan itu semua, anyway. Saya Kristen, dan saya sudah mendapat konfirmasi dari Tuhan bahwa yang saya percayai ini adalah benar.

    Tuhan memberkati….

    • @paulus teguh
      saya juga pernah mencoba mempelajari budha-hindu-kristen dengan meninggalkan dalil dan logika (identitas muslim) walhasil saya malah bingung dengan ketiganya.
      begitulah….
      dan bagaimana bentuk konfirmasi yang anda peroleh dari tuhan?
      salah satu pertanyaan saya pada tuhan adalah “Tuhan,jika engkau pernah mewujudkan diriMu sebagai manusia,mengapa pada saat itu terjadi tidak semua manusia mengetahui?Di India atau Yerusalemkah tempat sebenarnya Engkau mewujudkan diri?
      walhasil sampai sekarang saya belum dapat informasi/konfirmasi dari tuhan…..

    • @Paulus

      Ketika bukti itu di paparkan apakah anda sanggup membantahnya? Jadi menurut saya yang namanya salah tetap aja salah.

      Di blog anda saya meminta kepada anda untuk menyelesaikan hitungan anak sd saja anda tidak mampu, bagaimana mungkin anda bisa mengatakan kepada saya debat kusir?

      Yang debat kusir itu anda atau saya?

      Sudah banyak saya berdebat dengan kaum kristiani, kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa kebenaran itu relatif. Dari pola berfikir saja kalian tidak bisa memahami arti sebuah kebenaran bagaimana yang lainnya?

      Kebenaran itu tetap akan selalu benar dan apa bila di buktikan akan menghasilkan bukti yang nyata.

      Contoh:

      1. Saya mengatakan kepada anda bahwa adalah Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail yang membangun Ka’bah, bukti setelah membangun Ka’bah tersebut mereka berdoa kepada Allah, agar RumahNya ini akan selalu di kunjungi oleh manusia dari seluruh dunia, realita yang ada sekarang; bahwa seluruh umat islam di seluruh dunia mendatangi rumahnya ini (bagi yang mampu).

    • shallom my brother paulus teguh, ternyata kamu juga menulis untuk blog ini ya…? my brother, READ YOUR BIBLE AGAIN PLEASE, ‘CAUSE I ALREADY DID THAT AND I’VE REALIZED THAT I REALLY LOVE JESUS, AND I WANT TO FOLLOW HIM…so….I BECOME ….MOSLEM…! jika kamu cinta Yesus maka kamu sudah seharusnya mengikuti ajaran nya dan patuh pada Taurat, karena perintah dan hukum2 Allah TETAP dan TIDAK PERNAH BERUBAH…sama seperti cintanya pada manusia…(by the way… are you di sunat…?) because all the person who proclaim that they obey God should do that…

    • saudara Paulus Teguh menyebutkan TUHAN YANG MAHA ESA, tau gak artinya apa yaitu TUHAN YANG MAHA TUNGGAL, SATU, TIDAK BERANAK DAN TIDAK PULA DIPERANAKKAN, DAN TIDAK ADA SATU PUN YANG MENYAMAINYA.
      apa anda sendiri sudah mempelajari seluruh kitab dan agama diseluruh dunia untuk mendapatkan kebenaran dan hidayah?
      semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua

  8. Salam pengenalan!
    Mungkin saudara Filar telah sedikit tersilap yang menyatakan bahawa orang orang Yahudi (ulamak ulamak ) tidak memandang ke hadapan terlebih dahulu semasa mengumpulkan lembaran lemrahan Taurat. Padahal, mereka tidak mengumpulkan lembaran lembaran Taurat tadi, sebalik nya MENGUBAH SUAIKAN menurut kemahuan mereka sehinggakan mereka tidak menyedari nya walau pun sepatah perkataan yang di buang lalu menggantikan dengan yang lain, perkataan yang hilang tadi tak dapat di gabongkan dengan kalimat kalimat Allah Taala yang seterus nya. Apabila mereka menyemak semula ke ayat yang seterus nya, kejanggalan telah berlaku. Begitu lah yang mereka lakukan sehinggakan mereka tidak menyadari lambat laun rahsia tangan jahat mereka akan terbongkar. Sebagai bukti nya kisah Nabi Ibrahim a.s. dan isteri nya wanita Israel Saidatinah Sarah yang sememang nya hampir hampir mandul sehinggakan Nabi Ibrahim terpaksa menikahi hamba perempuan nya yang bernama Siti Hajar.Tetapi orang orang Yahadi mengutuk Siti Hajar yang berketurunan Arab dan memfitnah Nabi Ibrahim a.s. tidak menikahi hamba wanitanya secara sah. Sasudah pernikahan mereka Nabi Ismail a.s. wujud dan secara otomatik Nabi Ismail a.s. berketurunan kearaban. Memang benar Nabi Ishak a.s. lahir sasudah Nabi Ismail a.s sudah sedikit dewasa. Sarah isteri pertama Nabi Ibrahim a.s. telah menghasut Nabi Ibrahim a.s. supaya menghalau Siti Hajar sejauh mungkin. Sememang nya semua itu adalah dari rencana Allah Taala untuk memuliakan keturunan Nabi Muhamad s.a.w. yang berdatok moyangkan Nabi Ismail a.s. dari keturunan Arab dari pihak ibu nya Siti Hajar. Kerana Allah Taala tidak lagi mempercayai keturunan Yahudi asli sebagai Nabi Nya di masa akan datang dari tauladan tauladan buruk yang berlaku kerana mereka selalu mendurhakai Allah Taala dan berhati dengki. Yang lebih memburukan lagi mereka juga pernah membunoh beberapa orang Nabi Allah Taala juga dari kaum puak mereka sendiri. Kepercayaan Allah Taala telah lenyap terhadap mereka sehinggakan Nabi Isa a.s. yang berketurunan mereka sendiri juga telah mereka serahkan kepada pengetua Rome untuk di bunoh. Cuba bayangkan apalagi lagi Nabi terbaharu yang Allah Taala pilih kali ini berketurunan Arab ? Mereka pon bermakan hati berulamkan jantong sehingga sekarang.

  9. @Ism

    Salam Kembali.

    Di dalam pengertian saya, kaum yahudi itu mengumpulkan Taurat dan mengubahnya dan mengatakan ini dari Tuhanmu.

    Benar…Nabi Isa saja dari keturunan Bani Israil mau di bunuh, apa lagi yang bukan keturunan Bani Israil, tepat sekali.

    Sering2lah datang ke sini memberikan masukan dan pengetahuannya.

    Assalam’ualaikum warahmatullahi wabarakatuh

  10. Assalamualaikum saudara Filar.
    Ayat yang bermaksud Nabi Ibrahim a.s. bukan seorang Yahudi memang benar. Apalagi seorang keristian. Akan tetapi, baginda adalah seorang Bani Israel ia itu suku puak yang benar benar di kasihi oleh Allah Taala. Keturunan baginda sehingga ke Nabi Isa a.s. tetap Allah Taala gelarkan Kaum Bani Israel kerana semua Nabi dan Rasul Allah Taala menyatakan tiada tuhan di semesta alam hanya lah Allah Taala sahaja. Dari itu, Nabi Isa a.s. juga tergolong dari orang orang yang beriman ia itu Islam. Tetapi orang orang keristian mati matian menyangka baginda Isa a.s. berugama seperti mereka. Nampak benar kebodohan mereka. Sebab itu semua orang orang Islam tidak di benarkan menghina Nabi Isa a.s. sungguhpon orang orang keristian telah menyalah anggapi akan kerasulan Isa a.s. Semua Nabi dan Rasul Allah Taala bertaraf setara dan sama. Baginda yang buat masa ini masih di tidurkan atau di wafatkan buat sementara oleh Allah Taala di langit akan turun semula ke bumi apabila akan tiba nya hari akhir dunia nanti untuk mendakwa orang orang kafir yang menyalah anggap akan diri baginda yang sebenar nya. Baginda tidak mahu bertanggong jawab di hadapan Allah Taala nanti akan apa yang mereka ucapkan perihal diri baginda yang entah tiga dan satu dan empat apa apa lagi Bapak mereka di kiri dan kanan yang berada di neraka jahanam yang semua nya tidak benar. Sayogia di ingatkan, perkataan wafat di dalam al quran mengandongi dua pengertian iatu di matikan terus oleh Allah Taala dan di tidurkan oleh Allah Taala buat janka masa tertentu. Bagini lah keadaan Nabi Isa a.s. yang telah di wafatkan oleh Allah Taala buat sementara waktu sehingga hampir nya hari kiamat nanti. Sasudah itu baginda akan akan benar benar di wafatkan atau di matikan oleh Allah Taala seperti nabi nabi yang lain nya di dunia dan di kebumikan dengan penoh penghormatan.

    Orang orang Yahudi terutama nya, masih mendakwa dakwikan bahawa Nabi Ibrahim a.s. adalah dari kaum puak mereka yang di muliakan oleh Allah Taala adalah hayalan fatamorgana mereka semata kerana mereka telah menerima sepenoh kutukan dan laknat dari semua bangsa bangsa yang boleh melaknat mereka apalagi semua Malaikat Malaikat di langit. Allah Taala telah melaknat mereka sehingga mereka harus merempat di seluruh sudut bumi walau di mana saja, dan mereka tiada mempunyai negeri yang tetap. Kemana saja negeri yang mereka cerobihi tetap akan di halau keluar dan ini adalah kebenaran yang nyata dalam sejarah. Kutukan Allah Taala kepada mereka bermula apabila mereka terpengaroh dengan ajaran ajaran pendeta atau ulamak yang mereka peragongkan melebihi dari Allah Taala sedangkan mereka memahami kitab Taurat mereka telah di cemari oleh ulamak mereka sendiri. Ini lah bermula nya apabila Allah Taala ingin menerangkan perihal mereka, perkataan Yahudi di mulakan dan jika Allah Taala ingin menyatakan kebaikan mereka yang beriman, di mulakan dengan perkataan ” ya ” atau wahai Bani Israel sebagai betapa penyantun nya Allah Taala kepada hamba hamba Nya yang beriman. Mereka juga faham akan kutukan Allah Taala terhadap mereka kerana semua nya telah tersemat di dalam kitab Taurat asli yang mereka ketepikan. Sebalik nya, yang di rekayasakan oleh ulamak atau pendeta pendeta mereka di ketengahkan. Adalah satu penghinaan yang besar buat bangsa bangsa ini jika mereka di gelar Yahudi sebalik nya mereka berbangga jika di gelar Israel ia itu kaum yang di muliakan. Dengan lain perkataan, Yahudi dan Israel adalah dua pekataan yang berbeza di mana ramai yang tidak menyedari nya sehingga dunia pon masih menggelarkan ungkapan Israel terhadap orang orang Yahudi yang telah terlaknat. Bukan lah komentar ini sebagai merendahkan martabat mereka, tetapi itulah yang telah Allah Taala nyatakan di dalam ayat ayat Nya.

    • Assalamu’alaikum,,,
      Salam kenal pak cik,,,

      you wrote : ….. Baginda yang buat masa ini masih di tidurkan atau di wafatkan buat sementara oleh Allah Taala di langit AKAN TURUN semula ke bumi apabila akan tiba nya hari akhir dunia nanti untuk mendakwa orang orang kafir yang menyalah anggap akan diri baginda yang sebenar nya…

      (liat tulisan anda bari ke-13 di atas, mohon jangan menyusupkan hoax dalam “kalimat indah” tsb sebagaimana kaum terdahulu menyusupkan dongeng pada kitab suci. Dan sekarang giliran dunia Islam disusupi “hadits dongeng” lagi)

      >>> yang akan turun siapa ? Allah Ta’ala ato Nabi Isa a.s ?
      >>> bagaimana turunnya ? menitis/ menjelma (lagi) ?
      >>> pak cik tahu ciri2 fisik Nabi Isa a.s ?
      >>> jika kelak ada yang ngaku2 sbg nabi Isa, gemana ? (disuruh nunjukin mu’jizat lagi ?)

      Mas Filar dah menulis tentang ini ko, https://filarbiru.wordpress.com/2010/11/05/saya-tidak-percaya-nabi-isa-as-muncul-kembali/

      Selamat mempersiapkan diri untuk sholat jum’at.
      Wassalamu’alaikum,,,

    • Assalamu’alaikum,,,
      Salam kenal pak cik,,,

      you wrote : ….. Baginda yang buat masa ini masih di tidurkan atau di wafatkan buat sementara oleh Allah Taala di langit AKAN TURUN semula ke bumi apabila akan tiba nya hari akhir dunia nanti untuk mendakwa orang orang kafir yang menyalah anggap akan diri baginda yang sebenar nya…

      (liat tulisan anda bari ke-13 di atas, mohon jangan menyusupkan hoax dalam “kalimat indah” tsb sebagaimana kaum terdahulu menyusupkan dongeng pada kitab suci. Dan sekarang giliran dunia Islam disusupi “hadits dongeng” lagi)

      >>> yang akan turun siapa ? Allah Ta’ala ato Nabi Isa a.s ?
      >>> bagaimana turunnya ? menitis/ menjelma (lagi) ?
      >>> pak cik tahu ciri2 fisik Nabi Isa a.s ?
      >>> jika kelak ada yang ngaku2 sbg nabi Isa, gemana ? (disuruh nunjukin mu’jizat lagi ?)

      Mas Filar dah menulis tentang ini ko, https://filarbiru.wordpress.com/2010/11/05/saya-tidak-percaya-nabi-isa-as-muncul-kembali/

      Selamat mempersiapkan diri untuk sholat jum’at.
      Wassalamu’alaikum,,,

  11. Wa’ alaikum salam!
    Memang benar Nabi Isa a.s. di wafatkan oleh Allah Taala buat sementara waktu sungguh pun dalam jangkamasa beribu tahun, tetapi bagi Allah Taala sama saja. Baginda di angkat oleh Allah Taala ke langit sebagai penghormatan dari kekejian yang bakal di lakukan oleh pendeta pendeta Yahudi ( bukan bani Israel ) yang telah di laknati oleh Allah Taala. Sungguhpun mereka mereka ini ( pendeta Yahudi ) telah di beri amaran oleh Allah Taala supaya bertobat, tetapi mereka tetap juga dengan keras kepala menunjukan kitab Taurat yang telah di ubah suaikan menurut nafsu jahat mereka. Jelas Allah Taala ingin menghapuskan dosa besar yang mereka ciptakan sendiri dan Allah Taala akan memberi kedudukan yang baik buat mereka di akhirat nanti sepertimana yang telah Allah Taala jelaskan dalam ayat nya di Surah Al- Maidah ayat 65 : ” Dan sekira nya ahli kitab itu beriman dan bertaqwa tentulah kami akan hapuskan dari mereka kejahatan kejahatan mereka, dan tentulah kami akan memasokkan mereka ke dalam syorga syorga yang penoh nikmat “‘

    Oleh kerana kemurkaan Allah Taala akan sikap kepala batu mereka, ayat seterus nya muncul dari Surah Al-Baiyina ayat barisan 6: ” Sesungguh nya orang orang kafir dan ahli kitab dan orang orang musyrik itu akan di tempatkan di dalam neraka jahanam, kekal lah mereka di dalam nya. Mereka itulah sejahat jahat makhlok “.

    Allah Taala yang maha pengasih dan penyanyang, tidak akan berfirman sedemikian rupa kepada semua hamba hamba Nya tetapi mengapa hanya kepada mereka ? yang telah Allah Taala Yahudikan? Adakah Allah Taala akan membiarkan mereka yang terkutuk ini menyerahkan rasul Nya yang dari kaum Bani Israel yang terhormat ( Isa a.s. ) di serahkan kepada emperor Rome untuk di bunoh dengan kekejian yang amat menghinakan ( di salib ) ? Jika terjadi demikian, seolah olah Allah Taala tidak memuliakan rasul Nya dan membiarkan saja pendeta pendeta Yahudi tadi meneruskan sikap biadab mereka sehingga berterus terusan. Oleh kerana telor tembelang yang mereka sembunyikan di dalam kitab Taurat mereka akan di pecahkan oleh Nabi Isa a.s., kebimbangan yang menghantui fikiran mereka selama ini yang menyembunyikan watak watak Nabi Muhamad yang akan muncul nanti, walau apa pun yang akan terjadi Nabi Isa a.s. mesti di hapuskan. Seperti yang di ketahui umum, kedatangan Nabi Isa a.s. adalah sebagai membawa khabar gembira buat kesemua umat maknusia yang akan datang nanti apabila muncul nya nabi baharu dari keturunan Arab yang bernama Muhamad. Sebalik nya, ini adalah kabar malapetaka buat ulamak ulamak Yahudi.

    Hanya si sesat sahaja yang membayangkan Allah Taala akan turun ke bumi di akhir dunia nanti. Sudah tentu Nabi Isa a.s. yang akan turun dan watak serta keperibadian baginda telah jelas Rasulullah s.a.w. terangkan. Pasti nya semua muslimin dapat mengenali nya dengan sikap nya yang benar benar menunjukkan keislaman nya dalam masyarakat. Baginda yang selama ini di wafatkan oleh Allah Taala buat seketika, akan Allah Taala menyedarkan nya nanti apabila hampir tiba nya hari kiamat sebagaimana di angkat ke langit dahulu semasa berusia tiga puloh tiga tahun. Bukti yang benar benar dapat di fikirkan akal yang waras telah Allah Taala jelaskan dalam ayat ayat Nya di Surah: Az-Zumar ayat 42 ” Allah memegang jiwa ( orang ) ketika matinya dan memegang jiwa ( orang ) yang belum mati di waktu tidornya; maka Dia tahanlah jiwa ( orang ) yang telah Dia ( Allah ) tetapkan kematian nya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang di tentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda tanda kekuasaan Allah bagi yang berfikir. Seguris ayat lain dari Surah Al- Imran untuk di sepadankan ayat 55: ( Ingatlah ), ketika Allah berfirman, ” Hai Isa, sesungguh nya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajal mu dan mengangkat kamu kepada Ku serta membersihkan kamu dari orang orang kafir, dan menjadikan orang orang yang mengikuti kamu di atas orang orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu aku memutuskan di antaramu tentang hal hal yang selalu kamu berselisih pada nya “.
    Bukti lain bahawa Rasulullah dengan tidak sengaja melafazkan ayat ” Demi Allah, yang jiwaku berada di tangan Nya, nyaris akan segera turun Nabi Isa kepada kalian untuk menjadi hakim yang adil. Rasulullah s.a.w. bersumpah dengan nama Allah Taala ia itu nyaris turun nya Nabi Isa a.s. Turun ke mana lagi jika tidak ke bumi?
    Tiada sesiapa pun yang memerlukan makan dan minum sewaktu tidor. Orang yang dalam keadaan ” koma ” yang kadangkala mengambil masa berbulan bulan juga tidak memerlukan makan dan minum. Mereka mereka ini belum lagi mati sebalik nya Allah Taala hanya menahan jiwa mereka dan akan menghantarkan nya semula . Dengan itu, hidup lah mereka mereka ini semula seperti biasa dan merasakan seolah olah hanya tidor buat seketika. Mereka akan besar terkejut jika di beritahu bahawa mereka tidak menyedarkan diri selama beberapa bulan atau minggu dan seterus nya.
    Semua petunjuk yang meragukan fikiran maknusia ada Allah Taala jelaskan di dalam ayat ayat Nya dan harus lah di cari sendiri. Bukti lain boleh lah semak sendiri dalam Surah Al Kahfi berkenaan penghuni gua yang telah Allah Taala tidorkan mereka selama lebih dari tiga ratus tahun. Terimakasih di atas ingatan Saudara buat saya yang harus menyiapkan diri untuk ke solat Jumaat. Malang nya saya tidak berada di Asia dan perubahan waktu di Eropah adalah selama tujuh jam.

  12. @Ism

    Mengenai Nabi Isa Alahissalam, anda berpendapat bahwa Isa naik ke langit dalam arti kata bahwa fisik beliau juga di angkat oleh Allah, anda lupa bahwa Istri Rasulullah SAW sendiri meriwayatkan sebuah hadits, bahwa Nabi Isa wafat sampai umur 120 tahun. selama periode tersebut beliau tetap berdakwah hingga Allah mewafatkan beliau.

    Allah juga menjelaskan dalam Al Quran bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul dan Nabi terakhir. Jadi kesimpulannya tidak ada lagi Nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Kalau ada Hadits yang mengatakan bahwa Nabi Isa akan turun ke bumi untuk menjelaskan perkara kenabiannya terhadap umat manusia, itu artinya Al Quran tidak ada gunanya, itu artinya Nabi Muhmmad SAW sebagai Nabi yang terakhir juga tidak ada gunanya.

    Bukankah Al Quran itu menjelasakan segalah sesuatu?

    Kesempurnaan ajaran Nabi Muhammad SAW adalah final, bukti bahwa ajaran nabi final adalah di RidhoiNya Islam sebagai agama kita.

    Tidak ada perkataan Nabi selain dari wahyu yang di wahyukan kepadanya. Oleh sebab itu kita hanya menunggu waktu hancurnya alam semesta ini. Sebagaimana yang pernah di pesan oleh Baginda Rasulullah SAW, bahwa beliau di utus ke dunia ini sama dekatnya dengan Hari Kiamat itu, bagaikan jari telunjuk dengan jari tengah.

