CAKRAM

11 Komentar

cakramHabitat manusia sebagai makhluk berakal tidak terbantahkan. Manusia adalah salah satu jenis penduduk bumi yang dipundaknya  di cakramkan beban hebat dari Ilahi. Namun cakram itu juga akan menjadi jalan akhir yang akan dipertanggung jawabkan kepadaNya. Posisi ini kalau di cerna tidak menguntungkan sedikitpun, itulah sebabnya di Alquran,  manusia  disebut sebagai mahkluk bodoh bin goblok. Hanya manusia yang mau menerima cakram berat ini, mahkluk lain? tidak ada yang sanggup. Termasuk gunung menyerah tanpa sarat. Bagaimana dengan air? juga tidak mau.

Lalu bagaimana antara Jin dan Malaikat apakah mereka mau? jelas tidak mau alias menyingkir. Jadilah manusia satu-satunya jenis mahkluk bodoh bin goblok. Rasa tinggi hati yang ada pada diri manusia menerima habitat ini menjadikan mahkluk takabur bin sombong. Ekosistem yang telah diaturpun dirusak. Habitat yang adapun lari lantang pukang. Kemana?

Parameter apa yang harus digunakan untuk menjadi skala pembenaran dari pecahnya cakram hebat itu? Para mahkluk lainpun bingung melihat tingkah memalukan manusia. Perkataan “Sanggup” yang meluncur bagaikan anak pana dari mulut berbisa telah mendapatkan umpan racun mematikan.

Tiang-tiang dari pilar nerakapun ditegakan sebagai ungkapan protes pelampiasan ketakaburan yang membeku. Semua sama-sama menunggu perintah selanjutnya dari pemilik Teragung dari semua yang Agung.

“Sanggup” sebuah kata penuh makna dan bermutan beban berat. Kata-kata ini juga yang dahulu tidak mampu diucapkan oleh mahkluk selain dari pada manusia. Tanyakan kepada bintang dilangit dan apa-apa yang ada dijagat raya ini, manakah mereka yang berani berkata sanggup dihadapan Sang Penguasa Agung?

Mahkluk bodoh bin goblok yang bernama manusia dengan sesumbar berkata sanggup. Semua mahkluk tercelat mental karena terkejut, bahkan ada yang hampir mati karena tidak tahan dengan rasa terkejutnya. Bahkan ada diantara mereka ada yang geleng-geleng kepala. Namun tidak sedikit yang merasa kagum bercampur heran.

Dihadapn ‘Sidang Istimewah’ yang baru digelar telah diputuskan suatu keputusan :

“Manusia telahKu beri Cakram yang didalamnya terdapat Pintu Masuk dan Pintu Keluar, menjadi petunjuk bagi kelangsungan kehidupannya, barang siap diantara kalian yang keluar dari  padanya, maka Pilar-pilar neraka ini menjadi teman abadi kalian, untuk itu sebagai bahan pertimbangan bagi kalian Kuberikan Kitab Bercahaya sebagai Tali PilarKu bagi hamba-hambaKu yang rendah hati, Peraturan ini berlaku semenjak Cakram Padat dikeluarkan dari tempatnya dan bersemayam ditempat yang baru”.

Penulis: Filar Biru

Gigitlah dengan gigi geraham dengan Kuat

11 thoughts on “CAKRAM

  1. hahaha.. pertamaaaaaaaaaaaax.. pokonya… okeeee.. hihihi.. manusia nyang mana dulu yaaaaa.. karena tidak semua manusia sudah menjadi manusia.. hehehe..
    Salam Sayang
    Salam Kangen
    Salam Rindu.. untukmu..😆:mrgreen:😆

    • memanusiakan manusia itu yang sulit tapi memonyet kan monyet susah juga sebab udah banyak monyet yang jadi manusia hhihihihiihihi

      calam cayang juga

  2. keputusan dalam sidang istimewah itu?
    diperoleh dimana?
    apakah ini sebuah hadits qudshi?
    atau?

    mohon di share bro.

    eh, bro punya 2 blog ya?

