25 Komentar

TEORI GILA

evolusi1Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama:

variasi

reproduksi

seleksi

Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen oleh mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antara spesies. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.

Intinya adalah bahwa teori evolusi tidak mewariskan sifat-sitat induknya lagi. Kalau Evolusi dinisbatkan kepada dosa, barulah tepat. Sebab dunia islam tidak mengenal dosa waris. Seorang anak tidak menaggung dosa bapaknya dan sebaliknya dosa bapaknya tidak diturunkan kepada anaknya. Teori ini baru tepat bila digunakan di paradigma sebuah dosa dalam dunia islam.

Namun islam juga membantah teori ini, keberadaan manusia sejak dulu tidak berubah sama seperti kita sekarang ini, ada kaki, ada tangan, ada kepala dll. Belum ada sejarah mencatat bahwa ditemukan manusia bersayap dan bisa terbang. Analogi ini bisa mempercepat proses kekafiran manusia namun bisa juga meningkatkan iman dan taqwa.

Teori evolusi tidak bisa dikatakan ilmu yang bermanfaat bagi budaya islam, sebab pola fikir manusia terbatas ruang dan waktu untuk membuktikan sekaligus membantah teori ini hanya ada satu kasus yaitu sebuah bangunan purba dari batu yang dibuat oleh manusia sejak manusia pertama turun kebumi. Bangunan ini hanya seonggok batu yang tersusun rapi dengan tinggi kurang lebih 13 m. Siapa pemilik dari bangunan ini dan siapa pula mula-mula yang membuatnya?

Sejarah mencatat bahwa bangunan ini dibuat pertama kali oleh nenek moyang manusia Nabi Adam As dan di bangun kembali oleh cucunya Nabi Ibrahim dan Ismail As. Jadi bangunan pertama-tama sekali dibuat oleh manusia adalah rumah purba. Peletakan dasar mengapa manusia pertama-tama harus membuat bangunan sebagai sarana ibadah kepada Allah tidak lain adalah sebagai bukti kecintaan makhluk kepada khaliqnya. Namun lebih spesifik lagi sebenarnya Allah punya rencana yang tidak diketahui oleh manusia. Pada zaman ini banyak rencana Allah yang dulu bagi manusia masih berupa wacana sekarang baru bisa dibuktikan.

Salah satu contohnya adalah bangunan Ka’bah tersebut sebagai bukti bahwa manusia pertama saja sudah punya akal dan berfikir dengan akalnya dia mampu membuat dan menyusun batu dengan ukuran-ukuran tertentu. Padahal belum ada ilmu ukur pada zaman itu. Dengan kata lain mampukah seorang evolusioner membantah kenyataan ini? dan mampukah pula mereka membuktikan bahwa manusia berasal dari kera? Teori Evolusi membawa dampak buruk bagi perkembangan anak bangsa ini, Darwin bertanggung jawab atas segala apa yang dipublikasikan di muka bumi Tuhan. Dan para pengekor dari teori ini juga akan mendapatkan bunga-bunga celaka tersebut.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah : Atas dasar apa Darwin mengemukakan teori tersebut? Mengingat malapetaka perang yang ditimbulkan dari teori evolusi telah menelan ratusan juta manusia mati sia-sia, akankah teori bodoh ini menjadikan dasar filsafah sebuah negara? Apa bila hal itu terjadi, maka bersiap-siaplah wahai kaum yang bertuhan.

Iklan