    Salah satu bukti tanda dekatnya hari kiamat, di utusnya Baginda Nabi Muhammad SAW ke dunia ini.

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    • ikut nimbrung…

      Nasi Isa AS kelak akan turun lg ke bumi, tp tdk sbg nabi…dlm satu riwayat setelah turunnya nanti nabi akan ikut sholat dgn posisi sbg makmum.., turunnya nabi Isa AS kelak nantinya akan memenuhi kodratnya sbg manusia..yg jg akan mati..wallahualam…

  13. Assalamu’alaikum saudara Filar.
    Perihal kewafatan nabi Isa a.s. bertimbun di pameran internet masing masing dengan berbagai alasan kadangkala munasabah dan kebanyakkan nya karot marot. Maklumat hadis dari isteri Rasulullah s.a.w. yang di sebutkan tak pula kedengaran. Akan tetapi, ada juga terdapat kisah seperti itu yang menyatakan nabi Isa a.s. telah berhijrah bersama ibu nya ke Kashmir dan sebagai nya sehingga baginda wafat di usia 120 tahun untuk menghindari dari di berkas oleh askar askar Rome. Kisah baginda terus berdakwah sehingga ke usia 120 tahun samasekali tak dapat di terima akal sihat. Sedangkan baginda hanya berkesempatan berdakwah kepada bangsa nya sendiri ia itu kaum Bani Israel yang terpesong dari ajaran Nabi Musa a.s. selama tiga tahun sahaja dimana dalam usia nya 30 tahun risalah nya di mulakan. Rahsia burok pendeta Yahudi yang hendak di persebarkan tergendala kerana arahan keras penangkapan baginda dimulakan. Di masa inilah Allah Taala telah mengangkat baginda le langit. Adakah rupa baginda nabi Isa a.s. kelihatan seperti datok berkerot seribu? Semua lukisan wajah nya di seluroh dunia kafir tidak berupa datok sebalik nya peria yang masih bujang kerana baginda belum berkahwin. Terlalu banyak ulamak kebingongan akan perihal nabi Isa a.s. dari itu berbagai kisah dipermediamasakan. Jika sekira nya baginda berdakwah sehingga ke usia 120 tahun, dalam jangka waktu yang begitu panjang, sudah pasti ugama keristian tidak wujud dan berbagai kisah sejarah yang terdapat masa kini tidak juga timbul. Ramai muslimin dan muslimah buat masa ini begitu berwaspada dengan pendapat ulamak yang terkemuka dalam penghadisan mereka yang banyak di porakperandakan yang menjadikan kita serba salah. Hendak percaya pon salah, tak mahu percaya nanti kafir pulak! Dari itu longgokan ayat ayat quran, perbandingan hadis yang munasabah dan berfikiran lojik kemudian kata putus di ambil.

    Bertimbun timbun ayat ayat quran yang Allah Taala sediakan untuk rujukan perihal keberadaan nabi Isa a.s. di langit yang kedua yang akan turun nanti. Nabi s.a.w. sendiri telah bersemuka dengan Isa a.s. semasa mikraj dahulu, dan menerangkan dengan jelas akan perwatakkan kolega nya kepada para sahabat sebagai pengenalan nya yang benar benar akan turun ke bumi menjelang kiamat kelak. Rasulullah s.a.w. sendiri telah mengeluarkan berbagai hadis mengenainya dan tidak palsu. Ketik saja di gogel bertimbun maklumat menanti ready to go ! Mungkin kerana Allah Taala tidak mahu mengelirukan semua hamba hamba Nya samada kafir atau beriman, kemudahan komputer internet amat memudahkan untuk mengumpul maklumat. Jika dahulu, terpaksa ke toko kedai buku yang terlalu meremehkan. Biasa nya yang di kejar tak dapat di kendong berceceran.

    Semua penganut ugama samawi faham tak kira Yahudi keristian dan Islam terutamanya akan pengakhiran Nabi Muhamad s.a.w. Ajaran Nabi s.a.w. sememang nya lengkap sehingga tepat pada waktu nya baginda pun wafat. Jangan nak di samakan keberadaan nabi isa a.s. di langit seperti fahaman Nasrani yang berada di kiri antara tiga Darjat dan kerusi Bapak. Penurunan nabi Isa a.s. kali ini tidak sebagai nabi tetapi sebagai maknusia biasa yang menjadi umat Nabi Muhamad s.a.w. kerana semasa baginda di dunia dahulu hanya sekadar mendapat maklumat dari Allah Taala melalui kitab yang di berikan pada nya ia itu Injil di mana tersemat nya maklumat berkenaan kedatangan Nabi Muhamad s.a.w. yang baginda begitu ghairah untuk mengimani nya. Baginda ingin benar untuk mempelajari akan kitab baharu yang telah Allah Taala maklumatkan kepada nya dalam kitab injil ia itu Quran, manakala kitab Taurat dan Zabur telah pon baginda maklomi. Baginda tidak akan berdakwah seperti dahulu dan sebalik nya mempelajari Quran kitab yang di anggap terbaharu buat dirinya. Ada maklumat menyatakan baginda akan bernikah dan akhir nya wafat di bumi sepertimana wafat nya semua Nabi dan Rasul Allah Taala yang lain dengan secara biasa. Tiada maknusia pon yang Allah Taala tetapkan kematian nya di langit. Nabi Adam a.s. yang berasal dari Syorga pon wafat nya di bumi juga. Kerana Allah Taala telah menetapkan keputusan muktamatNya sebagai bukti tiada walau satu pon sekutu bagiNya di semesta alam. Ia itu ” Di situ lah kamu hidup, di situlah kamu mati, dan di situlah kamu akan di kembalikan “. Bumi yang kita diami ini akan Allah Taala musnahkan di hari kiamat kelak dan Allah Taala akan mencipta bumi yang baharu yang lebih besar. Di bumi yang baharu ini matahari berada terlalu dekat ( awas kepada sesiapa yang belum pandai membaca al quran dalam bahasa arab yang asli ) hanya al Quran yang menjadi sebagai awan pelindung terik matahari yang menyengat . Tiada malam lagi bulan mengambang. Di bumi baharu ini lah berkumpul nya semua maknusia yang di bangunkan dari kubor walau berabad abad terpendam,tetapi mereka ( kita semua ) merasakan seolah olah baharu terjaga dari tidor selama setengah hari sahaja. Begitulah keadaan nya yang akan di rasakan oleh Nabi Isa a s. yang sedang di tidor atau di wafatkan oleh Allah Taala di langit. Bumi padang Mahsyar tetap kita temui.

    Sekiranya saudara Filar berfikiran sama pola sependapat sejalan sehaluan, akan saya deretkan ayat ayat mutasyabihat yang membingongkan tetapi munasabah yang menurut saudara tak ketemuan. Ramai C.I.D. Islam yang berjaya mengompol maklumat berkenaan turun nya Nabi Isa a.s. menjelang nya hari kiamat yang di beritakan oleh Allah Taala dan Rasulullah s.a.w. yang diibaratkan sedekat dua jari.

  14. Walaikumssalam wr wb

    Perihal anda tidak bisa menerima bahwa Nabi Isa As berdakwa selama 120 di tempat pengasingannya sah-sah saja.

    Anda mengatakan tidak bisa di terimah secara akal sehat, menurut saya lebih tidak masuk akal lagi kalau manusia di angkat ke langit, anda sendiri tahu lapisan atmosfir bumi setinggi 8000 m. membungkus seluruh lapisan di bumi. Keluar dari lapisan ini kita akan menemukan ruang hampa udara, dengan apa Nabi ISa bernafas?, makan, minum, dll.

    Saya tidak menafikan bahwa Allah punya kuasa atas segala sesuatu. Tapi Allah juga yang membuat dunia ini adalah fana. sehingga hukum2 yang ada harus sesuai dengan logika. Terkecuali Mukjizat Para Nabi dan Rasul yang di luar konteks tersebut, untuk membuktikan kebenaran mereka.

    Lihat Koment saya di sini! Sengaja saya ambil beberapa pendapat para ulama dalam masalah ini:

    coba kita lihat beberapa pendapat ulama berikut ini:

    Ada dua kelompok penafsiran yang berbeda terhadap ayat diatas, terutama disebabkan dalam mengartikan dua kata yaitu “mutawaffika” dan “rafi’uka ilayya”. Kelompok Pertama, mengartikan kata “mutawaffika” sebagai “menyempurnakanmu” atau “menggenggamu.” Sedangkan kata “rafiuka ilayya” diartikan sebagai mengangkatmu kepadaKu (mengangkat Isa Al Masih ke langit).

    Kelompok Kedua mengartikan kata “Mutawaffika” dengan “mewafatkan” dan “rafi’uka ilayva” dengan mengangkat (derajat Isa Al Masih).

    Pendapat yang terakhir ini diantaranya dikemukakan oleh beberapa ulama sebagai berikut:

    Prof. Dr. KH. Hasbullah Bakry, SH. dalam bukunya “Isa dalam Al Qur’an Muhammad dalam Bibel,” (Jakarta, 1987) cet. Ke-8, hal. 19, 52 dan 53 menjelaskan:

    “Tuhan mematikan (Isa) sebagai kematian biasa (bukan dibunuh) dan Tuhan mengangkat derajat orang-orang yang mengikutinya lebih tinggi dari orang-orang yang menentangnya.”

    Prof. DR. HAMKA, dalam tafsir Al Azhar (Jakarta, 1988) Juz ItI, hal. 181, menjelaskan:

    “Arti yang tepat dari ayat ini ialah bahwa maksud orang-orang kafir itu hendak menjadikan Isa Al Masih mati dihukum bunuh, sebagai yang dikenal yaitu dipalangkan dengan kayu, tidaklah akan berhasil. Tetapi Nabi Isa Al Masih akan wafat dengan sewajarnya dan sesudah beliau wafat, beliau akan diangkat Tuhan ke tempat yang mulia di sisiNya dan bersihkan diri beliau dari pada gangguan orang yang kafir-kafir itu.”

    “Maka dari itu arti pemahaman Dia (Isa) akan diangkat ke sisi Tuhan, ialah sebagai Nabi Idris yang diangkat derajatnya ke tempat yang tinggi, sebagaimana tersebut di dalam surat Maryam (surat 19 ayat 57). Begitu juga orang yang mati syahid di dalam surat Ali Imran ayat 169, dikatakan bahwa dia tetap hidup.”

    Al Alusi, dalam Tafsirnya yang terkenal Ruhul Ma’ani (Darul Kutub Al Ilmiyah, Beirut, 1994), jilid III, ha1.179 memberikan pendapat tentang Mutawaffika, yang artinya telah mematikan engkau, yaitu menyempurnakan ajal engkau (mustaufi ajalaka) dan mematikan engkau menurut jalan biasa, tidak sampai dapat dikuasai oleh musuh yang hendak membunuh engkau.

    Beliau menjelaskan lagi bahwa arti warafi’uka ilayya (dan mengangkat engkau kepadaKu), telah mengangkat derajat beliau, memuliakan beliau, mendudukkan beliau ditempat yang tinggi, yaitu ruh beliau sesudah mati. Bukan mengangkat badannya. Lalu Al Alusi mengemukakan beberapa kata rafa’a yang berarti “mengangkat” dari beberapa ayat Al Qur’an yang tiada lain artinya adalah mengangkat kemuliaan ruhani sesudah meninggal.

    Syaikh Muhammad Abduh, dalam Tafsir Al Manar jilid II, hal 316, menjelaskan:

    “Ulama dalam menafsirkan ayat ini menempuh dua jalan. Yang pertama bahwa dia diangkat Allah dengan tubuhnya dalam keadaan hidup. Dan nanti dia akan turun kembali di akhir zaman dan menghukum diantara manusia dengan syariat kita. Penafsiran yang kedua ialah memahamkan ayat menurut asli yang tertulis, mengambil arti tawaffa dengan maknanya yang nyata, yaitu mati seperti biasa, dan rafa’a (angkat), ialah ruhnya diangkat sesudah beliau mati…”

    Kata beliau pula:

    “Golongan ini, terhadap golongan pertama yang menyatakan Nabi Isa telah naik ke langit dan akan turun kembali, mereka mengeluarkan kesimpulan hadits-hadits itu ialah hadits-hadits ahad yang bersangkut paut dengan kepercayaan yang tidaklah dapat diambil kalau tidak qoth’i (tegas). Padahal perkara ini tidak ada sama sekali hadits yang mutawatir.”

    Sayid Rasyid Ridha dalam Majalah Al Manar, juz 10 hal 28, seperti dikutip Hamka dalam Tafsir Al Azhar (Pustaka Panjimas, 1988) Juz III, hal. 183, pernah menjawab pertanyaan dari Tunisia.

    “Bagaimana keadaan Nabi Isa sekarang? Dimana tubuh dan nyawanya? Bagaimana pendapat tuan tentang ayat inni mutawaffika wa rafi’uka? Kalau memang dia sekarang masih hidup, sebagaimana di dunia, dari mana dia mendapat makanan yang amat diperlukan bagi tubuh jasmani itu? Sebagaimana yang telah menjadi sunnatullah atas makhluknya?”

    Atas pertanyaan itu, Sayid Rasyid Ridha menguraikan jawabannya:

    “Tidak ada nash yang sharih (tegas) di dalam Al-Qur’an bahwa Nabi Isa telah diangkat dengan tubuh dan nyawa ke langit dan hidup disana seperti di dunia ini, sehingga perlu menurut sunnatullah tentang makan dan minum, sehingga menimhulkan pertanyaan tentang makanan beliau sehari-hari. Dan tidak pula ada nash yang sharih menyatakan beliau akan turun dari langit. Itu hanyalah aqidah dari kebanyakan orang Nasrani, sedang mereka itu telah berusaha sejak lahirnya Islam menyebarkan kepercayaan ini di dalam kalangan muslimin.

    Beliau menegaskan:

    “Ini adalah masalah khilafiyah.”

    Ahmad Mustofa Al Maraghi, dalam Tafsir Al Maroghi (Syarikah Maktabah Wa Mathba’ah Mustafa Albabi Alhalabi, 1946), jilid I, juz ke-3 ha1.165 menjelaskan:

    “Tidak ada dalam Al-Qur’an suatu nash yang sharih dan putus tentang Isa a.s diangkat ke langit dengan tubuh dan nyawanya. Adapun sabda Tuhan mengatakan bahwa: Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau daripada orang-orang kafir itu, jelaslah bahwa Allah mewafatkannya dan mengangkatnya, zahiriah (nyata) dengan diangkatnya sesudah wafat itu, yaitu diangkat derajatnya di sisi Allah. Sebagaimana Idris a.s dikatakan Tuhan: “Dan kami angkatkan dia ke tempat yang tinggi.”

    “Hadits-hadits yang menyatakan bahwa Nabi Isa masih hidup (jasmani dan ruhani) dan akan turun dari langit, tidaklah sampai kepada derajat hadits�hadits yang mutawatir. Oleh karena itu maka tidaklah wajib seorang mulim beri’tikad bahwa Isa Al Masih sekarang hidup dengan tubuh dan nyawanya, dan orang yang menjalani aqidah ini tidaklah kafir dari syariat Islam.”

    Syaikh Mahmoud Shaltout, Syaikh Jami’ Al Azhar (meninggal tahun 1963) seperti yang disiarkan mingguan Ar Risalah, yang terbit di Mesir, No 452 jilid 10 hal 515, seperti dikutip Hamka (Tafsir Al Azhar, 1988) cet. Ke-3 hal 317, memberikan pendapat tentang hadits-hadits yang menyatakan bahwa Nabi Isa akan turun:

    “Riwayat-riwayat itu adalah kacau balau, berlain-lain saja lafadnya dan maknanya yang tidak dapat dipertemukan. Kekacau balauan ini dijelaskan benar-benar oleh ulama hadits. Dan diatas dari itu semua, yang membawa riwayat ini ialah Wahab bin Munabbih dan Kaab Al Ahkbar, keduanya itu ialah ahlul kitab yang kemudian memeluk Islam.”

    “Adapula hadits yang dirawikan Abu Hurairah tentang Nabi Isa akan turun, apabila hadits itu shahih, namun dia adala.h hadits ahad. Dan ulama telah ijma’ bahwa hadits ahad tidak berfaedah untuk dijadikan dasar aqidah dan tidak sah dipegang dalam urusan yang ghaib.”

    Syaikh Abdul Karim Amrullah, Ulama besar Indonesia dalam bukunya Al Qoulus Shahih, 1924.

    “Nabi Isa meninggal dunia menurut ajalnya dan diangkat derajat beliau di sisi Allah, jadi bukan tubuhnya diangkat ke langit.”

    Dr. Quraish Shihab, dalam harian Republika, hal 10 tanggal 18 Nopember 1994:

    “Bahwa Isa a.s kini masih hidup di langit, bukanlah satu kewajiban untuk mempercayainya, serta beberapa hadits yang berkaitan dengan kenaikan Isa Al Masih dan akan turunnya kelak menjelang kiamat. Hadits-hadits tersebut walaupun banyak kesemuanya bermuara pada dua orang saja, yang keduanya bekas penganut agama Kristen, yaitu Ka’ab Al Akhbar dan Wahab bin Munabbih. Tidak sedikit ulama yang menilai bahwa informasi mereka pada hakekatnya bersandar dari sisa kepercayaan kedua perowi hadits�hadits itu.”

    Dari beberapa pendapat ulama diatas, dapat disimpulkan bahwa: [1]. Isa Al Masih telah diwafatkan oleh Allah. Seperti manusia lain, beliau pun, akan terkena sunnatullah kematian “Setiap nafs (yang berjiwa), akan menghadapi kematian” (Ali Imran/3:185).

    [2]. Bahwa Isa Al Masih akan diangkat Allah bukan dalam arti diangkat secara fisik, melainkan derajatnya. Penggunaan kata rafa’a seperti ini bisa juga kita temui dalam surat Al Mujadilah/58:11 “….Allah akan mengangkat orang-orang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” Makna pengangkatan yang sama juga diberikan kepada Nabi Idris (Maryam/19:57).

    [3]. Bahwa hadits-hadits Nabi saw yang melukiskan akan tibanya suatu periode dimana Isa akan mengoreksi keislaman bani Israil yang menyeleweng dari syariat Nabi Musa, atau menyebut Isa Al Masih berada di langit atau masih hidup hingga kini, tidak bisa dijadikan pedoman yang kokoh. Kesimpulan tersebut diambil dari beberapa fakta dibawah ini: Pertama, Hadits-hadits tersebut termasuk hadits ahad, sehingga tidak bisa dijadikan pedoman dalam soal aqidah. Kedua, walaupun menurut Bukhari sanadnya shahih tetapi karena matannya mungkin bersinggung balik dengan Al-Qur’an yang dengan tegas mengatakan bahwa Isa Al Masih telah wafat maka untuk menghindari kesalahpahaman seperti yang terjadi ada jama’ah Ahmadiyah Qodian, hadits tersebut lebih baik ditinggalkan saja. Ketiga, hadits-hadits tersebut, bermuara pada dua orang saja, yang keduanya bekas penganut agama Kristen, yaitu Ka’ab Al Akhbar dan Wahab bin Munabbih (yang masih punya keterkaitan pada kepercayaan lamanya).

    Dari logika saja, bagaimana Isa Al Masih hidup dilangit itu? Apakah Tuhan ada di langit? Langit itu walau bagaimanapun juga luasnya berarti dalam lingkungan ruang dan waktu, sedang Tuhan tidak dibatasi ruang dan waktu, laitsa kamitslihi syaiun.

    Bagaimana Isa Al Masih dengan tubuh jasmaninya hidup di langit yang udaranya diluar kesanggupan paru-paru insani? Atau apakah Isa Al Masih di sana dalam keadaan alam ruhani saja? Kalau demikian maka kondisi tersebut sama dengan manusia lainnya yang telah mati, mereka hidup dalam alam ruhani di luar ukuran dunia fana ini. Sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi.

    Boleh jadi juga orang-orang Kristen dan sebagian orang-orang Islam yang menyandarkan bahwa Isa Al Masih duduk di kanan Allah itu karena ayat Al-Qur’an berbunyi: “… dan adalah Isa salah seorang yang dekat pada Allah (minal maqarrabin) .”

    Dekat disini bukan berarti dekat dalam ukuran ruang dan waktu tatapi dekat dalam arti ruhani, maksudnya beliau sangat mulia di sisi Allah karena iman dan taqwanya pada Allah. Dan kita jangan keliru bahwa ayat ini menunjukkan bahwa Isa Al Masih hanyalah salah seorang saja dari antara orang-orang yang dekat pada Allah. Jadi kaum “muqarrabin” itu jumlahnya banyak sekali, dan yang sudah tergolong “muqarrabin” itu ialah para nabi dan para wali, orang-orang yang saleh dan taqwa pada Allah. Jadi tidak seharusnya hanya Isa Al Masih saja yang dianggap dekat pada Allah.

    Sedangkan pendapat sebagian ulama bahwa Isa Al Masih masih hidup di surga justru dipakai oleh kalangan Kristen untuk menyatakan bahwa orang Islam pun mengakui kalau Yesus hidup di surga dengan Tuhan. Maka siapa yang bisa berdampingan dengan Tuhan kalau bukan Tuhan?

    Jika pemahaman itu merasuk pada umat Islam, maka dua doktrin umat Kristen Kebangkitan, Kenaikan dan Ketuhanan Yesus dengan mudah juga diterima umat Islam.