    salam

    ____________________________________________________________________
    @ Mas Adi

    bukan hadist Qudshi
    bukan juga kata siapa-siapa ini hanya sebuah bentuk ungkapan hati saya saja tidak ada mengandung unsur apapun.
    sebuah bentuk intropeksi diri saja tidak lebih dari itu

    terimakasih atas tendensinya

    Oh iya blog lama udah aku hapus

    kembali salam

  3. ::mungkin maksud Allah, jangan memacak seperti gunung, jangan pula manusia itu menjadi sok menerima, padahal gak tahu, bisa jadi pesan ini ada maknanya “Laayukalifullahu nafsan illa wus’ha lahaa ma kasabat wa’alaihaa maktatsabat’, jadila bumi yang merunduk mendelosor, sedangkan langitnya tak terhingga tinggi dan luasnya..

  4. Mas Filar Biru,

    Soal “cakram” ituh… termasuk “Sidang Istimewah”-nya… Hanya imaginasi nggladrah saja ya…

    Kenapa analoginya pakai cakram? Cakram padat (hard disk) paling berat sekitar 2 kg. Kecuali cakramnya olimpiade, tapi gambarnya ngga seperti yang di atas itu.

    Koq ngga dianalogikan dengan barang yang berat seperti karung beras atau karung terigu? Atau analogikan dengan backpack, biar ada kesan rada modis gituh…
    Emang sih kurang bagus kalau judul artikelnya “Karung Beras”, ngga Google friendly. Hehehe….

    *semoga artikel ini tidak dibaca oleh MUI dan korlap FPI*
    *kabur ah… atut…*

    • Cakram disini bukan hardisk atau kepingan vcd atau dvd mas lambang!
      Cakram disini adalah rem, jadi beban seberat apapun dalam arti (dunia fana) adalah godaan bagi manusia.
      Analogi cakram saya gunakan sebagai intropeksi diri kita yang selalu takabur dan sombong dengan cakram inilah kita harus menghentikan kesombangan dan takabur itu.
      analogi “Sidanga Istimewah” adalah sebagai bentuk tanggung jawab manusia sebagai mahkluk berakal.
      Isi dari sidang tersebut sebagai bentuk peringatan bagi diri kita, analogi ini saya gunakan sebagai bentuk lampu kuning bahwa manusia itu harus bersikap hati-hati dan waspada sebab banyak godaan yang akan menjerumuskan manusia ke jurang kebinasaan.

      semoga menjadi jelas
      salam

  5. Yayaya… Mas Filar Biru…
    Sudah cukup jelas sekarang, karena tadinya saya terpana dengan gambar CD yang di atas itu. Saya pikir sudah turun Service Pack 2 dari Tuhan untuk membenarkan ajarannya yang banyak diselewengkan.
    Memang kita harus selalu hati-hati dan waspada karena masih banyak godaan di sekitar kita. Ada dua jalan yang dapat kita lakukan. Kita hadang godaan itu dengan kekuatan iman, keras lawan keras, dengan resiko kita menang atau kita malah hancur. Atau kita ikuti godaan itu dan menyelami cara bekerjanya. Begitu sudah tahu cara bekerjanya, dengan mudah kita bisa membelokkan dan bahkan membalikkan arahnya ke tujuan yang lebih baik.

    ___________________________________________________________________

    @ Mas Lambang

    Nah itu yang gua maksud bukan SP2 dari Tuhan hihihih emangnya perlu tambalan lagi bukankah Alquran dan hadist nabi udah berlebih-lebih tu hidangannya.

    Apa yang diberikan dan ditinggalkan rasul kepada kita ini sesungghnya uda over dosis bro seakan-akan kita dimanja oleh Allah
    ah…kalau sudah begini benarlah apa yang dikatakan nabi umat islam itu adalah umat pilihan.

    SALAM SELALU

  6. 15 ari…..la kono je 1jt…byr speedy..(tlng di hapus)

  7. la tiduar rupo nye..

  8. kalau ngirim posan jan ke blog yang lamo…..ke yang iko jela…..yang lamo grup neroko..hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s