    Sumber:
    http://islamic.xtgem.com/isa_almasih/kebangkitan9_11.htm

    Sekarang terserah kita masing2 percaya dan tidak percaya juga nggak apa2.

  15. Assalmualaikum saudara Filar!
    Nampaknya saudara Filar benar benar berminat dengan topik ini ? Jangan berputus asa, kerana itu bukan amalan kita. Bukan semudah yang saudara sangkakan ia itu Islam akan membenarkan doktorin keristerian. Mereka 100% percaya Nabi Isa a.s. bukan maknusia dan juga bukan nabi. Mereka 100% percaya Nabi Isa a.s. sekarang berada di Syorga dan TIDAK AKAN TURUN TURUN LAGI SELAMA NYA. Tetapi, ajaran Islam mengganggap Nabi Isa a.s. adalah maknusia dan berpangkat nabi. Baginda HANYA DI TIDORKAN oleh Allah Taala BUAT SEMENTARA WAKTU dan TIDAK di Syorga. Baginda buat masa ini berada di langit lapisan yang kedua dalam KEADAAN TIDAK SEDARKAN DIRI. Bisa sahaja Allah Taala telah membangunkan baginda untuk seketika di malam agong bersejarah Mikraj Nabi Muhamad s.a.w. supaya mereka dapat berkenalan dan bertemu muka. Bukan kah ini yang berlaku dalam mikraj Nabi s.a.w. dahulu? Nabi muhamad s.a.w. dapat melihat dengan jelas rupa paras Nabi Isa a.s. dan itulah kali pertama dan terakhir mereka berjumpa. Sebab itu Nabi s.a.w. dapat menjelaskan dengan terperinci akan paras Nabi Isa a.s. dan meninggalkan hadis bagaimana keadaan rupa Nabi Isa a.s. apabila baginda Isa a.s. turun ke bumi pada sebelum hari kiamat nanti. Sasudah itu, Nabi Isa a.s. di tidorkan semula oleh Allah Taala sehingga akan menjelang nya hari kiamat nanti.Perlukah Nabi Isa a.s. makan dan minum ? Tentu tidak ! Perkara semudah ini pon Ulamak tak dapat mengambil kata putus. Nampak sangat mereka semua TOLOL ! Harap saja bersarban tinggi mencapai awan tapi berotak udang! Ramai kaum Muslimin buat masa ini TIDAK mempercayai mereka. Bukti nya ? Kisah Mikraj Rasulullah s.a.w. sahaja mereka membeberkan berbagai cerita dongeng kisah hikayat satu malam sehingga ramai orang orang Islam hampir hampir masok ke hispital gila. Mahu atau tidak, terpaksa kita mengambil keputusan sendiri dengan menggunakan akal bijak. Mentang mentang mereka bergelar Ulamak fasih berbahasa Arab, mereka hendak memperkotak katekkan kita semua ? Bo layan ! Ini lah yang terjadi kepada Ulamak Ulamak Yahudi dahulu sehingga sebahgian Bani Israel terkutok. Nabi Isa a.s. akhir nya akan TURUN ke bumi ! Bukan kah nampak perbezaan nya dengan doktorin keristian ? Bukan sahaja Si Ulamak Ulamak Islam bertelagah sesama sendiri, malahan mereka juga MENDUSTAKAN hadis hadis Rasulullah s.a.w. yang baginda berghairah benar memberitahu para sahabat akan turun nya Nabi Isa a.s. kerana misi Nabi Isa a.s. nanti akan membunoh Dajjal bersama Imam Mahadi. Siapa itu Imam Mahadi ? Beliau adalah salah satu dari keturunan Rasulullah s.a.w. Kisah Dajjal bukan lah perkara remeh kerana ada tercetak di dalam al quran. Adakah Ulamak nak mendustakan al quran juga ?
    Abu Hurairah adalah sahabat Rasulullah s.a.w. yang terdekat sekali di samping isteri baginda Saidatinah Aisyah. Kemana saja Nabi s.a.w. pergi, Abu Huraiurah pasti ada bersama. Bertahun tahun beliau mendampingi Nabi s.a.w. dan sungguh actif mengompolkan apa apa yang selalu di dengari nya dari perkataan Rasulullah s.a.w. Apalagi jika kisah akan turun nya Nabi Isa a.s. cepat saja di beberkan. Ayat yang terpendek dan termudah, tidak muttasyabihat tetapi jenis makiyat yang menyatakan turun nya Nabi Isa a.s. ialah :

    Dan sesungguhnya Isa itu benar benar memberikan penerangan tentang hari kiamat. Kerana itu, jangan lah kamu ragu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah aku. Inilah jalan yang lurus.
    SURAH AZ ZUKHRUF / Ayat 61.

    Tunjukkan ayat ini kepada Ulamak yang mereka sangkakan diri mereka bijak tetapi TONGONG ! Tetapi awas ! Jangan menjadi tangan gatal berkurap hendak menghilang kan nama Isa di atas dan menggantikan dengan nama Ishak ! Nanti bila dah kena laknat, merempat pula ke Tanah Jawa Timor.
    Ada lagi ayat ayat lain yang tak mahu saya pamerkan di sini kerana ianya merupakan ayat ayat Mutasyabihat yang harus di fahamkan. Nanti Ulamak membuka pula cerita baru KISAH HIKAYAT HANTU TOYOL DUA RIBU MALAM .

    • Maaf pak cik, mohon ijin ikutan…

      Karena kendala bahasa, jadi sy kurang begitu memahami maksud pakcik. Jika berkenan mohon dipersingkat saja.

      Terus terang, entah mengapa “guru” saya tidak pernah menceritakan perihal Nabi Isa a.s akan turun besuk menjelang kiamat (dan sy lebih mempercayai ini). Adapun mengenai QS Az Zukhruf insyaallah kurang lebih artinya :

      Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.(QS. 43:61)

      >>> Ayat ini menerangkan bahwa Alquran mengajarkan kepada kamu sekalian manusia pengetahuan tentang Hari Kiamat, dan tanda-tandanya. Diberitakannya kepadamu huru-hara dan malapetaka yang dahsyat yang akan menimpa manusia pada hari itu, bumi pecah berkeping-keping dan bintang-bintang berguguran. Karena itu, wahai manusia, janganlah kamu ragu-ragu sedikit pun akan kedatangannya. Tidak ada sesuatu pun yang dapat melepaskan diri dari malapetaka pada hari itu, kecuali orang yang mengikuti seruan Rasulullah. Karena itu taat dan patuhlah mengikuti petunjuknya, yang menunjukkan jalan yang lurus menuju kebahagiaan hidup abadi di akhirat nanti dan itulah jalan yang paling benar.
      SEBAGIAN ahli tafsir berpendapat bahwa yang memberitahukan dan menjadi tanda Hari Kiamat itu ialah kedatangan Nabi Isa as. pada akhir zaman nanti, sebagaimana diterangkan dalam beberapa hadis sahih yang menerangkan bahwa Isa as. Akan datang pada akhir zaman nanti. Kedatangannya itu sebagai tanda akan terjadinya Hari Kiamat. (Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Az Zukhruf 61 )

      >>> Sy lebih memahaminya bahwa Beliau (Nabi Isa a.s) membawa “kabar gembira” (injil) yang didalamnya memberitahukan akan dekatnya saat kiamat dengan ditandai kelahiran Nabi Akhir Zaman bernama “ahmad” (Nabi Muhammad SAW).

      >>> Lagi2 yang menjadi masalah adalah,,,
      1. pak cik tahu ciri2 fisik Nabi Isa a.s ?
      2. jika kelak ada yang ngaku2 sbg nabi Isa, gemana ? (disuruh nunjukin mu’jizat lagi ?)

      Jika pak cik lebih memilih “menunggu”, silahkan bergabung dengan umat yang selalu dan selalu menunggu kedatangan juru selamat itu. Simple, kan ?

  16. Assalamualaikum saudara Samaranji!
    Guru anda tidak pernah memberitahu kepada saudara akan turun nya Nabi Isa a.s. apabila akan berlaku nya hari kiamat, kerana guru anda sudah sedia maklum bahawa anda sudah mengetahui nya sepertimana semua kaum muslimin mengetahui. Jika anda bertanyakan kepada ibu bapa anda akan perkara ini, saya 100% yakin ibu bapa anda akan terkejut besar bahawa anda masih lagi belom mendengar loceng bahawa nabi Isa a.s. akan turun nantinya. Semua orang orang Islam sama sependapat, kerana quran telah menyatakan demikian walaupun hanya sebaris ayat, sudah memadai. Bukan satu atau dua hadis yang terkeluar dari mulut nabi Muhamad s.a.w. akan perkara tanda tanda kiamat ini, tetapi banyak! Tiada sesiapa dari sahabat nabi s.a.w. yang berani membohong bohongi hadis nabi s.a.w., kerana nabi s.a.w. sendiri telah memberi amaran kepada mereka jika terjadi demikian, mereka harus menempah tempat kediaman mereka ke Neraka Jahanam. Kerana nabi s.a.w. faham benar keadaan yang akan berlaku kelak apabila ketiadaan baginda nanti, iaitu ucapan ucapan baginda akan di sampaikan turun temurun ke jenerasi yang akan datang. Sekarang, ucapan baginda telah pon sampai kepada kita semua dan kita harus mempercayai nya kerana bukan lah dasar nabi s.a.w. sebagai lelaki pembohong besar!
    Semua ciri ciri fizik nabi Isa a.s. telah terdapat di komentar di atas dan jika saudara hendak kepastian lebih lanjut,semua maklumat ada di gogel. Harus di ingati, nabi Muhamad s.a.w. tidak melihat gambar lukisan yang terdapat di merata dunia akan rupa paras nabi Isa a.s., tetapi nabi s.a.w. melihat sendiri nabi Isa a.s. semasa mikraj baginda dahulu.Sebagaimana Malaikat Jibril a.s. meberbangkan baginda dahulu ke planet Muntaha, begitu juga di lakukan terhadap nabi Isa a.s. dengan pesawat berunsur kilat, akan tetapi, nabi Isa a.s. dalam keadaan wafat sementara nabi Muhamad s.a.w. dalam keadaan sedar! Walaupun al qoran tidak menjelaskan nya, tetapi kita semua faham sendiri kerana tak mungkin nabi Isa a.s. terbang dengan begitu sahaja seperti kartun superman yang di gambar gambarkan oleh kaum ulamak yang di katakan terlalu bijak sangat. Seringkali Allah Taala bertanya kita smua : Adakah kamu tidak berakal? Jika ulamak yang memakan cabai, rasakan sendiri pedas nya ! Malaikat Jibril a.s. sentiasa mengawasi nabi nabi Allah Taala di dunia yang menyampaikan risalah dari Tuhan. Sehingga sekarang pon, pesawat berunsur kilat yang menerbangkan dua nabi terhormat diatas belum lagi ulamak beritahu kepada kita semua kerana mereka tidak dapat menghuraikan ayat ayat quran yang benar benar Allah Taala tunjukan rupa bentok pesawat yang berupa kilat yang bermisteri ini. Bukan kah al quran itu kitab petunjuk Allah Taala ?

    Saudara memahami akan kitab Injil yang merupakan pembawa khabar gembira akan kedatangan nabi Muhamad yang menandakan akan datang nya hari kiamat adalah salah samasekali dan tidak benar! Kedatangan hari kiamat adalah satu ancaman dari Allah Taala yang merupakan malapetaka yang dahsyat di dunia. Mana bisa saudara mengatakan khabar gembira? Khabar gembira yang ada di kitab Injil ia lah akan kedatangan nabi Muhamad yang Allah Taala menggembirakan kita semua di mana kerana nabi baharu ini lah yang akan membawa cahaya penerangan untuk kehidupan kita semua ia itu tidak kira walau siapa pon mereka samada keling, negro, cina, orang putih, arab,yahudi dan segala jenis jin. Nabi ini lah yang akan mengajarkan al quran di mana terkandong cahaya penerangan untuk kehidupsn di dunia dan juga di akhirat. Tetapi, mengikut peratoran peratoran yang telah Allah Taala tetapkan. Kitab yang terlengkap daripada lengkap dan semporna ini belum lagi di kenali oleh nabi Isa a.s. kerana nabi Isa a.s. hanya mengenali kitab taurat, zabor dan kitab nya sendiri ia itu injil. Adakah semasa nabi Isa a.s. berada di dunia dahulu kitab al quran sudah ada? Hanya di kitab al quran sahaja kisah kisah kiamat di terangkan dengan terperinci. Dari itu, kedatangan nabi Muhamad s.a.w. sudah hampir dekat akan datang nya hari kiamat ia itu sedekat dua jari.Apabila turun nya nabi Isa a.s. nanti, dekat nya dua jari tadi hanya tinggal satu jari sahaja. Apabila satu jari tadi sudah ditiadakan, kiamatlah dunia!
    Tiada siapa yang menunggu nunggu sesiapa pon seperti sangkaan saudara. Jika boleh, kami mengharapkan kedatangan hari kiamat yang Allah Taala tetapkan di tanggohkan selama mungkin. Malangnya apakan daya, jika Allah Taala sudah menetapkan ibarat sedekat dua jari, kita tidak dapat merubah ketetapan yang Allah Taala janjikan. Kita terpaksa menghadapi kenyataan ia itu Allah Taala akan mengkiamatkan dunia kepunyaan Nya menurut kehendak Nya. Tetapi alangkah menggembirakan kita semua jika dapat melihat sendiri rupa paras nabi Isa a.s. nanti yang terkenal seluroh dunia sebagai seorang pengikut nabi Muhamad s.a.w. yang fasih membaca ayat ayat al quran apabila baginda mempelajarinya nanti apabila turun nya ke bumi. Orang orang keristian pon terbelalak mata mereka kerana besar terkejut yang menyangkakan nabi Isa a.s. sama seperti mereka. Dengan sendiri nya, mereka pon menyedari akan kebodohan mereka dan mengakui bahawa nabi Isa a.s. bukanlah nabi yang mengajarkan ugama keristian sebaliknya mereka telah tertipu oleh seorang lelaki yang bernama Paulus. Nabi Isa a.s. akan memberitahu kepada mereka bahawa nabi Muhamad s.a.w. lah yang harus mereka nabikan kerana melalui nabi inilah Allah Taala memesankan supaya mengajarkan al quran kepada sekalian maknusia. Itulah sebab nya setiap kali nabi s.a.w. akan menyampaikan dakwah nya, baginda di beritahu oleh Allah Taala sendiri ( melalui Jibril a.s. ) supaya memulakan panggilan dengan WAHAI SEKELIAN MAKNUSI. Tetapi nabi Isa a.s. tidak berbuat demikian sebaliknya Allah Taala hanya memberitahu baginda supaya mengajarkan dakwah nya hanya untuk orang orang bani Israel sahaja. Sebab itu setiap kali jika baginda hendak menyampaikan dakwahnya, baginda hanya akan menyeru WAHAI BANI ISRAEL. Mudah mudahan orang orang keristian dapat sedikit pelajaran. Apabila mereka sedar bahawa nabi isa a.s. hanyalah sebagai maknusia biasa yang bertaraf nabi dan bukan tuhan, mentalah lagi nabi Isa a.s. berugama Islam dan menjadi umat nabi Muhamad s.a.w., dengan sendiri nya mereka akan mematahkan salib salib mereka yang tergantong sesat di dada mereka sendiri dan di gereja gereja kerana selama ini mereka telah terperdaya ! Apabila mereka mengetahui bahawa nabi Isa a.s. juga mengharamkan babi yang mereka lahapkan ke mulut mulut mereka, dengan secara sendiri nya mereka akan membunoh semua babi babi peliharaan mereka. Itu lah yang di maksodkan oleh nabi Muhamad s.a.w. bahawa nabi Isa a.s. akan mematahkan salib dan membunoh babi. Hanya orang orang bodoh sahaja yang menggaggap nabi Isa a.s. akan membunoh babi dan mematahkan salib seperti sangkaan mereka.Seolah olah nabi Isa a.s. tiada kerja lain hendak melakukan sedemikian rupa. Apabila tiba nya hari kiamat nanti, keadaan kehidupan di dunia akan berlaku banyak perubahan yang tidak disangkan.Semua maklumat ada di gogel.

    Dari itu, ayat al quran yang tertera di atas tidak memaksudkan nabi Isa akan menerangkan atau menjekaskan kepada kita semua akan tanda tanda hari kiamat, tetapi ” menandakan ” atau “mengisyaratkan ” akan tanda tanda akan datang nya hari kiamat. Nabi Muhamad s.a.w. lah yang menerangkan dan memberitahu kita akan kisah kisah hari kiamat tetapi bukan nabi Isa a.s.

    • @Ism

      Semua nabi mengabarkan tentang hari kiamat, kalau anda berpendapat bahwa bukan salah satu dari nabi tidak memberikan kabar tentang akan hal itu, iman anda perlu di pertanyakan.

      SALAM

  17. Assalamualaikum saudara Filar.
    Jika benar pun semua nabi Allah Taala mengabarkan hari kiamat, mengapa hanya di al quran sahaja Allah Taala menekan perkara ini? Mengapa hanya Nabi Muhamad s.a.w. yang mengeluarkan hadis akan turun nya nabi Isa a.s. nanti nya?

    Semua hujahan yang menidakkan turun nya nabi Isa a.s. kerana mereka semata mata menutup nutupi ucapan nabi s.a.w., seolah olah mereka mendustakan kebenaran nabi Muhamad s.a.w. Sebagai umat baginda, kita harus berpihak kepada nabi kita yang sedari hidup baginda dahulu pun sehingga sekarang, kedustaan perihal baginda tak kehabisan di perbeberkan.

    Maklumat yang saudara Filar dapati berkenaan tidak turun nya nabi Isa a.s. nanti nya kerana mereka mencampor adokan perkataan Allah Taala ia itu al quran dengan kitab kitab merepek mereka. Sedangkan saya hanya mengemukakan pendapat hanya dari al quran dan hadis hadis nabi s.a.w. sahaja. Saya tidak menyentoh langsong kitab kitab yang lain, kerana itu bukan dasar saya.Saudara Filar sendiri ada menyatakan tidak terjumpa sebarang ayat quran yang menyatakan turun nya nabi Isa a.s. nantinya. Apabila saudara sudah menjumpai nya, alasan yang lain pula di utarakan. Cuba renongkan ayat yang di bawah ini:

    Dan kerana ucapan mereka, ” Sesungguhnya kami telah membunoh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunohnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi ( yang mereka bunoh ialah ) orang yang di serupakan dengan Isa bagi mereka. Sasungguhnya orang yang berseliseh faham tentang ( pembunohan ) Isa, benar benar dalam keragu-raguan tentang yang di bunohnya itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang di bunohnya itu kecuali mengikut persangkaan belaka, mereka tidak ( pula ) yakin bahawa yang mereka bunoh itu adalah Isa. Tetapi ( yang sebenarnya ), Allah telah mengangkat Isa kepada Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi bijaksana.
    Surah an- Nisaa’ ayat 157-158.

    Adakah nabi Isa a.s. telah mati semasa itu? Terang terangan Allah Taala menyatakan telah menganggkat nabi Isa a.s. kepada Nya. Perhatikan pula ayat di bawah ini:

    ” Aku tidak pernah menyatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau perintahkan kepadaku ( mengatakan ) nya iaitu , ” Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu “, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada bersama mereka. Maka setelah engkau wafatkan ( angkat ) aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan segala sesuatu”.
    Surah al- maa’idah ayat 117.

    Di mana dialog ini terjadi? Adakah di alam akhirat? Jika benar nabi Isa a.s. telah mati, pastinya dialog itu terjadi di Padang Mahsyar. Sedangkan dunia belum lagi kiamat!
    Tak lain dan tidak bukan, dialog di atas terjadi semasa Isa a.s. masih berada di langit!

    Sudahpun di sadorkan dua surah lagi untuk saudara Filar renongkan. Ada lagi ayat ayat yang senada mengenai nya.

    • @ Pak Cik
      Wa’alaikum salam warahmatullah,,,
      (maaf, sy menanggapinya disini aja yach…)

      Ism. says : Guru anda tidak pernah memberitahu kepada saudara akan turun nya Nabi Isa a.s. apabila akan berlaku nya hari kiamat, kerana guru anda sudah sedia maklum bahawa anda sudah mengetahui nya sepertimana semua kaum muslimin mengetahui.

      >>> Mohon jangan su’udhon. Alasan “guru” saya tidak pernah menyinggungnya karena beliau dengan jujur dan rendah hati mengatakan INI LAFADZ AL QUR’AN, INI TERJEMAHAN, INI TAFSIRAN. Tolong dibedakan ya pak cik !!! Sehingga kita bisa bijak menghadapi IKHTILAF.

      >>> Ingat pak cik, yg anda sampaikan di atas sudah memasuki wilayah “tafsiran”. Jadi,,, jika ada perbedaan sy lebih suka menyerahkan pada ahlinya. Dalam hal ini sy lebih percaya Guru saya. (Karena sy sadar, ilmu sy masih dangkal. Tadarus aja berapa kali sehari ??? Sudah bisa menerjemahkan al qur’an satu persatu kata belum ??? Sudah faham asbabu nuzul belum ???)

      Ism. says : Apabila tiba nya hari kiamat nanti, keadaan kehidupan di dunia akan berlaku banyak perubahan yang tidak disangkan.Semua maklumat ada di gogel.
      >>> Hahh… pak cik langsung percaya aja sama Om Google ???

      Maap pak cik,,, TERPAKSA SAYA HARUS CURIGA (setingkat lebih tinggi dr waspada). Soalnya pak cik di awal koment pake dalil QS Az Zukhruf : 61 insyaallah kurang lebih artinya
      “Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.”(QS. 43:61)
      >>> Ayat tsb BIASA DIGUNAKAN PENDETA KRISTEN untuk melegitimasi bahwa Yesus adalah jalan yg lurus (???)

      Selebihnya, saya tidak berhak menganggap salah pak cik, saya tak berhak menganggap sesat pak cik selama kita berpegang pada LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADA(N) RASULULLAH.

    • @Ism

      Sebelum Nabi Muhammad SAW di utus , sudah banyak nabi2 dan rasul yang di utus oleh Allah kepada segolongan manusia. Setiap nabi memberikan peringatan kepada kaumnya tentang hari kiamat.

      Ayat yang anda kemukakan tidak ada sangkut pautnya dengan Turunnya Seorang nabi lagi ke dunia ini. Sebab Al Quran dengan tegas menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir.

      Kalaupun Isa putra Maryam turun ke dunia, dia bukan seorang nabi melainkan seorang hamba Allah saja. Akan tetapi saya tidak mempercayai bahwa Isa putra Maryam turun kedunia ini. Sebab beliau sudah wafat seperti manusia lainnya.

      Oleh sebab itu sebagai seorang muslim kita di tuntut untuk berfikir jernih. Saya tahu memang banyak hadits2 yang menceritakan tentang turunnya Isa Putra Maryam sebagai tanda2 kiamat.

      Akan tetapi saya sangat tidak percaya kalau dia berada di langit dan suatu saat nanti turun ke bumi.

      Allah menciptakan manusia dari tanah bumi ini dan akan kembali ke tanah bumi ini, itulah logikanya.

      Namun percaya ataupun tidak, hal ini tidak akan mengubah akidah kita. Kita tetap beriman dengan apa yang di wahyukan oleh Allah kepada hambaNya bukan? Nah

      SALAM

  18. Salam sejahtera saudara Samaranji !
    Apa yang saudara percaya dan tidak percaya dalam topik ini ? Adakah saudara tidak percaya bahawa Nabi Isa a.s. tidak di bunoh oleh Yahudi ? Adakah nabi Isa a.s. tidak di angkat oleh Allah Taala ke langit ? Adakah nabi Isa a.s. benar benar telah di salib oleh Yahudi ?

    Ayat di Surah az-zukhruf di atas adalah PERKATAAN ALLAH TAALA tetapi bukan karangan sesiapa pon. Adakah saudara hendak mendustakan ayat ayat Allah Taala ? Bukan itu sahaja, saudara seolah olah mendustakan atau mengganggap apa yang Nabi Muhamad s.a.w. ucapkan akan tanda tanda hari kiamat adalah BOHONG BELAKA ! Jika ini yang bermain di kotak kepala saudara, harus segera bertobat jika tidak, semua amalan baik yang saudara lakukan selama ini menjadi sia sia ! Saudara berfikir saudara mendapat pahala dari Allah Taala, tetapi sebalik nya TIDAK SAMASEKALI !

    Memang saya mempercayai OM GOGEL jika maklumat yang di beri adalah benar dan masok akal ! Saudara bertanya kepada saya akan fizik fizik yang dapat di kenali berkenaan nabi Isa a.s. dan saya menyarankan supaya saudara mencari nya di gogel. Maksud saya saudara hanya bergogel akan hadis hadis yang nabi s.a.w. keluarkan berkenaan tiba nya hari kiamat nanti kerana semua maklumat berkenaan hadis hadis tersebut adalah sama termasok juga fizik fizik nabi Isa a.s.

    Perhatikan dengan baik akan ayat di surah 43/baris 61 dikomentar diatas. Jika saudara terlalu banyak membaca kitab kitab sesat, fikiran saudara pun nanti nya menjadi sesat ! Itu lah sebabnya saya tidak faham akan maksud saudara ” menunggu dan terus menunggu ” rupa rupa nya saudara sudahpun terperdaya sedikit sebanyak akan perkataan sesat tadi. Ini kerana, saya TIDAK PERNAH MEMBACA KITAB KITAB SESAT SELAIN DARI AL QURAN AL-KAREEM . Saya heran bin ajaib, jika saudara benar benar mempercayai al quran, mengapa harus membaca kitab kitab sesat ? Seolah olah ada yang tak kena pada al quran. Apakah itu pendapat saudara ?

    Memang banyak perubahan dunia yang akan terjadi menjelangnya hari kiamat nanti yang kita tidak menyangka nya, tetapi benar benar akan terjadi. Ini bukan lah dari pendapat anda yang menudoh saya mempercayai OM GOGEL, tetapi ini adalah ucapan yang di berikan oleh nabi Muhamad s.a.w. melalui OM GOGEL dan saya percaya nabi Muhamad s.a.w. berkata benar. Ada juga Allah Taala memberikan gambaran nya dalam ayat yang terakhir tetapi akan saya pamerkan nanti jika saudara Samaranji benar benar telah memahami akan keterangan dari surah surah yang telah saya sebutkan di atas tadi. Bukankah Allah Taala mengetahui apa yang sudah dan akan berlaku di masa hadapan ? Adakah ini juga saudara hendak mendustakan?

    Persolan yang bermain dalam fikiran saya sekarang, apa yang saudara Samaranji percaya atau tidak percaya ? Mudah-mudahan saya dapat menjelaskan nya dengan lebih baik lagi. Itu pun terserah jika Saudara Filar mengizinkannya kerana blog ini adalah hak milik beliau, tambahan pula, komentar di sini tidak pada tempatnya kerana apa yang terdapat disini berlaku dengan tidak di sengajakan dan berterusan pula berjela jela. Bukankah topik sebenar di sini khas hanya untok berdiskusi Nabi Ishak a.s. dan Nabi Ismail a.s. ?

  19. @ Samaranji:

    Oleh kerana kesopanan saudara yang meminta izin terlebih dahulu untuk menyisip di komentar ini dahulu, saya amat berbesar hati untuk menerangkan kemusykilan yang bergelumang di fikiran saudara akan turun nya nabi Isa a.s. nantinya. Dengan seikhlas hati kerana Allah Taala dan rasul Nya, saya berusaha sedaya upaya untuk memberi penjelasan berkenaan dengan nya hanya berdasarkan al quran dan hadis sahaja. Lengkap pula dengan terjemahan yang semudah mungkin. Saya sedikit pon tidak menerangkan perkara perkara sesat diatas. Apabila sudah terbentang nyata semua kebenaran yang di kemukakan ( pada pendapat saya ), saudara masih juga tidak percaya dengan berbagai alasan itu dan ini. Jika saudara tidak mempercayai ayat ayat al quran, faham faham lah sendiri apa hukum nya. Jika saudara mengharap sangat dari kitab sesat, dengan hadis Poulus yang bagi saya tak pernah wujud, saya menarek diri dari komentar ini. Kerana saya tak ada kena mengena dengan perkara perkara begini. Tak ada erti nya saya memberi penjelasan ayat ayat yang seterusnya berkenaan dengan turun nya nabi Isa a.s. nanti nya, kerana pasti ada alasan lain yang akan saudara kemukakan. Seolah olah saudara hendak memutar belitkan ayat ayat Allah Taala, sepertimana yang di lakukan oleh sebahagian ulamak. Biar pengalaman dan pengajaran seterus nya saya berkongsi bersama dengan saudara saudara muslimin yang lain yang benar benar jujur. Jika saudara Filar merasa tersinggong dengan kiasan berat yang saya utarakan di komentar diatas, harap jangan tersalah anggapan kerana kiasan tadi saya tujukan bukan buat diri saudara, tetapi kepada ulamak ulamak yang sering berselisih pendapat berkenaan al quran dan hadis. Kerana merekalah perbalahan serupa ini berlaku. Kerana mereka juga lah berperang nya negara islam sesama sendiri. Negara kafir dan yahudi pon apa lagi, bertepok tangan berlonjak kegembiraan kerana ini lah yang mereka harap harapkan. Siapa yang bodoh di sini?

    Saya menarek diri dari komentar yang seterusnya kerana tidak mahu menyinggong saudara saudara yang non muslim yang mungkin tak secara langsong akan terlibat sama. Mudahah mudahan apa yang saya kemukakan dalam komentar yang sebelum nya, menjadi sedikit pelajaran kepada pembaca pembaca di blog yang indah dan bertambah menarek ini. Mudah mudahan usaha baik saudara Filar untuk meraih pengalaman baik dalam agama ini di berkahi Allah Taala. InsyaaAllah !

    • A’udzubillahi minasy syaithonirrajiim. Bismillahirrahmaanirrahiim. Sy berlindung kepada Allah dari kata2 yg tak berguna, dari kata2 yg membuat manusia menjauhi Tuhannya, dari kata2 yang membuat manusia meninggalkan ajaran agama.

      Yang terhormat Pak Cik @ Ism

      Assalamu’alaikum wr. wb.

      @ Ism. says : Jika saudara tidak mempercayai ayat ayat al quran, faham faham lah sendiri apa hukum nya.
      >>> inilah yang sy khawatirkan, masing2 kita (terutama saya yg masih awam, terkadang…) sudah memberanikan diri berkata ” Ini Al Qur’an !!!”. Padahal mungkin yg kita sampaikan baru terjemahan, atau malah tafsiran.
      >>> padahal ‘ulama2 terdahulu mengajarkan bila ada ikhtilaf/ perbedaan pendapat maka kita kembalikan pada lafadz aslinya, LISANU ‘ARABIYYUN MUBIIN.

      Yang saya pahami ttg Nabi Isa a.s :
      1. Beliau lahir tanpa ayah, karena kebesaran Allah Ta’ala
      2. Beliau berda’wah agar para pendeta yahudi kembali pd ajaran “haniif” yg hakiki, meyembah hanya kepada Allah Ta’ala saja, tanpa ritual2 yg ditambah2kan.
      3. Beliau difitnah dan dibenci para pemuka agama (farisi & saduki), dianggap merongrong kewibawaan mereka. Hingga beliau menjadi buronan tentara Romawi.
      4. Beliau dikhianati muridnya. Beliau diselamatkan Allah Ta’ala, sehingga yang ditangkap dan disalib bukanlah beliau, namun orang yg menyerupai beliau.
      5. Beliau selamat dari peristiwa penyaliban, keberadaannya tiada yg mengetahui namun yg pasti beliau tetap melanjutkan hidup dan berdakwah hingga menemui ajal.
      >>> Jadi,,, perbedaan pendapat berawal dari,,,lafadz “TAWAFFAYTANI” (QS 5:17) = diangkat ATAU diwafatkan.

      maa qultu lahum illaa maa amartanii bihi ani u’buduu allaaha rabbii warabbakum wakuntu ‘alayhim syahiidan maa dumtu fiihim falammaa tawaffaytanii kunta anta alrraqiiba ‘alayhim wa-anta ‘alaa kulli syay-in syahiidun

      Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. [5:117]

      >>> terus terang saya tidak berani menafsirkan, selain SAMI’NA WA ATHO’NA terhadap ‘ulama yg saya yakini sekarang.

      Selebihnya, saya minta maaf jika ada kata2 sy yg kurang berkenan. Bukankah para ‘ulama mengajarkan untuk menghargai perbedaan.

      Salam ta’dhim saya dari Semarang.

      Wassalamu’alaikum.

  20. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    @ism dan @MAS SAMARANJI
    Mungkin ada baiknya panjenengan membaca juga “TAFSIR AL AZHAR” Juzu VI halaman 20 sampai dengan halaman 57.

    Mohon maaf sebelumnya

    SALAM

  21. Assalamualikum saudara Filar!
    Saya berkeputusan ingin menarek diri seperti yang saya nyatakan di atas, tetapi tergerak pula untuk mengetik sesuatu disini. Saya berjanji, ini adalah ketikan yang terakhir hanya untuk memberitahu saudara Filar hanya sekadar mempertimbangkan apa yang akan saya ketikkan:
    1) Terlalu banyak hadis dari nabi s.a.w. Kerana baginda s.a.w. begitu erat perhubungan nya
    dengan al quran. Sebab itu, ada al quran, ada hadis dari baginda s.a.w. Kerana ini
    semua adalah dari bisikan bisikan Malaikat Jibril a.s. yang berdamping rapat dengan
    nabi s.a.w. dengan perintah Allah Taala.

    2) Semua kita mengetahui bila hari kiamat nanti, ada Dajjal, Yaayuj dan Maajuj. Adakah
    benda benda ini juga tidak akan wujud nanti nya? Ini juga dari ucapan nabi s.a.w.
    Tidak secara langsong, nabi s.a.w. menyatakan juga turun nya nabi Isa a.s.
    Adakah nabi s.a.w. sengaja hendak menambah nambah sesuka hati baginda perkataan
    ini ? tentu sekali tidak! Dengan serta merta di tegor oleh Jibril a.s.

    3) Sudah saya terangkan di komentar sebelum nya, Allah Taala tidak akan memeram nabi
    Isa a.s. di langit dan akan di wafatkan, iatu benar benar wafat seperti nabi dan rasul
    rasul Nya yang lain ( sunatullah ) di bumi, sasudah baginda mengharongi kehidupan
    biasa seperti kita semua! Baginda bukan nabi tetapi hanya bekas nabi sahaja. Dari itu,
    tiada lagi mukjizat !

    4) Allah Taala ada misi yang terhebat untuk menghantar baginda Isa a.s. di dunia kerana:
    Allah Taala tidak bersetuju dan tidak mengakui orang orang kafir mengatakan Isa
    bin Mariam adalah puteranya ! Sepertimana Allah Taala ada menyatakan dalam ayat ayat
    Nya di surah Mariam baris 88 – 93:

    ” Dan sesungguhnya mereka berkata: Rab Yang Maha Pemurah mengambil ( mempunyai )
    anak! Sesungguhnya kamu telah mendatangkan suatu perkara yang sangat mungkar,
    HAMPIR HAMPIR LAMGIT PECAH KERANA UCAPAN ITU,BUMI TERBELAH DAN GUNONG
    GUNONG RUNTUH, kerana mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai
    anak. Dan tidak layak bagi Rab Yang Maha Pemurah mengambil ( mempunyai ) anak.
    Tidak ada seorang pon di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Rab Yang Maha
    Pemurah selaku seorang hamba”.

    Dari itu misi nabi Isa a.s. adalah untuk menghapuskan ucapan ucapan orang orang kafir
    yang menyatakan diri nya adalah anak Allah ! Supaya mereka mengubah ucapan ucapan
    mereka yang tidak sepantas nya buat Rab Yanag Maha Pemurah ( Allah Taala).

    Percaya atau tidak, itu terserah kepada saudara Filar bahawa menjelang nya hari kiamat nanti, semua ugama langit yang berasal usul Islam dari nabi Ibrahim a.s. sehingga nabi Muhamad s.a.w., akan menjadi Islam akhirnya. Kerana misi nabi Isa a.s. telah terlaksana mematahkan salib dan mengharamkan babi serta riba’ yang di amalkan oleh orang orang Yahudi. Manakala orang orang Yahudi yang berasal usulkan dari ugama langit juga akan beriman kepada nabi Isa a.s. Kemakmoran dunia akan berubah sepertimana yang telah saya nyatakan di atas ( banyak perkara perkara akan berubah di dunia menjelang nya hari kiamat nanti ). Ini bukan ramalan dari saya, kerana Allah Taala telah menetapkan akan terjadinya seperti itu dalam surah Nya yang terakhir tetapi saya menyerahkan kepada saudara Filar untuk mencari nya sendiri kerana saya tidak mahu lagi terlibat dalam komentar seterusnya.

    Hanya ugama ugama kafir DARI BUMI SAHAJA ( HINDU, BUDDA, TOK KONG DAN SEBAGAI NYA ) yang akan Allah Taala tunjukkan bagaimana datang nya hari kiamat nanti kerana mereka tiada kena mengena dengan ugama Allah Taala yang berasal dari samawat! Oleh kerana kita semua telah beriman kepada agama Allah Taala dan mengakui akan datangnya hari kiamat, dengan itu, kiamat hanya di ancam untuk orang orang kafir sahaja dan tidak kepada kita semua yang beriman. Kesemua rahsia diatas tadi ada terdapat dari hadis nabi s.a.w. sebelum datang nya kiamat. Hanya untuk di fahamkan sahaja. Semoga saudara Filar dapat meneruskan penyiasatan selanjutnya. Wassalam!

  22. Assalamua;aikum saudara Samaranji !

    Bila lagi sesat saudara akan berakhir ? Saya tak sampai hati membiarkan anda terpesong lebih jauh lagi. Hanya kitab sesat saja yang mengajarkan nabi Isa a.s. telah mengembara sehingga keusia 120 tahun ! Seolah olah anda sengaja memandang ringan ayat ayat Allah Taala di Surah az – zuhkruf yang terang nyata Allah Taala mengangkat nabi Isa a.s. kelangit. Anda sengaja menudoh nabi Muhamad s.a.w. berbohong ! Jika anda menyatakan nabi Isa a.s. telah mengembara dan telah meninggal di bumi, siapa yang Allah Taala angkat di langit ? Siapa orang nya yang akan turun ke bumi nanti menjelang nya kiamat seperti yang nabi Muhamad s.a.w. katakan ? Nampak benar ajaran dari guru anda TIDAK BENAR . Satu perkara yang ingin saya beritahu kapada anda : Ramai orang orang beriman menjadi murtad tetapi MEREKA TIDAK MENYADARI NYA. Jika sudah begitu, semua amalan baik mereka sedari dahulu sehingga dimasa masa yang akan datang sia sia hampa ! Mereka menyangka mendapat pahala dari Allah Taala, tetapi sebenarnya TIDAK ! Saya bercadang tidak mahu lagi berkomentar, tetapi tidak sampai hati melihat telatah anda yang bersenda gurau dengan ayat ayat Allah Taala. Dari itu, jika apa pon telatah anda yang akan datang nanti, saya menyerahkan kepada Allah Taala !

  23. “3Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. (kej 22:3)”
    Setelah menempuh perjalanan selama 3 hari sampailah mereka dikaki sebuah bukit yang bernama Moria, disanalah mereka menambatkan kudanya. Abraham memerintahkan kepada pembantunya untuk menunggu di bawah bukit dengan alasan mau beribadah di atas bukit tersebut ?
    “5Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”( kej22:5)
    Pertanyaannya kenapa Abraham tidak berkata jujur kepada pembantunya bahwa dia akan mengobankan anaknya? Apakah Abraham takut kalau pembantunya itu akan mengatakan kepada istrinya Sara bahwa Abraham akan membunuh anaknya sendiri? kalau Abraham itu seorang nabi kenapa Abraham tidak mengajak pembantunya beribadah bersama-sama? Sepertinya Abraham tidak membawa agama apapun kepada umat Yahudi dan umat Kristen.
    Suatu keanehan tambahan yang sangat menggelitik adalah, bahwa semua Pendeta Kristen yang menyatakan dirinya mengerti , memperkirakan bahwa ketika Ishaq hendak dikorbankan itu umurnya sekitar 14 tahun. Perkiraan mereka cocok dengan penggambaran dialog antara Bapak dan anak di dalam keterangan ayat kej 22: ayat 6 sampai ayat 9 diatas. Dari dialog ini menunjukan bahwa Ishaq berusia masih remaja, sebagaimana dia mambantu bapaknya mengangkat kayu bakaran, seperti anak yang polos menanyakan maksud pengorbanan itu, serta pertanyaan yang diajukan oleh Ishaq kepada Bapaknya yang menggambarkan bahwa dia masih tidak mengerti dan menunjukan bahwa Ishaq adalah yang baik.
    Peryataan yang menggelitik adalah, ketika Ishaq berumur 14 tahun, ternyata dia sanggup berjalan jauh selama 3 hari dan 3 malam bersama bapaknya mengendarai keledai kemudian dia juga sanggup menolong bapaknya mengangkut kayu bakaran ke tempat pengorbanan ke atas gunung Moria seperti bunyi ayat berikut;
    “.” 6Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.(Kej 12:6)”

    Artinya ayat-ayat diatas sangat kontradiktif , ketika Ibrahim mengusir anaknya yaitu Ismail beserta ibunya . Ketika itu Ismail juga sudah berumur sekitar 16 tahun. Tetapi pada saat keberangkatan Ismaill bersama ibunya, keadaan Ismail ketika itu masih seperti anak balita karena dia dibawa di atas pangkuan bahu Ibunya, serta dibuang di semak-semak lalu dia menangis dengan suara nyaring.
    15Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. 16Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.(kej 16:15-17)”
    “5Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. 6Berkatalah Sara: “Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku.” (kej 21:5)”
    “8Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu. 9Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.” (kej 21:8)
    Setelah ishaq selesai disaoih (umur ismail menjadi16 tahun). Ke Ismail diusir Bapaknya, inilah kisahnya;
    “14Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. (Kej 21:14)”

    “15Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak, 16dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring. (kej 21:15-16)”
    “17Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring. (kej 21:17) “
    “18Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, …”(kej 21:18)

    Cerita Ismeil dan Ishaq pada usia mereka yang hampir bersamaan di dalam PL, sangat bertolak belakang dan aneh sekali. Kalau Ishaq berumur 14 tahun, maka dia sanggup membawa kayu keatas Gunung dan berjalan selama 3 hari 3 malam, tetapi sebaliknya ketika Ismail berusia 16 tahun dia tidak mampu berbuat apa-apa bahkan diceritakan kalau Ismail masih anak balita. Jangankan untuk berjalan dan mengangkut kayu mendaki gunung, untuk berjalan dari rumah saja Ismail harus dipangku diatas bahu ibunya, bahkan harus dibuang ke semak-semak. Benar-benar tidak adil dan tidak logis.
    Bahkan ketika peristiwa pengorbanan yang diceritakan PL itu, usia Ibrahim sudah mencapai 114 tahun, yang sudah sangat tua bagaikani kakek-kakek. Namun di dalam cerita itu, kelihatan bahwa Ibrahim lebih kuat dan perkasa dibandingkan anak remaja remaja berusia 14 tahun. Ini terbukti dari kekuatan Ibrahim untuk mengikat Ishaq ketika hendak disembelih.
    Cerita tentang perlakuan Ibrahim kepada Ismail dan kepada Ishaq sangat kontradiktif, tidak dapat diterima dengan logika yang benar, dan ceritanya benar-benar ngawur. Ini Cerita yang paling tidak masuk akal yang pernah saya baca, bahkan cerita detektif dari pengarang Sherlock-homes jauh lebih bermutu dari pada cerita fiktif murahan kitab Bible yang menjadi kitab pedoman untuk mereka yang menyatakan dirinya terhormat. Baca juga ;

  24. Anda membandingkan 2 individu yang berbeda. Umur 14 tahun kurang lebih kalau di Indonesia kelas 2 SMP. Menurut saya, 2 SMP sudah cukup sanggup untuk melakukan hal2 yang waktu jaman dahulu orang-orang melakukan. Hanya mengangkat kayu. Saya bingung apa yang salah? Bukankah anak anda umur 14 thn bisa disuruh bersihin garasi? Membantu anda angkat2 kursi sofa? Bahkan sekarang umur 13 thn sudah bisa mencapai Gunung Everest (http://www.nytimes.com/2010/05/23/sports/23sportsbriefs-jordan.html). Jadi anda tidak bisa membandingkan antara Ismail dan Ishak.

    Anak yang TUHAN janjikan ke Ibrahim adalah Ishak. Dialah anak perjanjian, dan oleh keturunan dia, Sang Juru Selamat datang. Bukan Ismail, karena ALLAH tidak berkehendak.

    Kej 17: 18-20

    18 Dan Abraham berkata kepada Allah: “Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!”
    19 Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
    20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.

    Tetapi karena ALLAH masih berkenan kepada Ibrahim, maka keturunan nya melalui Ismael tetap diberkati dan dijadikan bangsa besar. Alkitab mencatat bahwa sifat dan karakter nya seperti keledai liar.

    Di link yang anda kasih:

    12Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannyaakan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempatkediamannya ia akan menentang semua saudaranya. (kej 16:12)”

    Artinya anak Hagar nantinya menjadi seorang yang suka berperang dan melakukan pertumpahdarahan,termasuk kepada saudara-saudaranya sendiri. Kitab Perjanjian lama ini menempatkan keturunanAbraham, dari Ismael sebagai keturunan bangsa penyamun yang dipandang rendah dan hina. Beginilahpandangan Kitab Suci Bibel yang sudah menanamkan bibit penghinaan dan merendahkan keturunanAbraham. Bagaimana mungkin sebuah kitab yang seharusnya tidak memberitakan sebuah bibitperbedaan ras dan bibit penghinaan kepada keturunan Abraham, ternyata benar-benar ada. Sepertinyakitab Perjanjian Lama ini merupakan sebuah propaganda untuk membangga-banggakan keturunanAbraham dari anaknya yang lain yaitu ishak. Jadi siapa sebenarnya yang menulis Kitab PL ini, kaumYahudi atau Kaum Nasrani?

    Harusnya anda bertanya kepada penulis, kenapa dia mempunyai pandangan demikian? ALLAH hanya mengatakan bahwa bangsa keturunan Ismael akan mempunyai sifat keras seperti keledai liar. Kok malah dia bilang sebuah kitab seharusnya tidak memberitakan bibit perbedan ras dll. Pertanyaan: kalo ALLAH sendiri yang berkata, kenapa kita harus mengkorupsi??
    Jelas sekali dia tidak mengerti sehingga bertanya siapa sebenarnya yang menulis PL.

    Dan masih banyak lagi.

    Lebih baik, anda membaca dari: http://answering-islam.org/indonesian/
    Banyak hal, contoh dibawah ini:
    http://answering-islam.org/indonesian/al-quran/syariat-qurban-bagian-2.html

    Website ini anda bisa jadi acuan, karena dibuat memang benar2 untuk menjawab keraguan saudara/i dari kalangan muslim. Bukan seperti website yang anda berikan. Semua orang juga bisa ketik di MS-Word dan upload ke scribd. Untuk website yang saya kasih, andaikata anda hanya bisa berbahasa Arab pun, anda bisa lihat dengan translate-an bahasa Arab.🙂

    Salam Kasih

  25. @David

    Sebenarnya dalam pandangan kami antara Ismail dan Ishak tidak ada perbedaan apapun karena kedua manusia ini adalah Nabi. Dan kami beriman (percaya) kepadanya. Yang saya tekankan disini adalah bahwa alkitabmu penuh dengan ketidakpastian dilain ayat Alkitab mengatakan bahwa Ibrahim hanya punya satu anak dan di lain ayat ada dua anak. penjelasan seperti ini hanya menambah keraguan2 di hatimu. Kalau anda memang ingin mencari pembenaran dan kebenaran maka telusuruilah kembali ayat2 dalam alkitabmu itu.

    Dan satu lagi anda hanya mampu memberikan link2 murahan kepada saya.

    • @Filar Biru

      Allah berkata sendiri kalo memang Dia tidak berkenan terhadap Ismail. Ibrahim sendiri yang melakukan kesalahan dan tidak sabar ingin punya keturunan. Ishak yang merupakan anak Perjanjian, dan dari dia akan turun Juru Selamat.

      Link murahan?? yang pasti itu bukan wordpress atau web yang orang bisa upload dengan MS-Word.🙂
      Alkitab adalah ya dan amin, dan mengajarkan kasih melalui Yesus Kristus (nabi Isa AS).

      Jika anda bisa jawab, kenapa rata2 nabi anda adalah orang Israel? Padahal mereka bangsa kafir bukan? Bangsa yang selalu di demo, caci maki, tetapi anehnya dihormati sebagai nabi.
      Bahkan bangsa2 arab sekalipun takut dengan Israel. Dari sejarahnya saja, kita tahu kalo Israel bangsa pilihan Allah. Dan darimana keturunan bangsa Israel? ya dari Abraham (Ibrahim), Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Daud, dan sampai Nabi Isa.. Kemana keturunan atau nenek moyang nabi mu?? Kalo memang Allah berkenan dan memang nabi mu di jalur yang Allah pilih, pasti nabi2 mu akan dari keturunan Abraham, Ismail, … ?

      Sekarang anda tanya kepada diri anda sendiri, apakah anda masuk surga ketika anda mati?
      Nabi mu sendiri tidak yakin, dan minta orang2 untuk mendoakan.
      Beda dengan Yesus, dia menjamin langsung. Makanya cari yang pasti2 aja, dan tidak usah bilang Alkitab salah dan lain2..

      Tugas saya sudah selesai, kami diajar untuk mengabarkan berita keselamatan (Ingat tidak dengan memaksa). Anda mau, Puji Tuhan, tidak mau, tidak apa-apa. Let the Holy Sprit work upon you.

      Terima kasih untuk website nya, lumayan bisa dipakai untuk perkabaran Injil.🙂

      Allah Bless you.

      • @David

        terimakasih atas counter anda. memang benar dari keturunan Ishak banyak lahir nabi2 dan hal itu memang kami imani, akan tetapi dari keturunan Ismael juga ada lahir seorang Nabi dal hal ini juga harus anda akui agar fair.

        Seperti yang sudah2 perdebatan saya dengan nasrani yang lain bahwa keturunan Ismael itu akan bermuarah kepada Nabi Muhammad SAW.

        Dari garis Ishak lahir Yakub, Israel adalah kalimat yang terdiri dari dua kata yaitu Isra yang berarti hamba dan El berarti Tuhan, jadi Israel adalah hamba Tuhan. Jadi gelar yang dinisbat oleh kaum bani israel ini adalah sebuah gelar atau sebutan bagi Bapak mereka yakni Yakub. Jadi sebelum Yakub lahir yang namanya gelar Israel tidak ada. Jauh sebelum Yakub lahir sudah ada nabi2 yang diimani oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Jadi kalau anda berpendapat bahwa Israel adalah bangsa pilihan anda salah besarrr. Kami beriman kepada Nuh jauh sebelum Yakub lahir dan Nuh bukan bangsa Israel dan itu sudah pasti. Di mata Islam siapapun mereka kalau dia seorang nabi maka kami akan beriman kepadanya.

        Untuk menjelaskan dan menuliskan keturunan Ibrahim sampai Muhammad SAW akan banyak memakan waktu, sementara hal ini sudah pernah saya tuliskan di beberapa blog nasrani lainnya.

        Soal saya mati masuk Syurga atau Neraka itu urusan Allah SWT, bukan urusan kami. Tugas kami adalah menjalankan segala yang diperintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Dalam hal ini ada hak2 Allah sebagai Tuhan dan ada hak2 saya sebagai hambaNya. Saya tidak mengetahui akhir dari kehidupan kami (umat Islam). Syurga atau Neraka saya tidak tahu. Yang jelas seluruh umat Islam diajarkan oleh Nabi untulk selalu bersyukur.

        Mendoakan sesama muslim sudah menjadi kewajiban bagi kami, setiap diri Muslim diwajibkan bershalawat kepada Rasulullah SAW beserta keluarga dan sahabat2nya. Hal ini kami lakukan agar diakhirat kelak kami mendapatkan syafaat dari beliau. Itu artinya kunci syurga itu ada di tangannya. Jadi tidak benar kalau kami mendoakan beliau agar masuk syurga. hahahahaha. Jadi ingat bahwa kami bershalawat kepada Rasulullah SAW BESERTA keluarga dan Sahabat2nya. Shalawat kami tidak lengkap kalau hanya kepada beliau saja.

        Keselamatan itu hanya ada pada Kekusaan Allah semata. Jauh sebelum anda membaca bibel. Adam, Nuh dll, menyuruh kepada kebaikan dan keselamatan dunia akhirat.

        • @Filar

          Thanks buat jawabannya.

          1. Untuk soal Nabi. Ya keturunan Ismail ya hanya Mohammad. Pertanyaan saya jelas sebelumnya menanyakan tarik garis dari Ismail dan Ishak, dibawah mereka, nabi2 anda justru banyak dari keturunan Ishak. Saya tidak tanya nabi2 diatas Ismail/Ishak. Untuk Adam, Henokh (Idris), Nuh, mereka tokoh yang di hormati di Alkitab dan juga di Al-Quran. Anda tidak perlu bicara ttg keturunan Ismael sampai ke Mohammad, karena memang tidak ada yang menjadi Nabi kecuali Mohammad. Ada 29 keturunan sampai ke Mohammad dan saya tidak tertarik, karena memang tidak penting. Maaf, bagi saya, Mohammad pun tidak penting, karena memang bukan garis keturunan yang dijanjikan.

          2. Kalau memang Ismail adalah anak yang dijanjikan, kenapa Abraham sewaktu sebelum wafat, hidupnya bersama-sama dengan Ishak, dan bukan Ismail? Kita semua tahu kalo Ismail dan Hagar diusir oleh Abraham. Jika memang benar Ismail anak yang dijanjikan, Allah akan murka dan menghukum Abraham, bukan?

          3. Benar Israel ada sewaktu Yakub, Yakub = Israel. Anda bilang salah besar kalo Israel bangsa pilihan Allah dengan membandingkan Nuh. Saya bingung, apa hubungan nya? Nuh ada jauh sebelum Abraham. Yang menjadi bahan pembicaraan kan dari Abraham. Anda sendiri yang tulis temanya, Ishak/Ismael. Justru saya yang harus tanya, apa peduli nya Mohammad sampai mengagung2kan keturunan Ishak?

          4. Benar, keselamatan hanya ada pada kekuasaaan Allah. Itulah kenapa Allah menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia. Melalui Nabi Isa lah proses penyelamatan ada. Dia yang tidak berdosa mati untuk menanggung kita. Dan Dia bangkit untuk membuktikan maut tidak bisa melawan Dia. Proses penyelamatan pun sudah di nubuatkan dari nabi2 yang anda kagumi. Pertanyaan: nubuat apa diberitakan tentang Mohammad? Mungkin yang ada hanyalah nubuatan kekerasan, pembunuhan dan hal-hal yang tidak enak didengar.

          5.

          // —
          Soal saya mati masuk Syurga atau Neraka itu urusan Allah SWT, bukan urusan kami. Tugas kami adalah menjalankan segala yang diperintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Dalam hal ini ada hak2 Allah sebagai Tuhan dan ada hak2 saya sebagai hambaNya. Saya tidak mengetahui akhir dari kehidupan kami (umat Islam). Syurga atau Neraka saya tidak tahu. Yang jelas seluruh umat Islam diajarkan oleh Nabi untulk selalu bersyukur.

          // —

          Coba jelaskan tentang Jihad? Bukankah Islam mengajarkan jika Jihad, maka anda pasti masuk surga? Sangat bertentangan sekali dengan apa yang ada katakan, bukan? Jihad berasal dari keinginan manusia, dari akal pikiran manusia. Bukankah berarti masuk sorga juga berasal dari keinginan manusia?
          Di dasar iman Kristen, barangsiapa percaya kepada Yesus, dia akan masuk surga. Sudah itu saja, tidak ada kontradiksi yang menyanggah itu. Allah merancang proses penyelamatan karena kasihNya kepada manusia. Dia beri penyelamatan itu dengan cuma2, tapi apakah kita mau ambil atau tidak. Itulah dasar iman Kristen, adalah Kasih.

          Itulah yang membedakan ajaran Kristen dengan agama lain. Penyelamatan datang dari Allah. Sedangkan ajaran anda mengajarkan penyelamatan datang dari diri anda sendiri. Kalo baik, ya sukur2 masuk surga. Sangat beda, anda harus haji, harus ini, itu, dll.. Kalau kami, selamat dulu, baru dilanjutkan dengan kasih ke sesama.

          Salam Sejahtera.

          • @David

            Sebelumnya terimakasih anda telah mengakui bahwa Muhammad SAW sebagai Nabi. Masalah dijanjikan atau tidak hal itu tergantung iman masing2. Saya bicara masalah Adam dan Nuh agar anda tahu bahwa siapapun orangnya dari keturunan mana dan bangsanya apa dan sukunya apa kami tidak peduli asal dia membawa syariat Islam, maka wajib bagi kami untuk mengimani. Apa lagi Ibrahim yang di dalam AQ adalah Bapaknya para nabi dan rasul. Baik dari Ismael maupun Ishak sama2 Nabi Allah yang kami imani.

            Dan seharusnya anda juga menilai suatu masalah dengan obyektif agar adil dalam mengambil kesimpulan. Di dalam AQ Ishak dan keturunannya sangat dihormati dan disayangi oleh umat islam. Begitu juga dengan Ismael.

            Di dalam AQ Ismael dan SIti Hajar bukan di usir oleh Ibrahim melainkan Ibrahim harus menjalankan apa yang diperintah oleh Allah SWT.

            Kenapa Siti Hajar pergi bersama Ismail ke Mekah sangat panjang kisah ini harus saya ketik di sini, di lain waktu mungkin bisa saya bercerita kalau Allah mengizinkan.

            “Jika memang benar Ismail anak yang dijanjikan, Allah akan murka dan menghukum Abraham, bukan?”

            Kalimat anda ini seperti ada yang mengutus Ismael selain Allah. Seakan2 Allah tidak mengetahui dengan keberadaan Ismael dan jati dirinya yang sebenarnya. Sungguh pengetahuan anda sangat miskin sekali oleh sebab itu saya menganjurkan anda untuk belajar dan belajar.

            Seperti saya singgung di atas bahwa saya memberikan gambaran seperti itu agar anda mengetahui bahwa Islam tidak memandang suku dan bangsa, siapapun orangnya yang menjadi nabi maka hal itu wajib bagi kami untuk mengimaninya. Itulah sebabnya saya sedikit bercerita tentang Nuh agar anda mengerti.

            Dan sekarang yang menjadi persoalannya adalah Ishak dan Ismael yang keduannnya adalah Nabi bagi kami dan kami begitu menghormati keturunan Ishak begitu juga dengan Ismael tidak ada beda bagi kami.

            Nabi Allah Muhammad SAW bukan mengagung2kan keturunan Ishak, yang berhak dan pantas di agungkan adalah Allah SWT semata. Tapi kalau Rasulullah SAW memuliakan Ishak dan keturunan yang diantara mereka ada yang menjadi nabi dan rasul, hal itu sudah pantas Rasulullas SAW melakukannya, jangankan para nabi dan rasul, sahabat2nya, tamu, anak yatim piatu, fakir miskin, semua mereka dimuliakannya. Dan kami juga melakukan apa yang di lakukan oleh Nabi sesuai dengan kamampuan kami masing2 umat.

            Mengapa Nabi Muhammad SAW melakukan kebaikan2 seperti itu semua, anda lupa bahwa Muhammad adalah Penghulu segala nabi dan rasul dan ajaran yang dibawahnya adalah adipurna. dan anda juga lupa bahwa Mukjizat yang dibawahnya adalah AQ. Dan ada apa dengan AQ? bacalah sembarang ayat di AQ itu oleh anda dan silahkan tulis disini, mudah2 dengan Izin Allah saya bisa membantu anda untuk menjelaskannya.

            Anda mengatakan bahwa keselamatan itu ada pada Allah SWT, kita sepakat bukan, lantas anda mengatakan bahwa jalannya dengan cara sebuah tebusan dengan menjelma menjadi seorang manusia dan di gantung di tiang salib. Untuk urusan ini saya dan umat islam di seluruh dunia tidak sepakat dengan anda. Mengapa? hal inilah yang membedakan kita, jantung islam itu adalah Tauhid dari sini bersumber suluruh kebaikan dalam islam. Saya beri contoh, saya menginginkan sebuah kendaraan mewah sedangkan uang tidak mencukupi untuk membelinya, hal yang paling bisa saya lakukan adalan dengan cara menjual sebagian kebun atau sawah yang saya punyai atau menggadainya di tempat penggadaian. apabila saya punya modal maka saya akan menebus kembali kebun dan sawa milik saya tersebut. Kenapa hal ini saya lakukan karena saya tidak mampu membeli dengan uang yang ada di kantong. Hal menunjukan bahwa saya memiliki kelemahan dalam segi ekonomi atau finansial. Nah gambaran yang anda tunjukan kepada saya adalah sebuah kelemahan Tuhan, padahal Allah tidak memiliki kelemahan, Maha Suci Allah dari apa yang anda tuduhkan. Kalau anda ingin mengetahui bagaimana kehebatan Tuhan itu, maka saya akan jelaskan bahwa Allah apabila menginginkan sesuatu maka cukup Dia berkata “Jadilah, maka jadilah ia” Demikianlah kehebatan Tuhanmu yang Maha Perkasa lagi Maha Menciptakan.

            Nubuat apa yang diberikan Allah kepada Nabi? Al Quran dan Al Hikmah itu jawabannya. Anda mengatakan kekerasan, pembunuhan bisakah anda memberi bukti?

            Jihad itu adalah sebuah perjuangan untuk menegakkan agama Allah SWT. Jihad itu secara garis beasr terbagi tiga, 1. perjuangan seorang hamba untuk meneggakan syariat islam melalui usahanya sendiri dalam arti yang lebih luas adalah menjalankan syariat islam. 2. Perjuangan terhadap orang lain baik melakukannya secara lisan maupun secara tindakan. dan yang ke 3. adalah perjuangan dalam perperangan. dalam hal ini perang bisa pecah apabila negeri muslim di serang dengan alasan agama, maka kewajiban bagi kami untuk mempertahankannya dan membela agama kami. dan orang yang mati akibat perang ini dinamai syuhada, dan seorang syuhada belum tentu masuk syurga, kalau dia masih memiliki utang kepada orang lain. Lagi pula orang yang berperang di jalan Allah alsannya bukan pula mengharafkan syurga. lho Kok bisa? jawabannya adalah bahwa seorang yang berperang di jalan Allah, yang dicarinya hanya satu yaitu Keridhaan Allah SWT. bukan syurga. syurga terlalu kecil bagi kami, ini bukan sombong, sebab ada satu hal dari sisi Tuhan kami yang kami cari dan itu melebihi dari syurga apapun.

            Jadi kalau syurga yang kalian agung2kan di hadapan umat islam, plus penebusan kalian salah besar. Umat islam yang ikhlas hatinya tidak tertarik dengan syurga. apa lagi isi dunia ini yang tidak lebih dari sehelai sayap nyamuk harganya.

  26. CAPEK DEH, NTAR KALAU ENTE SEMUA SUDAH DIPANGGIL, BARU TAU KEMANA ANDA AKAN DI KIRIM, KERUMAH BAPA ATAU KEMANA. MARI CARI MAKAN DAN SALING MENGASIHI DALAM ARTI SANGAT LUAS. UPAHMU BESAR DI SURGA.

  27. @Filar

    // —
    Sebelumnya terimakasih anda telah mengakui bahwa Muhammad SAW sebagai Nabi. Masalah dijanjikan atau tidak hal itu tergantung iman masing2. Saya bicara masalah Adam dan Nuh agar anda tahu bahwa siapapun orangnya dari keturunan mana dan bangsanya apa dan sukunya apa kami tidak peduli asal dia membawa syariat Islam, maka wajib bagi kami untuk mengimani. Apa lagi Ibrahim yang di dalam AQ adalah Bapaknya para nabi dan rasul. Baik dari Ismael maupun Ishak sama2 Nabi Allah yang kami imani.
    // —

    Maaf saya tidak berkata kalo Mohammad SAW adalah nabi. Saya hanya menghormati anda dan bertanya kenapa hanya Mohammad yang menjadi nabi dari Ismael. Sedangkan Nabi2 anda banyak yang dari keturunan Ishak, yang nota bene nya adalah bangsa Israel yang kaum anda benci, dan juga keturunan ke Nabi Isa. Ini yang menjadi pertanyaan di tema anda, dan apalagi mengatakan Alkitab adalah salah karena menuliskan anak tunggal Abraham adalah Ishak. Saya jelaskan di post sebelum nya, ya karena Allah tidak berkehendak terhadap Ismael. Dia bukan anak perjanjian seperti yang diberitakan kepada Abraham. Itulah kenapa saya bertanya sebelum nya, kalau memang benar Ismael anak yang dijanjikan, kenapa ada banyak nabi2 anda yang di keturunan Ishak. Bagi kami, kami tidak mengakui Ismael adalah anak perjanjian, apalagi Mohammad.

    //—
    Dan seharusnya anda juga menilai suatu masalah dengan obyektif agar adil dalam mengambil kesimpulan. Di dalam AQ Ishak dan keturunannya sangat dihormati dan disayangi oleh umat islam. Begitu juga dengan Ismael.

    Di dalam AQ Ismael dan SIti Hajar bukan di usir oleh Ibrahim melainkan Ibrahim harus menjalankan apa yang diperintah oleh Allah SWT.

    Kenapa Siti Hajar pergi bersama Ismail ke Mekah sangat panjang kisah ini harus saya ketik di sini, di lain waktu mungkin bisa saya bercerita kalau Allah mengizinkan.

    “Jika memang benar Ismail anak yang dijanjikan, Allah akan murka dan menghukum Abraham, bukan?”

    Kalimat anda ini seperti ada yang mengutus Ismael selain Allah. Seakan2 Allah tidak mengetahui dengan keberadaan Ismael dan jati dirinya yang sebenarnya. Sungguh pengetahuan anda sangat miskin sekali oleh sebab itu saya menganjurkan anda untuk belajar dan belajar.

    // —

    “Lalu sujudlah Abraham, tetapi ia tertawa ketika berpikir, “Mana mungkin seorang laki-laki yang sudah berumur seratus tahun mendapat anak? Mana mungkin Sara melahirkan pada usia sembilan puluh tahun?” Lalu berkatalah ia kepada Allah, “Sebaiknya Ismael saja yang menjadi ahli waris saya.” Tetapi Allah berkata, “Tidak. Sara istrimu akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakannya Ishak…” (Kejadian 17:17-19, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
    Di perikop ini jelas Allah mengatakan sekali lagi bahwa Dia hanya mengakui Sara adalah istri Abraham. “Sara istrimu akan melahirkan anak laki-laki..”, juga Abraham bertanya ke Allah tentang Ismail. Dan Allah berkata “Tidak”.
    Tapi Allah tetap memberkati Ismail dan keturunanya karena dia adalah keturunan Abraham. Tapi tidak menjadi ahli waris.
    Saya mau bertanya ke anda, bagaimana anda bisa percaya kalau cerita diatas salah? Cerita ini diakui oleh bangsa Israel sendiri sampai saat ini. Dan ini ada di kitab Taurat, juga di sejarah bangsa Israel.
    Al Quran pun ada sekitar 600an tahun masehi. Sedangkan kejadian Abraham/Ismael/Ishak jauh sebelum masehi. Apa dasar anda dapat mempercayai itu? – hanya sekedar bertanya.
    Anda menyanggah cerita Abraham/Ishak adalah berarti menyanggah sejarah bangsa Israel, kaum yahudi, kitab Taurat. Bagaimana mungkin saya orang Indonesia menyanggah sejarah bangsa Malaysia yang mereka percayai.

    // —
    Seperti saya singgung di atas bahwa saya memberikan gambaran seperti itu agar anda mengetahui bahwa Islam tidak memandang suku dan bangsa, siapapun orangnya yang menjadi nabi maka hal itu wajib bagi kami untuk mengimaninya. Itulah sebabnya saya sedikit bercerita tentang Nuh agar anda mengerti.

    Dan sekarang yang menjadi persoalannya adalah Ishak dan Ismael yang keduannnya adalah Nabi bagi kami dan kami begitu menghormati keturunan Ishak begitu juga dengan Ismael tidak ada beda bagi kami.

    Nabi Allah Muhammad SAW bukan mengagung2kan keturunan Ishak, yang berhak dan pantas di agungkan adalah Allah SWT semata. Tapi kalau Rasulullah SAW memuliakan Ishak dan keturunan yang diantara mereka ada yang menjadi nabi dan rasul, hal itu sudah pantas Rasulullas SAW melakukannya, jangankan para nabi dan rasul, sahabat2nya, tamu, anak yatim piatu, fakir miskin, semua mereka dimuliakannya. Dan kami juga melakukan apa yang di lakukan oleh Nabi sesuai dengan kamampuan kami masing2 umat.

    Mengapa Nabi Muhammad SAW melakukan kebaikan2 seperti itu semua, anda lupa bahwa Muhammad adalah Penghulu segala nabi dan rasul dan ajaran yang dibawahnya adalah adipurna. dan anda juga lupa bahwa Mukjizat yang dibawahnya adalah AQ. Dan ada apa dengan AQ? bacalah sembarang ayat di AQ itu oleh anda dan silahkan tulis disini, mudah2 dengan Izin Allah saya bisa membantu anda untuk menjelaskannya.
    //–

    Yang menjadi pertanyaan bukan tentang Islam tidak memandang suku/bangsa. Tapi lebih kearah bagaimana mungkin anda + Mohammad mengagung2kan Ishak dan keturunannya, dan menjadikan menjadi nabi di agama Islam.
    Bukankah itu sama seperti bangsa Indonesia mengagung2kan pahlawan Malaysia yang nota bene nya tidak kaitannya sama bangsa Indonesia, dan menjadikan bahan pelajaran sejarah di sekolah2.

    //–
    Anda mengatakan bahwa keselamatan itu ada pada Allah SWT, kita sepakat bukan, lantas anda mengatakan bahwa jalannya dengan cara sebuah tebusan dengan menjelma menjadi seorang manusia dan di gantung di tiang salib. Untuk urusan ini saya dan umat islam di seluruh dunia tidak sepakat dengan anda. Mengapa? hal inilah yang membedakan kita, jantung islam itu adalah Tauhid dari sini bersumber suluruh kebaikan dalam islam. Saya beri contoh, saya menginginkan sebuah kendaraan mewah sedangkan uang tidak mencukupi untuk membelinya, hal yang paling bisa saya lakukan adalan dengan cara menjual sebagian kebun atau sawah yang saya punyai atau menggadainya di tempat penggadaian. apabila saya punya modal maka saya akan menebus kembali kebun dan sawa milik saya tersebut. Kenapa hal ini saya lakukan karena saya tidak mampu membeli dengan uang yang ada di kantong. Hal menunjukan bahwa saya memiliki kelemahan dalam segi ekonomi atau finansial. Nah gambaran yang anda tunjukan kepada saya adalah sebuah kelemahan Tuhan, padahal Allah tidak memiliki kelemahan, Maha Suci Allah dari apa yang anda tuduhkan. Kalau anda ingin mengetahui bagaimana kehebatan Tuhan itu, maka saya akan jelaskan bahwa Allah apabila menginginkan sesuatu maka cukup Dia berkata “Jadilah, maka jadilah ia” Demikianlah kehebatan Tuhanmu yang Maha Perkasa lagi Maha Menciptakan.

    Nubuat apa yang diberikan Allah kepada Nabi? Al Quran dan Al Hikmah itu jawabannya. Anda mengatakan kekerasan, pembunuhan bisakah anda memberi bukti?

    Jihad itu adalah sebuah perjuangan untuk menegakkan agama Allah SWT. Jihad itu secara garis beasr terbagi tiga, 1. perjuangan seorang hamba untuk meneggakan syariat islam melalui usahanya sendiri dalam arti yang lebih luas adalah menjalankan syariat islam. 2. Perjuangan terhadap orang lain baik melakukannya secara lisan maupun secara tindakan. dan yang ke 3. adalah perjuangan dalam perperangan. dalam hal ini perang bisa pecah apabila negeri muslim di serang dengan alasan agama, maka kewajiban bagi kami untuk mempertahankannya dan membela agama kami. dan orang yang mati akibat perang ini dinamai syuhada, dan seorang syuhada belum tentu masuk syurga, kalau dia masih memiliki utang kepada orang lain. Lagi pula orang yang berperang di jalan Allah alsannya bukan pula mengharafkan syurga. lho Kok bisa? jawabannya adalah bahwa seorang yang berperang di jalan Allah, yang dicarinya hanya satu yaitu Keridhaan Allah SWT. bukan syurga. syurga terlalu kecil bagi kami, ini bukan sombong, sebab ada satu hal dari sisi Tuhan kami yang kami cari dan itu melebihi dari syurga apapun.

    Jadi kalau syurga yang kalian agung2kan di hadapan umat islam, plus penebusan kalian salah besar. Umat islam yang ikhlas hatinya tidak tertarik dengan syurga. apa lagi isi dunia ini yang tidak lebih dari sehelai sayap nyamuk harganya.
    //–

    Soal cerita anda ttg beli kendaraan mewah dll, itu benar2 tidak mencerminkan Allah. Allah menciptakan manusia itu dengan 3 hal. Roh, kedagingan, dan nyawa. Dan di dasarkan atas free will.
    Manusia tanpa roh, itu sama seperti binatang. Manusia tanpa nyawa, itu sama saja mayat. Manusia tanpa kedagingan, sama saja robot alias tidak punya rasa free will.
    Karena kita mewarisi dosa yang diperbuat oleh Adam, maka dosa akan membawa kita menjauhi Allah. Itulah kenapa selama kita hidup di dunia, kita selalu cenderung ingin berbuat dosa, karena kita mempunyai kedagingan.
    Karena kita semakin kuat rasa kedagingan kita, dan kita semakin jauh dari Allah, maka menjadi mustahil bagi manusia untuk masuk sorga. Manusia menjadi pemberontak kepada Allah. Suatu kesalahan/kelemahan pada Allah? bukan! Karena Dia menciptakan kita manusia bukan untuk menjadi robot.
    Karena begitu rusaknya manusia dan hilangnya hubungan dengan Allah, dan manusiapun menjadi milik si jahat (iblis/evil). Lalu Allah dengan kasihNya kepada kita, Dia datang untuk menyelamatankan manusia. Dia buka pintu selebar2nya dengan cara menebus dengan darahNya di kayu salib (yang waktu jaman dulu adalah hukuman paling berat/kotor).
    Rancangan ini sudah dinubuatkan dari banyak nabi2. Jelas2 mengatakan akan datang seorang Juru Selamat dll… (baca di kitab perjanjian lama dll). Lalu anda bilang Al Quran dan Al Hikmah adalah nubuat? apakah di Al Quran dikatakan ada seseorang akan datang untuk menyelamatkan manusia?
    Isa Almasih yang kita percaya akan datang untuk menghakimi. Bagi orang Kristen, Dia datang untuk mengalahkan si iblis dan kerajaan nya, dan menyambut orang2 yang percaya kepada Dia.

    Maaf tentang Jihad. Tetapi itulah yang terjadi sampai saat ini, urusan timur tengah adalah jelas bukan urusan agama. Itu hanya urusan perebutan tanah palestina. Apakah anda mengakui orang2 disini yang dengan emosi mau pergi Jihad?
    Apakah anda setuju dengan FPI yang nota bene nya memakai kekerasan untuk memperjuangkan Islam? Apakah anda setuju jika ada yang bilang darah orang kafir adalah halal untuk dibunuh? Itu menjadi jawaban untuk bukti yang anda minta.

    Bandingkan dengan Kristen. Begitu banyaknya ejekan atau hal2 memalukan yang dibuat orang tidak bertanggung jawab tentang Yesus, dan apa yang dilakukan oleh orang2 Kristen? nihil! Kami diajarkan untuk tidak melawan. Kenapa? karena kami punya Kasih!
    Agama tidak menyelamatkan manusia, tapi hubungan kepada Allah, itu yang menyelamatan. Agama tidak perlu dibela, karena agama hanya buatan manusia.
    Kami mempunyai ikatan khusus dengan Tuhan, sehingga kami memanggil Dia Bapa.

    • david
      // Soal cerita anda ttg beli kendaraan mewah dll, itu benar2 tidak mencerminkan Allah. Allah menciptakan manusia itu dengan 3 hal. Roh, kedagingan, dan nyawa. Dan di dasarkan atas free will.
      Manusia tanpa roh, itu sama seperti binatang. Manusia tanpa nyawa, itu sama saja mayat. Manusia tanpa kedagingan, sama saja robot alias tidak punya rasa free will.
      Karena kita mewarisi dosa yang diperbuat oleh Adam, maka dosa akan membawa kita menjauhi Allah. Itulah kenapa selama kita hidup di dunia, kita selalu cenderung ingin berbuat dosa, karena kita mempunyai kedagingan. …….dst
      ??
      bisa gak kasi pengandaian, kisah atau same case dari pejelasan yg anda sebutkan diatas, untuk hal kedagingan, robot sama roh aja. anggap lah saya orang bodoh yang gak tau apa2. yg mirip sama cerita beli kendaraan deh,
      soalnya case ini ‘standar’ kotbah anda, dan kurang aplikatif. kalau bisa jangan pakai ‘standar’ kotbah di gereja
      memang ada hubungannya kedagingan dengan dosa yah..?
      apakah sex jga dosa padahal itu perbuatan kedagingan..?
      sebagai orang teknik saya mengetahui robot ada beberapa jenis, ada yang menggunakan sensor gerak, suara, cahaya dan lainnya, bahkan ada ashimo yang bisa mengetahui emosi manusia. yang dimaksud free will itu yang seperti apa yah? pake terjemahan indonesia deh. freewill = kehendak bebas

      salam objektifitas

  28. @David

    Terimakasih sebelumnya kalau anda sebenarnya menghormati kami dan nabi kami. Mengulas pertanyaan anda mengapa hanya Muhammad yang menjadi nabi kami dari keturunan Ismael? Kalau saya menjawab berdasarkan iman didada ini, maka jawabannya sangat mudah akan tetapi apabila jawaban itu ditujuhkan kepada anda, maka mencari jawabannya harus sesuai dengan fakta sejarah yang ada. dan saya bukanlah ahli dalam sejarah perpurbakalaan. Namun anda jangan berkecil hati dulu, anda bisa berkunjung ke web/blog islam yang menerangkan masalah ini, dan saya tidak ingin mengcopy paste fakta sejarah tersebut hanya sekedar untuk memberikan jawaban secara ilmiah belaka.

    Sejarah mencatat bahwa dari Musa sampai Isa hanya sedikit dari mereka yang beriman kepada Allah, hal ini mencerminkan betapa pembangkangnya kaum tersebut. Dan sebenarnya keturunan Ishak banyak yang durhaka kepada Tuhan, itulah sebabnya banyak dari mereka yang diutus menjadi nabi dan rasul. Setiap malapetaka yang menimpah suatu negeri yang kelewatan batas, maka di karenakan kasih sayang Tuhan, Tuhan mengutus Nabi2 kepada kaum tersebut. Hal ini juga berlaku pada zaman jahiliyah pada bangsa arab.

    Menyinggung kembali pertanyaan anda di atas, sesungguhnya Allah lebih memilih keturunan Ismael untuk menjadikannya bangsa yang besar karena penutup nabi ini adalah petunjuk bagi keseluruhan manusia. Dia di utus untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. bukti nubuat2 ini bisa anda lihat sendiri di dalam kitab anda sendiri.

    Keturunan yang banyak dari Ishak yang menjadi nabi dan rasul, bukanlah suatu alasan bagi Allah untuk mengambil perjanjian dari Ishak, saya tidak melihat ini sebagai alasan. Sekalipun dari keturunan Ishak ada 2 juta orang yang menjadi nabi. Jadi atas dasar apa anda mengklaim bahwa Ismael bukan ahli waris?, ahli waris apa? Anda tidak mengakui Ismael sebagai nabi atau orang yang di janjikan, sebenarnya itu hak anda. Kalau anda sedikit cermat saja maka anda akan paham dengan apa yang terjadi di dunia ini. Yang jelas tak satupun dari keturunan Ishak itu yang berdomisili di tanah Paran (Mekka), hanya Ismael dan keturunannya yang mendiami daerah Paran dan hal ini sampai lahirnya Muhammad. Sedangkan keturunan Ishak hampir mendiami seluruh daerah Palestina. Sekarang saya balik, kalau Ishak yang mendiami daerah Paran dan seluruh keturunannya mengapa Isa di lahirkan di daerah Nazaret? Lalu mengapa Muhammad tidak dilahirkan di tempat yang sama (Nazaret)? Kalau Ishak yang dikorbankan di Baitulah itu dan Ismael yang tinggal di Palestina maka sudah pasti keturunan Ismael berada di Palestina termasuk Nabi Muhammad sendiri akan lahir di sana, bukan? Kenyataan yang ada anda buka mata lebar2?
    Sebagian orang2 Nasrani mengklaim bahwa Ismael adalah anak laki-laki pertama Ibrahim, tibi-tiba mengklaim bahwa Ishak adalah anak Ibrahim satu-satunya yang sah.Atas dasar apa klaim seperti ini terjadi dengan mengesampingkan Ismael? Apakah itu artinya Ismael anak haram jadah? AQ menegaskan bahwa banyak perubahan yang terjadi di dalam kitabmu itu, ayat2 AQ yang menjelaskan perubahan itu seperti ini:

    “Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, padahal dia bukan dari Al-Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui” (AQ 3: 78).

    Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah,” (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat apa yang mereka kerjakan (AQ 2: 79).

    Menyoal nubuat yang pernah anda singgung sebenarnya AQ dan AH sudah cukup menjadi pegangan umat islam. Akan tetapi berita akan lahirnya dan ciri2 nabi akhir zaman itu juga terdapat di dalam kitab anda sendiri.

    “Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan : ‘Baiklah baca ini’, maka ia akan menjawab : “Aku tidak dapat membaca”. (Yesaya 29 : 12).

    Nubuat itu tidak mungkin diturunkan kepada selain Rasulullah Muhammad SAW, sebab, hanya beliaulah nabi dan rasul yang ummi (tidak tahu baca tulis atau buta huruf), dan beliau saja yang mengalami peristiwa ini. Yaitu, tatkala beliau menerima wahyu Al Qur’an untuk pertama kalinya (lima ayat pertama surat Al ‘Alaq) di Goa Hira dengan kronologi dialog seperti pada nubuat Yesaya diatas, Yakni, ketika Malaikat Jibril (Gabriel) memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membaca iqro’ (bacalah), maka beliau menjawab “Aku tidak bisa membaca” hingga tiga kali baru kemudian dituntun malaikat Jibril.

    Kalau peristiwa tersebut di tujuhkan kepada Isa, maka tidak sesuai dengan fakta sejarah, sebab di dalam kitab anda sendiri bahwa Isa pandai membaca. “Ia datang ke Nazaret tempat ia dibesarkan, dan menurut kebiasaannya pada hari Sabat ia masuk kerumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari al-kitab.” (Lukas 4:16).

    Dengan memahami kitab anda sendiri, seharusnya anda lebih berfikir lebih jernih tentang masalah ini, anda mengakui tidak mengakui Ismael atau Muhammad sebagai pilihan Allah, itu hak anda, tugas kami hanya menyampaikan kebenaran itu berdasarkan kitab anda sendiri.

    Saya mau bertanya ke anda, bagaimana anda bisa percaya kalau cerita diatas salah? Cerita ini diakui oleh bangsa Israel sendiri sampai saat ini. Dan ini ada di kitab Taurat, juga di sejarah bangsa Israel.

    Cerita2 di dalam kitab anda tentu di akui oleh bangsa nasrani dan yahudi tersebut karena mereka telah mengubahnya sesuai dengan selerah mereka. Yang tidak mereka akui adalah AQ sebagaimana anda juga tidak mengakui bukan?

    Al Quran pun ada sekitar 600an tahun masehi. Sedangkan kejadian Abraham/Ismael/Ishak jauh sebelum masehi. Apa dasar anda dapat mempercayai itu? – hanya sekedar bertanya.
    Justru AQ itu di turunkan untuk menjelaskan segala sesuatunya, agar anda tidak tersesat.
    Anda menyanggah cerita Abraham/Ishak adalah berarti menyanggah sejarah bangsa Israel, kaum yahudi, kitab Taurat. Bagaimana mungkin saya orang Indonesia menyanggah sejarah bangsa Malaysia yang mereka percayai.

    Secara historis anda tidak mampu menyangga peradaban manapun dunia ini, tapi apabila ada AQ di tangan anda anda mampu menyanggahnya, bahkan anda mampu berdebat dengan siapapun selagi AQ di tangan anda.

    Soal cerita anda ttg beli kendaraan mewah dll, itu benar2 tidak mencerminkan Allah. Allah menciptakan manusia itu dengan 3 hal. Roh, kedagingan, dan nyawa. Dan di dasarkan atas free will.
    Manusia tanpa roh, itu sama seperti binatang. Manusia tanpa nyawa, itu sama saja mayat. Manusia tanpa kedagingan, sama saja robot alias tidak punya rasa free will.
    Karena kita mewarisi dosa yang diperbuat oleh Adam, maka dosa akan membawa kita menjauhi Allah. Itulah kenapa selama kita hidup di dunia, kita selalu cenderung ingin berbuat dosa, karena kita mempunyai kedagingan
    Karena kita semakin kuat rasa kedagingan kita, dan kita semakin jauh dari Allah, maka menjadi mustahil bagi manusia untuk masuk sorga. Manusia menjadi pemberontak kepada Allah. Suatu kesalahan/kelemahan pada Allah? bukan! Karena Dia menciptakan kita manusia bukan untuk menjadi robot.

    Kalau hanya karena daging manusia membuat dosa, anda lupa bahwa Iblis dan keturunannya juga membuat dosa, apakah Iblis dan keturnunannya ada daging? Jadi saya perjelas kepada anda, manusia berbuat kerusakan dan dosa itu di karenakan hawa nafsu bukan karena daging. Ayam punya daging mengapa ayam tidak melakukan kerusakan dan dosa? Ayam juga punya jiwa dan roh, ayam juga punya hawa nafsu. Ayam juga punya akal, hanya saja dia tidak mampu mempergunakannya secara maksimal sebagaimana dibandingkan dengan kemampuan manusia bukan, ayam mampu membedakan ayam betina dan jantan.

    Karena begitu rusaknya manusia dan hilangnya hubungan dengan Allah, dan manusiapun menjadi milik si jahat (iblis/evil). Lalu Allah dengan kasihNya kepada kita, Dia datang untuk menyelamatankan manusia. Dia buka pintu selebar2nya dengan cara menebus dengan darahNya di kayu salib (yang waktu jaman dulu adalah hukuman paling berat/kotor).

    Sudah saya jelaskan seperti debat2 terdahlu dengan nasrani lainya, bahwa penebusan dosa adalah sebua bentuk penghinaan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa. Secara tidak langsung kepercayaan anda membatasi Kekuasaan Tuhan, padahal Tuhanmu itu mampu berbuat apa saja yang Dia mau. Detik ini saja Dia mampu menghancurkan manusia sehancur-hancurnya. Saya tanya pada anda. Dalam rangka apa Allah menyelamatkan manusia? Apakah manusia hina dina ini begitu penting di mata Tuhan sehingga harus di selamatkan? lalu bagaimana dengan Adam sendiri yang nyata berbuat dosa? Tidak adakah cara lain bagi Tuhanmu untuk menyelamatkan dosa manusia? Lalu untuk apa pula kamu berdoa, berdoa kepada siapa? Lalu siapa pula yang mengabulkan doamu? Lalu mengapa pula dia teriak-teriak ketika di salib? Mengapa dia minta tolong pada manusia? Mengapa engkau berdoa kepada tuhan yang minta tolong, tukang teriak-teriak? Apa itu tidak memalukan?

    Rancangan ini sudah dinubuatkan dari banyak nabi2. Jelas2 mengatakan akan datang seorang Juru Selamat dll… (baca di kitab perjanjian lama dll). Lalu anda bilang Al Quran dan Al Hikmah adalah nubuat? apakah di Al Quran dikatakan ada seseorang akan datang untuk menyelamatkan manusia?

    Al Quran dan Al Hikmah menjadi pegangan hidup bagi kami dan apa yang di ceritakan Al Quran merupakan kalam Ilahi. Melalui AQ itulah kami memperoleh ilmu pengetahuan tentang kehidupan manusia baik yang buruk mapun yang baik. Melalui Al Quran jugalah kami mengetahui bahwa ada kitab2 sebelum AQ diturunkan menjadi pegangan umat2 terdahulu. Melalui AQ kami mengetahui bahwa kitab2 terdahulu banyak menceritakan akan datangnya seorang JURU SELAMAT yang namanya tertulis dengan jelas di dalam Kitabmu berikut dengan ciri2nya dan sifat2 pribadinya. Dengan Al Quran juga kami mengetahui berita hari kiamat, berita penciptaan alam semesta, ruang angkasa, tabiat laut, kejadian manusia, juga kami mengetahui cerita2 nabi2 dan rasul2 kami berikut watak kaumnya, itu sebabnya kami juga mengetahui siapa itu Isa.
    Dan sebelum Nabi Muhammad SAW diutus menjadi Seorang Rasul dan Seorang Nabi atau jauh sebelum Nabi Muhammad SAW di lahirkan di planet ini, Allah SWT Tuhan Alam Semesta membuat perjanjian kepada para nabi yang diutus Tuhan dan perjanjian itu di abadikan di dalam Al Quran sendiri:

    “Dan ingatlah ketika Allah mengambil perjanjian dan para Nabi, ‘Sungguh apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang Rasul (Muhammad) yang membenarkan kamu, niscaya kamu sungguh-sungguh akan beriman
    kepadanya dan menolongnya.’ Allah berfirman, ‘Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku yang demikian itu?’ Mereka menjawab, ‘Kami mengakui.'” (QS Ali’Imran [3]: 81)

    Dan hal ini juga berbanding lurus dengan ayat dalam kitabmu: Kitab Ulangan
    33 ayat 2:

    Seluruh nabi dan rasul mengetahui akan datangnya seorang Nabi Penutup di dalam Islam di kenal dengan sebutan Khataman Nabiyyin. Sebutan ini tidak berlaku selain dari pada beliau. Seluruh Nubuatan yang ada dalam kitab mu hanya sesuai dengan karakter dan sifat Muhammad sebab nubuatan itu memang ditujuhkan kepadanya. kalau anda tidak puas mari kita bahas satu persatu ayat2 dalam alkitab tentang nubuatan seorang juru selamat yang kamu maksudkan. Bagaimana?

    Untuk masalah Jihad sudah saya jelaskan berikut pembagian2nya, melihat keadaan Timur tengah sekarang ini dilihat dari luar atau kulit memang kita akan melihat bahwa yang terjadi adalah masalah tanah, akan tetapi kalau dilihat dari fakta sejarah permusuhan antara bani israel dengan kaum muslimin bukanlah masalah tanah melainkan masalah kepercayaan kepada Tuhan, itulah sebabnya Allah menyinggung masalah ini di dalam AQ di jelaskan bahwa para rabi2 mereka telah mengubah sebagian Firman Allah dengan harapan mendapat keuntungan yang sedikit.

    ….

  29. @Filar:


    Sejarah mencatat bahwa dari Musa sampai Isa hanya sedikit dari mereka yang beriman kepada Allah, hal ini mencerminkan betapa pembangkangnya kaum tersebut. Dan sebenarnya keturunan Ishak banyak yang durhaka kepada Tuhan, itulah sebabnya banyak dari mereka yang diutus menjadi nabi dan rasul. Setiap malapetaka yang menimpah suatu negeri yang kelewatan batas, maka di karenakan kasih sayang Tuhan, Tuhan mengutus Nabi2 kepada kaum tersebut. Hal ini juga berlaku pada zaman jahiliyah pada bangsa arab.

    Jawab: Benar kalo bangsa Israel adalah bangsa yang suka berontak kepada Allah. Lalu apa hubungan nya? Pertanyaan kan kenapa keturunan ismail meng”idola”kan keturunan Israel?
    Tuhan banyak mengutus Nabi2 pada jaman jahiliyah? yang mana nabi nya? bukan kan anda hanya mengakui dari keturunan ismail hanya ismail dan mohammad? -_-;


    Menyinggung kembali pertanyaan anda di atas, sesungguhnya Allah lebih memilih keturunan Ismael untuk menjadikannya bangsa yang besar karena penutup nabi ini adalah petunjuk bagi keseluruhan manusia. Dia di utus untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. bukti nubuat2 ini bisa anda lihat sendiri di dalam kitab anda sendiri.

    Jawab: Tunjukan dimana nubuat2 nya di Alkitab🙂


    Keturunan yang banyak dari Ishak yang menjadi nabi dan rasul, bukanlah suatu alasan bagi Allah untuk mengambil perjanjian dari Ishak, saya tidak melihat ini sebagai alasan. Sekalipun dari keturunan Ishak ada 2 juta orang yang menjadi nabi. Jadi atas dasar apa anda mengklaim bahwa Ismael bukan ahli waris?, ahli waris apa? Anda tidak mengakui Ismael sebagai nabi atau orang yang di janjikan, sebenarnya itu hak anda. Kalau anda sedikit cermat saja maka anda akan paham dengan apa yang terjadi di dunia ini. Yang jelas tak satupun dari keturunan Ishak itu yang berdomisili di tanah Paran (Mekka), hanya Ismael dan keturunannya yang mendiami daerah Paran dan hal ini sampai lahirnya Muhammad. Sedangkan keturunan Ishak hampir mendiami seluruh daerah Palestina. Sekarang saya balik, kalau Ishak yang mendiami daerah Paran dan seluruh keturunannya mengapa Isa di lahirkan di daerah Nazaret? Lalu mengapa Muhammad tidak dilahirkan di tempat yang sama (Nazaret)? Kalau Ishak yang dikorbankan di Baitulah itu dan Ismael yang tinggal di Palestina maka sudah pasti keturunan Ismael berada di Palestina termasuk Nabi Muhammad sendiri akan lahir di sana, bukan? Kenyataan yang ada anda buka mata lebar2?
    Sebagian orang2 Nasrani mengklaim bahwa Ismael adalah anak laki-laki pertama Ibrahim, tibi-tiba mengklaim bahwa Ishak adalah anak Ibrahim satu-satunya yang sah.Atas dasar apa klaim seperti ini terjadi dengan mengesampingkan Ismael? Apakah itu artinya Ismael anak haram jadah? AQ menegaskan bahwa banyak perubahan yang terjadi di dalam kitabmu itu, ayat2 AQ yang menjelaskan perubahan itu seperti ini:

    “Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, padahal dia bukan dari Al-Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui” (AQ 3: 78).

    Jawab: Baca sejarah! Saya rasa anda tau tentang kisah keluar bangsa Israel dari Mesir. Kenapa ada di mesir? dan asal mula nya mereka pergi ke Mesir dan keluar. Dan dimana mereka menetap setelah itu. Ismael setelah keluar dari barisan Abraham, ya ke tanah Paran. Emang tanah Paran itu tanah perjanjian Allah ke Abraham?? -_-; Justru dari pernyataan anda, itu ada bukti nyata kenapa Israel sangat mengakui tanah Palestina adalah bagian Israel. Jadi wajar kalo Israel membombardir Palestina. Hanya kaum anda saja yang bodoh menganggap itu adalah masalah agama. Pakai demo2 segala di bundaran HI.
    Kembali lagi, Ismail memang anak pertama dari Abraham. Tapi yang dikehendaki oleh Allah adalah Ishak. Di mata Allah, Ishak yang di janjikan. Allah tidak berkenan kepada Ismael. Secara manusia, iya dia anak Abraham, tapi secara Ilahi, dia bukan bagian dari rencana Allah. Ahli waris? kok nga ngerti amat sih -_-; Di mata Allah, Ismael bukan ahli waris keturunan yang dijanjikan Allah. Lihat sekarang, Israel jadi apa? negara kecil dikelilingi negara2 Arab, pernah kalah? yang ada bangsa arab yang takut. Kenapa bisa begitu? Baca Alkitab! ya mau diapain lagi, memang mereka di takdirkan mempunyai kelebihan daripada bangsa2 lain. Tapi kami mengakui mereka bebal, keras kepala, dan terlalu banyak kena hukuman dari Allah.
    Anda tanya atas dasar apa. ya ampun, Allah sendiri yang bilang “Tidak!” sewaktu Abraham menanyakan ttg Ismail. Ya mau2 Allah. Anda sendiri yang bilang itu anak haram jadah, kita nga pernah bilang itu..😛


    Menyoal nubuat yang pernah anda singgung sebenarnya AQ dan AH sudah cukup menjadi pegangan umat islam. Akan tetapi berita akan lahirnya dan ciri2 nabi akhir zaman itu juga terdapat di dalam kitab anda sendiri.

    “Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan : ‘Baiklah baca ini’, maka ia akan menjawab : “Aku tidak dapat membaca”. (Yesaya 29 : 12).

    Nubuat itu tidak mungkin diturunkan kepada selain Rasulullah Muhammad SAW, sebab, hanya beliaulah nabi dan rasul yang ummi (tidak tahu baca tulis atau buta huruf), dan beliau saja yang mengalami peristiwa ini. Yaitu, tatkala beliau menerima wahyu Al Qur’an untuk pertama kalinya (lima ayat pertama surat Al ‘Alaq) di Goa Hira dengan kronologi dialog seperti pada nubuat Yesaya diatas, Yakni, ketika Malaikat Jibril (Gabriel) memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membaca iqro’ (bacalah), maka beliau menjawab “Aku tidak bisa membaca” hingga tiga kali baru kemudian dituntun malaikat Jibril.

    Jawab: baca yang bener sekali lagi. Yesaya 29 itu tentang bangsa Israel yang buta rohani. Kalian tuh kalo menyerang Alkitab, dengan 1 ayat lalu claim itu adalah benar atau salah..


    Kalau hanya karena daging manusia membuat dosa, anda lupa bahwa Iblis dan keturunannya juga membuat dosa, apakah Iblis dan keturnunannya ada daging? Jadi saya perjelas kepada anda, manusia berbuat kerusakan dan dosa itu di karenakan hawa nafsu bukan karena daging. Ayam punya daging mengapa ayam tidak melakukan kerusakan dan dosa? Ayam juga punya jiwa dan roh, ayam juga punya hawa nafsu. Ayam juga punya akal, hanya saja dia tidak mampu mempergunakannya secara maksimal sebagaimana dibandingkan dengan kemampuan manusia bukan, ayam mampu membedakan ayam betina dan jantan.

    Jawab: Rupa nya anda tidak mengerti arti kiasan. Daging maksdnya sifat kemanusiaan nya manusia. Didalam sifat manusia yang rusak ada: hawa nafsu, iri, benci, dll. Sifat dasar manusia itulah (kedagingnan) yang membawa manusia semakin jauh dari Allah. Sekarang anda bandingkan dengan ayam. Betapa bodoh nya anda -_-;; Ayam punya roh? lalu jika ayam mati, ayam juga bisa masuk sorga/neraka? Belajar lagi yang benar. Bikin malu aja.. -_-;
    Trus kalo ayam mati, roh nya kemana?? melayang2?? atau jadi pocong? hahaha…
    Ayam punya akal karena ayam punya otak! Ayam bisa membela diri jika diserang, karena ada naluri. Naluri kebinatangan mereka yang bisa menggerakan mereka. Naluri mereka juga yang membandingan betina atau jantan. Itu yang membedakan manusia dengan hewan.


    Sudah saya jelaskan seperti debat2 terdahlu dengan nasrani lainya, bahwa penebusan dosa adalah sebua bentuk penghinaan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa. Secara tidak langsung kepercayaan anda membatasi Kekuasaan Tuhan, padahal Tuhanmu itu mampu berbuat apa saja yang Dia mau. Detik ini saja Dia mampu menghancurkan manusia sehancur-hancurnya. Saya tanya pada anda. Dalam rangka apa Allah menyelamatkan manusia? Apakah manusia hina dina ini begitu penting di mata Tuhan sehingga harus di selamatkan? lalu bagaimana dengan Adam sendiri yang nyata berbuat dosa? Tidak adakah cara lain bagi Tuhanmu untuk menyelamatkan dosa manusia? Lalu untuk apa pula kamu berdoa, berdoa kepada siapa? Lalu siapa pula yang mengabulkan doamu? Lalu mengapa pula dia teriak-teriak ketika di salib? Mengapa dia minta tolong pada manusia? Mengapa engkau berdoa kepada tuhan yang minta tolong, tukang teriak-teriak? Apa itu tidak memalukan?

    Jawab: Apa yang membatasi kekuasaan Tuhan?? Seperti saya kasih tau tadi, manusia punya free will.. Allah mau kita selamat dan lepas dari si iblis. Jika Allah dengan kekuatannya bilang, “Semua manusia akan selamat, tanpa terkecuali”, lalu buat apa Allah menciptakan manusia??
    Lho anda tidak tau kalo manusia itu mahluk yang paling mulia di mata Tuhan? walaupun kita sering berontak kepada Dia?
    Kalo Allah langsung berkata2 untuk menyelamatkan manusia, manusia tidak akan mengerti maksud Allah sebenarnya. Allah menjadi manusia sehingga kita manusia mengerti pengorbanNya di kayu salib. Tidak ada cara lain? ya memang tidak ada cara lain. Mustahil manusia menuju kekekalan (Keselamatan), kalo Allah sendiri yang tidak datang menyelamatkan.
    Kami berdoa kepada Yesus Tuhan kami. Dan Dia yang kami sapa Bapa. Jangan berdebat ttg Allah punya anak dll.. Cape kasih tau orang2 nga ngerti.. Tidak memalukan. Dia menjelma menjadi manusia, Dia merasakan apa yang manusia rasakan ketika luka, dll.. Dia merasakan lapar/haus, dll.. Ya karena Dia Allah yang menjadi manusia. Kata siapa Dia minta tolong pada manusia?? Emang Dia minta dibebaskan?? bukti nya? Saya justru bangga punya Allah yang penuh kasih, Dia mau datang, mau mati untuk menebus, dan Dia bangkit membuktikan iblis/maut tidak bisa melawan Dia.

    — sambung lagi nanti.. Keluarga menunggu..🙂

    • @ Mas Filar
      Assalamu’a;ailum Mas Filar,,, Mohon ijin ngejawab pertanyaan en pernyataan para pengagum “ular beludak” ini yah, Mas…

      @ Om David
      Salam kenal om,,,,

      ::SATU
      Keturunan (nabi) Isma’il a.s mengidolakan keturunan Isra’il ? Hahh,,, emangnya Nabi Isma’il segenearasi dengan Isra’il (Nabi Ya’qub a.s) getuh ? NGIMPIII….!!! Al Qur’an nyebutin Nabi2 dari bangsa Isra’il agar bisa kita ambil suri tauladannya, Om. Bangsa Isra’ilnya ajah yang gak mau menghormati Nabinya, dan parahnya ummat Kristen mengekor para ular beludak itu.

      ::DUA
      Nubuat dalam Al Kitab ttg “juru selamat” ? Cari ajah ndiri Om. EGP getu loh. Mendingan waktunya buat tadarus Al Qur’an, berpahala dan nambah pengetahuan.

      ::TIGA
      Logika Narsis Kristen : Ishak lebih mulia dari Ismael
      Logika Obyektif Islam : Nabi Isma’il as. dan Nabi Ishaq as. sama mulianya.

      ::EMPAT
      Tentang nubuat Yesaya 29 : 12 untuk Isra’il yang buta rohani ? Terserah dee,,, up to u kalo mo nafsirkan kek gitu. Besoknya kalo ada nubuat yang mengindikasikan pada Nabi Muhammad SAW,,, pasti deh dirubah tafsirannya, dirubah lagi, dirubah lagi… Lah wong ayatnya ajah dirubah apalagi sekedar tafsirannya.

      ::LIMA
      Ooowh,,, tentang kedagingan ? Itu sih saya kenal dengan istilah basyariah, om. Istilah psykhologinya adalah “manusiawi”… Tapiii itu bukan merupakan dosa warisan Om. Enak aja yang buat dosa elu koq nyalah2in Nabi Adam yang begitu tulus mengharapkan ampunan dari Allah Ta’ala.

      ::ENAM
      Menjelma lagi,,, menitis lagi yang dibahas. Itu cuman kesalah tafsir sebagian ummat Nashrani ketika Nabi Isa membaca Firman Allah “Sembahlah Aku !” http://debu-semesta.blogspot.com/2011/10/whats-your-name-god.html

      Dongeng kalian sanggup membuat image bahwa Tuhan sejajar dengan Iblis yang berebut simpati manusia, tafsiran kalian sanggup membuat kesan bahwa Tuhan harus bersusah payah menjelma hanya untuk melawan Iblis dan bala tentaranya…. Yeaahhh,,, sebuah akulturasi dari dongeng helenis Yunani yang mengkontaminasi pola pikir para Ahli Kitab saat itu.

      Salam, Om…
      titip salam juga untuk Om Parhobas yah.
      Makasih.

  30. Udahlah Vid, kamu akan cape berdebat dengan keturunan keledai (Kejadian 16:12), Lihat aja, nama-nama buku di Al-Quran itu, kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, jadi aneh, lucu, seperti, sapi betina, hi…hi…hi, nggak beda jauh dengan keledai. Terus katanya Al-quran itu kitab yang sempurna, tapi …. kenapa Allah masih menyuruh Muhammad bertanya kepada orang-orang yang membaca Alkitab Qs. 29:46? Logikanya mestinya Allah harus melarang Muhammad jangan bertanya kepada mereka supaya tidak disesatkan, karena menurut umat Islam Alkitab sudah dirubah. Terus pada saat Muhammad kembali ragu-ragu menerima Al Qur’an, Allah juga menggunakan standar dasar Alkitab itu sebagai petunjuk bagi bani Israel (Qs. 32:23). Dengan kata lain Alkitab masih tetap diakui standar kebenarannya.
    Kalau memang benar Alkitab itu sudah dirubah, mengapa Muhammad tetap disuruh beriman kepada Alkitab Qs. 3:84, Qs. 29:46?
    Mengapa Allah masih menyatakan bahwa di dalam Taurat dan Injil ada petunjuk, ada cahaya dan ada pengajaran bagi orang yang bertaqwa Qs. Al Maaidah 5:46? Mestinya kan Allah harus berkata bahwa Taurat dan Injil itu sudah tidak ada petunjuk, cahaya dan pengajaran karena sudah dirubah.
    Kenapa Al Qur’an juga mengatakan bahwa Allah telah menurunkan Alkitab dengan membawa kebenaran Qs. Al Baqoroh 2:176? Mestinya dalam Alkitab sudah tidak ada kebenaran karena sudah dirubah.
    Bahkan Allah mengatakan kepada ahli kitab, tidak dipandang beragama sedikitpun hingga menegakkan Taurat dan Injil Qs. Al Maaidah 5:68. Pertanyaannya, Taurat dan Injil kan sudah dirubah kenapa masih harus ditegakkan, mestinya kan Al Qur’an saja yang diperintahkan untuk ditegakkan?
    Kalau benar Alkitab itu sudah dirubah secara langsung mengatakan bahwa Allah tidak bisa memelihara kitab-Nya sendiri, karena membiarkan kitab-Nya dirubah orang. Allah seperti apa itu ?
    Ada yang berdalih dengan berkata demikian, “Makanya Allah menurunkan Al Qur’an sebagai penyempurna kitab-kitab yang terdahulu”. Dengan kata lain kitab-kitab yang terdahulu itu tidak sempurna, kata-kata itu secara langsung juga menganggap Allah itu kurang bijak, karena menurunkan Alkitab yang tidak sempurna. Jadi…..Allah yang disembah umat muslim itu tidak maha kuasa, masakan untuk menjaga kitab suci-Nya saja nggak bisa, harus dibantu manusia. Dihafalijn lagi. Nggak masuk logika manusia, tapi kalau logika keledai sich, mungkinnnn, so pasti. apalagi sapi betina, hii….,hi…hi, bisa dikawin siri ama …..

    • Udahlah Drak(ula)…
      Ga perlu bersusah payah membela ular beludak segala…
      Berkaryalah untuk Bangsa dan Negara ini….

      Kalo kamyu yakin Kitabmu itu masih asli ya yakini ajah,,, jangan lupa diaplikasikan dalam kehidupan nyata….

      Oh ya,,,, kalo tahun depan ada revisi terhadap kitabmu itu, kamu pura2 aja enggak tahu,,, dan berteriaklah yang lantang “Kitabku masih asliii !!!”

      salam.

    • Benar Allah Taala memberitahu kepada Nabi Muhamad s.a.w. supaya bertanya akan kitab kitab yang terdahulu sebelum Al Quran kepada pendeta yahudi.Nabi Muhamad menjadi terperanjat besar kerana banyak ayat ayat yang telah di ubah.Nabi Muhamad s.a.w. sentiasa di dampingi oleh malaikat Jibril a.s. dan sudah pasti Malaikat Jibril a.s. yang memang tugas nya menyampaikan wahyu dari Allah Taala kepada semua Nabi dan Rasul akan memberitahu akan perkara yang sebenar.Allah Taala tidak menjamin untuk menjaga kitab kitab yang terdahulu ia itu Taurat dan Injil, kerana mengetahui bahawa hamba hamba Nya dari kaum puak Yahudi tidak dapat di percayai tambahan pula kitab kitab ini belum lagi lengkap.Terlalu banyak hukum hukum dari Allah Taala belum lagi di masokkan di dalam kitab ini.Allah Taala hanya mempercayai nabi Arab ini ia itu Muhamad s.a.w. kerana nabi Arab ini terlalu takut kepada Tuhan nya dan menyampaikan apa juga yang telah di wahyukan oleh Allah Taala kepada nya sehingga tidak tertinggal atau terlebih walau satu ayat dan perkataan sekali pun.Tidak seperti Ulamak Yahudi,mereka malah berani untuk menukar ayat ayat Allah Taala yang asli.Al Quran yang di ajarkan oleh Nabi Muhamad s.a.w. merupakan kitab Allah yang terlengkap dan terakhir dan inilah satu satu nya kitab yang telah Allah Taala berjanji akan memelihara nya sehingga hari kiamat.Jika kitab Al Quran ini belum lengkap,sudah pasti ada lagi nabi sasudah Muhamad yang akan di utuskan.Perkara ini tidak akan berlaku kerana Allah Taala telah membuat keputusan yang muktamad bahawa Nabi Muhamad s.a.w. adalah Rasul Nya yang terakhir yang akan mengajarkan Al Quran yang tersempurna dan terlengkap yang mengandungi kisah langit dan bumi serta lautan juga semua hukum hukum dan syarat syarat untuk hamba hamba Nya menempuhi cara hidup di dunia dan cara hidup di akhirat.Kesemua nya ini tidak dan belum terdapat di dalam kitab Taurat dan juga Injil.Malang sekali,berkali kali kaum Kafir cuba merubah Al Quran tetapi tidak pernah akan berjaya kerana jika satu ayat telah terubah,kami yang Islam tetap dapat mengetahui nya dengan mudah.

      Semua Nabi dari semenjak Nabi Ibrahim a.s. sehingga ke Nabi Isa a.s. dan ke Nabi Muhamad s.a.w. mengajarkan ugama Islam: ia itu menyembah hanya kepada Allah Taala sahaja Tuhan yang Maha Esa dan Maha Tunggal.Hidayah telah pon Allah Taala menganugerahkan kepada semua hamba hamba Nya yang di namakan maknusia,kerana maknusia adalah ciptaan Allah Taala sebaik baik nya.Akal dan fikiran yang semporna telah di berikan oleh Nya untuk membezakan antara yang benar dan tidak.Itu terserah kepada semua maknusia untuk beriman atau menjadi kafir.Jika mereka benar benar ingin beriman dan sentiasa memikirkan ugama yang mana terlalu benar,Allah Taala akan mempertambahkan lagi hidayah Nya dan memberikan petunjuk.Jika tidak demikian,maka Allah Taala akan membiarkan mereka menjadi sesat dan mengikut telunjuk setan sehingga kelak akan di hantarkan ke Neraka jahanam.

  31. Banyak nabi2 diturunkan dari umat israel karena israel adalah umat yang paling keras kepala dan biadab, dimana Yesus sendiri menghardik mereka sebagai bangsa ular beludak (Matius 3:7, 23:23).
    Harap dicatat, ada beberap nabi yang berhasil dibunuh oleh israel (Matius 23:27) yaitu Zakaria dan Yahya (Yohanes Pembatis). Kalau dihitung dengan “matinya” (versi Injil) Yesus ditiang salib maka, ada 3 nabi yang mati dibunuh israel.
    Ini bukti bahwa israel adalah bangsa biadab. Diturunkan berapapun nabi dari kalangan israel, mereka tetap seperti ular beludak.
    Yesus banyak mengeluh tentang ahli Taurat (23:1-36), dan tentang Yerusalem (23:37-39).
    Ini semua menunjukan kepada kita bahwa kebiadan israel memang sudah mendarah daging. Buktinya usaha Tuhan untuk menyadarkan mereka tidak pernah berhasil, bahkan Yesus mati ditiang salib dalam keadaan terhina.
    Aneh nya, orang2 kristen sekarang begitu mengagung-kan bangsa ular beludak ini.

  32. @ David
    Memang, orang kristen yg di Indonesia tidak bisa melihat kenyataan, bagaimana bencinya kristen Eropa terhadap Yahudi. Pembelaan mereka benar2 membabi buta (apa karena banyak makan babi ya…?)

    Dimulai dari perang Salib I, ketika pasukan Salib dari Eropa menyerbu Yerusalem. Pasukan ini meluluh lantakan kota dan membinasakan penduduk nya, termasuk yahudi, habis tak tersisa.
    Lalu saat inkuisisi Spanyol, pasukan eropa membunuhi Yahudi termasuk islam dan mengusir mereka keluar Spanyol. Saat Hitler (kristen) berkuasa, diperintahkan membasmi seluruh Yahudi di eropa.
    Sudah menjadi nasib Yahudi (nubuat Yesus) bahwa bangsa ular beludak ini akan terus menderita.
    Di Kitab Ulangan 9:24 , Musa sudah marah besar, dikatakan ” Bahkan kamu menentang TUHAN, sejak aku mengenal kamu.
    9:25 Maka aku sujud di hadapan TUHAN–empat puluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud–karena TUHAN telah berfirman akan memusnahkan kamu,”
    Inilah ke-keras kepala-an Yahudi yang dibela oleh David & teman2 kristen-nya.
    Bukannya memperhatikan bagaimana marahnya Tuhan, Musa, & Yesus terhadap Yahudi, tetapi malah membela Yahudi yang jelas2 bejat dan bengis ini.
    Selamat menjadi budak bangsa ular beludak ya….. Saya yakin Yesus akan tersenyum getir lihat umat kristennya yang semakin “tegar tengkuk”, menyamai Yahudi

  33. bagimu agamamu bagiku agamaku, kita semua bersaudara

    • @Ruhulawil,
      benar sekali, dalam urusan duniawi, kita semua bersaudara. Tidak boleh ada kekerasan atau pembunuhan, kerena semua konflik HARUS bisa kita selesaikan dengan musyawarah.
      Tetapi dalam urusan akherat, hanya orang se-iman yang bersaudara. Tetapi tetap tidak diizinkan untuk melakukan kekerasan krn perbedaan pendapat. Diskusi yang ber adab adalah solusi satu2nya utk melihat perbedaan iman.
      Nah, untuk orang berfikir sajalah diskusi itu terasa manfaatnya, yang pada akhirnya akan membawa keberuntungan (dunia- akhirat) bagi orang tersebut.

  34. Kepada saudara Filar Biru (atau apapun itu namanya), jika 7 menit setelah kamu membaca ini, dan kamu mati, apakah kamu sudah yakin akan masuk surga? Jawab saja dengan kata “YAKIN” atau “TIDAK YAKIN”.
    Jika memang yakin, atas dasar apa kamu meyakininya?

    *Maaf, saya tidak menerima jawaban yang ‘ragu-ragu’ seperti “mudah-mudahan…”

  35. Sudah tanggal 14 Maret sekarang, dan saya tidak melihat adanya jawaban diberikan oleh saudara kita yang terkasih, tuan Filar Biru, maka dengan ini saya simpulkan, saudara Filar Biru TIDAK YAKIN akan masuk kemana setelah ia mati nanti. Sekian kesimpulan saya. Terimakasih.

  36. lebih tepat lagi, ishak adik tiri ismael.
    ismael anak dari budak karena abraham dan sara kurang sabar menunggu janji Tuhan…

  37. Bagus penjelasannya. Ada beberapa hal yg jadi pertanyaan saya :
    1. Kata “Kami” di Alquran menunjuk siapa? Kami itu di Alquran menunjuk huruf besar.
    2. Ismail memang benar kakak dari Ishak, tapi kok di Alquran, Ismail yang disembelih, padahal Ismail di buang, jadi bagaimana mungkin Abraham ikut Ismail?
    3. Tafsiran setiap orang terhadap Alquran sedikit aneh dan juga penulisannya juga. Kristen baru ada setelah Yesus wafat. Penulisan Alquran juga tdk lepas dari penulisan manusia. Kenapa Abraham/Ibrahim di klaim bukan yahudi dan kristen?. Kenapa disebutkan suku Yahudi dan Agama Kristen. Sy merasa ada sentimentil sedikit. Menurut sy dia juga bukan islam, hindu dan kristen. Saat itu blum ada agama. Intinya kalau dia bukan Kristen/Yahudi, dia juga bukan muslim atau islam

  38. Untuk Sukandar.
    Nabi Ismail a.s. adalah saudara tua dari Nabi Ishak a.s. dari berlainan ibunda tetapi berayahandakan Nabi Ibrahim a.s.Nabi Ibrahim a.s. ini lah satu satu nya hamba Allah taala yang telah memulakan ajaran ugama Islam kepada kaum nya.Kemudian di ikuti pula oleh anak cucu baginda sehingga ke Nabi Isa a.s. dan juga Nabi Muhamad s.a.w.Anda tidak seharus nya memandai mandai menyatakan nabi Ismail telah di buang.Nabi Ismail a.s. terpaksa di tinggalkan di Mekah bersama ibunda nya Siti Hajar kerana Nabi Ibrahim mematuhi perintah Allah Taala supaya melakukan demikian.Terpampang di depan mata anda sekarang, Mekah merupakan Negeri yang terkaya di dunia dan di sana terdapat telaga air zam zam yang termashor sehingga sekarang dan tidak akan kering sehingga hari kiamat.Ini semua nya berpunca dari Nabi Ismail a.s.Orang orang Yahudi mengklaim bahawa Nabi Ishak yang di korbankan dalam kitab mereka Taurat tetapi kisah sebenar nya Nabi Ismail yang telah di pilih oleh Allah Taala sebagai korban.Alim ulamak Yahudi telah menukar Nama Nabi Ismail a.s. di dalam kitab Taurat mereka dan menggantikan dengan nama Nabi Ishak a.s. untuk menipu dan menutup malu kerana Nabi Ismail a.s. berketurunan Arab.Mereka malah merasa bangga jika Nama Nabi Ishak dari keturunan Bani Israel di mana ibunda nya bernama Sarah dari keturunan Bani Israel.Allah Taala telah mengutuk perbuatan Alim Ulamak tadi dan telah mencatitkan nama mereka di Neraka Jahanam.Kitab Injil lalu menciplak kitab Taurat yang telah termasyhor tercatit nama Nabi Ishak a.s. sebagai korban pilihan sehingga sekarang.Walaubagaimana pun, ketetapan Allah Taala tidak akan berubah dan di dalam Al Quran tetap juga Allah Taala menyatakan bahawa Nabi ismail a.s. yang menjadi korban pilihan Nya.

    Sememang nya tidak layak Nabi Ibrahim a.s. di gelar Yahudi atau Nasrani,kerana Nabi Ibrahim pembawa ugama Islam yang terulong dan pertama kali di bumi dan Allah Taala telah memuliakan baginda dengan gelaran orang yang beriman dari kaum Bani Israel.Manakala kaum yang terlaknat adalah Yahudi dan tidak dari Bani Israel.Antara Yahudi dan Bani Israel adalah dua istilah yang berbeza.

    Nabi Isa a.s. tidak pernah sekali pun mengajarkan ugama keristian tetapi baginda sebalik nya mengajarkan ugama Islam melanjutkan ajaran Nabi Ibrahim a.s.Baginda Isa a.s. mengetahui bahawa ajaran nya dalam Injil belum lengkap kerana di dalam kitab ini belum terujud kisah dunia dan langit serta hukum hukum dari Allah Taala serta perintah sembahyang lima waktu.Kesemua nya ini akan di ajarkan oleh Nabi baharu yang akan muncul ratusan tahun nanti nya yang bernama Muhamad.Sedangkan nabi Isa a.s. juga belum mengetahui akan apa apa yang akan di ajarkan oleh nabi baharu ini tetapi baginda ada menyatakan bahawa seorang nabi baharu akan datang sasudah baginda nanti di masa yang akan datang.Nabi Isa a.s. juga tidak mengetahui apa itu Al Quran.Dari itu,Nabi Isa a.s. berharap sangat supaya kaum nya dari bangsa Bani Israel mengiktiraf dan menerima lelaki yang bernama Muhamad ini sebagai nabi mereka.Tetapi harapan baginda Isa a.s. tidak terlaksana malahan kaum baginda dari bani Israel terlalu terang terangan dan nyata sekali menolak akan nabi Muhamad malahan menghina baginda.

    Ugama keristian terbit sasudah tiada nya Nabi Isa a.s.kerana ugama ini telah di cipta oleh maknusia tetapi tidak di akui oleh Allah Taala kerana Allah Taala tidak pernah menyebut ugama keristian di dalam semua kitab kitab Nya.

  39. Selamat siang penulis blog @filarbiru🙂 saya tertarik sekali dengan tulisanmu ini dan fokus saya start dari poinmu nomor 2 karena sepertinya itu adalah salah satu inti anda menulis tulisan ini.

    opini anda:
    Usia Ishak baru saja disapih, tapi diperlakukan seperti anak berusia 16 tahun ketika akan disembelih Abraham. Silahkan periksa kembali Kejadian 21 di atas. Di sana Ismail yang berusia 16 tahun diperlakukan seperti anak yang baru berumur 2 bulanan. Dengan dasar ini, perombak Taurat ingin menunjukkan seolah2 Ishaklah kakak Ismail, karena Ishak baru saja disapih sementara Ismail masih bayi. Karenanya, mereka dengan konyol menyebut Ishak sebagai anak tunggal Abraham. Padahal, bukti2 Alkitab sendiri sudah jelas, bahwa Ismail adalah kakak Ishak!

    jawab saya:

    Dalam AlKitab tertulis dengan jelas, Kej 22 bahwa perintah Allah supaya Abraham pergi ke tanah Moria untuk mengorbankan anaknya ISHAK. Ismael dan Hagar (Siti Hajar) kan sudah diusir dari mereka dan tinggal di Padang Gurun Paran dan ibunya Hagar telah mengambil istri untuk Ismael yaitu seorang Mesir (Kej 21:21).

    Nah mari kita selidiki dengan teliti, Kej 21: 1-7 menceritakan kelahiran Ishak, Kej 21:8-20 menceritakan Abraham mengusir Hagar dan Ismael, Kej 21:22:33 menceritakan perjanjian Abraham dengan Abimelekh. Kej 22:1-19 menceritakan Abraham mengorbankan anaknya yg menjadi perdebatan apakah Ishak atau Ismael.

    Kej 21:21 “Maka tinggalah ia (Ismael) di padang Gurun Paran, dan ibunya MENGAMBIL SEORANG ISTERI BAGINYA dari tanah Mesir” Ismael menikah karena berarti Ismael sudah dewasa artinya beberapa waktu lama (bisa disimpulkan bertahun-tahun kemudian) setelah mereka diusir, kemudian dia beranjka dewasa dan kemudian menikah. Apakah mungkin Ismael menikah pada usia sekitar 15-16-an tahun ???

    perhatikan penggalan AlKitab yg anda copas di tulisan ini yaitu Kej 22:1 tepat pada awal ayat “Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham…” dalam versi Englishnya “Some time later God tested Abraham…”

    Some time later atau setelah semuanya itu. Some time later bisa juga berarti beberapa waktu/tahun kemudian

    Some time later/Setelah semuanya itu artinya setelah Ismael diusir, setelah Ismael dewasa dan menikah, setelah perjanjian Abraham dengan Abimelekh. Jadi artinya Ishak dikorbankan setelah beberapa waktu/tahun setelah Ismael dewasa dan menikah, ditambah dengan beberapa waktu/tahun kemudian setelah perjanjian Abraham dan Abimelek. Lagipula Ismael dewasa dan menikah, sudah bersetubuh dengan perempuan, sedangkan yang namanya kurban harus masih muda dan tidak bercacat. Syarat sebuah kurban yang ditetapkan Allah bagi umat Israel adalah domba/kambing/lembu jantan, masih muda dan tidak bercacat

    Bukan berarti pada Kej pasal a:b AlKitab menceritakan apa yg terjadi di tgl x kemudian berikutnya pada pasal a+1:b+1 AlKitab menceritakan apa yg terjadi pada persis tanggal x+1.

    Sekian ulasan saya tentang poin nomor 2 dari tulisan anda, saya berterima kasih kepada penulis sehingga oleh karena tulisan anda ini, saya mengambil hikmah bahwa ketika membaca AlKitab tidak boleh melewatkan 1 kata pun karena 1 kata bisa menunjukkan keterangan entah itu waktu, tempat, urutan peristiwa, dsb. Tuhan Pencipta Semesta Alam memberkati kita semua🙂

  40. (additional )artinya kesimpulannya adalah ISHAK bukan lagi bayi yang baru disapih ketika disuruh Allah untuk dikorbankan. tetapi bertahun-tahun setelah disapih (apabila Ismael menikah pada usia min 30 tahun, maka Ishak sudah berumur minimal 16 tahun) usia minimal cukup untuk memikul kayu korban bakaran.

    Orang zaman dahulu umurnya panjang dan mereka menikah pada umur yang tua tidak seperti orang kita yang mulai >= 21 tahun sudah menikah🙂

    perbaikan : *pasal a:b+1 bukan pasal a+1:b+1

    Tuhan Pemberi Nafas Hidup memberkati kita semua yang bernafas ^_^

  41. anak Ibrahim sebenarnya tunggal namanya Ishak..Ismael itu nama panggilan kedua setelah Ishak meningkat dewasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s